NovelToon NovelToon
Dendam Sang Pelakor

Dendam Sang Pelakor

Status: tamat
Genre:Pelakor / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / CEO / Cintapertama / Tamat
Popularitas:57k
Nilai: 5
Nama Author: Clara Dasella

Seorang gadis yang pernah terpuruk karena masa lalunya, kini datang kembali untuk membalaskan dendamnya.
Ia tidak akan menyerah sampai tujuannya itu belum tercapai.
Dengan tekatnya, ia akan berusaha merebut dan menghancurkan hubungan dari sosok yang pernah dengan begitu jahat menggoreskan luka dalam hidupnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Clara Dasella, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 10

Dan di bar, seperti biasa Nara kembali melakukan pekerjaannya disana. Gadis itu mengganti pakaiannya lalu melakoni pekerjaannya seperti biasa. Mengantarkan setiap minuman yang di pesan oleh para tamu yang datang ke bar tempat ia bekerja.

Sedangkan Nara yang mulai sibuk dengan pekerjaanya, di kediaman Reiner kini terlihat CEO tampan itu yang nampak muak berada di dalam kamarnya terus menerus. Terlebih lagi setelah keributan yang baru saja terjadi antara dirinya dan Melly.

"Sebaiknya aku menelfon David untuk mengajaknya minum." Reiner mengambil ponselnya kemudian menelfon pria yang di ketahui bernama David tersebut.

Mereka sama-sama membuat janji untuk bertemu dibar yang biasa dikunjungi Reiner dan teman baiknya itu. Dan sesampainya di bar itu keduanya masuk kedalam ruang VIP. Tempat ternyaman yang selalu digunakan Reiner untuk menikmati beberapa botol wine yang nantinya ia minum.

"Apa kau bertengkar lagi dengan Melly?" Tanya David sembari menuangkan sebotol wine digelas Reiner.

"Jangan menyebut namanya aku sangat muak mendengarnya." Ucapnya yang kemudian meneguk segelas wine ditangannya.

David menggeleng terheran melihat sikap Reiner yang sejak awal menikah sama sekali tidak pernah begitu perduli dengan Melly.

Bahkan ia juga lebih sering mendengar cerita Reiner tentang bagaimana pria itu yang masih sangat mencintai wanita lain dan merindukannya sejak bertahun-tahun. Ya, siapa lagi wanita itu jika bukan Nara. Gadis yang saat ini sudah kembali menjalin hubungan gelap dengannya dan yang diam-diam tengah merancang sesuatu untuk menghancurkan kehidupannya.

"Kau tau, David? Rasanya aku sangat muak melihat wajahnya setiap kali dengan manja dia selalu ingin menyentuhku." Kata Reiner.

"Kalau kau tidak mencintainya maka kenapa kau tidak menceraikannya saja, Rein?" Tanya David.

Reiner menggelangkan kepalanya dengan senyuman sinis dibibirnya seraya menuangkan wine kedalam gelasnya lagi dan lagi.

Entah berapa banyak gelas Reiner meminum wine tersebut. Terlihat bagaimana ucapannya yang semakin tidak jelas yang membuat David kemudian menjauhkan botol wine yang masih tersisa.

"Apa yang kau lakukan, David? Aku ingin meminumnya lagi, kemarikan." Reiner mencoba meraih botol wine itu namun dengan cepat David menjauhkannya dari Reiner.

"David, apa yang kau lakukan! Kemarikan!" Pekik Reiner dengan kesal lantaran sejak tadi botol winenya selalu di jauhkan oleh David.

"Cukup, Rein. Kau sudah terlalu banyak minum." David berdiri menjauhkan botol wine itu dari Reiner.

Tidak tinggal diam, Reiner berusaha meraihnya namun gagal. Sampai akhirnya terjadi saling berebut antara David dan Reiner.

Prang!

Alhasil botol wine pun jatuh dan pecah sampai membuat isi didalamnya tumpah habis.

"David!" Teriak Reiner dengan kesal lantaran itu tinggal satu-satunya wine yang tersisa setelah 6 botol dihabiskan olehnya.

Dengan sangat kesal akhirnya Reiner berjalan keluar dari ruang VIP tersebut untuk meminta minuman yang baru. Namun saat pria itu hendak berjalan keluar, dengan cepat David mengejarnya dan menahanya untuk pergi.

