NovelToon NovelToon
Hot Daddy

Hot Daddy

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Action
Popularitas:37.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: Ririn Calliesta

Seorang gadis berusia 20 tahun baru saja keluar dari dalam kampus. Matanya menatap kesana kemari mencari keberadaan Daddy nya yang tengah dikerubungi oleh semua wanita yang ada di kampusnya.

"Daddy"

Gadis itu langsung saja menghampiri Daddy nya. Menyela di antara kerumunan lalu bergelayut manja di lengan Daddy nya. "Daddy ayo kita pulang disini panas banget"

Orang yang dipanggil Daddy hanya menganggukkan kepalanya, dengan sedikit nakal ia menepuk bok*ng indah milik putrinya. Arsen sudah berulang kali memperingatinya untuk memakai pakaian yang sopan namun Arini tidak mau mendengarkannya.

Suatu ketika, Arini jatuh cinta dengan Daddy nya sendiri. Bahkan Arini mengatakannya langsung di hadapan Arsen.

Lalu bagaimana kah?
apalah Arini berhasil membuat Arsen membalas cintanya?
atau kah dia harua melupakannya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ririn Calliesta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hukuman lagi?

"Jadi untuk materi minggu depan adalah menganalisis tentang sastra lama dan sastra baru. Saya minta kalian mengarang sendiri tentang keduanya itu. Tidak ada yang boleh melihat di internet ataupun buku. Saya ingin melihat sejauh mana kemampuan kalian"

Arini yang sedari tadi melamun tentu saja tidak mendengarkan perkataan dosennya. Arini malah menghayal yang tidak tidak dengan Rendi. Via menyenggol lengan arini ketika melihat tatapan Dosen mereka pada Arini. Dosen yang biasa mereka panggil Bu Bela menatap Arini dengan tajam.

"Ssstt Rin, Bu bela lagi liatin lo tuh" Via berbisik pada Arini. Arini tetap tidak mendengarkannya malah semakin melebarkan senyumnya yang merekah sedari tadi. Via melirik ke arah Shila  dan Gabriel mereka mengangkat bahu acuh tak acuh.

Bu Bela maju ke bangku Arini sambil memegang penggaris panjang yang biasa ia gunakan untuk memukul mahasiswa dan mahasiswi nya yang berbuat masalah dengannya. Brakkkk Bu bela memukulkan penggaris itu pada meja Arini dengan keras hingga sang empunya langsung terjatuh dari kursinya karena kaget.

Seketika suara tawa menggelegar di kelas Arini. Semua teman temannya menertawakannya. "DIAM KALIAN" bentak Bu Bela. Arini masih belum menyadari dengan apa yang terjadi, dengan santainya ia beranjak dan kembali duduk di kursinya lalu melanjutkan khayalannya.

Bu Bela hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat salah satu mahasiswinya ini. "ARINI PUTRI CASANOVIA, KAMU TIDAK MENDENGARKAN MATERI SAYA DARI TADI" "Berisik, jangan ganggu khayalan gue" Shila, dan Gabriel menahan tawa mereka ketika melihat Bu bela melotot. Matanya yang sipit membuat Bu bela terlihat lucu ketika melotot.

"Tolong sadarkan teman kalian, saya tidak sanggup. Suruh dia menghadap ke ruangan saya" Bu Bela mengambil buku dan absen nya lalu pergi ke luar ruangan. Ia sudah tak sanggup menghadapi mahasiswi gila nya itu.

Ketika Bu Bela keluar semua teman teman Arini mengelilingi bangkunya. "Iya Ren? Lo ngajak gue nikah? Hayu gue siap sekarang" salah satu dari mereka mengambil ponselnya dan merekam Arini yang lagi ngelindur. "Nasib punya teman bego kayak Arini" ucap Shila pada Via dan Gabriel. Via hanya terkikik geli.

