NovelToon NovelToon
Liburan Terakhir Suami Dan Keluarganya

Liburan Terakhir Suami Dan Keluarganya

Status: tamat
Genre:Balas Dendam / Penyesalan Suami / Penyesalan Keluarga / Tamat
Popularitas:474.7k
Nilai: 5
Nama Author: Leni Anita

Naila Maharani, menikah selama 3 tahun hanya di jadikan pembantu gratisan di rumah nya sendiri.

Setiap tahun sang suami membawa seluruh keluarga nya berlibur ke pulau Bali saat tahun baru. Sedangkan Naila, dia tidak pernah di ajak.

Pada tahun ke tiga, Naila menyadari bahwa dia hanya di manfaat kan oleh suami nya dan juga keluarga nya.

Naila menjual rumah nya sendiri, agar mereka tidak bisa lagi pulang ke sana. Tidak hanya itu, Naila pun menyiapkan banyak kejutan untuk mereka semua.

Kejutan demi kejutan yang di berikan oleh Naila pada akhir nya membuat keluarga sombong itu hancur, ikuti kisah selengkap nya di sini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Leni Anita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

22

Yuni segera pergi ke rumah tempat mereka tinggal selama ini, mungkin saja ada di antara mereka yanh tahu di mana Naila saat ini.

Yuni sengaja pergi ke warung sayur yang berada tidak jauh dari rumah itu, kebetulan saat ini sedang ada beberapa ibu yang berkumpul di sana.

"Ibu - ibu saya mau tanya sesuatu sama kalian, ada kah di antara kalian yang melihat Naila? Atau ada yang tahu Naila nya di mana sekarang?" Tanya Yuni pada mereka.

"Kok kamu tanya sama kami? Kamu kan ipar nya, selama ini kalian tinggal di rumah nya. Kok bisa gak tahu keberadaan Naila!" Jawab salah satu dari mereka dengan sinis nya.

"Iya nih mbak Yuni, selama ini tidak pernah mau loh nyapa ibu - ibu di sini. Sekarang kok jadi ramah, apa karena tidak bisa lagi tinggal di rumah nua Naila?" Tanya yang lain nya.

Yuni mengepal kan tangan nya, dia sangat geram Ingin sekali dia menampar mulut ibu - ibu yang julid itu. Tapi sebisa mungkin dia menahan nya, tujuan nya datang kemari bukan mencari ribut tapi mencari tahu di mana Naila tinggal saat ini.

"Bukan begitu ibu - ibu, Naila sudah menjual rumah kami saat kami tidak ada di rumah. Dan sekarang kami tidak tahu Naila nya ada di mana!" Ujar Yuni sambil sebisa mungkin menahan emosi.

"Rumah kalian? Tidak salah tuh? Seingat saya ya mbak Yuni, Naila itu sudah lama tinggal di rumah itu. Kalau tidak salah saat dia masih kuliah, sampai dia bekerja. Dan Mbak Yuni serta keluarga nya baru tinggal di sini, setelah Naila menikah dengan suami nya!" Kembali ibu yang lain nya menyudutkan Yuni.

Yuni mengepal kan tangan nya, mulut ibu - ibu di sini sama beracun nya dengan ibu - ibu yang ada di sekitar rumah mereka. Niat nya datang ke sini untuk mencari tahu keberadaan Naila, tapi kini malah dia malah mendapat hujatan dari mereka semua.

"Ibu - ibu, Naila itu cuma ibu rumah tangga biasa. Semua kebutuhan nya bergantung pada adik saya, Naila memang tidak tahu diri!" Yuni menjelek kan Naila.

"Kalau aku jadi Naila, sudah sejak lama aku usir suami dan keluarga nya dari rumah itu. Enak saja, setiap tahun liburan ke luar kota, tapi diri nya di tinggal sendiri di rumah!" Ujar salah seorang ibu dengan geram.

Yuni yang tidak tahan mendengar mulut pedas ibu - ibu di sana, akhir nya dia memutus kan untuk pergi dari sana.

