tidak untuk -21
bocil minggir
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dy anggraini, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 9
SELAMAT MEMBACA
Hari ini Bu Ratna pembisnis makanan catering itu sedang Sibuk dengan timnya untuk mempersiap kan pesanan dari perusahaan Saputra group karena mereka cukup banyak memesan makanannya, Ya masakan di Ratna catering sudah terkenal Enak makannya sudah banyak sekali orang orang yang pesan makanan di Ratna catering.
" Wah hari ini banyak banget ya bu pesanannya" ujar Ersya yang bersiap akan mengatar nasi box pesanan dari perusahaan Saputra group.
" Iya alhamdulillah sya " balas bu Ratna.
" Sepertinya pelanggan kita semakin banyak aja ya bu" ujar Ersya lagi.
" Iya sya makanya ibu harap kita harus semakin kompak ya dan semakin semangat kerjanya kalau setiap hari bisa seperti ini nanti ibu bakalan naikin gaji kalian" ujar bu Ratna yang membuat para karyawannya tersenyum kegirangan.
" Wah beneran bu? bu Ratna bakal naikin gaji kita?" tanya putri teman Ersya yang kebetulan berada di situ, putri bekerja di situ di bagian finishing.
putri adalah sahabat Ersya semenjak mereka bekerja di rumah catering bu Ratna, mereka berdua sangat akrab tapi akhir akhir ini sikap Putri agak aneh menurut Ersya, Ersya juga punya kekasih namanya Dafin teman kuliahnya mereka berdua saling mencintai dan Putri juga kenal dengan Dafin kekasih Ersya karena mereka tak jarang jalan bareng jadi bisa di bilang putri cukup akrab juga dengan Dafin.
Setelah nasi box sudah selesai semua di angkut ke mobil kini Ersya sudah siap mengantarnya.
" Ya udah bu Ersya berangkat dulu ya" pamit Ersya sama bu Ratna.
" Iya Sya kamu hati hati ya, nyetirnya jangan ngebut ngebut" bu Ratna memberi pesan ke Ersya supaya hati hati di jalan.
Ersya mulai memasuki mobil di bagian kemudi setelah itu Ersya mulai melajukan mobilnya menuju perusahaan Saputra group, sekitar 45 menit Ersya sudah sampai di gedung pencakar langit.
" Wah bagus banget, gila besar dan tinggi banget perusahaanya, kira kira sekaya apa ya yang punya" gumam Ersya dalam hati.
Ersya segera masuk dan Ersya bener bener kagum dengan perusahaan itu yang terlihat sangat bagus berbeda sama perusahaan perusahaan lainnya yang pernah Ersya tau, Ersya segera menuju ke bagian resepsionis.
" Maaf ada perlu apa ya mbak?" tanya reseosionis itu.
" Iya ini mbak saya ke sini mau mengantar makanan yang sudah di pesan atas nama tuan Albert" ujar Ersya, lantas resepsionis itu paham karena sebelumnya asisten Albert sudah berpesan kepada bagian resepsionis bila nanti ada orang yang mengantar makanan langsung aja makanan itu di bagikan ke semua karyawan.
" Owh iya mbak, pesanannya langsung saja di bawa kesini mau langsung di bagikan ke semua karyawan" kata Resepsionis itu dan dengan sigap Ersya langsung membawa makanan itu untuk segera di bagikan.
Ersya mengangkut nasi box dari mobil ke dalam perusahaan, terlihat di tangan kanan dan kirinya membawa banyak nasi box pada saat itu pula Niko dan Alber keluar dari lift dan tak sengaja Niko melihat seorang wanita yang menarik perhatiannya, padahal wanita itu terlihat sederhana hanya mengenakan celana jins dan kaos oblong dan rambutnya yang panjang di terpa angin sehingga membuat seorang Niko terpesona pada pandangan pertama, ya wanita itu adalah Ersya pada saat mereka berpapasan tiba tiba Niko berhenti berjalan membuat Albert yang berjalan di sampingnya juga ikut berhenti, Niko terus memperhatikan gadis itu hingga menghilang dari pandanganya, sedangkan Ersya tak menyadari akan hal itu soalnya Ersya lagi fokus mengangkat nasi Box yang lumayan banyak jadi Ersya tidak tau bahwa ada seorang pri tampan yang jatuh akan pesonanya.
" Ada apa tuan?" tanya Albert yang melihat tuannya berhenti berjalan.
" Kamu lihat gadis tadi Al?" tanya Niko balik.
"Yang membawa nasi box tadi tuan" tanyanya lagi.
" Iya Al" jawab Niko penasaran akan gadis yang membuatnya terpana pada saat pandangan pertama.
" Itu sepertinya gadis yang mengantar makanan pesanan kita tuan" jawab Albert yang merasa aneh mengapa tuanya itu malah menanyakan gadis pengantar makanan itu.
" Kamu cari tau semua tentang dia Al aku ingin tau namanya dan semua tentangnya, dan aku mau besok pagi sudah ada infonya" perintah Niko.
" Baik tuan" jawab Albert. "tapi untuk apa ya tuan? " tanya Albert yang penasaran mengapa sampai tuannya itu menyuruhnya mencari tahu tentang gadis itu.
