NovelToon NovelToon
Become Beautiful With Candy System

Become Beautiful With Candy System

Status: tamat
Genre:Sistem / Teen School/College / Mengubah Takdir / Fantasi Wanita / Kontras Takdir / Tamat
Popularitas:202.1k
Nilai: 5
Nama Author: Anezaki Igarashi Ricky

Anezaki Mamori, seorang gadis yang memiliki nasib buruk dan dianggap sebagai pembawa sial.

Karena dia yang memiliki luka bakar pada bagian wajah dan hampir seluruh tubuhnya, membuatnya selalu dijadikan orang-orang untuk menghinanya.

Dia selalu mendapatkan perlakuan buruk dari semua orang, hingga akhirnya sebuah kecelakaan maut terjadi disaat Tokyo sedang diguyur hujan saat itu.

Namun disaat dia terbangun, sebuah sistem Beauty
And Candy System sudah bersatu dengan tubuhnya.

Kini dia akan berubah dan akan menampar semua yang selama ini selalu menghinanya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anezaki Igarashi Ricky, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mengungkap Kecelakaan Di Labolatorium

Malam itu Anezaki mengoleskan salep ajaibnya pada bekas luka bakar di tangannya dan segera beristirahat. Karena sudah malam sudah semakin larut, akhirnya dia memutuskan untuk keluar dari rumah sakit keesokan harinya saja.

Tak ada satupun orang yang menemaninya di rumah sakit. Karena Minzy dan Jun juga harus segera pulang saat itu. Namun hal itu sudah dianggap biasa oleh Anezaki. Karena selama ini dia sudah terbiasa sendiri dan berteman dengan sepi.

Keesokan harinya, Anezaki segera memeriksa tangannya. Dan seperti biasa, bekas luka bakar itu sudah menghilang tanpa bekas. Dan kulitnya sudah kembali mulus tanpa ada bekas luka ataupun goresan apapun.

Hal itu cukup membuatnya berbinar dan merasa lega. Namun senyumnya mulai memudar ketika dia mengingat Yuru, Serika dan Ozaki.

"Aku akan menjenguk Yuru sebentar! Dan aku juga harus menemui Serika dan Ozaki untuk mencari tau sesuatu dan mengungkap masalah ini!" gumamnya segera menuruni brankar dan meninggalkan kamar rawat itu.

Namun betapa terkejutnya Anezaki ketika melihat ruangan di sebelahnya sudah kosong. Hanya ada seorang perawat yang sedang merapikan kamar kosong tersebut.

"Permisi, Suster. Kalau boleh tau dimana pasien yang menempati kamar ini sebelumnya?" tanya Anezaki bertanya kepada perawat itu.

"Oh ... pasien di kamar ini sudah meninggalkan St. International Luke's Hospital sejak dini hari tadi, Nona. Karena akan melakukan oprasi lagi di luar negeri." jawab perawat itu dengan ramah.

"Oh begitu ya." sahut Anezaki tanpa mengurangi rasa khawatir dan rasa bersalahnya.

"Lalu bagaimana dengan kedua temanku yang lain, Suster? Korban kecelakaan dari SMU Gakkuen. Apakah mereka juga masih dirawat disini?" imbuh Anezaki bertanya kembali.

"Mereka ada di ruangan Teratai nomor 10, Nona. Ruangannya ada di lorong seberang." sahut tenaga medis itu sambil mengulurkan tangan kanannya mengarah ke lorong kanan.

"Baiklah. Terima kasih, Suster." sahut Anezaki lalu bergegas untuk menuju ke ruangan rawat tersebut.

Anezaki melewati lorong seberang dan mencari kamar rawat tersebut. Hingga akhirnya dia mulai menemukannya dan berhenti sejenak di depan sebuah kamar rawat. Setelah mengetuknya beberapa kali, akhirnya dia mulai memasukinya.

Terlihat di dalam ruangan rawat ini ada 2 pasien yang masih beristirahat di atas brankar. Dan mereka tak lain adalah Ozaki dan Serika. Anezaki mendekati brankar Serika karena melihat Serika yang terduduk sambil bermain ponsel. Sementara Ozaki sedang tertidur miring membelakangi mereka.

"Serika, bagaimana keadaanmu? Apa kamu baik-baik saja?" tanya Anezaki yang sebenarnya cukup merasa aneh dan canggung.

Karena selama ini dia sangat jarang untuk berinteraksi bersama teman-teman sekelasnya. Bukan Anezaki tidak mau melakukannya, namun karena mereka semua yang tak menginginkannya dan selalu menjaga jarak dengannya.

"Aku baik-baik saja. Dan sebentar lagi juga akan segera pulang." sahut Serika yang juga merasa aneh dan canggung.

"Syukurlah. Begini, Serika. Sebenarnya ada yang ingin aku tanyakan padamu." ucap Anezaki tak mau membuang-buang waktu, karena kini dia hanya memiliki sisa waktu 2 hari saja untuk menyelesaikan misinya.

"Katakan padaku! Apa yang ingin kamu tanyakan padaku?" sahut Serika masih terlihat datar dan canggung untuk berbincang dengan Anezaki.

