NovelToon NovelToon
Ayo Kabur Dari Ayahmu, Nak! (Benih Rahasia Sang Mafia)

Ayo Kabur Dari Ayahmu, Nak! (Benih Rahasia Sang Mafia)

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Anak Genius / Lari Saat Hamil
Popularitas:233.8k
Nilai: 5
Nama Author: Senja

"Dia seorang pria tua, Elena. Tapi dia sangat kaya dan royal. Tugasmu hanya melayaninya satu malam dengan mata tertutup."

Setelah kabur dari rumah tanpa uang dan tanpa tujuan, Elena menerima tawaran yang seharusnya tidak pernah ia ambil. Satu malam dan bayaran yang cukup untuk menyelamatkan hidupnya.

Namun malam itu meninggalkan sesuatu yang tidak pernah Elena duga.

Elena Hamil.

Demi melindungi bayinya, Elena melarikan diri ke Indonesia.

Tujuh tahun kemudian, takdir membawanya bekerja di sebuah perkebunan teh yang ternyata adalah milik Leonard—miliarder misterius yang selalu bersembunyi di balik topeng dan penampilan seorang pria tua yang rapuh.

Sementara itu, Leonard masih terus mencari keberadaan Elena, satu-satunya wanita yang sentuhannya tidak memicu penyakit alergi langka yang selama ini membuatnya menjauhi semua orang.

Saat kebenaran mulai terkuak, mampukah Elena menjaga rahasianya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Senja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 19

Pintu utama mansion megah itu terbuka lebar. Xander melangkah masuk dengan gontai, bahunya merosot, dan auranya dipenuhi awan mendung.

Namun, bukan postur tubuhnya yang mencuri perhatian, melainkan wajah keriputnya.

Naomi yang sedang merangkai bunga di ruang tengah seketika menjatuhkan gunting tamannya. Matanya melotot nyaris keluar dari kelopaknya.

"Astaga, Xander! apa yang terjadi dengan wajahmu?!" pekik wanita paruh baya itu seraya berlari menghampiri suaminya dengan raut wajah panik.

"Kenapa wajahmu penuh dengan coretan spidol?! Ada kumis kucing, mata panda, dan apa ini di jidatmu? Tulisan aku kalah lagi?"

Xander tidak menjawab. Ia menghempaskan tubuhnya ke atas sofa kulit mahal dengan wajah lesu dan pasrah.

Pria itu kesal setengah mati. Harga dirinya sebagai maestro catur tingkat kota hancur lebur hanya dalam waktu satu jam.

Parahnya lagi, ia dikalahkan oleh seorang bocah berumur enam tahun, dan Noah adalah orang pertama yang berhasil membantai pertahanannya sebanyak dua puluh kali berturut-turut!

"Aku kalah main catur, Sayang," jawab Xander akhirnya, suaranya terdengar sangat memelas.

Naomi berkacak pinggang, menatap suaminya antara kasihan dan ingin tertawa.

"Kalah main catur tapi wajah berantakan seperti ini? Menggelikan sekali. Kamu ini mantan ceo, bukan badut ulang tahun. Sini aku bersihkan!"

Naomi buru-buru mengambil sebungkus tisu basah dari meja, lalu mengusap pipi Xander dengan sedikit bertenaga.

"Aduh, Sayang, pelan-pelan! Perih!" ringis Xander, menepis pelan tangan istrinya. "Percuma dibersihkan, tidak akan hilang."

Naomi mengernyitkan dahinya bingung. Tisu basah di tangannya memang sama sekali tidak bernoda hitam.

"Maksudmu tidak akan hilang? Ini spidol anak-anak biasa, kan?"

"Ini permanen, Naomi. Bocah iblis kecil itu sengaja memakai spidol permanen kelas industri," jawab Xander lemas, meratapi nasib kulit keriputnya.

"Hah?!" Naomi semakin menganga kebingungan.

Sebelum ia sempat menginterogasi lebih jauh, Xander tiba-tiba menegakkan punggungnya. Sorot matanya yang semula lesu mendadak berubah tajam dan penuh dendam.

"Dimana Leon?!" tanya Xander, matanya menyapu seluruh ruangan.

"Dia pergi keluar dari tadi siang dan belum kembali. Memangnya ada apa dengan cuxumu itu?" tanya Naomi penasaran.

"Aku ingin memukul kepalanya pakai tongkat golf!" geram Xander, tangannya mengepal kuat hingga buku-buku jarinya memutih.

