NovelToon NovelToon
Sistem Keuntungan Usaha

Sistem Keuntungan Usaha

Status: sedang berlangsung
Genre:Time Travel / Sistem / Mengubah Takdir
Popularitas:4.4k
Nilai: 5
Nama Author: Sistem One

Setelah lelah menjalani hidup yang penuh kegagalan, Arga memutuskan berhenti dari pekerjaannya. Namun, ironisnya ia tewas.

Saat membuka mata, ia kembali ke masa SMA, titik awal kehidupan buruknya. Bedanya, kini ia memperoleh Sistem Keuntungan Usaha yang membuat setiap bisnis yang berhasil memberinya hadiah melimpah.

Di kehidupan kedua ini, Arga bertekad mengubah nasib dan membangun kerajaan bisnisnya sejak masih berseragam sekolah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sistem One, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 10: Lupa diri

​"Iya, tapi ini masih spekulasi. Cuma memang sikapnya akhir-akhir ini mencurigakan dan berubah banget, bisa saja kan?" kata Wawan ragu.

​Arga berusaha menenangkan bosnya. "Wah, parah sih kalau beneran. Tapi jangan langsung berburuk sangka dulu, Bos. Gimana kalau kita cari tahu pelan-pelan?"

​Wawan tampak berpikir sejenak. "Ide yang dasar banget sih, tapi oke lah."

​Selama beberapa jam berikutnya, mereka berdua fokus mengurus restoran terlebih dahulu.

Begitu jam operasional selesai dan pintu ditutup, Wawan segera berganti pakaian biasa.

Sementara itu, Arga kembali menatap layar hologram biru yang mendadak muncul lagi di depannya.

​[Keuntungan usaha hari ini berhasil dilipatgandakan. Uang tunai sebesar Rp2.000.000 telah ditambahkan ke kantong Anda.]

​'Padahal belum waktunya gajian, jadi begini toh cara main sistem ini,' batin Arga puas.

​"Ayo, sudah siap. Kita pantau dulu anakku di sekolah," ajak Wawan yang sudah rapi.

​Arga mengambil helm lalu naik ke atas motor bebek milik Wawan di posisi depan selaku pengemudi. "Ayo, Bos. Di mana alamat sekolahnya? Masih SMP, kan?"

​"Iya..."

​Belum sempat Wawan menyelesaikan kalimatnya, Arga sudah langsung tancap gas dengan senyuman lebar.

​"P-pelaaaan...! Pelan-pelan, Arga!" teriak Wawan panik dari jok belakang.

​Arga malah makin menaikkan kecepatannya di jalan raya. "Sudah pernah mati sekali, mati kedua kali gak apa-apa, Hahaha!" seru Arga asal.

​Hidup bebas sih boleh saja, tapi harus tetap waras.

Wawan akhirnya terpaksa memeluk pinggang Arga erat-erat karena takut terlempar jatuh.

Beberapa menit kemudian, mereka tiba di depan sekolah SMP yang dituju.

​"Lepasin, Bos! Ngapain sih peluk-peluk?! Kamu pikir aku cowok apaan?" protes Arga risi begitu motor berhenti.

​Wawan perlahan melepaskan pelukannya, lalu turun dari motor sambil bernapas lega. "Cari mati ya kamu?! Gak waras banget bawa motor ugal-ugalan kayak tadi!"

​"Halah, yang penting kan kita sampai dengan selamat, Bos?" sahut Arga santai.

​"Selamat sih selamat, tapi mana kata pelan-pelannya?!"

​Arga menjawab enteng, "Yang penting kan selamat, Bos. Bawa pelan-pelan juga belum tentu aman dari kecelakaan."

​"Apalagi kalau ugal-ugalan, kampret!" ketus Wawan kesal.

​Mereka kemudian memakai topi untuk menyamar sebagai kurir, lalu berjalan masuk ke area sekolah.

Namun, seorang satpam bertubuh tegap langsung menghentikan langkah mereka di dekat pos.

​"Bau-bau mencurigakan... Watashi ingin bertanya," ucap satpam itu dengan gaya bicara yang aneh.

​"Bahasa apa itu watashi?" bisik Wawan bingung kepada Arga.

​"Itu... kalau gak salah artinya 'waktu kecil pernah dipatil lele sambil makan sushi'. Tahu kan sushi, Bos?" asal Arga berbisik pelan.