Khayalan Arini telah usai, Arini menatap semua teman temannya dengan bingung. "Lho kalian kok pada disini? Bu Bela mana?" Tanya nya dengan wajah cengonya. "Bu bela udah keluar kali Rin" jawab Serlin. "Hah kok bisa? Perasaan cuma baru lima menit Bu bela masuk kelas"

"LIMA MENIT PALA LU PEYANG" teriak mereka dengan serentak. Semuanya beranjak keluar dari kelas meninggalkan Arini dan ketiga sahabatnya itu. "Lo disuruh ke ruangan sama Bu Bela"

"Kenapa?"

"Pake nanya lagi, lo tadi ngapain senyam senyum sendirian pas Bu bela. Pake nyebut nyebut nama Rendi lagi." Sewot Shila pada teman idiotnya itu. Arini hanya menyengir. "Gue lagi mengkhayal Rendi ngelamar gue, sosweet banget."

"Gak peduli gue, mending lo sekarang menghadap Bu Bela sebelum dia melaporkan kejadian ini pada Daddy lo. Lo tahu kan hampir semua dosen sudah mengenal siapa Daddy lo. Dan pasti mereka akan mengadukannya kalau lo ada masalah dengan mereka" ucap Gabriel.

Arini membuka matanya dengan lebar, ia harus menemui Bu bela sebelum dia melaporkannya pada Daddy nya. Bisa panjang urusannya kalau  ia dilaporkan lagi. "Berteman sama Arini yang kuat ya guys, jangan menyerah" Gabriel menepuk nepuk pundak mereka. "Via dan Shila melotot dengan kompak. "Lo juga geblek"

Gabriel terkekeh geli melihat reaksi kedua sahabatnya itu.

Arsen mendapat kabar baik dari anak buah kepercayaannya, semua hotel milik Charles sudah terbakar habis. Bahkan beritanya sudah menyebar kemana mana. Arsen tersenyum puas. "Berani mendekat berani mati" itulah prinsip dipegang Arsen selama ini.

Hampir semua musuh Arsen tidak berani untuk mendekatinya lagi, karena sudah pernah terjadi kasus meninggalnya rekan bisnis Arsen. Kabarnya sebelum ia meninggal, Rekan bisnis Arsen itu sempat menemui Arsen dan keesokan harinya orang itu tergelak di tengah jalan dengan darahnya yang terus mengalir.

Dunia bisnis bagi Arsen memang harus kejam. Ada saatnya menghancurkan dan ada saatnya dihancurkan.

Arsen lebih memilih opsi pertama, ia lebih suka menghancurkan daripada dihancurkan. Bukan hanya satu atau dua orang saja yang dihancurkan Arsen, bahkan hampir semua rekan bisnisnya. Arsen menghancurkan orang yang berniat licik dengannya.

Arsen mengambil ipad nya kemudian melihat situs internet yang menampilkan berita tentang kebakaran itu. "Sekarang kamu tahu betapa bahaya nya berurusan dengan seorang Arsen Hell Gratama" Arsen mematikan ipad nya dan meletakkannya kembali.

Di tempat lain, di lokasi kebakaran. Charles menyaksikan hotel nya yang terbakar dengan matanya sendiri. Ia syok, karena bukan hanya satu saja yang terbakar, semua hotelnya yang berada di Amerika, jepang, Korea dan inggris juga terbakar. Polisi telah menyelidiki kasus kebakaran ini dan hasilnya adalah, ada kabel yang terbakar.

Charles tidak percaya, kalau alasannya itu lalu mengapa semua hotelnya juga ikut terbakar. "Siapa yang berani melakukan ini padaku? Aku akan segera mencari pelakunya." Gumam Charles. Ia bersumpah untuk menghabisi pelakunya jika ia menemukannya. Charles masuk ke dalam mobilnya dan melesat pergi meninggalkan hotelnya yang terbakar.

.

"Jadi kenapa kamu tidak mendengarkan materi saya selama saya mengajar? Apa kamu sudah bosan dengan saya Arini." Bu Bela bersedekap dada sambil menatap Arini yang tengah menunduk. Ia yakin mahasiswinya ini hanya pura pura menyesal, kelihatan dari tampangnya. Arini sudah banyak berurusan dengan dirinya bahkan dengan dosen dosen lain.