"Xander! Jaga bicaramu! Memangnya dia salah apa sampai kamu semarah ini?" tegur Naomi.

Xander menarik napas panjang, menatap istrinya dengan raut wajah yang sangat dramatis.

"Kamu tahu, Sayang? Tadi siang di kantor, ada seorang wanita bar-bar datang membawa anak kecil berumur enam tahun. Dan anak kecil itu... memanggilku papa. Wajahnya sangat, sangat mirip denganku saat muda!"

Mendengar kalimat itu, gerakan tangan Naomi seketika membeku. Atmosfer di ruang tengah yang semula hangat mendadak turun hingga ke titik beku.

Wajah Naomi berubah pias, matanya menyipit tajam menatap Xander.

Bugh!

Sebuah bantal sofa melayang telak menghantam wajah Xander.

"Kamu berselingkuh?!" jerit Naomi murka. "Dasar kakek tua bangka tidak tahu diri! Bau tanah saja berani-beraninya main gila di luar sana sampai punya anak balita, hah?!"

"Bukan. Dengarkan aku dulu. Aku sama sekali tidak berselingkuh. Ingat encokku. Mana mungkin aku sanggup berbuat macam-macam?" Xander kelabakan menangkis pukulan bantal dari istrinya yang cemburu buta.

Naomi menghentikan pukulannya, masih menatap penuh curiga dengan dada naik turun.

"Lalu bocah mirip dirimu itu anak siapa?!"

"Justru itu! Aku sangat yakin itu adalah benih si singa sialan itu!"

"Singa?"

"Leonard!" seru Xander gemas. "Kamu ingat saat beberapa waktu lalu dia panik mencari topeng silikon, bukan?"

Naomi mengangguk pelan, emosinya mulai mereda berganti dengan kebingungan.

"Topeng itu, aku rasa cetakannya sangat mirip dengan wajahku! Si berengsek Leon pasti memakai topeng tersebut tujuh tahun lalu untuk menyamar! Saking miripnya, wanita bar-bar dan bocah genius itu menganggap kalau aku adalah pria yang meniduri wanita itu di hotel!" jelas Xander.

Mulut Naomi terbuka perlahan. Kepingan teka-teki itu mulai menyatu di kepalanya.

"Maksudmu, cucu kebanggaanmu itu menghamili seorang wanita sambil memakai topeng wajahmu? Lalu sekarang wanitanya menuntut tanggung jawab padamu?!"

"Tepat sekali!" ucap Xander frustrasi, memijat pelipisnya. "Dan bocah hasil cetakan si Leon itu luar biasa menyebalkan! Dia yang membuat wajahku penuh spidol permanen ini! Mereka berdua benar-benar kombinasi mematikan!"

Naomi terdiam sejenak. Alih-alih marah pada Xander, sudut bibirnya perlahan melengkung ke atas, membentuk sebuah seringai tipis. Bayangan tentang Leonard, cucunya yang selalu bersikap dingin, sombong, arogan, alergi sentuhan, dan sok perfeksionis itu ternyata memiliki seorang anak rahasia, seketika memicu jiwa usil Naomi.

Xander menatap istrinya penuh harap. "Sayang, kamu percaya padaku, kan? Demi Tuhan, bantu aku. Aku butuh kamu bekerja sama denganku untuk memberikan pelajaran tak terlupakan pada Leon!"

Naomi duduk di sebelah Xander, menepuk lutut suaminya dengan semangat yang menggebu-gebu.

"Oh, tentu saja, Xander sayang. Kita tidak akan hanya memukul kepalanya. Kita akan membuat singa sombong itu bertekuk lutut dan memohon ampun pada wanita dan bocah itu . Ayo, susun rencananya sekarang!" ucap Naomi dengan seringai tipis di bibirnya.

*

*

Joni berjalan tertatih memasuki ruang tengan. Kakinya mengangkang lebar seperti penguin yang sedang berjalan, sementara kedua tangannya dengan sangat protektif memegangi area di antara pangkal pahanya.

Wajahnya pucat pasi menahan ngilu.

"Ya Tuhan, benar-benar apes nasibku hari ini!" gerutu Joni, nyaris menangis meratapi nasib.

"Dompet sudah kosong melompong dikuras bocah kecil, sekarang aset masa depanku malah kena tendangan maut. Besok apa lagi cobaan hamba? Kejatuhan meteor?!"

Mendengar rentetan keluhan dramatis tersebut, Xander dan Naomi yang sedang asyik menyusun taktik di atas sofa seketika menoleh bersamaan.

