NovelToon NovelToon
MY DEAR SECRETARY

MY DEAR SECRETARY

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / CEO / Diam-Diam Cinta
Popularitas:1.9M
Nilai: 5
Nama Author: zarin.violetta

Dia hanyalah sekretaris tak menarik dan berkacamata yang selalu terlihat sibuk dengan tugasnya.

Tapi di balik penampilannya yang polos, Cassia Manon diam-diam menyimpan rasa pada bos playboy, Maxence Kingsford.

Sayangnya, Maxence tak pernah menggodanya meskipun dia seorang playboy karena mungkin di matanya—Cassia sama sekali tak menarik.

Sampai suatu malam dalam sebuah pesta bisnis, Max dijebak dengan minuman perangsang oleh seorang wanita yang menginginkan dirinya.

Cassia Manon yang selalu bersamanya—akhirnya menyelamatkannya, tapi konsekuensinya berat, satu malam menjadi pelampiasan hasrat bosnya. Dan Cassia justru menyerahkan tubuhnya dengan sukarela.

Pagi harinya, Cassia mengira semuanya selesai. Tapi ternyata Maxence tak ingin berhenti.

Bagaimana hubungan mereka selanjutnya? Apakah tetap tanpa ikatan dan hanya sekadar pelampiasan semata? Ataukah akan ada benih-benih cinta di hati Max untuk Cassia yang semakin lama cintanya semakin besar?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon zarin.violetta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Makan Malam Bersama

Lift terbuka. Cassia melangkah keluar dan matanya langsung membulat.

Apartemen itu mewah, nyaman, dan elegan tentunya. Meskipun Cassia tahu ada apartemen ini di atas gedun kantornya, tapi dia baru kali ini memasukinya.

"Tuan ... ini terlalu indah. Aku tidak—"

"Kamar tidur utama di ujung koridor," Max memotongnya sambil membawa kopernya masuk. "Kamar tidur kedua bisa untuk tamu atau bisa kau jadikan ruang kerja pribadi. Pilih mana yang kau suka."

Cassia berjalan perlahan, seperti takut merusak lantai yang mengkilap itu. Dia menyentuh ujung sofa dengan ujung jarinya, lalu melihat ke arah dapur dengan peralatan modern yang masih terbungkus plastik bening.

"Tuan, berapa lama aku boleh tinggal di sini?"

"Selama kau masih bekerja untukku. Dan bahkan setelah itu, kita bicarakan nanti."

Max meletakkan kedua koper di dekat pintu kamar tidur utama lalu berbalik.

"Kau lapar?" tanya Max tiba-tiba.

Cassia menggeleng. "Tidak, Tuan. Aku masih kenyang dari makan siang tadi."

"Bohong. Aku lihat kau tidak menyentuh makan siangmu karena terlalu sibuk menyiapkan dokumen untuk pertemuan besok. Aku pesan makanan. Kau mau apa?"

Cassia terdiam sesaat. Dia tidak terbiasa ada orang yang memperhatikan hal-hal kecil seperti ini—apalagi bosnya sendiri, pria yang diam-diam dia sukai. "Apa saja, Tuan. Aku tidak pilih-pilih."

Max mengeluarkan ponselnya. Jarinya bergerak cepat memesan dari restoran Italia langganannya.

Lalu dia berjalan ke jendela besar, menatap ke bawah ke arah lampu kota.

"Pemandangan bagus dari sini," katanya. "Aku dulu sering datang ke unit ini kalau ingin menghilang sebentar dari kesibukan. Untuk sekadar menenangkan pikiran."

Cassia berjalan dan kemudian berdiri di sampingnya, agak menjaga jarak sopan. "Tuan ... kenapa Tuan begitu baik kepadaku malam ini?"

Max tidak menjawab segera.

"Karena aku sadar sudah lama memperlakukanmu seperti perabotan kantor," ucap Max akhirnya. "Ada di sana, bekerja, tapi tidak pernah benar-benar kulihat. Maafkan aku, Cass. Kau pantas mendapatkan lebih dari itu."

Cassia menunduk. Ada rasa haru di sana. Tapi dia sedikit penasaran kenapa sang bos tiba-tiba perhatian padanya. Apakah karena kehadidan Bryan? Cassia menggelengkan kepalanya. ‘Tidak mungkin karena Bryan.’