"Apakah ada sesuatu yang terjadi di sekitar kelompok kita sebelum ledakan itu terjadi? Seperti sesuatu yang mencurigakan?" tanya Anezaki berharap Serika juga memiliki sebuah petunjuk.

Serika terdiam dan berusaha untuk mengingat-ingat sesuatu. Namun akhirnya dia menggeleng.

"Tidak ada. Kelompok kita hanya 6 orang. Dan tidak ada orang lain yang mendekati kelompok kita saat itu. Semua terjadi begitu saja, dan entah mengapa Ozaki bisa menaikkan suhu destilasi secara berlebihan."

Ini semua memang terlihat seperti sebuah kecelakaan dan kelalaian Ozaki. Namun Angela mengatakan padaku jika semua ini adalah rencana jahat seseorang. Tidak mungkin Ozaki yang memegang kendali alat penyulingan saat itu dengan sengaja melakukan semua itu bukan? Bahkan hal itu sangat membahayakan dirinya. Benar! Tidak mungkin Ozaki melakukannya dengan sengaja! Bahkan dia sendiri juga kebingungan saat Yuru memintanya untuk mematikan api saat itu. Itu artinya bukan dia ...

Batin Anezaki berusaha untuk menganalisis semua itu.

"Kelompok kita adalah 6 orang. Namun aku tidak melihat keberadaan Cho dan Nagisa saat kecelakaan itu terjadi. Dimana mereka saat itu?" tanya Anezaki.

"Mereka pergi ke ruang peralatan untuk mengambil beberapa alat untuk pratikum." sahut Serika seadanya.

Sementara itu ...

Sebenarnya Ozaki tidak benar-benar sedang tidur. Dia sedang kebingungan dan ketakutan saat ini karena mendengar kabar jika Yuru terluka cukup parah, hingga kini dibawa ke luar negeri untuk sebuah oprasi lagi. Dia merasa sangat bersalah karena kecerobohannya saat itu. Namun dia tak bisa berbuat apa-apa.

Ucapan dari Nagisa yang kemarin malam diucapkannya ketika mengunjungi Ozaki kembali terngiang memenuhi indra pendengarannya.

Akui jika kamu memang bersalah! Jangan sekali-kali kamu menyebut namaku! Atau aku tidak akan mau untuk berbicara denganmu lagi!

Ucap Nagisa malam itu.

"Ozaki. Bagaimana kamu bisa menaikkan suhu destilasi saat itu? Padahal aku sangat yakin jika kamu tidak akan seceroboh itu. Kamu adalah salah satu siswa berprestasi di SMU Gakkuen. Jadi hal seperti itu seharusnya tak akan dilakukan olehmu. Katakan padaku, sebenarnya apa yang sudah terjadi saat itu?"

Ucapan Anezaki yang sudah berada tepat di sebelah brankarnya sukses mengejutkan Ozaki dan membuatnya seketika terduduk gelagapan.

"A-apa maksudmu?! Semua itu terjadi adalah karena kecerobohanku. Tidak ada hal lain yang terjadi saat itu. Aku lalai dan ceroboh ..." ucap Ozaki memutuskan untuk melindungi Nagisa, gadis yang selalu dikaguminya.

"Apa kamu serius, Ozaki?" tanya Anezaki seolah-olah masih mencurigai Ozaki.

"Tentu saja aku serius!" ucap pemuda itu kembali menandaskan.

Anezaki cukup kebingungan untuk mengungkap semuanya, karena tidak ada petunjuk apapun.

Hingga akhirnya dia mulai memikirkan sesuatu, dan dia segera bergegas meninggalkan rumah sakit. Anezaki memutuskan untuk mendatangi SMU Gakkuen dan mendatangi ruang pemantauan CCTV. Dia berniat untuk memeriksa beberapa rekaman CCTV di sekolahannya.

Pada awalnya seorang petugas yang berjaga tidak mengijinkannya karena hal itu biasanya akan sangat privasi dan tidak sembarang orang bisa melihatnya. Namun pada akhirnya dia mengijinkanya karena hal ini menyangkut kecelakaan yang terjadi di ruang labolatorium.

Anezaki memeriksa rekaman CCTV yang terjadi di dalam labolatorium Kimia, tepatnya sebelum ledakan itu terjadi. Dia melihat jika Nagisa mendekati Ozaki sambil berkata sesuatu dan menyerahkan sebuah gelas berisi sebuah larutan kimia.

Namun sayangnya tak terdengar pembicaraan diantara Nagisa dan Ozaki. Dan itu cukup membuat Anezaki kebingungan.

Setelah memberikan gelas berisi zat kimia untuk Ozaki, Nagisa terlihat meninggalkan ruangan labolatorium bersama dengan Cho. Bahkan Aimi juga terlihat mulai meninggalkan ruangan itu.

Sebenarnya hal itu cukup membuat Anezaki curiga dan berpikir seolah-olah mereka bertiga sengaja menghindari kecelakaan itu.

Bagaimana ini? Aku harus mencari bukti lain! Karena Ozaki tidak mengatakan apapun dan seolah berusaha untuk melindungi Nagisa.