Naomi mengerjap kaget melihat kondisi asisten kepercayaannya itu, sementara Xander yang wajahnya masih penuh coretan spidol permanen kumis kucing dan mata panda, mengangkat sebelah alisnya dengan ekspresi bingung.

"Joni! Kenapa gaya jalanmu aneh begitu, hah? Kamu habis di-sunat lagi?!" tanya Xander heran.

Joni menjatuhkan dirinya ke atas karpet berbulu, sama sekali tidak berani mendudukkan pantatnya di sofa.

"Lebih parah dari di-sunat, Tuan Besar! Aset saya baru saja ditendang oleh teman wanita bar-bar itu! Padahal saya ke sana cuma berniat baik mengantarkan tuan muda Noah dan makanannya!"

Naomi menutup mulutnya, menahan ringisan. "Ditendang? Ya ampun, Joni yang malang! Memangnya kamu melakukan pe-lecehan apa sampai ditendang sefatal itu?"

"Saya tidak melakukan pe-lecehan fisik, Nyonya! Sumpah!" bela Joni dengan bibir bergetar memelas. "Saya cuma tidak sengaja menatapnya tanpa berkedip! Habisnya, wanita itu keluar pagar untuk marah-marah sambil memakai lingerie sutra tipis. Salahkan mata saya yang refleks ini, bukan burungnya."

Hening sejenak menyelimuti ruang tengah itu. Xander dan Naomi saling berpandangan selama dua detik penuh.

Alih-alih merasa iba atau menawarkannya obat p3k, pasangan lansia itu justru meledakkan tawa hingga menggema ke seluruh ruangan.

"Rasakan itu, Joni! Makanya kalau punya mata jangan jelalatan!" tawa Xander pecah, a kegirangan sambil memukul-mukul bantal sofa.

"Ya ampun, Joni. Kamu benar-benar pantas mendapatkannya!" timpal Naomi, tertawa terpingkal-pingkal sampai harus menyeka sudut matanya yang berair.

Joni hanya bisa menatap sepasang majikannya dengan tatapan nanar dan hati yang tersayat-sayat.

"Asisten setia cucunya sedang berada di ambang batas kemandulan, malah ditertawakan! Benar-benar tidak ada hati nurani!" rintihnya, kembali merutuki nasib apesnya bekerja di bawah garis keturunan keluarga aneh ini.

1
Ida Lailamajenun
bukan nya Ele pernah bilang klu sodara tiri nya itu tukang rampas sampai pacar Ele ikut dirampas nya ini kok malah akrab yak
ceuceu
murahan banget elena,harusnya nikah dulu,jadikan pelajaran sebelumnya cukup sekali hamil di luar nikah
Senja: diluar negeri mungkin udah biasa kak🙏 maaf kalau gak sesuai ekspetasi🙏🙏
total 1 replies
ceuceu
kocag noah maen panggil papah aj/Facepalm/
Sweet Heart
Kapan Elena Dan Noah Ketemu Dengan Papa Kandungx Elena Thor. Jangan Sampe Papanya Elena Dah Mati Yahhh Dan Seluruh Hartax Elena Diambil Ibu Tirinya Elena
Lisa Halik
🤣🤣leon bersedialah kamu
Nice1808
sabar leon ntar klo dah lahir aman kok🤣🤣🤣
Nice1808
hhaahha sabar leon , menghadapi ibu hamil ada aja tingkah nya😂
Nice1808
belum dpt kejutan dah tau duluan papa singa ini🤣
ceuceu
Noah pede banget langsung nyapa/Facepalm//Facepalm/
ampun dh kocak parah/Facepalm/
Sri Rahayu
sabar Leon....istri mu lg hamil muda...lanjut Thorr😘😘😘
ceuceu
ternyata noah gen elena matre/Facepalm//Facepalm/
ceuceu
sumpah ngakak bab ini dari awal/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
noah dagang cu-pang/Facepalm//Facepalm/
Sri Rahayu
bikin ngekek aja hahaha
ceuceu
ampun bocah maen ngomongin investasi/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Sri Rahayu
hahaha....kalian berdua ni kdng lucu kdng bikit greget aja 😍😍😍
Dew666
Makasih thor dah update banyak banyak
Senja: sama2 kak dew, lg mood🤭
total 1 replies
awesome moment
krn cinta luber leon maka elena jd bumil aneh😄😄😄
Senja: Bisa gitu ya kak wkwk
total 1 replies
awesome moment
😄😄😄
Lisa Halik
sabar yaa leon
Lisa Halik
🤣🤣leon
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!