Pertemuan yang menyedihkan
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yenny prasetio, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Pertemuan yang menyedihkan
Keresahan yani...
Sambil berjalan gontai yani binggung dengan apa yang harus dia lakukan. bagaimana kalau ayah ibu tau? bagaimana caraku menjelaskan ke ayah ibu tentang apa yang sudah terjadi. aku malu kata yani..
Setiba dirumah orang tua yani pun heran melihat yani sudah pulang padahal ini bari tengah hari. melihat muka anaknya pucat ibu pun menjadi khawatir. kamu kenapa nak...sakit? tanya ibu penuh khawatir. yani tidak apa bu cuma masuk angin.
Ya sudah ibu bautkan teh hangat ya biar enakan.. terima kasih bu yani melihat ibu sambil tersenyum.dalam hati yani merasa berdosa karena tidak bisa menjaga dirinya dengan baik. yani sedih dan bingung tidak. tau bagaimana menyampaikan kehamilannya ke orang tuanya dan danu. apa lebih naik aku diam saja batin yani...
Yani pun kekamar istirahat.. ibu menyusul yani sambil membawakan secangkir teh ke kamar. minum lah nak setelah ini tidurlah biar keadaanmu lebih baik. ibu keluar dulu ya..
Setelah ibu keluar dari kamar yani pun membalas surat dari danu. yani tidak. sabar ingin menyampaikan kehamilannya.
Keesokan harinya yani pun mengirmkan suratnya untuk danu agar segera sampai kealamat danu.yani dengan sangat bersemangat menuju kewarung bu har. karena merasa baik baik saja yani ingin tetap bekerja diwarung milik orang tua kekasihnya.
Yani tidak menyangka kalau dia akan dipecat bu har. dengan alasan mendapat penggantinya bu har tidak ingin mempekerjakan yani lagi.
Maaf ya yan ibu sudah dapat pengganti kamu semalam. ibu tidak enak karena dia anak teman ibu. ibu pikir kamu libur lama. ibu tidak mungkin sendirian mengurus warung ini. padahal itu hanya alesan bu har karena dia tau yani sedang hamil anak danu. bu har tidak ingin anaknya berhubungan sama mantan pegawainya.ini semua cuma akal akalan bu semata untuk memisahkan anaknya dari yani.
Tidak apa bu nanti yani bisa mencari kerjaan ditempat lain. yani permisi ya bu.. tunggu yani ini sisa gaji kamu dan ini uang tambahan dari ibu untuk kamu.jangan ditolak ya lumayan buat pegangan kamu sambil mencari kerjaan. terima kasih ya bu yani pamit.
Melihat yani kembali pulang kerumah ibu pun menayakan perihal anaknya tidak pergi bekerja. masih ngak enak badan nak? tanya ibu ke yani.. yani pun menggelengkan kepalanya. bu har sudah dapat pengganti yani.. ya sudah jangan berkecil hati nanti bisa mencari kerjaan ditempat lain. atau kalau kamu mau kamu bisa bantu ibu membuat amplop ini,kata ibu sambil menunjukkan tumpukan amplop yang selama ini ibu kerjakam untuk menghasikkan uang. yani pun tersenyum...baiklah bu nanti yani bantu ibu. yani kekamar dulu ya bu yani masih pusing. tanpa menunggu jawaban ibu yani berlalu pergi kekamarnya.
Sebulan telah berlalu tapi balasan surat dari yani tidak kunjung sampai ke tangan danu. lalu danu pun mengirimkan surat lagi kealamat rumah yani. yani binggung kenapa dalam surat ini danu bilang aku tidak membalas suratnya.padahalkan sudah dikirimkan ke alamat ini dengan benar.
Yani pun segera menulis surat balasan untuk danu agar besok pagi bisa segera dikirimkan. setelah selesai membalas surat danu yani pun merasakan ngantuk yang luar biasa. yani pun terlelap sampai malam.
Yani terbangun karena merasakan perutnya kelaperan. dilihatnya sudah pukul 10 malam. pantesan laper aku tidur dari sore. ah sebaiknya aku segera makan kasihan anak didalam perutku.
Ayah ibu dan adik adik yani sudah tidur. yani pun bergegas kedapur untuk makan. baru saja mau makan yani merasakan mual mencium aroma makanan... karena takut membangunkan ibu yani muntah tanpa suara.sambil berpikir kenapa aku bisa mual itu kan makanan kesukaanku, aneh...
kalau pertama kali hilaf klu kedua kali itu sengaja😇😇😇