NovelToon NovelToon
I Love You Tante..! 2

I Love You Tante..! 2

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:745.2k
Nilai: 5
Nama Author: de'rini

I Love You Tante..! 2 adalah sekuel dari Novel yang berjudul sama, I Love You Tante..!.

Di Novel ini akan diceritakan tentang perjalanan rumah tangga yang berbeda usia, Antara Nia dan Bobby.

Perbedaan usia yang cukup jauh -+14 tahun pasti banyak sekali perbedaan sudut pandang.

Apakah Nia dan Bobby mampu bertahan seperti kedua orang tua Nia yang mempunyai kehidupan yang bahagia walaupun menjalani pernikahan beda usia juga?

Disini juga akan diceritakan tentang restu dari orang tua Bobby dan juga kehidupan rumah tangga para sahabat-sahabat Nia.

Bila ingin membaca novel ini, author sarankan untuk membaca Novel yang berjudul I Love You Tante..! yang pertama dulu. Biar nyambung ya reader.🙏🏼😁

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon de'rini, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

7# Nia mirip Emak

Bobby yang sangat panik dengan kepergian Nia dan Kimmy membuat ia bingung akan berbuat apa. Satu-satunya jembatan antara mereka berdua adalah Bapak.

Ya, Bapak adalah orang yang paling bijak yang selama ini menjadi panutan Bobby. Bobby langsung menghubungi telepon rumah Nia. Agar ia bisa berdiskusi dengan Bapak atas kesalahpahaman ini.

Bapak yang sedang santai menemani Emak menonton sinetron favorit Emak langsung beranjak dari duduk nya saat mendengar telepon rumah nya berdering. Setelah deringan ketiga, Bapak pun mengangkat telepon tersebut.

"Halo." Sapa Bapak saat mengangkat telepon itu.

"Halo Pak, ini Bobby." Ucap Bobby saat mendengar suara Bapak yang menyapa nya.

"Oh, Bobby. Apa kabar lu Tong? Sehat?" Tanya Bapak yang terdengar sangat antusias saat menerima telepon dari memantu kesayangan nya itu.

"Alhamdulillah sehat Pak." Jawab Bobby.

"Tumben-tumbenan lu nelpon kerumah. Memang ada apa?" Tanya Bapak.

"Begini Pak, Nia dan Kimmy sedang dalam perjalanan menuju rumah Bapak."

"Ya, terus kenapa?" Tanya Bapak.

"Nia lagi marah sama Bobby Pak." Ucap Bobby dengan suara yang bergetar.

"Marah kenapa tuh anak?" Tanya Bapak dengan nada suara yang terkejut.

"Salah paham Pak. Jadi, waktu pulang kuliah, Bobby mampir ke toko kue untuk membelikan kue buat Nia dan Kimmy. Di toko kue, Bobby bertemu dengan teman SMP Bobby." Terang Bobby.

"Cewek teman lu?" Tanya Bapak.

"Iya Pak."

"Terus?" Tanya Bapak.

"Terus, tidak sengaja dompet Bobby terjatuh. Karena Bobby buru-buru, Bobby langsung meninggalkan toko kue itu. Ternyata yang menemukan dompet Bobby, adalah teman Bobby itu."

"Terus?" Tanya Bapak lagi.

"Terus ternyata teman Bobby mengembalikan dompet itu ke rumah. Nah, Nia salah paham Pak. Nia menuduh Bobby berselingkuh dengan teman Bobby itu." Terang Bobby lagi.

"Ohh.. biasa itu penyakit Emak turun sama Nia." Ucap Bapak.

Emak yang sedang serius menatap televisi, langsung menatap Bapak saat dirinya di sebut-sebut saat Bapak berbincang dengan Bobby lewat sambungan telepon.

"Jadi, ceritanya Nia minggat mau ke rumah Bapak. Nia tidak mau sama sekali mendengar penjelasan dari Bobby. saya harus apa ya Pak?" Tanya Bobby yang terdengar benar-benar gelisah dan panik.

"Ya lu kesini dong, lu kan lakinya. Kan bisa tuh diomongin baik-baik di sini." Ucap Bapak.

