NovelToon NovelToon
Benih Rahasia Sang Dokter

Benih Rahasia Sang Dokter

Status: sedang berlangsung
Genre:One Night Stand / Anak Genius / Dokter Genius
Popularitas:28.5k
Nilai: 5
Nama Author: lala_syalala

Ashela Safira, seorang gadis yang membanting tulang demi melunasi utang ayahnya, terpaksa merelakan kesucian yang ia jaga selama ini direnggut oleh pria asing.

Merasa harga dirinya telah hancur, ia memilih melarikan diri dan menghilang setelah malam panjang itu. Namun, di tengah pelariannya, Ashela justru mendapati dirinya hamil.

Sementara itu, Elvano Gavian Narendra, seorang dokter berhati dingin, terbangun dan mendapati gadis yang bersamanya telah pergi.

Rasa sesal seketika menghantamnya saat melihat bercak merah di atas ranjang, yaitu sebuah tanda bahwa ia telah menodai seorang gadis asing yang bahkan tidak ia ketahui identitasnya.

Bagaimana kelanjutannya???
YUKKKK GAS BACAAAA!!!

IG @LALA_SYALALA13
YT @NOVELLALAAA

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lala_syalala, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hari Yang Dinantikan Tiba

Ashela yang melihat pemandangan itu dari sudut ruangan harus berulang kali mengedipkan mata agar air matanya tidak jatuh.

Pemandangan itu begitu indah sekaligus menyakitkan. Ayah dan anak yang tidak saling mengenal, berinteraksi dengan begitu hangat seolah-olah ada benang merah yang menghubungkan mereka tanpa perlu kata-kata.

Selama pemeriksaan itu, Elvano juga sesekali mengajak Ashela mengobrol ringan. Ia bertanya tentang kehidupan di Sukabumi, tentang kebun teh, dan tentang bagaimana Ashela membesarkan Leo sendirian.

"Anda wanita yang sangat mandiri, Bu. Tidak mudah membesarkan anak dengan kondisi seperti ini sendirian di tempat yang jauh dari kota," puji Elvano saat mereka sedang melihat Leo yang asyik menggambar di kertas lipat.

"Saya hanya melakukan apa yang harus saya lakukan sebagai seorang ibu, Dok. Leo adalah segalanya bagi saya," jawab Ashela, tetap menjaga suaranya agar tidak emosional.

"Ayahnya... apakah dia benar-benar sudah tidak ada?" tanya Elvano secara impulsif. Ia segera merasa tidak enak. "Maaf, saya tidak bermaksud lancang."

Ashela terdiam sejenak, menatap punggung Leo. "Bagi saya, dia sudah tidak ada, Dok. Dia memilih dunianya sendiri, dan saya memilih untuk menjaga harta paling berharga yang dia tinggalkan tanpa dia sadari." lirih Ashela pelan.

Elvano mengangguk perlahan. Ia merasa ada kepahitan dalam suara Ashela, namun ia menganggapnya sebagai kekecewaan seorang istri yang ditinggalkan. Ia tidak pernah sedikit pun menghubungkan cerita itu dengan dirinya sendiri. Baginya, dunianya dan dunia wanita ini terlalu jauh berbeda untuk bisa bersinggungan di masa lalu.

Seminggu berlalu, dan Leo sudah diperbolehkan pindah ke ruang perawatan biasa. Elvano tetap menjadi dokter yang paling sering mengunjungi mereka. Bahkan, para perawat mulai berbisik-bisik tentang perubahan sikap sang direktur yang mendadak menjadi sangat perhatian pada pasien kelas hibah itu.

Suatu sore, Elvano mendapati Ashela sedang kesulitan menggendong Leo menuju kursi roda untuk diajak jalan-jalan ke taman rumah sakit. Tanpa ragu, Elvano melepaskan jas dokternya dan mendekat.

"Biar saya saja, Bu." ucapnya.

Dengan cekatan dan lembut, Elvano mengangkat tubuh kecil Leo ke dalam dekapannya. Leo spontan melingkarkan tangannya di leher Elvano, membuat pria itu tertegun sejenak sebelum tersenyum lebar.

