NovelToon NovelToon
Dendam Ratih Dan Cinta Sang Pangeran Ular

Dendam Ratih Dan Cinta Sang Pangeran Ular

Status: sedang berlangsung
Genre:Suami Hantu / Misteri / Horor / Cinta Beda Dunia
Popularitas:20.7k
Nilai: 5
Nama Author: Putri Sabina

Ratih gadis miskin yang lugu dari Desa Cempaka yang di cintai oleh sosok Siluman ular yang berusia ribuan tahun----Setelah cintanya dikhianati oleh Arya, anak kepala Desa dusun Cempaka. Ratih Dipaksa membuat Perjanjian pernikahan dengan Pangeran Naga Seta yang sudah terobsesi pada Ratih----demi keamanan desanya lewat pernikahan gaib.
Warga Desa yang kembali terikat dengan Siluman ular penghuni aliran Sungai Seta harus memberikan sayeba setiap sebulan sekali untuk Siluman ular penghuni sungai, akankah warga desa terlepas dari perjanjian gaib ini.
Mengisahkan Dendam, Sakit hati, dan Perjanjian gaib di jadikan satu dalam novel ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Putri Sabina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Prolog

Pagi yang indah dengan awan berwarna kelabu, kabut turun perlahan diantara pepohonan bambu yang tumbuh di samping sungai----yang menurut warga desa dusun Cempaka Sungai itu angker-----secara generasi ke generasi.

Banyak warga desa atau luar desa dusun Cempaka yang mengambil ritual pesugihan dari Sungai tersebut.

Tapi awan kelabu itu.

Seolah menyambut teriakan marah dan seorang gadis yang bersimpuh di kaki kepala desa---Ratih seorang gadis yang kedua tangannya di satukan.

Dengan mengenakan jarik lusuh yang menutupi tubuhnya dengan suara bergetar menahan tangis mencoba memohon pada kepala desa.

Ratih---gadis malang ini rupanya amat mencintai putra kepala desa bernama Arya.

"Pak...tolong, saya dan Arya saling mencintai." Suara gadis malang ini bergetar menahan tangis, seolah tak mau cintanya hilang.

"Cinta?! apa pantas anak janda miskin seperti kamu mencintai anak saya?! anak kepala Desa yang memiliki perkebunan!" makinya menunjuk Ratih yang mengenakan jarik lusuh, tapi wajahnya masih amat cantik.

"Kami janji akan bekerja keras, asal Bapak restui kami," ucap Ratih menyentuh kaki sang kepala desa, seorang pria berperut buncit dengan sorot mata angkuh mendengus kasar.

"Kamu itu siapa? kamu pikir dengan cinta bisa menaikan status derajat kamu!" tunjuknya dengan menghina Ratih.

"Mimpi!" bentaknya di akhir kalimat.

"Kamu anak janda miskin! Almarhum Bapak kamu itu penjudi! Dan ibu kamu janda miskin yang hidup dari belas kasih warga desa! Mana pantas anak janda miskin kaya kamu mau jadi mantu saya!" bentaknya di hadapan warga desa yang melihat Ratih.

Ratih seolah mengemis cinta karena hatinya sudah amat mencintai Arya, awalnya memang Arya yang merayu Ratih tapi gadis ini selalu menolaknya.

Hingga Ratih luluh dan mau menjadi kekasihnya, "mau jadi mantu saya! Mimpi! cuih," ucap kepala desa meludah ke lantai menarik kakinya membuat Ratih terjerembab ke lantai, dengan air mata di wajahnya yang cantik.

Ratih merasa sudah di permainkan oleh Arya, sungguh Ratih bersumpah akan membalasnya dengan kejam.

Sebelum pergi masuk ke dalam rumah.

Kepala desa berhenti menatap gadis malang itu yang sudah bangkit berdiri tapi dengan mata yang memerah, Ratih mengepal kedua tangannya menahan emosi.

"Anak saya akan menikah minggu depan dengan anak pejabat kota, sudah jelas statusnya! Bukan seperti kamu dan saya minta kamu pergi dari rumah saya! sebelum orang-orang saya mengusir kamu!" hardiknya dengan kasar.

Ratih berjalan menunduk dengan wajah sembab, kata-kata kepala desa seperti sembilah pisau yang menusuk dadanya, sekali lagi Ratih menoleh berharap Arya mau muncul.

Tapi hasilnya nihil----Arya sama sekali tak muncul, lalu Ratih putuskan meninggalkan kediaman kepala desa.

"Makannya Ratih, cewek miskin kok mau deketin anak kades," ujar warga desa melihat Ratih berjalan melewati mereka.

"Iya gadis miskin mau nikahin anaknya kades pasti---buat bayar utang keluarganya tuh," sahut yang lain.

Semua tuduhan itu seolah diarahkan pada Ratih gadis lugu yang hanya menjadi mainan anak-anak orang berkuasa di desa Cempaka, hatinya masih berharap Arya muncul---pria yang menjanjikan cinta dan pernikahan bersamanya tidak ada di depan pintu.

