NovelToon NovelToon
Hot Policeman

Hot Policeman

Status: tamat
Genre:Dikelilingi wanita cantik / Misteri Kasus yang Tak Terpecahkan / TKP / Tamat
Popularitas:508.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: Desau

Dibenci atasan dan rekannya, itulah Rangga. Dia memang seorang polisi yang jujur dan baik, Rangga semakin disukai masyarakat karena paras tampannya.

Inilah kisah Rangga yang siap dan bekerja keras menyelesaikan berbagai kasus kejahatan. Suatu hari sebuah kasus menuntunnya pada titik terang menghilangnya kakak iparnya. Kasus itu juga membawanya kembali bertemu dengan kakak kandungnya. Maka saat itulah Rangga menyusun rencana balas dendam. Ia tak akan peduli dengan siapapun, bahkan atasannya yang bobrok dirinya hancurkan kalau perlu. Bagaimana ceritanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Desau, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 5 - Pembuat Masalah?

Rangga menghela nafasnya. Dia menepis segala pemikiran buruk. Rangga berharap Pak Alun baik-baik saja. Sampai akhirnya dirinya terpikir untuk menghubungi keluarga Pak Alun. Rangga lantas menelepon temannya yang kebetulan bekerja di kantor yang sama dengan Pak Alun.

"Kenapa, Ga? Tumben nelepon." Hadi mengangkat panggilan telepon Rangga.

"Cuman mau tanya aja. Ini tentang Pak Alun," kata Rangga.

"Oh... Kenapa? Dia buat masalah apa lagi?"

"Lagi? Emangnya Pak Alun tipe orang yang suka buat masalah?"

"Ya iyalah. Dia sering kena omel atasan karena sembrono. Terus ini sudah nggak masuk selama tiga hari lebih. Dan yang paling gongnya, katanya dia selingkuh dari istrinya. Gimana nggak dianggap pembuat masalah kalau begitu?" Hadi bercerita panjang lebar.

"Pak Alun selingkuh?" Rangga semakin keheranan. Entah kenapa dia tak langsung percaya. Meski tak begitu mengenal Pak Alun, Rangga merasa lelaki tersebut bukanlah tipe pengkhianat begitu.

"Iya. Sama anak kuliahan katanya. Ini istrinya lagi ngurus perceraian katanya."

"Apa kau punya nomor kontak istrinya? Aku ingin menanyakan sesuatu," pinta Rangga.

"Aku nggak punya. Tapi istriku kayaknya ada. Nanti aku minta dulu ke dia ya. Entar langsung aku kasih ke kamu."

Pembicaraan berakhir di sana. Rangga terdiam karena memikirkan apa yang dikatakan Hadi tadi. Tak lama sebuah pesan masuk. Hadi mengirim nomor istri Pak Alun.

Belum sempat menghubungi nomor yang dinamai Bu Mawar itu, Beben lebih dulu menelepon. Rangga langsung mengangkat panggilan tersebut.

"Bagaimana, Ben? Apa ada barang yang hilang?" tanya Rangga.

"Iya. Ada dua. Bra sama celana dal-amnya Astrid," jawab Beben.

"Terus kau udah cek CCTV?"

"Sudah. Ada satu orang yang mencurigakan. Tapi dia menutupi wajahnya dengan topi dan masker. Aku hanya bisa memastikan kalau pelakunya lelaki."

"Oke. Lalu bagaimana keadaan Astrid?"

"Dia sedang membereskan rumahnya. Sekarang aku juga membantu. Ngomong-ngomong, kenapa kau nggak bilang dia mantanmu? Teman asu kau!" Beben kali ini bicara dengan berbisik.

"Astrid yang memberitahu itu?"

"Ya. Dia bilang dia belum melupakanmu. Katanya dia juga sangat senang bisa bertemu denganmu. Hah... Harusnya kau saja tadi yang bantu dia ke sini. Sia-sia perjuanganku," omel Beben.

"Cih! Perjuangan apaan. Lebay kau!" balas Rangga.

"Harusnya aku nggak berteman sama orang ganteng. Akhirnya begini terus. Capek aku," keluh Beben.