"Oh begitu ya Pak. Kalau nanti saya datang terus di usir sama Nia atau Nia tidak mau menemui saya bagaimana Pak?" Tanya Bobby lagi.

"Kagak.. Sudah lu tenang aja apa." Ucap Bapak.

"Oh, baik kalau begitu Pak. Terima kasih, Bobby akan segera menyusul Nia Pak." Ucap Bobby.

"Iya, sudah lu jangan khawatir." Ucap Bapak.

Lalu, percakapan itu pun berakhir. Bapak kembali meletakan gagang telepon nya dan beranjak kembali duduk di sebelah Emak.

"Eh Mat, kenapa lu tadi nyebut-nyebut gue? emang ada apaan?" Tanya emak dengan penasaran.

" Itu si Bobby sama Nia lagi ribut gede! Bobby di tuduh selingkuh ama Nia." Ucap Bapak.

"Hah? seriusan lu? terus kenapa lu nyebut-nyebut gue?" Tanya Emak lagi.

"Itu, si Bobby kan bingung mau ngapain, mau gimana ngadepin Nia. Ya, gue bilang aja, "Udeh tenang aja" Gitu."

"Iya, yang gue tanya, lu kenapa tadi nyebut-nyebut gue? gue dengar tadi lu bilang penyakit gue. Emang gue sakit apaan Mat?" Tanya Emak lagi.

"Nggg.. itu.. anu.. itu loh Romlah."

"Iya apaan dah?" Desak Emak.

" Gue bilang sama Bobby...."

"Iya apaan? lu mah gitu, kalo di ajak ngomong kaga jelas. Setengah-setengah lu ah!" Ucap Emak sambil mengerutkan kening nya.

"Itu gue bilang sudah biasa masalah cemburu. Soal nya penyakit elu turun sama Nia, Romlah." Ucap Bapak.

"Hah? gue? penyakit cemburu? maksud lu apaan dah? gue kaga pernah cemburu sama lu. Sekate-kate lu Mat!" Ucap Emak dengan nada yang sewot.

"Lah, kaga ngaku lu Romlah. Lu kalo cemburu, buset dah........! Gue bergaul sama kambing aje lu bisa cemburu!." Ucap Bapak.

"Dih, sok ganteng lu Mat. Kaga pernah gue cemburuan!" Ucap Emak.

"Serah lu dah Romlah! Emang kalo orang cemburuan suka gak sadar ye." Ucap Bapak.

"Gue bilang gue kaga pernah cemburuan Mat!" Ucap Emak sambil melotot.

"Lu kaga ingat? gue ke warung aja lu curigai gue main mata sama si Juleha janda yang ngontrak di kontrakan kita? Terus lu kaga ingat? waktu lu hamil si Nia? Gue mancing aja lu kira gue nyawer di panggung dangdutan di kampung sebelah. Terus gue ke emol beli parfume, terus nyobain parfume, eh lu kira gue wangi-wangi cewek. Padahal mah gue beliin lu parfume biar lu kaga bau bawang mulu, Romlah!" Beber Bapak.

Emak mengerutkan dagu nya dan menatap Bapak dengan tajam.

"Fitnah lu Mat. Kepedean emang lu!" Ucap Emak.

"Lah, dia kaga ngaku." Ucap Bapak sambil tertawa meledek.

"Kaga lah, gue kaga cemburu itu sebenarnya. Gue ngapain cemburu-cemburu ama lu Mat." Ucap Emak.

"Ingat kaga lu Romlah. Gue ngasih makan kambing aja lu kira gue ada main sama tuh kambing. Gara-gara gue kasih nama tuh kambing, dengan nama Prita. Lu kira Prita nama mantan gue. Padahal ye Romlah, gue mah kaga ada yang mau selain elu Romlah!" Ucap Bapak.

Emak mencebikkan bibirnya sambil menatap Bapak dengan sinis.

"Tuh kan, lu kalo begitu mirip banget sama si Nia!"

"Biarin Nia mirip gue, Nia anak gue kok! Wajar dia mirip gue! Dari pada mirip elu Mat. Amit-amit gue!" Ucap Emak.

Bapak hanya tertawa melihat ekspresi wajah Emak yang begitu kesal.

"Lu amit-amit sama gue tapi lu selalu minta di semprot kan sama Jetpum gue." Ucap Bapak sambil mencolek pinggang Emak.

