NovelToon NovelToon
GAIRAH PEMBANTUKU

GAIRAH PEMBANTUKU

Status: sedang berlangsung
Genre:Selingkuh / Cinta Terlarang
Popularitas:458.4k
Nilai: 4.8
Nama Author: Wind Rahma

Izza merupakan wanita yang hidup di panti asuhan sejak masih bayi. Seiring berjalannya waktu, Izza tumbuh dewasa dengan banyak luka. Karena statusnya yang tidak jelas, ia sulit mendapat pekerjaan. Dan satu-satunya pekerjaan yang bisa ia kerjakan hanyalah menjadi asisten rumah.

Dan sekarang Izza berkerja di rumah seorang majikan muda yang membuatnya terpesona ketika melihatnya. Bagaimanakah kelanjutan kisah mereka?

Follow IG @wind.rahma

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wind Rahma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

GP 1

"Adell, goyang lebih cepat lagi, baby .. Aku sudah hampir sampai pada puncaknya .."

"Ah, yeah .. Baby .."

Deon memejamkan matanya menikmati sensasi goyangan dari sang istri. Adell memang pandai sekali dalam hal demikian.

Adell menggerakan pinggulnya di atas tubuh Adrian lebih cepat dari sebelumnya. Sementara Deon sudah tidak dapat menahan lagi untuk segera menembakan cairan putih kental ke dalam perut istrinya.

Dari balik pintu luar kamar, seorang wanita yang berusia sekitar tiga puluh tahun ke atas tengah menempelkan telinganya di daun pintu kamar sang majikan. Sehingga bisa mendengar apa saja suara dari dalam.

Tangannya merremas ujung kain baju dan bibirnya menggigit bibir bawahnya sendiri. Entah kenapa, suara majikan prianya dari dalam kamar tersebut seakan mengaliri sinyal pada tubuhnya.

Dia tidak hanya merremmas ujung kain baju nya saja, tapi ia juga merremmas gunung kembarnya yang berukuran big size dan masih terlihat kencang dan segar di seusianya yang sudah kepala tiga.

Entah kenapa, suara majikannya yang usia nya jauh lebih muda darinya itu membuat gelora hasratt nya memuncak. Sehingga ia sedang merasakan masa puber kedua.

***

Keesokan harinya. Pagi-pagi sekali Adell sudah harus berangkat lebih awal ke kantor skincare nya. Karena ada masalah yang cukup serius yang harus segera ia selesaikan. Sementara Deon masih stay di meja makan.

"Pak Deon, mau saya bantu oleskan rotinya," tawar seorang wanita yang menjadi asisten rumah, namanya Izza.

Meskipun Deon jauh lebih muda darinya, tapi Deon ini merupakan majikannya. Jadi ia harus memanggilnya dengan sebutan 'Pak'.

Deon menoleh mendapat tawaran dari asisten rumah yang baru bekerja satu minggu di rumahnya. Begitu ia lihat wanita dengan usia lebih tua darinya, ia sedikit terkejut lantaran wanita yang ia panggil dengan sebutan bi Izza tampak berbeda kali ini. Deon memandang penampilan Izza yang tidak seperti biasanya dan kelihatan lebih muda lantaran Izza memiliki kulit putih bersih serta badan yang masih kencang di usianya. Sehingga dia masih kelihatan sangat muda.

"Pak Deon, mau saya bantu oleskan rotinya?" ulang Izza membuyarkan apa yang ada di dalam pikirannya saat ini.

Pria itu kemudian menggeleng dengan sedikit gugup lantaran Izza berasa sangat dekat dengannya.

"Gak usah, bi. Biar aku saja. Bi Izza sudah sarapan?" tolak dan hanya balik Deon.

Izza menggeleng. Padahal ia sudah sarapan lebih dulu tadi. Sengaja agar ia mendapat perhatian dari majikannya itu.

"Kalau begitu bi Izza sarapan bareng aku aja di sini," ajak Deon.

"Gak enak ah, pak. Nanti saya sarapan di belakang saja," tolak Izza supaya Deon sedikit memaksa dirinya.

"Gak apa-apa, bi. Kalau bi Izza mau sarapan bareng sama aku dan Adell di sini, gabung aja. Gak usah sungkan."

"Itu gak sopan, pak. Masa iya asisten rumah ikut makan di meja makan bareng majikan."

"Santai aja, bi. Lagian Adell juga baik, kok."

"Iya, bu Adell memang baik orangnya," puji Izza.

"Ya sudah, ayo duduk, bi."

Deon sampai menarik salah satu kursi untuk duduk Izza. Dengan begitu, itu menjadi kesempatan bagi Izza untuk mengambil hati Deon secara perlahan.

Izza mulai mengoles selai stroberi ke roti tawar, karena kebetulan dia lebih suka selai stoberi ketimbang yang cokelat.

"Memangnya bu Adell sudah pergi, pak?" tanya Izza kemudian membuka percakapan.

"Iya, katanya ada urusan penting di kantornya."

"Bu Adell kerja apa memangnya, pak. Maaf kalau saya tanya-tanya."

"Punya usaha skincare. Kebetulan lagi viral di toktok."

"Pantas saja bu Adell cantik, kulitnya glowing. Ternyata bu Adell owner skincare."

Deon hanya tersenyum menanggapi pujian Izza untuk istrinya. Sampai akhirnya dia di buat melongo dengan pemandangan yang ada di depan matanya. Ketika Izza minum yang dimana airnya mengalir sampai ke leher dan turun ke bagian dada. Izza segera menghentikan minumnya, mengambil sehelai tisu untuk mengelap leher dan dadanya yang basah.

Pemandangan itu cukup membuat Deon sampai menelan salivanya. Sampai akhirnya ia mengalihkan pemandangan ke arah lain.

_Bersambung_

Follow:

IG @wind.rahma

Ttok @windrahma_

YTube: Windy Rahmawati

1
Darma Wangsah
luar biasa.tpi kenapa tidak sampai menikah dan punya anak
Dede Sup
Luar biasa
Irw4n ws
ya emang gitu pembantu banyak kok disurabaya atau kawasan pondok chanra
Nggenk Topan
Luar biasa
jess
ya ela tor
jess
nah kn makin ssruhhh😅😅
Sunarmi Narmi
Ini kpan main belah durennya Thor..lama amat.....
Sunarmi Narmi
Author nya gila...Izza ternyata cuma halu..sini yg baca sdh keringetan Thor...
makin seru nih...lnjut thorrr up nya
Nur Istanti
Luar biasa
Nur Istanti
Biasa
Om Bos
Luar biasa
Fera Waty
/Frown//Frown//Frown//Frown/
YuLfiah
Luar biasa
Ulufi Dewi
cepetan selidiki istri mu pasti selingkuh
Farida Rapalawa
Luar biasa
Isnaini Hayati
Biasa
Asma Ht
Luar biasa
aira aira
yey
Zerazat
Deon itu terlalu Oon juga gegabah padahal selingkuh nya kan duluan Adel
Zerazat
DASAR IZZA lama lama gila juga kebanyakan meng halu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!