Rangga memutar bola mata jengah. Jujur saja, rasanya dia sudah mendengar keluhan itu ribuan kali. Itu terlalu sering baginya. Beben memang sering mengeluh begitu, tapi Rangga adalah satu-satunya teman dekatnya di kepolisian. Bisa dibilang, hanya Rangga yang mau bertemannya dengan tulus.

Beben sendiri dikenal sebagai anak juragan sawit. Ayahnya kaya raya. Kebanyakan orang yang ingin berteman dengannya karena uang. Berbeda dengan Rangga yang berteman bukan karena uang.

"Terserah kau mau bilang apa. Yang pasti tolong sarankan pada Astrid untuk sementara menginap di tempat aman," kata Rangga.

"Kau bicara langsung saja sama orangnya."

"Eh, tapi--"

"Ga! Aku numpang nginap di rumahmu aja ya. Kau tahu kan aku nggak punya teman."

Ucapan Rangga terpotong karena Astrid bicara begitu saja.

"Kau masih gila seperti dulu ya!" timpal Rangga.

"Terus gimana? Kau akan biarin aku tidur di apartemenku malam ini? Ya sudah kalau gitu, aku akan tulis surat terakhirku dulu..." Astrid menghela nafas panjang.

"Kau bisa bermalam di kantor bersamaku dan Beben malam ini. Kebetulan kami jaga malam. Kau tidur di penjara, mau?" sahut Rangga.

"Sialan kau, Ga!" geram Astrid.

Rangga memecahkan tawa untuk pertama kalinya hari itu.

1
Cui Lan Seng
aneh ini Kapan Dita dan Safeea migrasi ke rumah kontrakan Rangga?
Cui Lan Seng
kapan Rangga beli mobi Thor? mereknya apa ya? Motornya diparkir dimana?
Cui Lan Seng
ah mana ada Kantor Polres pangkat tertinggi Jendral? ya AKBP lah. Baru di Polda ada Brigjend, Irjen, Komjend
Cui Lan Seng
polisi udah janji beli sate malah ga dibeliin
Susi Setiawati
suruhan firza
Ning Suswati
seru banget pengantin baru tp belum malam pertama
Ning Suswati
akhirnya datang juga derita yg selama ini dia buat sendiri, semua demi uang sampai adik dan isteri diterlantarkan demi jabatan, kekuasaan dan uang
Ning Suswati
firza sdh di atas awan jadi mau berbuat apapun sdh pasti, apalagi hanya seorang serangga, kecil bagi firza, namun mereka belum tau ada kelompok yg sdh siap sedia
Ning Suswati
gila kau rangga, gk mikir akan nasib orang2 terdekatnya, terlalu mudah ditebak kalau rangga yg melakukannya
Ning Suswati
jangan sampai rangga dijadikan tumbal oleh manusia bejat swpwrti firza, dan tujuan rangga bisa lancar dan selamat
Ning Suswati
aq ingin firza mendapatkan karma yg sangat pedih, masa enak2an, sekarang yoranya kemana y🤔 apa dia selingkuh juga
Ning Suswati
semoga saja firza tdk jahat dan iri lagi dg adik sendiri, kan sekarang sdh berada di posisi puncak, uang jabatan dan kekuasaan
Oaow Hwhe
dita
Ning Suswati
yg sabar rangga, kakakmu sdh menjadi petinggi di jajarannya, bukan musuh cuma dg adu otot, gk bakalan menang
ferry gamal
rangga dan Astrid
ferry gamal
pelakunya maling
Ning Suswati
baguslah ada pendekar bayangan yg akan mengusut semua kejahatan yg dilakukan oleh oknum aparat
Ning Suswati
issshhh jadi ikutan nyesek pengen nangis, suatu pengorbanan yg sangat besar, bahkan yg melakukannya orang lain, bahkan mantan ipar, bukan saudara atau keluarga
Ning Suswati
nah kena kau kak dita, polisi mau dikibulin
Ning Suswati
makin ribet aja, masalah astrid, dita yg hilang ditelan awan, udah deh rangga jadilan polisi sesuai SOP, gk usah menentang pimpinan, kau bisa masuk polisi karena suap juga, pegorbanan dita jgn sampai sia2, sok2an jadi orang suci
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!