NovelToon NovelToon
Pernikahan Kedua Di Negeri Ginseng

Pernikahan Kedua Di Negeri Ginseng

Status: sedang berlangsung
Genre:Obsesi / Penyesalan Suami
Popularitas:2.3k
Nilai: 5
Nama Author: Eka Magisna

Tidak ada yang salah, termasuk bertemu dan menikah dengan pria itu, pria asal Busan-Korea, yang hidupnya terlalu pas-pasan. Pernah mendapatkan cinta yang penuh dari pria itu sebelum akhirnya memudar lalu kandas.
Gagal di pernikahan pertama, Anjani kembali menjalani pernikahan kedua, dengan seorang pengacara kontroversial di negeri yang sama. Bukan hanya harta dan kedudukan tinggi yang menaunginya, Anjani berharap, ada kekuatan cinta menghampar 'tak terbatas untuknya, menggantikan yang lebur di kegagalan lalu, dia tidak ingin kandas kedua kali.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Eka Magisna, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Seharusnya Tidak Begini

...••••••...

Hanya sedikit suaminya menyantap makanan semalam yang dia hangatkan. Pria itu langsung pergi dengan tergesa seperti takut akan terlambat padahal waktu masih jam 06.05 pagi.

Lagi, itu menambah titik-titik asing di hati Anjani.

Apakah karyawan baru dituntut dengan jam kerja sepagi ini?

Akhirnya dengan segenap hati, dia memutuskan mengikuti lelaki yang sudah dinikahinya selama hampir tiga tahun di Korea ini, demi menghilangkan gangguan perasaan yang tak mengenakkan.

Sebenarnya Anjani merasa ganjil dengan kelakuannya sendiri, ada banyak keraguan yang seolah melarangnya melakukan ini, namun sesuatu di dalam dada mendorong lebih kuat dibanding perasaan takut akan ketahuan karena sudah menguntit suami sendiri.

Saat tiba di jalan besar, Anjani yang sudah menghentikan langkah dan sembunyi di balik mobil orang lain yang terparkir, tiba-tiba merasakan ulu hatinya terpukul keras.

"Woojun!”

Napasnya tersangkut di paru-paru. Mata bulat beningnya tergerak lebar.

Ternyata tidak salahーuntuk menguntit. Dia jadi mengetahui hal yang seharusnya diketahuiーdemi sebuah keputusan besar di masa depan.

Sebuah mobil pribadi berwarna putih berhenti di hadapan suaminya, menurunkan seorang wanita cantik yang masih nampak muda dari dalamnya.

Semakin mendidih ketika Woojun dan wanita itu saling menyapa disertai pelukan hangat, berbagi senyuman dan tidak kaku. Benar-benar seperti pasangan harmonis yang saling mengharap banyak. Lalu mereka masuk ke dalam mobil dan melaju pergi dengan Woojun mengambil peran kemudi.

Gemetar tubuh Anjani keluar dari persembunyiannya. Matanya yang sudah mengembun menatap jalanan kosong yang beriak disapu angin.

Dalam hati, tadi dia sangat ingin menghampiri dan menanyakan siapa wanita cantik itu, tapi lagi-lagi perasaan 'tak bisa membuatnya sakit sendiri.

Tas yang tegantung di sela ketiak dia remas talinya dengan ketat, dorongan gejolak hati yang rasanya ingin meledak.

“Apakah wangi parfum wanita yang menempel di bajunya semalam ... adalah milik wanita itu?”

Air mata yang ditahannya pada akhir jatuh juga, bahkan dengan bodoh terus keluar. Meski belum mengetahui jelas apakah Woojun berselingkuh atau tidak, siapa wanita itu, dari mana keduanya saling mengenal dan ... sebagai seorang istri, Anjani tetap merasakan semua asumsi itu langsung menyakitinya.

"Nona, Anda baik-baik saja?"

Suara seorang wanita mengentak Anjani yang sedang menggugu perasaan kacau. "Nyonya. Aku tidak apa-apa," kilahnya seraya dengan cepat mengusap air mata di garis pipi, memaksakan senyum kembali.