"Apaan sih lu Mat!" Emak menepis tangan Bapak yang mencolek pinggang nya.

"Cieeeee, lu cinta mati sama gue Romlah." Goda Bapak.

"Pede lu!"

"Cieeee buktinya lu milih gue jadi laki lu, Cieeeee." Bapak terus menggoda Emak.

"Mat! diam kaga lu!" Bentak Emak dengan kesal.

"Cieeee..., Sini gue cium dulu biar kaga marah-marah mulu. Nanti kerutan di pipi lu nambah Romlah." Goda Bapak lagi.

"Ih! makin jadi lu ya Mat!"

Bapak tertawa terbahak-bahak melihat istri nya yang kesal kepadanya.

"Assalamualaikum!"

"Waalaikumsalam." Ucap Emak dan Bapak.

Nia masuk dengan menyeret kopernya sambil menggendong Kimmy. Emak dan Bapak menatap Nia dengan seksama.

"Numpang tidur!" Ucap Nia tanpa sempat Bapak dan Emak bertanya. Lalu, Nia naik ke kamar nya yang dulu dan membanting pintu kamar nya.

Emak dan Bapak hanya bisa saling berpandangan saat melihat sikap Nia yang terlihat sangat tak terkendali.

"Anak lu tuh, persissssssss banget." Ucap Bapak.

Plokkkkk!

"Duh!" Keluh Bapak sambil mengusap-usap lengan nya yang di pukul oleh Emak.

"Gue ke kamar Nia dulu." Ucap Emak sambil beranjak dari duduk nya.

"Gi dah!" Ucap Bapak sambil menepuk bokong Emak.

"Tua-tua keladi lu Mat!" Teriak Emak sambil menaiki anak tangga.

Tok! Tok! Tok!

Emak mengetuk kamar Nia. Tetapi, tidak ada jawaban dari Nia. Dengan memberanikan diri, Emak membuka daun pintu tersebut dan menatap Nia yang sedang menangis di atas ranjang. Sedangkan Kimmy sedang bermain di samping Nia.

Emak menghela napasnya dan beranjak masuk kedalam kamar Nia. Lalu, emak duduk di atas ranjang di samping Kimmy.

"Cucu Nyai lagi main apa?" Tanya Emak kepada Kimmy.

"Boneka Nyai." Ucap Kimmy yang sudah lancar berbicara.

"Wah, boneka nya boleh Nyai pinjam?" Tanya Emak.

"Boleh Nyai." Ucap Kimmy sambil tersenyum.

"Ya Allah, cantik nya cucu Nyai kalau tersenyum." Ucap Emak sambil menggendong Kimmy.

"Kimmy main sama Engkong dulu ya." Ucap Emak sambil membawa Kimmy keluar dari kamar Nia.

Nia masih tenggelam dalam kesedihannya. Ia tidak menyangka bila Bobby ada main dengan wanita lain yang jelas lebih muda dan cantik dari pada dirinya.

Jujur saja, Nia sebenarnya hanya sedang merasa insecure dengan dirinya sendiri. Sehingga Nia merasa dirinya tidak cocok dengan Bobby. Di tambah saat itu, gadis itu menyebut dirinya pembantu. Karena Nia tampak lusuh dengan kaos oblong nya dan celana legging yang sedang ia kenakan.

Sebenarnya, Nia tidak terlihat lusuh seperti yang di ucapkan gadis itu. Hanya saja, gadis itu terlalu berlebihan dalam menilai orang. Sehingga, Nia menjadi tersinggung dan perasaan insecure nya muncul dan tak terbendung.

Setelah memberikan Kimmy kepada Bapak, Emak pun kembali ke kamar Nia. Nia masih menangis saat Emak kembali ke kamar. Dengan perlahan, Emak menghampiri Nia dan duduk di atas ranjang.

"Nia, lu kenapa?" Tanya Emak dengan sangat berhati-hati.

Nia tidak menghiraukan pertanyaan Emak. Dia terus saja menangis hingga sesenggukan.

"Nia." Panggil Emak lagi.

"Lu lagi hamil Nia, gak baik lu nangis kayak begitu." Ucap Emak.