"Sialan, awas saja kau Naila. Akan ku balas semua nya, akan ku cari kau kemana saja kau pergi!" Guman Yuni dengan geram.

Yuni terus berjalan menyusuri jalanan yang cukup ramai, tapi tiba - tiba saja mata nya melihat seorang laki - laki di jalan seberang sana. Dia tengah berjalan sambil bergandengan mesra dengan seorang wanita hamil.

"Mas Alan? Seperti nya itu mas Mas Alan?" Mata Yuni mengawasi sepasang manusia yang ada di seberang sana.

Bergegas Yuni menyeberangi jalanan yang cukup Ramai dilalui oleh kendaraan yang berlalu lalang, sehinga membuat Yuni kesulitan untuk menyeberangi jalan.

Setelah beberapa saat, Yuni pun tiba di seberang dan dia tidak lagi menemukan kedua orang tadi.

"Di mana mereka? Apakah aku salah lihat saja?" Yuni bertanya pada diri nya sendiri.

Yuni mengedarkan pandangan ke sekeliling nya, mencari keberadaan sosok laki - laki yang mirip dengan suami nya. Tapi dia tidak menemukan nya, sudah hilang entah kemana.

"Ah, mungkin saja aku yang salah melihat nya!" Guman Yuni lagi.

*******

Naila sedang fokus pada pekerjaan nya, tiba - tiba ponsel nya berdering. Naila melihat siapa yang menelepon nya, ternyata Rivan yang menelepon nya. Naila membiarkan panggilan itu hingga berakhir, dia sengaja mau membuat Rivan kesal.

Tidak berselang lama, kembali ponsel Naila berdering. Rupa nya Rivan tidak berhenti begitu saja, dia masih berusaha keras untuk membuat Naila kembali.

"Hallo,,,,!" Sapa Naila saat dia menjawab panggilan itu dan menempelkan benda pipi tersebut ke telinga nya.

"Naila, kamu di mana Naila? Cepat pulang, kamu harus mempertanggung jawab kan perbuatan kamu pada keluarga ku!" Bentak Rivan dari seberang sana.

"Perbuatan apa yang harus aku pertanggung jawab kan? Apa yang sudah aku lakukan pada keluarga mu?" Naila balik bertanya pada Rivan.

"Naila, kau telah membuat keluarga ku kehilangan tempat tinggal nya dengan menjual rumah itu. Cepat kembalikan rumah kami!" Bentak Rivan dengan suara lantang.

Naila menjauhkan ponsel nya dari telinga, dia membiarkan Rivan bicara omong kosong.

"Rumah mana yang kamu maksud kan mas? Apakah di dalam hidup mu kau pernah membeli rumah?" Tanya Naila lagi.

"Naila, jangan lupa aku ini adalah suami mu. Dan aku berhak atas semua harta mu, termasuk rumah itu!" Rivan berkata dengan tidak tahu malu nya.

"Sebelum bicara aku saran kan pada mu untuk belajar agama dulu, Mas. Belajar dengan orang yang benar, jangan belajar dengan ibu mu yang menyesatkan itu. Suami dan keluarga nya tidak berhak sedikit pun atas harta istri, jadi kau dan keluarga mu tidak punya hak atas rumah ku. Mau aku jual, atau kau apa saja itu urusan ku bukan urusan mu!" Jawab Naila lagi.

"Naila, kau harus bertanggung jawab sekarang. Mbak Yuni di pecat dari tempat kerja nya itu gara - gara kamu!" Rivan malah menyalakan Naila.

"Kakak mu di pecat itu bukan urusan ku, itu urusan nya. Kenapa kau jadi menyalahkan aku!" Balas Naila lagi.

"Naila, cepat kembali ke rumah dan kerjakan semua tugas mu sebagai seorang istri. Kau wajib berbakti pada ku dan juga pada keluarga ku, sebagai seorang istri dan juga menantu!" Paksa Rivan lagi.