Batin Anezaki berpikir keras kembali.

1
bakpao
/Good//Good/
Maman Nur
Mc yang paling bodh setelah mendapatkan sistem
EL CASANDRA
apa cuma gw yang takut sama tuh kue🤣
padahal orang lain bilangnya cantik tuh kue
Anezaki Igarashi Ricky ⍣⃝కꫝ 🎸: 🤣🤣🤣😅🤣🤣
total 1 replies
EL CASANDRA
Jadi inget dulu sewaktu SMP emang ada 2 kubu. 1 bilang gigi gingsul itu jelek karena nggak rata, 2 bilang gigi gingsul bagus dan bikin keliatan imut.
SMA malah pada bilang gigi gingsul itu yang mereka pengen 🤣
Anezaki Igarashi Ricky ⍣⃝కꫝ 🎸: 🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
EL CASANDRA
siapa yang taruh teh disitu🤔
Bisa bikin dehidrasi padahal kalau pasien yang butuh minum malah dikasih teh, jadi bukannya menghilangkan haus tapi malah menyerap cairan dalam tubuh yang bikin tubuh makin lemes
EL CASANDRA
Waktu itu juga BMW kan? Yang nabrak sampe dapat sistem
EL CASANDRA
Hadeuh, ciri-ciri manusia playing victim.
Dia pelaku tapi merasa menjadi korban dan bertingkah seolah-olah paling tersakiti
EL CASANDRA
Emang bener kata orang 'membenci dan mencintai itu tidak perlu alasan'
Perasaan itu muncul tiba-tiba dan sulit dihilangkan
EL CASANDRA
iya sih, tapi terang-terangan banget nih sistem 🗿
Quen
Berubah totol jangan mau mau ajah terus di hina hina jangan jadi beban orang dan nunggu orang lain buat bela lu, ga akan semua orang mau nolong lu harus ngandelin diri sendiri jangan apa apa harus nunggu di tolong orang dan jangan diem ajah di hina hina kaya patung bisu ajah
Quen
Ah sama ajah sifat nya kaga berubah lemah ngampang di tindas masih ngarepin ayah nya yang udah siksa dia abis abisan terus ajah ngemis sanah sampe di siksa sampe mati sekalian
GeBe AW
Luar biasa
𝓐𝔂⃝❥🍁●⑅⃝ᷟ◌ͩṠᷦụᷴfᷞi ⍣⃝కꫝ🎸❣️
cie yuru merah2 pipi nya ngak pernah kesah sama sesiapa tp sama anez eh malah tertolong ya huhu.
𝓐𝔂⃝❥🍁●⑅⃝ᷟ◌ͩṠᷦụᷴfᷞi ⍣⃝కꫝ🎸❣️
itu lah karna uang bisa bikin apa aja, anak udah melakukan kesalahan fatal masih aja hukumannya segitu aja, dasar org2 kaya seenaknya aja ya.siapa sih ngancam2 anez itu.
𝓐𝔂⃝❥🍁●⑅⃝ᷟ◌ͩṠᷦụᷴfᷞi ⍣⃝కꫝ🎸❣️
ozaki aneh org udah ada korban masih mau tutup mulut demi rasa kagum sama cewek licik itu, tunggu aja bila kebenaran terungkap.
Anezaki Igarashi Ricky ⍣⃝కꫝ 🎸: buta karena rasa suka 😄😄
total 1 replies
𝓐𝔂⃝❥🍁●⑅⃝ᷟ◌ͩṠᷦụᷴfᷞi ⍣⃝కꫝ🎸❣️
3 org itu benar3 keterlaluan udah melebihi batas, semoga anez dapat mengungkapi kejahatan mereka biar terima hukuman jgn kasi lolos.kasian yuru dia selamatin anez tanpa hirau dirinya sendiri.
𝓐𝔂⃝❥🍁●⑅⃝ᷟ◌ͩṠᷦụᷴfᷞi ⍣⃝కꫝ🎸❣️
dasar cho licik, masa mau ledakin tempat belajar, untung si yuru peka ya. itu sempat apa ngak keluarnya.
𝓐𝔂⃝❥🍁●⑅⃝ᷟ◌ͩṠᷦụᷴfᷞi ⍣⃝కꫝ🎸❣️
gitu dong nez jgn biar shozo menindas org lain sesuka, karna wajahmu udah cantik dimanfaatin dgn baik ya. semangat buat balas mereka.
𝓐𝔂⃝❥🍁●⑅⃝ᷟ◌ͩṠᷦụᷴfᷞi ⍣⃝కꫝ🎸❣️
walau udah berubah cantik tetap aja mereka membenci anezaki, dasar hati busuk si cho, lawan dong anezaki jgn diem aja ntar malah diinjak2.
𝓐𝔂⃝❥🍁●⑅⃝ᷟ◌ͩṠᷦụᷴfᷞi ⍣⃝కꫝ🎸❣️
dih bukan nya Terima kasih org udah selamatin anakmu malah mencemuh org , stress punya org , kaget anezaki liat wajah baru dia mungkin kan udah pake salep ajaib
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!