NovelToon NovelToon
Perfect Revenge

Perfect Revenge

Status: tamat
Genre:Mengubah Takdir / Romansa / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Chicklit / Tamat
Popularitas:120.3k
Nilai: 5
Nama Author: Its Zahra CHAN Gacha

Talita tak menyangka jika suaminya berselingkuh dengan adiknya. Bahkan untuk menutupi perselingkuhan mereka tega membunuhnya.

Sebuah keajaiban membawa Talita hidup kembali ke tahun dimana ia masih belum mengenal Rehan suaminya.

Menyadari dirinya hidup kembali ia bertekad untuk membalas dendam kepada adiknya dengan merebut kekasihnya dan membiarkan ia menikahi suaminya.

Akankah dendam Talita akan berhasil???

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Its Zahra CHAN Gacha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 1. Surprise berujung Petaka

Sore itu Talita terlihat begitu antusias mempersiapkan pesta kejutan untuk suaminya yang berulang tahun.

Selesai mendekor ruangan makan menjadi mini bar ia kemudian berdandan karena sebentar lagi suaminya akan segera pulang kerja.

Wajahnya berseri-seri saat ponselnya berdering.

"Pasti itu Mas Rehan," Talita buru-buru mengangkat ponselnya

"Halo sayang, maaf hari ini aku ada lembur jadi mungkin akan pulang larut malam," ucap Rehan

Meskipun sedikit kecewa Talita mencoba tersenyum, "Yaudah gak papa, semangat kerjanya ya sayang,"

"Iya, kamu hati-hati ya di rumah, jangan lupa makan," jawab Rehan

"Iya sayang, kamu juga jangan telat makan,"

"Males makan aku kalau di kantor, habisnya makanan di sini gak ada yang enak. Masih enakan juga masakan kamu, jadi kayaknya aku makan di rumah aja deh,"

Mendengar jawaban suaminya membuat hati Talita berbunga-bunga. Memang Rehan adalah suami yang romantis hingga membuat Talita begitu bahagia menjadi istrinya.

Baginya Rehan adalah segalanya. Selain sebagai seorang suami ia juga adalah satu-satunya orang yang mau menerima Talita apa adanya, meskipun keluarga Talita sendiri menganaktirikan dirinya.

Itulah yang membuat Talita begitu mencintai pria itu.

Karena khawatir suaminya akan kelaparan saat bekerja ia berinisiatif membawa kue ulang tahunnya ke kantor sang suami.

"Benar juga, bukankah lebih baik memberi kejutan kepada dia di kantornya. Selain memberi kejutan ulang tahun aku juga bisa makan malam bersamanya, ah kenapa tak terpikirkan dari tadi," Talita segera

memasukan makanan di meja makannya kedalam wadah yang sudah ia siapkan.

Talita kemudian masuk kedalam mobilnya dan mampir ke sebuah bakery untuk membeli kue ulang tahun untuk suaminya.

"Cantik sekali kuenya, aku harap mas Rehan suka dengan kejutan ku kali ini," ucap Talita begitu bahagia saat melihat kue pesanannya sudah jadi

Ia kemudian melesatkan mobilnya menuju Gedung Aditama tempat dimana suaminya bekerja.

Karena macet parah membuat Talita sedikit terlambat datang ke kantor suaminya.

Saat turun dari mobilnya wanita itu terkejut karena melihat Rehan bersama seorang wanita meninggalkan Gedung Aditama. Karena penasaran Talita pun mengikuti mereka.

Ia menghentikan mobilnya di sebuah restoran mewah. Meskipun sedikit aneh saat melihat suaminya masuk kedalam restoran bersama seorang wanita ia selalu berfikir positif.

Ia menghentikan langkahnya saat melihat sosok wanita yang bersama Rehan adalah adiknya sendiri.

"Rossa???"

Wanita itu berdiri mematung menatap keduanya yang tampak bahagia merayakan candle light dinner untuk merayakan ulang tahun Rehan.

"Selamat ulang tahun sayang," ucap Rosa kemudian mengecup Pipi Rehan, wanita itu kemudian memberikan sebuah kado kecil kepada kakak iparnya tersebut.

"Terimakasih sayang, kau tahu kan jika sebenarnya wanita yang ku cintai adalah dirimu. Aku sama sekali tak pernah mencintai Talita,"

*Bruugghhh!!

Talita menjatuhkan kue ulang tahun yang dibawanya, membuat semua orang langsung menatap kearahnya.