"Sampai kapan pun, aku tidak akan pernah kembali pada mu lagi. Tunggu saja surat perceraian kita dari pengadilan!" Ucap Naila lagi.

"Dengar Naila, sampai kapan pun aku tidak akan pernah menceraikan mu. Kau tetap lah istri ku! Naila jika kau tidak segera pulang dan mengembalikan rumah itu, lihat saja Naila aku tidak akan membuat mu hidup dengan tenang!" Rivan mengancam Naila.

"Lakukan apa yang ingin kau lakukan, tapi yang pasti satu hal aku tidak sudi hidup bersama laki - laki dan keluarga toxic seperti kalian!" Ucap Naila sebelum memutuskan sambungan telepon itu.

Klik.

Sambungan telepon pun langsung di putuskan secara sepihak oleh Naila. Berdebat dengan Rivan hanya menghabiskan waktu dan tenaga nya saja.

Yang pasti satu hal, Naila harus bersiap dengan segala kemungkinan. Karena Naila yakin Rivan dan keluarga nya tidak akan menerima semua ini dengan mudah.

1
Sitti Asia
betul cerita putar2
Katherina Ajawaila
panggil Rt, bila perlu rw, kel peniu ngk malu di mana kk nta Naila kN ada yg cowok
Katherina Ajawaila
Naila mending minta. tolong suaminya Vina biar cerat aja, ribet kalau piara benalu yg ngk tau diri, jijik amat
Katherina Ajawaila
dasar mertua lanang sm menantu lanang ngapain aja modal mokondo , mending pada jd perwk lanang kalau mau hidup enak
Katherina Ajawaila
ayoo Naila terus tancap gas, jgn kendor biar plng dr bali langsung jd gembel semua nya, belagu kere aja ngk tau diri pantes ngk ada yg maju🤑
Katherina Ajawaila
keren ceritanya, baca nya juga laju aja, keluar toxic ngk punya malu modal lak" an sm anus doank itu sih, kel jorok menjijikkan 🥸
Sri Wahyuni
banyak typo
Dyah Wijayanti
rivan emang nggak pergi kerja......bisa pergi kesana kemari.....nggak logis ini
Dyah Wijayanti
cepet ajukan gugat cerai.....
Indah Rosiani Rosy
lagi lagi ada kata 'bahasa'...mgkn mksdnya bahwasanya gitu y 🤦🏻‍♀️
Zaenab 1122
ih geregetan bertele tele banget sih si Naila bukanya cepet ambil tindakan
A.R
sebaiknx Naila belajar bela diri untuk sekedar jaga2 dari keluarga toxic gtu
Yani Suryani
Yuni, bukan ibumu mendukung Siska tapi justru ibumu dalang di balik kekacauan ini
Yani Suryani
sudah tua makin menjadi", uang juga buat kebutuhan rumah juga di embat juga
Hj mia Mahyang
bodoh disuruh berhenti bekerja terus dijadikan babu bucin lu
Hj mia Mahyang
kok bodoh banget sih mau saja dijadikan budak sdh masak urus pula anak iparnya.ini namanya bodoh kebangetan
Yani Suryani
dasar orang" bodoh
Yani Suryani
Bu Rima ini tua bangka yg gak tau diri,pinter kalau menghasut orang, sedang Siska sendiri juga bego mau"nya dan terhasut, sudah punya sugar Daddy ngapain ngurusin Bu Rima,toh juga gak akan bisa balikan sama Rivan
entar masuk penjara baru nyahok lo
Rehaan Aamir
laaaahhh...D Bab Sblm Nya Nama Kk Nya Naila Ntu ALVIAN...Koq Tiba2 Jadi Rama Namanya🤣🤣🤣🤣Bisa Secepat Itu Ya Ganti Nama????Apa Naila Punya Banyak Kk Laki2????Padahal D Bab Awal Udah D Sebutkan Kl Naila Cmn Dua Bersaudara🤣🤣🤣
Cicih Sophiana
Makasih thor... tetap semangat dan sukses
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!