NovelToon NovelToon
Partner Ranjang CEO

Partner Ranjang CEO

Status: tamat
Genre:Romantis / Badboy / Nikahkontrak / CEO / One Night Stand / Playboy / Crazy Rich/Konglomerat / Obsesi / Tamat
Popularitas:1.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: Weny Hida

Rachel, harus merelakan tubuhnya menjadi taruhan dalam pesta lajang seorang teman dekatnya demi menyelamatkan nyawa ibunya yang membutuhkan biaya besar untuk operasi.
Namun ternyata pertemuannya malam itu dengan Milano Arkana Putra membawanya untuk hidup menjadi partner ranjang dari laki-laki itu yang ternyata adalah seorang CEO di kantornya tempat dia bekerja.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Weny Hida, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

PROLOG

Rachel perlahan membuka matanya, dia lalu kian kencang memeluk tubuh atletis seorang pria yang kini tertidur di sampingnya sambil sesekali mencium dada bidangnya.

"Selamat pagi Milan," bisik Rachel sambil mencium telinga Milan.

"Ayo bangun, bukankah pagi ini kau ada meeting penting."

"Hmmm, jam berapa ini Ra?"

"Sudah pukul enam pagi," jawab Rachel.

"Masih ada waktu." kata Milan kemudian bangkit dari tidurnya lalu membuka baju tidur Rachel dan menyisakan sebuah pakaian dalam berenda warna merah kemudian menciumi setiap lekuk tubuh indah Rachel.

Beberapa jam kemudian keduanya tampak sedikit tergesa-gesa saat masuk ke dalam lift. "Kau sudah membuatku terlambat Milan," gerutu Rachel.

"Memangnya kenapa? Bukankah permainan pagi ini begitu menyenangkan?" ledek Milan yang membuat Rachel tersenyum.

"Bagaimana jika aku dipecat?" jawab Rachel.

"Tidak ada yang bisa memecatmu di kantor karena ada aku, mereka tidak akan berani padaku."

"Memangnya di kantor ada yang tahu hubungan kita sampai kau berbicara seperti itu?" kata Rachel sambil bersungut-sungut yang membuat Milan terdiam.

"Aku berangkat dulu!" ucap Rachel saat mereka berdua keluar dari lift. Dia lalu berjalan keluar dari apartemen kemudian masuk ke sebuah taksi online yang dipesannya, sedangkan Milan pergi menuju basemen tempat dia memarkirkan mobilnya.

"Kau hampir saja terlambat Ra, bukankah kau tahu divisi kita ada meeting dengan petinggi perusahaan pagi ini!" protes Nadia saat Rachel masuk ke kubikelnya.

"Aku bangun kesiangan," jawab Rachel sambil meringis.

"Untungnya CEO kita juga terlambat jadi jadwal meeting kita sedikit mundur."

"Oh syukurlah, aku sedang beruntung," jawab Rachel sambil menyalakan komputernya.

'Kau tidak akan pernah tahu karena sebenarnya dia yang membuatku terlambat Nad,' gumam Rachel dalam hati.

"Eh lihat itu CEO baru kita Ra namanya Milan, mulai minggu kemarin dia sudah memegang sepenuhnya perusahaan ini karena ayahnya Pak Danu memutuskan untuk pensiun!" seru Nadia sambil menunjuk pada Milan yang kini masuk ke ruang meeting.

"Oh."

"Kok cuma oh sih Ra? Kamu ga pengin liat Pak Milan? Dia ganteng banget loh, emh e.. kayak aktor Hollywood itu siapa namanya Chris Evans."

"Hahahaha, ga penting Nad."

"Uh dasar Rachel bikin kesel deh."

"Udah ah, yuk kita jadi meeting kan?" sela Rachel kemudian bangkit dari kubikelnya.

"Jangan tinggalin gue dong Ra," jawab Nadia kemudian bergegas menyusul Rachel.

Rachel sesekali melirik pada Milan yang kini sedang sibuk memperhatikan penjelasan dari seorang manager keuangan saat sedang melakukan presentasi. Tiba-tiba ingatannya kembali pada kejadian delapan bulan lalu, saat pertemuan pertamanya dengan Milan lewat sebuah peristiwa yang awalnya dia pikir akan menjadi neraka baginya namun ternyata membawanya pada sebuah hubungan tanpa nama karena dia hanyalah menjadi partner ranjang seorang CEO.

***

TOK TOK TOK

Rachel mengetuk sebuah pintu apartemen dengan keringat bercucuran dan wajah yang tampak begitu pucat.

"Gibran, tolong aku Gibran. Aku mau menerima tawaranmu tadi siang, aku membutuhkan uang itu untuk operasi ibuku besok. Tolong aku Gibran," pinta Rachel dengan bibir bergetar saat Gibran membuka pintu itu untuknya.

Gibran pun tersenyum menyeringai. "Ayo masuk." jawab Gibran.

Rachel pun masuk ke dalam apartemen, bau alkohol pun terasa begitu menyengat di hidungnya. Di sana tampak beberapa orang laki-laki sedang melakukan sebuah pesta kecil. Malam ini adalah malam dimana Gibran mengadakan pesta lajang bersama teman-temannya karena besok dia akan menikah.

"Kau masuk ke kamar itu lalu bersihkan badanmu dan berdandanlah agar terlihat cantik."

Rachel kemudian masuk ke sebuah kamar yang ditunjukkan Gibran, dia lalu mandi dan mengganti pakaiannya dengan pakaian yang telah Gibran sediakan, sebuah lingerie berenda berwarna hitam kini membalut tubuh indahnya.