"Huaaaaaaaaaaaa!" Seperti biasa, tangisan Nia meledak dan suaranya cukup nyaring dan memekakkan telinga Emak.

"Idih, lu sudah Emak-Emak masih aja nangis begini Nia! Malu-maluin gue aja lu!" Ucap Emak sambil menatap Nia yang tampak sangat jelek karena menangis sambil bibir nya yang menganga.

"Emang kenapa sih lu? Sudah jangan nangis Nia, jelek sumpah!"

Nia berhenti menangis dan menatap Emak yang sedang memandang nya dengan kening yang berkerut.

"Bobby selingkuh Mak. Huaaaaaaaaa!" Nia kembali menangis.

" Salah paham aja kali lu Nia. Bobby gak mungkin lah selingkuh, lu kan lagi hamil." Ucap Emak.

Nia menatap Emak dengan tatapan tajam. Lalu, ia kembali menangis.

"Nia, kaga semua tuduhan kita itu benar. Bisa jadi cuma salah paham. Lu sudah bicara baik-baik belum sama Bobby. Bobby soleh nya begitu, kok gue kaga percaya dia selingkuh." Ucap Emak.

Nia menatap Emak dengan seksama.

"Emak pengalaman sama Bapak begitu emang nya?" Tanya Nia.

"Ah kaga, siapa bilang? Gue mah kaga pernah cemburu sama Bapak lu." Ucap Emak.

"Lah, terus Emak tahu dari mana kalau cuma salah paham? Itu dompet Bobby di pegang sama ruh cewek. Malah cewek nya cakep banget kayak bidadari turun dari langit. Lah dibandingkan Nia mah Nia kaga ada apa-apa nya Mak!" Ucap Nia.

"Kok bisa dompetnya sama tuh cewek?" Tanya Emak.

"Lah, itu dia. Mana Nia tahu. Tau-tau itu cewek datang dan Bobby kenal sama tuh cewek!" Ucap Nia.

"Terus sikap Bobby gimana sama tuh cewek?" Tanya Emak.

"Belain gitu, sama menyangkal Mak."

"Emang kaga ada apa-apa kali Nia. Lu aja yang parno laki lu mau di ambil orang." Kata Emak.

Nia menatap Emak dengan putus asa.

"Emak kenapa malah belain Bobby sih!" Ucap Nia dengan kesal.

"Kaga baik nuduh sembarangan Nia. Laki lu itu orang baik. Gue yakin seratus persen, kalau Bobby kaga begitu Nia."

"Ah! susah ngomong sama Emak." Ucap Nia yang kembali menangis.

Emak menatap Nia sambil menghela napasnya.

"Bobby tadi sudah nelpon Bapak, Bapak nyuruh Bobby kesini." Ucap Emak.

"Hah? ngapain coba. Males Nia ngomong sama Bobby! Nia benci sama Bobby!" Ucap Nia.

"Nia lu lagi hamil. Kalau lu benci-benci sama Bobby nanti anak lu mirip dia. Kayak gue nih benci sama Bapak lu waktu gue hamil elu. Eh lu jelek kayak Bapak lu." Ucap Emak.

"Emak! kok malah bikin makin kesal sih?" Nia menatap Emak sambil uring-uringan.

"Ya sudah deh, biarin Bobby menjelaskan dulu. Biar dia kesini dulu." Ucap Emak sambil beranjak dari kamar Nia.

"Kenapa sih pada belain Bobby!" Teriak Nia saat Emak menutup pintu kamar nya.

Emak hanya menggeleng-gelengkan kepalanya. Melihat emosi Nia yang begitu tidak terkendali.

Emak kembali ke ruang tengah dan duduk di samping Bapak. Sambil menghela napasnya Emak memandangi Kimmy yang sedang asik melahap buah yang telah di potong-potong oleh Bapak.

"Gimana?" Tanya Bapak.

"Anak lu persis kayak lu Mat. Keras kepala." Ucap Emak.

"Hah? kaga salah?" Ucap Bapak sambil tertawa meledek.

"Terossss Mat! Bikin gue kesal terooossss!" Ucap Emak dengan kesal.

Bapak terkekeh melihat ekspresi Emak.