"Talita??" Rehan terkejut saat melihat istrinya di tempat itu.

Talita segera berlari meninggalkan restoran itu saat melihat Rehan berusaha mendekatinya.

Sebuah mobil dari arah berlawanan menabrak Talita saat wanita itu hendak menyebrang jalan.

Tubuhnya seketika ambruk, membuat Rosa berteriak histeris saat melihat sang kakak tergeletak bersimbah darah.

Tak lama sebuah mobil ambulance datang mengevakuasi Talita menuju ke rumah sakit.

Rehan mengantar istrinya hingga rumah sakit.

Karena lukanya yang begitu parah membuat Talita koma, ia kemudian dipindahkan di ruang ICU untuk perawatan lebih lanjut.

Awalnya Rehan merasa bersalah karena sudah membuat istrinya koma, namun setelah tahu ia akan mewarisi kekayaan istrinya jika ia meninggal membuat Rehan bahagia dan berharap Talita mati, agar ia bisa menjadi pewaris Aditama Group dan menikahi Rosa wanita yang dicintainya.

Ia bahkan tak pernah menjenguk istrinya selama Talita di rawat di rumah sakit.

Rehan justru menghabiskan hari-harinya bersama Rosa adiknya sendiri.

Di hari ke tiga Talita perlahan membuka matanya, ia menatap ke sekelilingnya namun tak ada seorangpun di ruangan itu.

Karena ia kehausan ia mencoba meraih air minum yang ada di meja sebelahnya.

*Pranngg!!!

Mendengar ada suara benda jatuh membuat seorang perawat langsung memasuki bangsal perawatan Talita.

Ia terkejut melihat lengan Talita berdarah.

"Anda sudah sadar?" tanyanya

Tania mengangguk, "Aku haus," ucapnya lirih

Perawat itu mengambilkan segelas air dan membantunya minum.

"Terimakasih,"

"Dimana suamiku?" tanya Talita mencari keberadaan Rehan suaminya. Meskipun ia masih sakit hati dengan perselingkuhan Rehan dengan adiknya ia berharap jika yang ia lihat adalah sebuah kesalahpahaman.

Ia berharap Rehan sudah menyesali perbuatannya dan akan memperbaiki hubungannya.

"Sudah dua hari suami anda tidak datang Nyonya, hanya assisten rumah tangga anda yang selalu menunggu anda di sini. Apa aku harus memanggil Assisten rumah tangga anda?" tanya perawat itu

"Tidak perlu, biarkan saja dia istirahat. Aku yakin dia kelelahan menjagaku selama ini," jawab Talita

"Kalau begitu saya akan memanggil dokter untuk memeriksa kondisi anda," ucap sang perawat kemudian meninggalkan Talita.

Talita merasa begitu sedih mendengar ucapan sang perawat.

"Kenapa kau tega melakukan ini padaku, apa salahku sehingga kamu berbuat seperti ini padaku Mas?" ucap Talita mengusap air matanya

"Kau bahkan tak mengunjungi ku selama aku terbaring di sini, apa kau benar-benar tidak mencintai aku??" Talita kemudian mencabut semua selang infus yang ada di tangannya dan bergegas meninggalkan ruangan itu.

Ia terus berjalan menyusuri trotoar menuju shelter bus.

Sebuah taksi berhenti di depannya dan seorang lelaki tua turun dan menghampirinya.

"Seharian ini aku sama sekali belum mendapatkan penumpang, padahal istriku sedang sakit. Aku berharap hari ini bisa pulang membawa uang agar bisa membelikan obat untuknya, tapi sayangnya sampai jam seginipun aku belum mendapatkan penumpang, apa mbak mau naik taksi saya?" tanya pria itu penuh harap

Talita yang iba mendengar cerita sang sopir langsung mengangguk.

Pria itu kemudian menuntut Talita naik ke dalam taksinya.

Pria itu begitu bahagia karena akhirnya bisa mendapatkan penumpang.

"Mbak mau kemana?" tanya pria itu

"Valencia central park blok C12," jawab Talita kemudian menyandarkan kepalanya

"Hidup itu memang penuh ujian, jadi sabar aja mbak, aku yakin semua akan indah pada waktunya," ucap lelaki itu seakan tahu jika Talita sedang memiliki masalah berat.

"Iya Pak, terimakasih atas nasihatnya,"

Karena tidak membawa uang Dilla kemudian melepaskan cincinnya dan menyerahkan kepada lelaki itu untuk membayar ongkos taksinya.