"Saya minta maaf untuk itu Bu, saya berjanji tidak akan mengulanginya lagi, tapi tolong jangan laporkan hal ini pada Daddy saya Bu." Bu Bela tersenyum meremehkan. "Ibu tidak akan melaporkan kamu pada Daddy mu. Dan ini terakhir kalinya kamu bermasalah dengan ibu" Arini mengangkat kepalanya dan menatap Bu bela dengan tersenyum tipis.

"Terima kasih Bu" "Jangan berterima kasih dulu, sebagai hukumannya saya akan memberikanmu tugas dua kali lipat, kamu harus membuat rangkuman tentang sastra baru dan sastra lama, buatlah dengan kata katamu sendiri. Jangan nyontek, dan setelah itu kamu presentasikan di depan teman temanmu. Kamu juga harus menjelaskannya jika ada teman temanmu yang tidak mengerti"

Arini membuka mulutnya lebar. "Kenapa harus presentasi bu? Yang lainnya tidak presentasi"

Bu bela mengetukkan tangannya di mejanya. "Karena kamu telah berani tidak mendengarkan ibu, berarti kamu sudah paham dengan materi ibu. Sampai ketemu minggu depan"

Bu bela beranjak dari mejanya kemudian membawa buku nya seperti biasa lalu pergi ke kelas selanjutnya. Bu bela bukan hanya Dosen Sastra indonesia tapi ia juga Dosen di bidang Ekonomi. Banyak mahasiswa yang sangat menyukai cara Bu bela mengajar Karena mudah dimengerti.

"Mampus gue" Arini menggigit jarinya, sepertinya Bu bela benar benar kesal dengannya. Karena sepanjang Arini bermasalah dengan Bu bela ia tidak pernah mendapatkan hukuman seperti ini. Paling hanya mendapat wejangan selama dua jam penuh. Dan mungkin sekarang stok kesabaran Bu bela habis.

1
Sherly Vi
💪💪
ayu cantik
bagus
Elly Carlana
lanjut thor 💪🏻
Ahn Mo Ne
jangan bilang nanti setelah arsen balik ke indo terjadi kecelakaan dan hilang ingatan
@"{hazanah_99}
Juni 2025, masih disini dan menunggu kelanjutan nya 😭😭😭
ollyooliver
rapi gmn seh?.malah ribet bacanya..diatas langsung loncat chapter lima, lah dibawah ada chapter sebelumnya.

gw gak nyaman baca. masa iya gw baca bab 5 nya diatas dulu trus bab sebelumnya gw baca dibawah🙃
Safa Almira
yey
@"{hazanah_99}
Menunggu kelanjutan'nya, semoga kamu ga manghilang lama lagi seperti sebelum'nya Thor.
gerakan tambahan🤸🍋🌶️🥒🥕
lanjutyt
maya ayu
thoorrr kapan up lg sihhh???? mesti kok digantung 😭😭😭😭
maya ayu
thooorrr kok up nya lamaa sih thoorr???
Siti Zuriah
lanjut
Siti Zuriah
siap thor d tunggu
Lina Herlina
lanjut thor
Siti Zuriah
udh lama baru up lg nih thor
Ririn Calliesta: Lagi rapihin tulisan sebelum nanti muncul bab baru🙏 setelah semua rapi baru lanjut
total 1 replies
Mah_Rika
Iyah... perasaan ini udah
Mah_Rika
ih kak nongol lagi mih
Ririn Calliesta: Lagi perbaikin bab dulu, nanti kalau semuanya rapi aku lanjut bab baru
total 1 replies
Yulia Bara
semangat Thor 🌹🌹🌹🌹
aqshal
baru kembali lg ke NT....ingat sm daddy arsen....
rupanya sdh byk revisi ya...gak ada yg hot2 lg ky dulu😅
Mah_Rika: oh Iyah, aku kira yg salah... dulu banyak hot nya sekarang gak ada ya ... suka bolak balik baca yg belah duren nya🤭🤭🤭🤣🤣
total 1 replies
linno
jangan lama2 update nya, thor..jamuran nungguinnya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!