Hanya terdengar suara ejekan dan tawa dari rumah itu, dan gemerincing perhiasan mewah yang di siapkan untuk pesta pertunangan Arya----dengan tambatan hatinya yang dari kota.

Sungguh malang nasib Ratih---putri seorang janda miskin dengan paras yang cantik tapi di permainkan oleh pria hidung belang.

Langkah Ratih terus berjalan ke rumahnya meninggalkan halaman rumah besar milik kepala desa, ia menahan napas berkali-kali-----menahan isak tangis---dan dadanya nampak semakin sesak.

"Mas Arya...kenapa kamu tega melakukan ini sama aku mas?" bisik Ratih sambil berjalan lesu menuju rumahnya.

Angin berhembus pelan menerbangkan rambutnya yang terurai panjang, hal yang membawa tanda tanya pada laki-laki yang kini seolah berbalik arah---menjadi penghianat.

Kaki gadis ini melangkah menuju rumahnya----seolah ada ribuan bara panas di kakinya karena berjalan dengan dada yang sesak.

Di setiap langkah kenangan manis bersama Arya berkelebat, dirinya ingat saat Arya dengan romantis menaruh bunga di telinganya lalu membelai pipinya dengan lembut seakan-akan menjanjikan kehidupan pernikahan yang manis.

"Dek aku berjanji akan menikahimu setelah panen, anggap aja modal buat nikahin kamu."

"Apa Mas Arya serius? Terus Bapak Mas gimana?" tanya Ratih.

"Nanti aku berusaha meyakinkan Bapak, demi kamu Dek."

Seolah kata-kata manis yang di ucapkan Arya itu seperti racun yang di telan oleh Ratih, saat dirinya percaya bahwa cinta bisa mengalahkan segalanya---harta dan status.

Ternyata, cinta saja tak cukup menghadapi dunia yang hanya tunduk pada harta, jabatan dan kuasa. Langkah Ratih tak berapa lama sampai di rumah gubuknya.

Rumah gubuk yang beratap rumbia di sawah, dari dalam, ibunya bernama Mak Sarti muncul tergopoh-gopoh, tubuhnya kurus, rambutnya sudah memutih di gelung tapi sorot matanya lembut penuh kasih.

"Ratih...ndukk, kenapa matamu sembab begini?" tanya sang ibu sambil memegang bahu putri semata wayangnya.

Ratih yang tak sanggup menjawab memeluk ibunya erat, air matanya pecah di pundak wanita tua itu.

"Bu...kenapa Arya tega sama aku?" isaknya menatap sang ibu.

"Apa maksudnya?" tanya Sarti menatap putrinya, tangannya yang sudah tua membelai lembut pipi Ratih.

"Arya mau menikah Bu ama orang lain," jawab Ratih dengan isak tangis.

"Sudahlah Nduk, kalau bukan jodohmu, berarti gusti Allah punya jalan lain," hibur Sarti menatap Ratih.

Ratih terisak semakin keras, memeluk ibunya.

"Kenapa dunia ini kejam Bu, sama orang miskin seperti kita? Apa salah kalo aku mencintai pria?" tanya Ratih, tapi sang ibu seolah tak memiliki jawaban atas pertanyaaan putrinya itu.

Mak Sarti yang tidak memiliki jawaban atas pertanyaan-pertanyaan putrinya----hanya bisa menangis.

Gubuk itu hari ini menjadi saksi bisu suara tangis dari dua wanita di dalam gubuk reyot itu, suara tangis dengan desir angin masuk lewat celah dinding bambu.