Lelaki itu kaget saat menerima cincin pemberian Talita dan menolaknya.

"Ini kebanyakan mbak, saya gak bisa menerimanya," tolak sang sopir

"Aku tidak membawa uang karena dari rumah sakit, anggap saja itu rejeki dari Allah karena kesabaran bapak, semoga dengan itu bapak bisa membeli obat untuk istri bapak yang sedang sakit,"

"Terimakasih banyak mbak, kamu orang baik aku yakin sebentar lagi kamu akan mendapatkan kebahagiaan yang selama ini kamu impikan," jawab pria itu

"Aamiin," Talita kemudian segera turun dan masuk ke dalam rumahnya.

Saat ia membuka kamar tidurnya, ia begitu terkejut melihat suami dan adiknya dalam keadaan tanpa busana.

1
Lucy
yang Upik Abu siapa ya?
Lucy
Talita udah wisuda kan? lagi ngurus apa ke Kampus?
Kustri
tahun yg sulit 2020
Dian Rahmi
ga masuk akal kali novel..seperti Ngada Ngadi novel ini
⸙ᵍᵏTitian 𝐙⃝🦜pirman🦈
wah rehan ketemu mantan pacar lagi yang bodoh Rosa apa medina ya
🥑⃟𝚜𝚌𝚑𝚊𝚝𝚣𝚒🦊⃫⃟⃤ₕᵢₐₜ
akhirnya gala dan Thalita bahagia juga
🥑⃟𝚜𝚌𝚑𝚊𝚝𝚣𝚒🦊⃫⃟⃤ₕᵢₐₜ
ternyata bukan Medina yg menabrak Rosa tapi rehan😁
🥑⃟𝚜𝚌𝚑𝚊𝚝𝚣𝚒🦊⃫⃟⃤ₕᵢₐₜ
JD bnr motif nya kalau Medina tuh suka sama rehan sampai dia mencelakakan rosa
🥑⃟𝚜𝚌𝚑𝚊𝚝𝚣𝚒🦊⃫⃟⃤ₕᵢₐₜ
mungkin saja Medina itu pelakunya sampai Rosa JD korban
🥑⃟𝚜𝚌𝚑𝚊𝚝𝚣𝚒🦊⃫⃟⃤ₕᵢₐₜ
apakah bnr Medina ingin menghancurkan kehidupan Rosa
🥑⃟𝚜𝚌𝚑𝚊𝚝𝚣𝚒🦊⃫⃟⃤ₕᵢₐₜ
semoga cinta kalian tak akan terpisahkan
🥑⃟𝚜𝚌𝚑𝚊𝚝𝚣𝚒🦊⃫⃟⃤ₕᵢₐₜ
ko JD kebalik ya rehan suruh diem di rumah sedangkan Rosa harus kerja 🤭
🥑⃟𝚜𝚌𝚑𝚊𝚝𝚣𝚒🦊⃫⃟⃤ₕᵢₐₜ
kayaknya rehan mulai cemburu nih karena Rosa di anterin sama Dika 😁
🥑⃟𝚜𝚌𝚑𝚊𝚝𝚣𝚒🦊⃫⃟⃤ₕᵢₐₜ
ternyata ayah gala sadar juga kalau gala gak mau di jodohkan sama cwe itu
🥑⃟𝚜𝚌𝚑𝚊𝚝𝚣𝚒🦊⃫⃟⃤ₕᵢₐₜ
kalau udh tau Talita terluka dan rapuh knp kau bawa psnganmu ke sana gala 🙄
🥑⃟𝚜𝚌𝚑𝚊𝚝𝚣𝚒🦊⃫⃟⃤ₕᵢₐₜ
dilema,,kenapa gala harus menikah sama cwe yg di jodohkan papanya
🥑⃟𝚜𝚌𝚑𝚊𝚝𝚣𝚒🦊⃫⃟⃤ₕᵢₐₜ
udah yakin rehan mau mengundurkan diri
⸙ᵍᵏTitian 𝐙⃝🦜pirman🦈
kayanya Dika suruhan Thalita deh biar rehan cemburu
⸙ᵍᵏTitian 𝐙⃝🦜pirman🦈
Rosa mendadak miskin
⸙ᵍᵏTitian 𝐙⃝🦜pirman🦈
waduh siapa yang lagi bermesraan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!