​"Oh, begitu," angguk Wawan percaya saja. Wawan lalu maju mendekati satpam. "Permisi, Bang. Kami mau mengantar barang ke ruang guru."

​Satpam itu menyipitkan mata penuh curiga. "Hmm... Watashi mencurigai kalian. Wajah kalian seperti villain. Watashi tidak akan membiarkan kalian lewat!"

​Wawan menyenggol lengan Arga. "Kok jadi ribet begini, Ga?"

​"Tenang, biar saya urus." Arga berjalan maju, lalu menatap satpam itu datar. "Hei, wibu karbit." Tiba-tiba Arga malas meladeni drama ini. "Halah, banyak tingkah!" ketusnya, lalu langsung melenggang masuk melewati satpam aneh tersebut begitu saja.

​Wawan buru-buru mengikuti dari belakang. "Lho? Bisa langsung lewat?"

​"Sepertinya hobi jadi wibu memang gak cocok buatku, langsung ketahuan kalau karbitan," gumam satpam itu lesu sambil kembali duduk di posnya.

​Begitu sampai di koridor dalam sekolah, mereka mulai mencari-cari kelas. "Anak Bos kelas berapa sekarang?" tanya Arga.

​"Kelas dua... eh, kelas tiga kayaknya," jawab Wawan ragu.

​"Lah, kelas anak sendiri saja sampai lupa."

​Namun setelah berkeliling ke beberapa lorong, mereka tidak melihat ada murid satu pun. Koridor tampak sepi senyap.

​"Bukannya hari ini tanggal merah dan sekolah libur ya, Bos?" gumam Arga mendadak teringat kalender di kamarnya tadi pagi.

​"Iya, kah?" tanya Wawan cengo.

​Arga menepuk jidatnya sendiri. "Kalau sekolah libur, mana mungkin ada murid yang datang."

​"Terus satpam tadi?"

​"Ya dia kan emang jadwalnya kerja jaga gerbang, Bos."

​Mereka akhirnya putar balik menuju gerbang luar. Satpam wibu tadi tampak menahan tawa melihat mereka kembali dengan tangan kosong. "Cari siapa, Mas? Padahal hari ini gak ada yang datang ke sekolah."

​"Orang ini sama sialannya kayak si Botak!" umpat Arga ketus kepada satpam itu.

​"Kurang ajar kamu, ya! Jangan bawa-bawa botak!" protes Wawan tidak terima.

​Mereka kembali menaiki motor. "Sekarang kita ke rumah istri Bos saja. Alamatnya di mana?" tanya Arga.

​Wawan menunjuk arah depan. "Belok kiri, nanti luruuuus saja, terus belok kiri lagi, terus kanan, habis itu lurus terus sampai."

​Arga mengernyit. "Ribet amat jalurnya..."

​Setelah beberapa menit memacu motor mengikuti arahan berputar-putar tersebut, ekspresi wajah Arga langsung berubah ketus begitu mereka berhenti. "Wtf! Ini mah restoranmu sendiri, Botak! Kenapa kita balik lagi ke sini?!"

1
Raka Ar
sempurna 🌟
Sistem one: Terima kasih banyak😍😍😍👍pantengin terus kak
total 1 replies
Jujun Adnin
lemah
GHEAN RAKHENZA
g seru
Sistem one: Thank you kak👍
total 1 replies
Jujun Adnin
lanjut
Jujun Adnin
uang nya di buang terus
Sistem one: hehe, nanti di tabung kak/Smile/🙏
total 1 replies
Jujun Adnin
lanjut
Sistem one: siapp kak🙏
total 1 replies
Jujun Adnin
lagi
Jujun Adnin
ok
Wega Luna
🤣🤣🤣🤣🤣ngadepin orang kayak mereka emang harus licik🤣🤣🤣🤣
Wega Luna: mantap👍
total 2 replies
Jujun Adnin
up yang banyak
Jujun Adnin
lanjut
Zzzz: 🥳/Coffee/
total 1 replies
Gege
yoklaah Arga... putar balikkan keadaan dengan sistem milikmuuh..🤣🤭 cari Luna di laut siapa tau bikin restoran lagi..😄🤭
Sistem one: gak ada si dugong Luna di sini wkwk😂
total 1 replies
Gege
ada duyungnya engga ini Thor.. itu duyung belom di temukan lagi kah Thor..
Sistem one: sudah tamat kok yang duyung wkwk. sudah ketemu lagi di Bab bonus.
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!