Dia tak serta merta akan menceritakan kisah paginya yang keruh ini pada orang lain begitu saja.

"Baiklah," kata wanita paruh baya yang ternyata pemilik toko buah di seberang jalan. Rautnya tidak percaya jawaban Anjani, tapi dia 'tak bisa ikut campur melebihi pertanyaan sederhana seperti tadi.

"Aku permisi.”

Gegas Anjani menyusun langkah, menyeret semua bayangan tentang betapa tempat itu membuatnya sesak beberapa saat lalu bahkan hingga sekarang.

Tidak kembali pulang untuk meresapi kesakitan dan bergelut dengan kacau pikiran, Anjani bahkan tidak punya waktu untuk itu, dia 'tak boleh egois, pekerjaan-pekerjaan itu menunggunya, ada utang yang memaksa harus dibayar.

Tentang Woojun dan wanita itu, akan dia tanyakan malam nanti ketika bertemu.

Di jam 07.00 sampai jam 11.00 siang, seperti biasa adalah jadwalnya bekerja di kedai sup jeroan ayam milik wanita lansia bernama Ju Myeong-u.

Selesai dari sana, di jam 12.00, beralih ke paruh waktu keduaーtoko roti milik sahabat karibnyaーNam Jisu, di jarak yang tidak jauh.

Dan waktu kedua sudah dijejakinya sekarang.

"Anja kau datang? Bukankah tadi kau mengatakan sedang tak enak badan?" Jisu memberondong saat Anjani muncul dari arah pintu dengan tampilan memang agak sedikit pucat.

"Ah, iya," kata Anjani, sedikit malu karena sudah merubah keputusannya. "Tadi kepalaku memang agak sedikit pusing, tapi setelah meminum obat di tempat Nyonya Ju, aku merasa lebih baik."

"Kau yakin?" Jisu skeptis. "Tapi aku melihatmu masih belum sebaik yang kau katakan. Sebaiknya kau pulang saja, hari ini kuizinkan libur. Nikmati waktu istirahatmu, minum obat yang benar dan tidurlah yang banyak."

Anjani menolak cepat dengan gelengan, "Tidak! Sudah kubilang aku aku sudah minum obat, aku sungguh sudah membaik. Aku akan bekerja."

Sebelum Nam Jisu melarangnya lebih banyak, buru-buru Anjani melanting ke ruang ganti.

Menatap karyawan sekaligus sahabatnya itu, Jisu hanya mendesah seraya menggeleng-geleng, lalu bersungut, “Dasar keras kepala! Sudah kubilang istirahat saja. Lihat wajahmu itu, sudah seperti mayat.”

"Apa dia sungguh sakit?"

Jisu tersentak dan spontan berbalik badan, langsung mendapati milik siapa suara itu.

“Ah, ternyata kau, Tuan Berkaki Panjang!” katanya sambil mencebik bibir, masih untuk Anjani. “Ya, sepertinya anak itu tak cukup sehat hari ini, tapi dia memaksa tetap bekerja," sambungnya sedikit kesal. “Oh iya, roti apa yang ingin kau makan hari ini, Tuan?"

Setelah diam menatap pintu yang dimasuki Anjani, pria itu menjawab, “Banana cheese panggang dan sosis sapi.”

“Baik, segera aku siapkan!”

Selama menunggu, mata pria itu tak lepas dari arah pintu ruang yang dimasuki Anjani tadi. Namun saat Anjani keluar dengan sudah berseragam toko, dia langsung membuang wajah.

Anjani mendekat ke arah Jisu.

Sampai tatapannya bertemu mata pria dengan warna terang itu, sapaan hangat dengan senyuman diberikannya. “Selamat siang, Tuan.”

Kaku pria itu menjawab, “Ah, selamat siang.”

Saat Anjani mulai fokus ke pekerjaannya menata roti-roti di etalase, pria itu kembali memerhatikan, namun dihentak oleh suara Nam Jisu sampai pandangannya teralih lagi. “Ini pesanan Anda."