1
neni nuraeni
semoga Hani bisa bebas dari siluman sialan itu....
neni nuraeni: semoga aja thor😁😁
total 2 replies
🥀🥀Anggita.🥀🥀
𝐁𝐞𝐧𝐚𝐫 𝐤𝐧 𝐚𝐧𝐤 𝐑𝐚𝐭𝐢𝐡, 𝐭𝐩 𝐤𝐨 𝐲𝐚𝐚 𝐛𝐥𝐦 𝐥𝐚𝐡𝐢𝐫 𝐚𝐣𝐚 𝐮𝐝𝐚𝐡 𝐠𝐞𝐝𝐞 𝐠𝐢𝐭𝐮. 😅🤔
Putri Sabina: wujud gede nya kak😉
total 1 replies
🥀🥀Anggita.🥀🥀
𝐰𝐚𝐚𝐡𝐡 𝐬𝐢𝐚𝐩𝐚 𝐲𝐚 𝐩𝐞𝐦𝐮𝐝𝐚 itu😃😃𝐦𝐮𝐧𝐠𝐤𝐢𝐧 𝐤𝐡 𝐤𝐡𝐨𝐝𝐚𝐦/ 𝐚𝐧𝐤 𝐑𝐚𝐭𝐢𝐡.
Putri Sabina: hayoo siapa tuh kak😉
total 1 replies
neni nuraeni
hati" Hani jgn smpai nasibmu sperti ratih
neni nuraeni: ok othorr😉
total 4 replies
Ayu Putri
sudah ku duka pasti itu anaknya ratih yg sudah bikin juragan Surya lumpuh
Putri Sabina: tapi itu doa seluruh warga desa kak, mungkin lewat anaknya Ratih😉
total 1 replies
neni nuraeni
iiih sllu deh... othor mh...bikin pnsrn aku aja... up nya bnykin dong thor hehee
neni nuraeni: iya... mksudnya up nya bnykin seruuuu loh ceritanya😁😁💪💪 ya thor
total 2 replies
🥀🥀Anggita.🥀🥀
𝐀𝐩𝐚 𝐤𝐡 𝐢𝐭𝐮 𝐚𝐧𝐤 𝐑𝐚𝐭𝐢𝐡 𝐲𝐚, 𝐭𝐩 𝐤𝐚𝐧 𝐦𝐚𝐬𝐢𝐡 𝐤𝐞𝐜𝐢𝐥 𝐛𝐧𝐠𝐭 .
𝐀𝐭𝐚𝐮 𝐤𝐡 𝐑𝐚𝐭𝐢𝐡 𝐩𝐮𝐧𝐲𝐚 𝐤𝐡𝐨𝐝𝐚𝐦? 🤔🤔
Putri Sabina: baca kisah selanjutnya kak🤣😉🤙
total 1 replies
🥀🥀Anggita.🥀🥀
𝐊𝐚𝐬𝐢𝐚𝐧 𝐣𝐮𝐠𝐚 𝐢𝐛𝐮𝐧𝐲𝐚 𝐑𝐚𝐭𝐢𝐡 ya😞, 𝐦𝐧 𝐮𝐝𝐚𝐡 𝐭𝐮𝐚 𝐥𝐠, 𝐡𝐫𝐮𝐬 𝐛𝐞𝐫𝐩𝐢𝐬𝐚𝐡 𝐝𝐫 𝐑𝐚𝐭𝐢𝐡.
🥀🥀Anggita.🥀🥀: 𝐓𝐩 𝐢𝐛𝐮𝐧𝐲𝐚 𝐤𝐬𝐢𝐚𝐧 𝐭𝐮𝐮𝐮𝐡😭😭
total 2 replies
🥀🥀Anggita.🥀🥀
𝐀𝐡𝐡 𝐤𝐚𝐥𝐢𝐚𝐧 𝐛𝐢𝐤𝐢𝐧 𝐡𝐚𝐭𝐢 𝐤𝐮 𝐦𝐞𝐥𝐞𝐥𝐞𝐡 𝐚𝐣𝐚. 😃😃🤩
🥀🥀Anggita.🥀🥀: /Facepalm//Joyful//Joyful//Joyful/
total 4 replies
neni nuraeni
lanjuuut
Putri Sabina: besok lanjut kak
total 1 replies
Ayu Putri
gak usah cari sayembara cari jodoh Raka, nanti jodohnya Rara kirana anaknya ratih🤣🤣🤣
Putri Sabina: masa iya sih kak🤣🤣🤣
total 1 replies
Ayu Putri
itu anaknya,tau aja KLO ada yg mau jahat SM ibunya
Putri Sabina: darah anak sama ibu kan terhubung kak😄 hal itu alami kan??😄
total 1 replies
neni nuraeni
lanjuut
neni nuraeni: yaa😔... ok deh thor dtunggu ya😁
total 2 replies
🥀🥀Anggita.🥀🥀
𝐖𝐚𝐝𝐮𝐡 𝐇𝐚𝐧𝐢 𝐛𝐚𝐤𝐚𝐥 𝐝𝐢𝐦𝐚𝐭𝐚 𝐦𝐚𝐭𝐚𝐢 𝐧𝐢𝐡. 🙈🙈🙊
Putri Sabina: gak bisa bayangin kalo di posisi hani🥺
total 7 replies
Ai Emy Ningrum
Sukirin 😳😳
Putri Sabina: di tunggu kak kelanjutannya besok🤙😉
total 5 replies
neni nuraeni
wiih mantaaap...
Putri Sabina: karmaa🤭
total 1 replies
Dika Pm
semakin menegangkan
Putri Sabina: Iyaa kak, besok aku lanjut yaa🙏🙏dukung teruss🙏
total 1 replies
kinoy
bijak x Rara ni..AQ sukak
Putri Sabina: kan di antara siluman ular, Kirana doang yang paling waras kak🤣
total 1 replies
neni nuraeni
aduuuh masih teka teki ini.... lnjut
neni nuraeni: 👌thorr 😁
total 2 replies
neni nuraeni
mungkin kah anaknya yg melindungi ibunya,,, kalau iya bkl tmbh seruuu ni
Putri Sabina: Yah itu udah insting anak laki-laki kak, kalo dimana² pasti akan melindungi ibunya
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!