Niko menap Albert dengan tajam" Udah lakukan saja jangan banyak tanya" ujar Niko yang melanjutkan jalannya lagi, tadinya Niko dan Albert ada meeting dengan klien di luar.
Seketika Albert nyalinya menciut karena tatapan tajam dari tuannya, "ba ....baik tuan" jawab Albert dengan terbata.
******
Ke esokan paginya Niko sudah tak sabar ingin tau gadis cantik yang kemarin sudah mencuri perhatiannya.
" Jadi gimana Al soal aku yang menyuruhmu mencari tahu tentang gadis yang kemarin?" tanya Niko saat sudah sampai di kantor.
"Gadis yang kemarin itu namanya Ersya anggita tuan usianya 20 tahun awalnya dia kuliah di kampus XX tapi sekarang nona Ersya terpaksa keluar karena keterbatasan biaya, kedua orang tuanya sudah meninggal, ayahnya meninggal ketika nona Ersya berusia 2 tahun lalu ibunya menikah lagi dan dari pernikahan keduanya mereka di karuniai seorang anak laki laki yang bernama Aksa sekarang usianya sudah 16 tahun, dan ibunya juga meninggal karena penyakit gagal ginjal yang di deritanya, jadi sekarang nona Ersya hanya tinggal dengan adik dan ayah tirinya.
Mendengar informasi tentang gadis itu Niko hanya manggut manggut. " lalu ada lagi?" tanya Niko.
" Menurut informasi Nona Ersya baru saja menjual rumahnya untuk melunasi hutang ayah tirinya tuan, ayahnya bilang bahwa dia berhutang untuk modal usaha tapi malah di tipu temannya padahal tidak, uang itu untuk bersenang senang dan berjudi" jelas Albert.
" Owh jadi begitu rupanya, buat ayahnya masuk kedalam perangkapku Al, buat dia berhutang banyak padaku sampai mereka tak bisa membayarnya dan buat ayah tirinya itu menyerahkan Ersya padaku sebagai ganti hutangnya" suruh Niko dengan seringainya.
"Maksudnya tuan menginginkan gadis itu?" tanya Albert.
" Iya aku menyukainya dan aku ingin dia menjadi milikku bagaimanapun caranya" ujar Niko jujur bahwa Niko menyukai gadis yang sama sekali belum di kenalnya.
" Kenapa harus dengan cara seperti itu tuan kalau anda menyukainya and kan tinggal mendekatinya saja" kata Albert yang merasa aneh dengan tuannya menyukai seorang gadis tapi tidak mendekatinya malah ingin memilikinya dengan cara seperti itu.
" Iya aku sengaja melakukan itu karena aku gak mau suatu saat dia akan meninggalkanku begitu saja seperti yang lalu" ujar Niko yang mengingat tentang masalalunya di mana dia di tinggal sang kekasih tanpa penjelasan apa pun dan sampai saat ini juga belum kembali, Niko gak tau kenapa kekasihnya itu sampai meninggalkannya begitu saja tanpa alasan, padahal Niko sangat mencintainya.
Albert mengerti sekarang mengapa tuannya lebih memilih dengan cara seperti itu. " Tapi tuan Nona Ersya sudah memiliki kekasih" kata Albert menyampaikan bahwa Ersya sudah memiliki kekasih.
" Kekasih?...siapa?" tanya Niko dengan nada tidak suka.
" Namanya Dafin tuan teman sekampus nona Ersya, tapi....." jawab Albert tak meneruskannya.
" Tapi apa Al....?" tanya Niko.
" Tapi akhir akhir ini hubungan mereka sedikit merenggang karena Dafin lebih sibuk dengan wanita lain yang berstatus sabahat dari nona Ersya" jawan Albert.
" Hemmmm.....sepertinya menarik, Ersya itu cantik lalu kamu tau alasan apa yang membuat cecunguk itu sampai menghianatinya sama sahabatnya sendiri pula?" Tanya Niko penasaran padahal menurutnya Ersya itu cantik, sexy, aduhay cuma penampilannya saja yang agak kumel, Ersya itu bagaikan berlian di atas tumpukan jerami, lantas apa yang membuat kekasihnya sampai berpaling.
seketika Albert mengerutkan keningnya karena tuannya menyebut Dafin cecunguk "Menurut informasi yang saya dapat walaupun mereka berpacaran tapi nona Ersya tidak mau bila di ajak aneh aneh sama Dafin, jadi mereka berpacaran hanya sebatas bergandengan tangan saja mereka tidak pernah berbuat lebih, mmmmm lebih tepatnya nona Ersya yang tidak mau mungkin itu penyebabnya, tuan mengertikan maksud saya?" tanya Albert yang melihat Niko hanya diam saja.
" Okey saya mengerti Al" jawab Niko dengan senyum miringnya.
" Ternyata masih ada ya wanita yang seperti itu di jaman sekarang aku jadi semakin tertarik" Gumam Niko dalam hati.
BERSAMBUNG
JANGAN LUPA DUKUNG AUTHOR DENGAN CARA
LIKE
KOMEN
VOTE
TERIMAKASIH.
jadi tlg yah kaak.... aku ga rela klo Niko berhubungan intim sm Sonya, kasian Ersya.... boleh adil dlm memberikan materi saja.jgn lain-lain....
y seru donk...