"Rein, kau mau kemana? Jangan bilang kau mau minta minumannya lagi."

"Jangan membuatku marah, David. Aku masih ingin minum." Kata Reiner seraya menghempaskan tangan David yang sejak tadi menarik pinggangnya untuk tidak pergi.

"Tidak, Rein. Kau sudah terlalu banyak minum, jadi aku tidak akan membiarkanmu meminumnya lagi." Kata David dengan kedua tangan yang kencang menarik pinggang Reiner agar tidak meninggalkan ruang VIP.

"David, lepas! Kalau tidak maka--"

Ucapan Reiner terhenti saat terdengar suara teriakan yang nampaknya tidak asing baginya. Ya, seperti suara seorang wanita yang terdengar begitu jelas dari dalam ruangan VIP tersebut.

"Lepaskan aku!" Teriaknya wanita itu dari luar ruang VIP.

"David, apa kau mendengarnya?" Tanya Reiner lalu David mengangguk yang kemudian melepas pinggang dari sahabatnya itu.

"Suara itu seperti--" Reiner membuka pintu dan bergegas keluar untuk melihat siapa yang tengah berteriak itu.

"Rein, apa yang kau lakukan? Biarkan saja, hal itu sudah biasa terjadi." Kata David.

"Lepaskan! Jangan berani menyentuhku atau aku akan--"

"Akan apa, hum?" Seorang pria yang di ketahui tamu di bar itu menyentuh pipi gadis yang sejak tadi berteriak meminta untuk dilepaskan.

Reiner tiba-tiba saja menatap tajam kearah pria yang sejak tadi terlihat tengah menggoda gadis tersebut. Dan dengan sangat marahnya, Reiner melangkah mendekat kearah pria itu lalu menarik kerah pakaiannya dari belakang dengan sangat kasar.

Bugh!

Bugh!

Pukulan demi pukulan pun langsung dilayangkan dengan kasar oleh Reiner kepada pria itu. "Beraninya kau menyentuh wanitaku, hah!"

Sungguh, Reiner yang kala itu setengah mabuk akibat pengaruh dari minuman wine yang sebelumnya diminum olehnya, membuatnya semakin brutal dan membabi buta memukuli pria yang dianggapnya bajingan lantaran sudah dengan berani menyentuh wanitanya.

Wanitanya? Ya, siapa lagi wanita yang dianggap miliknya itu jika bukan Nara. Sungguh tidak di sangka jika keduanya akan bertemu kembali di bar setelah Nara yang sebelumnya mengatakan akan langsung pulang.

Tapi apa yang di lihat Reiner saat ini? Ya, dirinya justru menemukan wanitanya itu malah kembali bekerja di bar. Tempat yang seharusnya tidak lagi diinjakkan oleh Nara saat ini.

Melihat sahabatnya yang semakin membabi buta menghajar pria asing yang sudah menggoda Nara sebelumnya itu, membuat David dengan sebisa mungkin berusaha melerai keduanya.

"Rein, hentikan! Kau bisa membunuhnya!" Teriak David seraya menarik kuat tangan Reiner menjauhkannya dari pria asing tersebut.

"Ma-maafkan aku, Tuan. Aku benar-benar tidak tau jika dia adalah milikmu karena kupikir--"

Belum selesai pria itu bicara, David melototkan kedua matanya kearah pria asing tersebut agar pria itu lekas cepat pergi sebelum Reiner kembali menghajarnya. Dan dengan tertatih akhirnya pria itu pun pergi.

Sementara itu setelah melihat pria asing itu pergi, kini sorot mata Reiner beralih menatap kearah Nara yang berdiri tidak jauh darinya.

Matanya menatap tajam penampilan Nara yang kala itu mengenakan pakaian yang sangat seksi. Dan Nara sendiri hanya tertunduk sedikit takut saat ditatap oleh Reiner dengan tatapan yang seolah ingin memakannya malam itu juga.

"Permisi, Tuan." Nara dengan cepat pergi dari hadapan Reiner mencoba untuk menghindarinya.

Namun saat gadis itu hendak melangkahkan kaki, Reiner dengan cepat menarik tangannya lebih dulu dan membawanya pergi dari bar itu.

