NovelToon NovelToon
Rahim Bayaran Mafia Kaya

Rahim Bayaran Mafia Kaya

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikah Kontrak / CEO / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:2.6k
Nilai: 5
Nama Author: I'ts Roomie

Demi menyelamatkan nyawa ibunya yang sekarat, Aluna terpaksa menerima tawaran yang tak masuk akal yaitu menjadi rahim bayaran bagi seorang pria yang dikenal sebagai mafia paling kejam dan tak tersentuh.

Pria itu, Arka Mahendra, bukan hanya dingin dan berbahaya, tapi juga menyimpan rahasia kelam di balik keinginannya memiliki seorang anak. Tidak ada cinta dalam perjanjian mereka. Hanya kontrak, batasan, dan harga yang harus dibayar.

Namun semuanya berubah ketika kehidupan Aluna perlahan terjerat dalam dunia gelap Arka. Ancaman datang dari musuh-musuh yang mengintai, sementara perasaan yang seharusnya tidak pernah ada mulai tumbuh di antara mereka.

Di tengah bahaya, pengkhianatan, dan rahasia masa lalu yang terkuak, Aluna dihadapkan pada pilihan yang menghancurkan, tetap menjadi “rahim bayaran”… atau mempertaruhkan segalanya untuk cint

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon I'ts Roomie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 1

Hawa dingin ruangan rumah sakit itu seolah menusuk sampai ke tulang sumsum. Aluna duduk di kursi plastik keras di samping ranjang ibunya.

Wajah wanita paruh baya itu terlihat sangat pucat dan lemah. Alat bantu napas terpasang rapi di hidungnya menandakan bahwa kondisi ibunya sedang sangat kritis dan membutuhkan pertolongan segera.

Dokter sudah memberikan vonis yang sangat berat dan memilukan. Ibunya membutuhkan operasi besar dan perawatan intensif agar bisa bertahan hidup lebih lama.

Namun, biaya yang diminta oleh pihak rumah sakit terasa sangat mustahil untuk dipenuhi oleh Aluna. Gadis itu sudah menghabiskan seluruh tabungan keluarga dan meminjam ke mana saja, tetapi hasilnya nihil dan tidak cukup.

"Bu... sabar ya Bu. Aluna pasti cari caranya. Aluna janji Ibu pasti sembuh dan sehat kembali," bisik Aluna pelan sambil menggenggam tangan ibunya yang terasa dingin dan lemas.

Air matanya sudah habis terbuang sejak semalam dan kini yang tersisa hanya rasa putus asa yang mendalam menyelimuti hati kecilnya.

Ponsel di tangan Aluna bergetar pelan memecah keheningan. Ada pesan masuk dari nomor yang tidak dikenal dan tidak tersimpan di kontaknya.

Isinya meminta Aluna untuk datang ke sebuah gedung perkantoran mewah di pusat kota hari itu juga sebelum matahari terbenam.

Pengirimnya mengaku memiliki solusi terbaik untuk masalah keuangan yang sedang dihadapi gadis malang itu.

Awalnya Aluna merasa ragu dan curiga itu hanya penipuan atau ulah orang iseng. Namun, ia tidak punya pilihan lain selain mencoba peruntungan ini.

Ia menitipkan ibunya pada perawat yang berjaga lalu bergegas pergi menuju alamat yang tertera di layar ponsel. Hatinya berdebar kencang tidak tahu bahaya atau keberuntungan apa yang sedang menantinya di sana.

Gedung pencakar langit itu terlihat sangat megah dan dingin dengan arsitektur modern yang memancarkan aura kekuasaan yang besar.

Aluna dipersilakan masuk oleh satpam yang tampak sangat sopan namun tegas. Ia dibawa naik lift pribadi menuju lantai paling atas yang merupakan kantor pusat dari seorang pengusaha besar.

Di dalam sebuah ruangan kerja yang luas dan mewah itu, Aluna melihat seorang pria sedang duduk di balik meja kerja yang sangat besar. Pria itu memiliki aura yang sangat menakutkan dan dominan seolah seluruh ruangan itu milik mutlaknya.

Pria itu menatap Aluna dengan tatapan tajam dan dingin tanpa sedikitpun rasa iba. Tidak ada senyum hangat di wajahnya yang tampa, keras dan penuh tekanan.

Namanya Arka Mahendra, seorang pengusaha sukses yang sebenarnya dikenal sebagai raja dunia bisnis yang paling disegani oleh banyak orang.

"Nama kamu Aluna kan," ucap pria itu memecah keheningan. Suaranya berat dan datar membuat bulu kuduk Aluna merinding seketika.

"Aku tahu masalah yang sedang kamu hadapi saat ini. Aku tahu kamu butuh uang sangat banyak untuk operasi dan pengobatan ibumu."

Aluna mengangguk pelan dengan kepala tertunduk dalam. Ia tidak berani menatap mata tajam pria itu terlalu lama.

"Benar Tuan. Saya benar benar membutuhkan uang itu secepatnya. Saya bersedia melakukan apa saja asalkan ibu saya bisa selamat dan sembuh," ucap Aluna.