"Tuan ... terima kasih. Aku ... aku tidak tahu harus berkata apa."

"Tidak usah berkata apa-apa.”

Mereka berdiri diam di hadapan jendela itu. Malam semakin larut. Di kejauhan, Max samar-samar mendengar ponselnya bergetar berkali-kali—pastilah Julian yang menanyakan keberadaannya.

Tapi dia tidak peduli. Pesta private di penthouse Julian tidak ada artinya lagi baginya.

Ketika makanan pesanan tiba, Max justru memakannya bersama Cassia di meja makan apartemen itu—bukan sebagai bos dan sekretaris, tapi sebagai dua manusia yang baru saja memulai sesuatu yang tidak bisa mereka beri nama.

Perasaan Cassia? Seperti sedang terbang karena terlalu bahagia. Tapi dia tetap harus mengendalikan dirinya.

Dia tak boleh bersikap berlebihan dan tetap harus profesional meskipun ini di luar pekerjaan.

“Tuan, ponsel anda bergetar sejak tadi. Mungkin itu penting,” kata Cassia ketika mereka menikmati makan malam bersama.

Max menghela napasnya lalu mengambil ponselnya dan melihat pesan masuk. Ada beberapa pesan masuk, paling banyak dari Julian.

Tapi, Max justru membuka pesan dari anak buahnya yang tadi pagi disuruhnya mencari tahu tentang Bryan dan Cassia di pesta kemarin.

1
Syavira Vira
,lanjut
d'she wu
Ternyata Lyra satu divisi dgnku "accounting" yg slalu bergaul dgn worksheet, laba rugi & neraca 😉
Neli
🔥🔥🔥🔥🔥
atiyah
mulai si author bikin pinisirin🤣
May Maya
resikonya d bagian audit internal pasti gtu Antra akan kena ancaman, sogokan, yg berat nyawa bs hilang susah jujur salah GK jujur aplg 🤭
lyra contoh nya nyawa nya skrg lg d pertaruhkan d meja operasi Krn luka tabrak n itu semua Krn orng suruhan Hugo
Yunita Akmalia
Lyra, kamu menjadi korban untuk dilenyapkan oleh bos mu, karena kamu tahu ada yang tidak beres dalam perusahaan mu
Dewi
Lanjut terimakasih
PNC
anak no 1 ku
SMA kls 3 tingginya 184
diriku 162 aza hanya sebahunya
V_eRiL
hmm, cepat sekali ya Hugo tau kalau Lyra mau lapor soal laporan keuanggan ada yg ngga beres 🤔🤔 mata²nya banyak sekali di ruangan itu ya 🤔🤔
V_eRiL
lanjut lagi kak Zarin 😁😁😉
V_eRiL
meskipun Lyra terbiasa mandiri tapi dia pasti merasakan kesepian, apalagi kedua orang tuanya sudah meninggal 😓😓
Icha gadang🌷
teka teki akan terkuak,,
ayok thorrr semangat up lagiiii🔥🔥🔥🔥
Nonie Hlm
ohhhh lyra namanya....oh dia dikejar² krna dia menemukan kecurangan...si Hugo korupsi
V_eRiL
jangan² Hugo penyebab Lyra lari dan berakhir ditabrak Enzo nih 🙉🙉 kalau benar, semoga Enzo bisa melindungi Lyra 😊😊
Eli Rahma
pasti Lyra adalah wanita yg ditabrak Enzo..
wahh apakah kecelakaan itu ada kaitannya dgn angka² ganjil yg ditemukan Lyra dilaporan keuanganya...dan apakah dua orang pria yg dilihat Enzo waktu kecelakaan adalah orang² suruhan si Hugo itu..🤔🤔🤔🤔🤔
Neli: lanjut
total 3 replies
Yayuk Yuhanah
seru ,... gak sabarbnunggu lanjutannya
jf
/Sob//Sob//Sob//Sob/
Ari Atik
asik...
cerita lorenzo...
sepertinya cukup menarik...
HR_junior
jodoh km ya Enzo..apa dia lari karna di kejar ma 2 orng td ya..apa perempuan itu mau di bunuh
atiyah
sadis bener baru up langsung tabrak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!