"Hey, apa yang kau lakukan! Lepas!" Nara yang terkejut saat tiba-tiba tangannya ditarik itu pun lantas berusaha untuk melepas genggaman tangan Reiner yang begitu erat mencengkramnya.

"Hey, Rein tunggu aku!" Teriak David dengan berlari mengejar Reiner dan Nara.

Sesampainya keduanya di luar bar, barulah Nara berhasil melepas tangannya dari Reiner. Gadis itu menghempaskan tangan Reiner dengan kuat dan mencoba untuk berlalu dari hadapannya namun gagal.

"Mau kemana kau, hah!" Sentak Reiner dengan sangat marah seraya menarik kembali tangan Nara.

"Reiner, lepas!" Pekik Nara.

"Ouh, jadi sepertinya ini yang kau bilang akan segera pulang? Beralasan tidak ingin aku antarkan pulang ternyata justru datang ke tempat kotor seperti ini. Apa selain menjadi sekertaris kau juga menjadi wanita penghibur disini?"

Plak!

Satu tamparan keras pun mendarat kasar dipipi Reiner. Mata Nara memerah membendung air matanya. Bagaimana bisa Reiner berpikir seburuk itu pada dirinya.

"Jadi kau menganggapku seperti itu? Atau memang kau selalu menganggapku seperti itu? Kau bilang ini tempat kotor lalu bagaimana denganmu sendiri, hah? Kau datang kesini untuk apa? Apa untuk mencari wanita penghibur untuk memuaskanmu, begitu?"

Reiner terdiam mendengar semua ucapan Nara. Bukan ia tidak bisa menjawabnya, tapi pria itu nampak lebih fokus pada pandangan indah yang ada dihadapannya.

Ya, pandangan indah apa lagi jika bukan karena melihat kemolekan tubuh Nara dan kecantikan parasnya. Bahkan ditampar sekeras itu oleh Nara tidak membuat Reiner marah tapi justru membuatnya tersenyum dengan tidak jelas.

1
Neny Putri utami
happy ending..
Wiek Soen
ikut tegang baca di bagian tengahnya
Wiek Soen
akhirnya Kania menikah dg David
Wiek Soen
antara cinta dan benci beda tipis Nara
Wiek Soen
lanjut thor
Wiek Soen
🤣🤣🤣🤣🤣 Melly dipakai mainan Nara
Wiek Soen
ternyata Melly blm pernah di sodok sama rain kasihan...basi tuh tempe dianggurin🤣🤣🤣🤣
Wiek Soen
ternyata di bantu zivs
aira aira
,seneng bngt pnya temen kyk ziva dan kania
aira aira
,seneng bngt pnya temen kyk ziva dan kania
Yokebeth Ida R.
Plot nya pendek, jadi ga bertele2, ada beberapa part yang bikin readers bingung, misal, seorang ART tiba2 ke London, terkesan di skip dan readers paham sendiri aja geto, terus Reiner yang uda koma berminggu2 jadi sadar ya masa langsung pake jas lengkap, kan musti diceritain prosesnyalah biar natural. Geto aja seh, sory to say kurang greget, untung hepi end 👍
Winsulistyowati
Tamat Thor say..Sehat n Sukses dlm Brkarya Y Thor..🖐️👍💪😍
Winsulistyowati: Ok...💪👍🖐️😍
total 2 replies
Desilia Chisfia Lina
ah akhirnya happy ending senangnya 🥰🥰
Winsulistyowati
Asiik ♥️🥰
Lanjut Thor say..💪💪🖐️
Desilia Chisfia Lina
cie cie 😙
Winsulistyowati
Lanjut Thor..yg Byk Upnya ya..aku tunggu
Winsulistyowati
Apakah msih Ada Bab Selanjutnya Thor..Blum Tamat y Thor..????Smangat Up y Thor say...👍💪🖐️😍
Clara Dasella: Iya kak, thank u
total 3 replies
Winsulistyowati
Waduhh..Trus Thor..
Desilia Chisfia Lina
oh ternyata David menikah dengan karina kirain 🤣🤣 udah sekalian aja pemberkatan nikahnya
Desilia Chisfia Lina
maksutnya
Clara Dasella: Nanti ketemu maksudnya kak
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!