"Ayo, Jagoan. Kita lihat ikan di kolam bawah," ajak Elvano.

Mereka berjalan menuju taman rumah sakit. Elvano mendorong kursi roda Leo, sementara Ashela berjalan di sampingnya. Di mata orang asing, mereka tampak seperti sebuah keluarga kecil yang sedang menikmati sore yang cerah.

Di taman, Elvano duduk di bangku taman bersama mereka, mengabaikan beberapa panggilan telepon dari asistennya. Ia merasa tenang berada di dekat mereka. Ada sebuah rasa damai yang tidak bisa ia temukan di meja operasi atau di dalam rapat-rapat bisnisnya yang kaku.

"Ibu Ashela, jika nanti Leo sudah boleh pulang, pastikan dia tetap kontrol rutin. Saya akan meminta yayasan untuk menanggung semua biaya transportasi kalian dari Sukabumi ke sini setiap bulan, tapi saya sarankan untuk tinggal beberapa waktu di ibu kota agar tidak membahayakan kondisi Leo. " ujar Elvano.

"Baik dok, tapi dokter sudah melakukan terlalu banyak..." ucapnya terpotong.

"Saya ingin memastikan hasil kerja keras saya terjaga dengan baik," Elvano tersenyum, menatap Leo yang sedang menunjuk ikan mas koki dengan semangat.

"Anak ini punya masa depan yang cerah. Saya ingin melihatnya tumbuh besar." ucap Elvano.

Ashela hanya bisa mengangguk pelan. Di dalam hatinya, ia merasa sangat bersyukur sekaligus takut. Kebaikan Elvano adalah berkah bagi Leo, namun kedekatan ini adalah bom waktu bagi rahasianya.

Namun untuk saat ini, melihat Leo bisa bernapas dengan lega dan tertawa di bawah sinar matahari, Ashela memutuskan untuk mengesampingkan ketakutannya.

Ia membiarkan momen ini mengalir. Ia membiarkan Elvano memberikan perhatian kecilnya, membiarkan Leo merasakan sosok ayah meski tanpa label tersebut.

Di bawah langit ibu kota yang mulai meredup, detak jantung mereka seolah selaras yaitu sebuah harmoni yang lahir dari keajaiban medis dan ikatan batin yang tak terlihat oleh kasat mata.

Elvano menatap langit, merasa hidupnya jauh lebih berarti dalam tujuh hari terakhir ini daripada tujuh tahun sebelumnya. Ia tidak tahu bahwa takdir sedang mempermainkannya dengan cara yang paling manis sekaligus paling ironis.

Dan Ashela, hanya bisa berdoa agar kebahagiaan sederhana ini tidak berakhir dengan kehancuran saat kebenaran akhirnya terungkap nanti.

Pagi itu, udara di dalam Narendra Hospital terasa jauh lebih ringan bagi Ashela. Setelah hampir tiga minggu hidup dalam kecemasan di antara aroma antiseptik dan bunyi monitor yang monoton, hari yang dinantikannya tiba.

Leo akhirnya diperbolehkan pulang dari ruang perawatan. Meskipun jahitan di dadanya masih memerlukan perawatan intensif dan ia diwajibkan melakukan kontrol rutin setiap beberapa hari dalam sebulan ke depan, setidaknya Leo tidak lagi harus terikat pada ranjang rumah sakit.

Ashela menyadari bahwa menempuh perjalanan bolak-balik Sukabumi-Jakarta dalam kondisi Leo yang baru pulih adalah risiko besar sesuai dengan saran Elvano beberapa waktu lalu.

Dengan sisa tabungan yang ia kumpulkan dari kebun teh dan sedikit bantuan uang saku dari yayasan, ia memutuskan untuk mencari kontrakan petak yang murah di pinggiran ibu kota. Ia hanya butuh tempat untuk bernaung selama beberapa minggu sebelum benar-benar kembali ke kampung nya yang tenang.