Rachel pun menangis memandang dirinya di depan cermin, ingatannya kemudian kembali pada kejadian tadi siang saat dia memohon pada Gibran untuk meminjam uang dalam jumlah yang cukup besar.

"Aku akan memberikan uang padamu Rachel, tapi kau harus mau menjadi wanita taruhan dalam pesta lajangku nanti malam," ujar Gibran sambil tersenyum.

"Jaga kata-katamu Gibran!" bentak Rachel kemudian meninggalkan Gibran yang masih menatapnya.

"Rachel, tawaranku masih berlaku sampai nanti malam. Masih ada waktu untuk berubah pikiran!" teriak Gibran sambil tersenyum menyeringai yang tidak diindahkan oleh Rachel.

Namun saat Rachel kembali ke rumah sakit, ternyata kondisi kesehatan Ibunya semakin menurun. Tumor yang ada di kepala ibunya semakin membesar dan kian memperburuk keadaannya.

"Nona Rachel, Ibu anda harus dioperasi secepatnya, jika tidak kemungkinan nyawanya tidak dapat diselamatkan." kata dokter yang menangani ibunya.

Rachel pun terdiam, pandangannya kosong, hatinya terasa begitu berkecamuk. "Jika mama meninggal, aku tidak punya siapa-siapa lagi." kata Rachel sambil menitikkan air mata.

"Iya dok, tolong operasi ibu saya secepatnya," ucap Rachel dengan suara bergetar.

"Baik Nona, besok kami akan mengoperasi ibu anda." kata dokter tersebut kemudian meninggalkan Rachel yang masih menangis.

Lamunan Rachel pun buyar saat pintu kamar terbuka. Seorang laki-laki tampan masuk perlahan dan menghampirinya.

"Kau tidak perlu menangis, aku tidak akan menyentuhmu. Aku terpaksa masuk ke kamar ini karena aku menang taruhan, sebenarnya aku sangat mencintai kekasihku dan aku takkan menghianatinya," ujar laki-laki itu.

"Siapa namamu?"

"Rachel," jawab Rachel lirih.

"Rachel sekarang pakailah bajumu, dan tidurlah. Kita berpura-pura pada mereka jika kita telah melewati malam ini bersama."

"Iya Tuan terima kasih."

"Jangan panggil aku Tuan, panggil aku Milan," jawab laki-laki itu sambil tersenyum.

1
Rita Juwita
luar biasa...
Azmy
mungkin evan baku saudara sama vania
nadya_hime
Aaah beib othor juga suka nonton Conan
nadya_hime
Jadi kek judul sinetron, Istri sendiri berasa kek selingkuhan..
nadya_hime
Ckck... ngadi ngadi kalian, yg ada kalian yg bakalan gila krn beneran cinta sama target tapi udah ga bisa milikin apa yg udah lu buang dulu..😡
nadya_hime
Karma atas keserakahan lu Gibran..
nadya_hime
Njiiir ga jelas beud kelian, Bela ga tulus sm Milan krn cintanya sm Arvin, Arvin ga tulus sm Bela krn cintanya sm bininya Gibran..
eh Gibran cuma dimanfaatin sm bininya, krn bininya cintanya sm Arvin.
Milan lama² jatuh cinta beneran sm Rachel, untung Rachel jg cinta & nerima² aja gmn kampretnya Milan..
Smoga akhirnya kecurangan Bela & Gibran ketahuan sm Milan sih..
Milan sm Bela yg asal celap celup siih.. iiiyuuuh..
nadya_hime
Entah siapa yg bener disinih..??!
Aryck_Kuryck
Jeng jeng jeng💃💃💃makin seruuu
mahda ilvi
ngapain Sinta masih mau hhhhh GK punya harga diri udah mau dibunuh jga masih ngarep🤣🤣🤣🤭
Puji Rahayu
makasih kcritne bagus bgt thor...
cm penisirin aja..si evan tanggung jwb k sinta gk stlh keluar dr penjara?
ap ttp gk ya...po akoh yg gk mudeng...
lawong evan gk cinta sinta y gk mw.
cinta celine tp dy yg dh gk mw...
ya..akoh berharap aj mbok si evan mo tanggung jwb
Puji Rahayu
jgn bkn prasaan gk enak deh...sm milan...gk sanggup ya..kl milan mpe knp2...😢😢😢
Puji Rahayu
smoga ank buah milan nolongin sinta
Puji Rahayu
tuh kn...kok akoh curiga bukan indra wlw mngkn jg terlibat.
tp kok kyk sih sinta deh...
tp iyo po ora embuh...
Puji Rahayu
soale bella bisane mung dandan nyalon tok kok...
otak ke rodo kurang pinter sitik...😄😄
Puji Rahayu
syudhahlah thor ...
biarknlah para readersss yg gk mudeng...
kl akoh sih mudeng2 wae kok...😄😄😄
Puji Rahayu
pdhl sama2.. bkn tekdung adek masing2....
hahahaha ....musuh bebuyutan jd ipar ran....
Puji Rahayu
hamidun ank arvin...😄😄😄
hayoloh...milih sapak....
bpke kandung ank ke apa kekasih baru yg dh inuk2...😉
Puji Rahayu
bnyk ngira bella d penjara 8 thn...
soalna d judul bab pr1 ni dh ad tulisan 4thn
trs lnjt bawahnya 4 thn lg
jd ngiranya 8 thn.
ngungkapin pndpt.
hrse tulisane d atas judul aj yg 4 thn nya.
jd ben gk galfok....
mangap y thor...✌✌✌
Puji Rahayu
cory y thor..akoh gk koment2 hbs kebawa mlayu sm critanya....😄😄😄
tp tiap bab ttp ksh jempol kok....
rebes pokok ke...👍👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!