“Oh, ya, baik. Terima kasih.”

Dia berlalu setelah membayar.

“Anja, bukankah dia sangat tampan?!” Jisu mulai bergosip.

Anjani menanggapi sembari tetap bekerja. “Bagaimana bisa disebut tampan saat wajahnya tertutup masker?”

“Mata itu, Anjani! Matanya indah sekali. Menunjukkan betapa dia setampan malaikat!”

“Hah, kau ini. Bagaimana kalau bibirnya tebal dan giginya panjang?”

Jisu langsung terdiam, lalu berkata gamang, “Membayangkannya saja aku sudah bergidik. Tapi, Anja, kurasa ... itu sedikit berlebihan. Mentang-mentang punya Woojun yang sudah tampan, kau menganggap semua pria terlalu jelek.”

“Tidak begitu, Nam Jisu!”

1
Batsa Pamungkas Surya
woojoon.. kau yg buat luka seolah olah kau yg jadi korban... hadeeech😄
≛⃝ᴹᵃᵍⁱˢⁿᵃ❀࿐: Hadeuh banget emang, Kak
total 1 replies
Batsa Pamungkas Surya
👍 mantap
Batsa Pamungkas Surya
lanjutkan⏩ laah🙏
≛⃝ᴹᵃᵍⁱˢⁿᵃ❀࿐: Siap, Kak.
makasih masi membaca. Up-nya agak slow. aku sedang menggarap satu buku pria--action--lagi. do'akan lancar ya.
total 1 replies
Machan
kesian amat ya. padahal banyak yg nganggur di pasar
Machan
aku lebih romantis dari mereka lho, nyonya ju. klo mo tau, sini mampir😜
༄ᴳᵃცʳ𝔦εᒪ࿐
sebut saja, Malaikat tanpa saraf 😝
༄ᴳᵃცʳ𝔦εᒪ࿐
Sepertinya kenalan lama 🤔
Batsa Pamungkas Surya
jangan tunggu lama lama
Batsa Pamungkas Surya
semngat up nya💪
≛⃝ᴹᵃᵍⁱˢⁿᵃ❀࿐: Hehe, insyaAllah, Kak.
total 1 replies
༄ᴳᵃცʳ𝔦εᒪ࿐
Hmmh... blekok 😌
༄ᴳᵃცʳ𝔦εᒪ࿐
Iklannya sekarang makin meresahkan, asal scroll bab berikutnya, pasti disambut dua iklan yang syulit diskip 🥴
༄ᴳᵃცʳ𝔦εᒪ࿐
Babu!
༄ᴳᵃცʳ𝔦εᒪ࿐
Bajjjjjiiiingaaaaaan....!!!
DZIIIING... 🤜🥴💨
༄ᴳᵃცʳ𝔦εᒪ࿐
Idungnya pesek gak, Pak? 😁
༄ᴳᵃცʳ𝔦εᒪ࿐: Hahaha 🤣🤣🤣🤣
total 2 replies
༄ᴳᵃცʳ𝔦εᒪ࿐
Tipsnya buat Tuan Berkaki Panjang!
Selamat jingkat buat Author!
༄ᴳᵃცʳ𝔦εᒪ࿐: Jingke... jingke...
total 2 replies
Drezzlle
nah gitu pintar dikit 😒
Drezzlle
udah beban masih juga bisa ngasih janji palsu ke wanita lain😒
≛⃝ᴹᵃᵍⁱˢⁿᵃ❀࿐: Ketidakbergunaan rata2 jarang disadari sama pelakunya🤣
total 1 replies
Drezzlle
dan kau masih percaya mereka akan bercerai. bulol/Curse/
Batsa Pamungkas Surya
lanjutkan lah
≛⃝ᴹᵃᵍⁱˢⁿᵃ❀࿐: Siap.
Btw, terima kasih selalu hadir, Kakak😍
total 1 replies
Drezzlle
trik apa ini? apakah menyembunyikan bangkai lagi/Curse/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!