"Leo sayang, duduk di sini sebentar ya? Jangan turun dari kursi roda. Mama mau ke meja administrasi sebentar untuk ambil surat rujukan dan obat," ucap Ashela lembut sambil mengusap pipi putranya yang kini sudah mulai berisi.

"Iya, Mama. Leo tunggu di sini," jawab Leo patuh. Tangannya memeluk erat boneka beruang pemberian Elvano.

Ashela memarkirkan kursi roda Leo di area tunggu lobi utama yang cukup ramai, namun tetap terpantau dari meja administrasi yang hanya berjarak beberapa meter. Ia sengaja memilih sudut yang dekat dengan pilar besar agar Leo tidak terganggu oleh lalu lalang orang, lalu ia bergegas menuju loket untuk mengurus berkas-berkas terakhir.

Di saat yang bersamaan, sebuah mobil sedan mewah berwarna hitam mengkilap berhenti tepat di depan lobi utama.

Seorang wanita paruh baya turun dengan langkah yang memancarkan otoritas dan kemewahan. Mama Zoya, dengan kacamata hitam bermerek dan tas kulit buaya yang melingkar di lengannya, melangkah masuk ke dalam rumah sakit dengan raut wajah kesal.

Kemarahannya sudah di ubun-ubun. Elvano benar-benar sudah keterlaluan. Anaknya itu sudah hampir dua minggu tidak menginjakkan kaki di rumah besar mereka.

Bahkan, undangan makan malam penting dengan kolega bisnis Papa-nya kemarin malam diabaikan begitu saja dengan alasan pasien kritis.

.

.

Cerita Belum Selesai.....

1
Aurel Bundha
lanjut💪💪💪💪
Ari Atik
ini si nenek biang masalah...
Ari Atik
gemes aq...
kok el gk peka,atau ingin mencari tau siapa leo sebenarnya...😡
Fatmawati Qomaria
harus terbongkar leo anak elvano dong kk
Eliermswati
waduh gawat nih thor pasti bkl ketemu sm leo mama nya el😂😂smga jngn d ambil kshn nnti ashela, smngt thor up nya
4_amiraa_ Tadzkiyaa_
nah nah nenek biasanya jelie melihat kemiripan leo dan elvano.... duhh seruuu thorr
elief
lanjut thor, buat elvano menyadari keberadaan leo dan ashela. semoga mama elvano liat leo hehehe
erviana erastus
ikatan batin yg kuat antara anak dana ayah namun sang ayah belum sadar 😭
Fatmawati Qomaria
elvano apakah kamu tidak ada ikatan batin antara kamu leo dan asyilla?
karna biasanya perempuan menggunakan logika dari pada perasaan...
asyilla cobalah menggunakan hati mu untuk leo
🇧🇬
harus hepi ending ya 🌚🌚🌚 jangan lupa
Deliz Diaz Dla FM B
Semangat ya
Khansa Caca
ayolah cerita nya hanya disitu situ saja langsung ke pointnya Thor biar lebih seru 🤭🙏
Eliermswati
wah akhirnya leo bs ngobrol bareng ayahnya😍😍 smngt leo smg cpt smbh dan bs main lg😍😍 smngt thor up nya
4_amiraa_ Tadzkiyaa_
meleleh dehh leo ngobrol dg bapaknya.. bgmn perasaan ashilla ituuu.... whaaaa pasti terenyuh yaaa.... sukaaaaa semangat up thor😍💪🙏
elfanaya 💞
Sepertinya kamu belum sadar kalau itu anakmu el
Mita Paramita
seru banget 😁😁😁 lanjut Thor 🔥🔥🔥
Ari Atik
deg-segan banget,ikut tahan bafas...😊😊
semoga mereka bisa berkumpul bersama...
Ari Atik
sejauh ini,ceritanya menarik...

next...
4_amiraa_ Tadzkiyaa_
huhu bayangin alat2 n riuhnya r operasi... seru kaa👍🙏
🇧🇬
al udah deg2an kurang darah dan ketahuan! 🦖
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!