"Wajarlah, namanya anak muda baru menikah. Apa lagi Bobby itu ganteng. Nia pasti parno liat laki nya di samperin cewek." Ucap Bapak.

"Tapi sih, kalau tuh cewek kesini gue jambakin Mat. Anak gue sampe nangis begitu.

"Nah kan, apa gue bilang. Lu sama kayak Nia!" Ucap Bapak sambil tertawa terbahak-bahak.

Emak meraih bantal sofa dan melemparkannya kearah Bapak yang sengaja menjauh dari dirinya.

"Emak sama anak sama. wekkkkkk!" Ledek Bapak.

"Mat! lama-lama gue yang perang sama lu!" Ucap Emak.

Tiba-tiba saja Kimmy tertawa geli melihat Nyai nya yang sedang marah-marah dengan Engkong nya.

"Tuh, si Kimmy aja ngakak ngeliat lu begitu Romlah." Ucap Bapak sambil menggendong Kimmy dan membawa Kimmy lari menuju halaman rumah.

Emak mengusap-usap dada nya, sambil menatap Bapak yang sedang berlari menjauh dari nya.

"Sabar, Sabarrrrrrr gue punya laki kayak lu Mat. Bocah banget kelakuan lu Mat!" Gumam Emak.

Lalu, Emak kembali menonton acara televisi favoritnya.

Kumenangissssssssss...!

Emak pun ikut mengomel-ngomel gara-gara acara di televisi itu.

1
falea sezi
Bobby anak Gunawan ta
falea sezi
Gunawan istrinya mana apa uda jadi duda
Fitri Listiana
sakit prut gua thor
Yu Ningsih
Cerita yg mengesankan .. ada suka dan duka serta banyak pesan yg di tuangkan dalam kisah persahabatan. sukses selalu thor
De'Rini: Alhamdulillah Terima kasih kak 🙏
total 1 replies
Yu Ningsih
seru banget cerita nya ..
Neng Bintang
part bikin termehek mehek
baru ketemu lagi belum habis cerita yg pertama penasaran lnjut disini
Studesyy
ngakak so hard Ahahahahaha
Efri Setiawan
dr sekian banyak novel yg saya baca.....ini lah novel yg menyentuh dalam kehidupan, banyak pelajaran yg dp kita ambil bersama.......kalau bisa di film kan ini sangat lah bagus......terima kasih kepada penulis yg mempunyai karya2 hebat.,.....kalau bisa jadikan hidup ku menjadi cerita novel mu.......
De'Rini: Terima kasih kakak 🙏🤗
total 1 replies
Efri Setiawan
hai.,...karya nya sangat keren......gak ada tandingannya......banyak yg saya pelajari dari kata2nya utk hidup saya.....lagian ceritanya nyangkut dg pribadi saya.....kalau mau nulis tentang saya silahkan.....saya yakin cerita hidup saya menarik bagi kamu.....
Anik
sesak dada aku thor gak tela rasanya pisah sama mereka 😭😭😭
bnyak bnget pelajara hidup dari cerita ini
terimakasih ototr tersayang ❤❤❤❤
De'Rini: Terima kasih kembali kakak 🤗🙏
total 1 replies
Anik
ngakak thor dibapak ada aja buat ketawa 🤣🤣🤣
Anik
thor satuin farah sm gunawan yak hihi
Anik
thor buat farah bahagia ya
kasian farah sm queen
Yuli Astuty
sedih, lucu, bacanya
De'Rini: Terima kasih kakak 🙏🤗
total 1 replies
Susi sukam
terus berkarya ya author,,,, akohhhhhh padamyuuuuuuu😍😍😍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍🤭🤭
De'Rini: Terima kasih kakak 🤗
total 1 replies
Susi sukam
sesak dada guaaaa 😭😭😭😭😭
Susi sukam
kena banget nasehat nya Thor,,,lopeyouuuuu😁😁😁👍👍👍👍👍👍👍👍
De'Rini: 😘🥰😘😘😘🥰
total 1 replies
Susi sukam
seperti diriQ,, pacaran sama siapa,,,, nikah ma siapa 😂🤭🤭
Susi sukam
terhanyut dalam cerita guaaaa😭😭😭😭👍👍👍the best nie author
De'Rini: Terima kasih kakak 🥰
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!