Arka tersenyum tipis namun senyum itu sama sekali tidak terlihat ramah atau baik hati.

"Bagus. Aku suka wanita yang realistis dan tahu diri. Aku akan memberikan semua uang yang kamu butuhkan, bahkan jumlahnya jauh lebih banyak dari yang kamu minta. Aku akan menjamin pengobatan ibumu sampai sembuh total tanpa kurang sedikitpun."

Aluna merasa seolah mendapat harapan baru yang sangat besar baginya. Wajahnya yang tadi pucat kini sedikit berubah segar karena rasa lega.

"Benarkah Tuan? Terima kasih banyak Tuan. Apa yang harus saya lakukan untuk membalas kebaikan Tuan? Saya akan bekerja keras membayarnya sampai kapan pun."

"Tidak perlu bekerja seperti buruh atau membayar dengan cara biasa. Yang aku butuhkan dari kamu hanyalah satu hal yang sangat penting bagiku. Aku ingin kamu mengandung anakku dan melahirkannya dengan selamat untukku. Kamu akan menjadi rahim bayaran bagiku selama sembilan bulan ke depan," jawab Arka santai, namun kata katanya menusuk tajam.

Aluna tertegun hebat mendengar tawaran yang tidak masuk akal itu. Ia tidak menyangka permintaan itu akan seaneh dan seberat itu bagi seorang gadis seusianya.

Matanya terbelalak kaget dan mulutnya terbuka sedikit, tetapi tak bisa mengeluarkan suara sama sekali. Ia tidak pernah membayangkan akan diminta melakukan hal yang sangat memalukan dan bertentangan dengan harga dirinya itu.

"Jangan kaget dulu. Dengarkan syarat dan aturannya dengan baik," lanjut Arka tanpa peduli ekspresi kaget dan syok di wajah Aluna.

"Kita akan membuat perjanjian tertulis yang sah dan mengikat. Selama mengandung nanti kamu akan tinggal di tempat yang aku sediakan dan dijaga baik baik. Setelah anak lahir dengan selamat kamu akan mendapatkan uang sisanya dan kamu harus pergi selamanya tanpa menuntut apa apa lagi."

"Tapi... Tuan... kenapa harus saya? Kenapa Tuan tidak mencari istri atau cara yang lebih wajar dan halal?" tanya Aluna dengan suara yang bergetar hebat menahan tangis.

Ia merasa hancur karena dirinya hanya dianggap sebagai alat pembuahan semata.

"Ada alasan tertentu kenapa aku butuh anak dari keturunan yang memiliki garis darah murni dan bersih seperti kamu," jawab Arka menghindari pertanyaan sebenarnya dengan tatapan yang misterius.

"Ini adalah satu satunya cara untuk menyelamatkan nyawa ibumu saat ini juga. Pikirkan baik baik karena waktumu tidak banyak kan."

Aluna menunduk dalam dan memejamkan matanya kuat kuat. Pikirannya berkecamuk hebat antara rasa harga diri dan rasa cinta pada ibunya.

Di satu sisi ia merasa harga dirinya terinjak injak dan hancur karena dianggap hanya sebagai wadah. Namun, di sisi lain nyawa ibunya sedang bergantung pada keputusan yang akan ia ambil detik ini juga.

"Jika saya setuju... apakah Tuan benar benar janji akan menjamin keselamatan dan kesembuhan ibu saya?" tanya Aluna pelan dengan air mata yang mulai menetes kembali membasahi pipinya yang tirus.

"Aku Arka Mahendra. Ucapanku adalah janji yang tidak bisa diganggu gugat oleh siapapun," jawab pria itu dengan penuh keyakinan dan wibawa yang luar biasa.

"Tapi ingat, sekali kamu masuk ke dalam hidupku dan aturanku, tidak ada jalan untuk mundur atau menyesal kemudian hari," lanjutnya.

Aluna menarik napas panjang dan dalam, mencoba mengumpulkan seluruh keberanian yang tersisa di dalam hatinya. Ia menatap wajah dingin pria itu lalu menganggukkan kepalanya pelan namun sangat tegas.

"Baik Tuan. Saya setuju. Saya akan lakukan apa yang Tuan minta asalkan ibu saya selamat dan sehat kembali."

Arka mengangguk puas melihat keputusan gadis itu. Ia mengambil selembar kertas kontrak tebal yang sudah disiapkan sebelumnya dan menyodorkannya beserta pulpen tinta hitam.

"Tanda tangani di sini. Mulai detik ini rahim kamu adalah milikku dan anak yang akan lahir nanti adalah pewaris tunggal dari segala hartaku dan kekuasaanku."

Aluna mengambil pulpen itu dengan tangan yang gemetar hebat. Ia tidak tahu bahwa keputusan yang diambilnya hari ini akan mengubah seluruh jalan hidupnya selamanya. Ia tidak hanya menjual tubuhnya dan harga dirinya, tapi juga perlahan menyerahkan hatinya pada pria yang salah dan berbahaya.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!