NovelToon NovelToon
Transmigrasi Wanita Miskin Menjadi Istri Bos Kaya

Transmigrasi Wanita Miskin Menjadi Istri Bos Kaya

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi / Perjodohan / Mengubah Takdir
Popularitas:1.6k
Nilai: 5
Nama Author: hazelnut_krim

zoeya, dia adalah mahasiswa miskin yg berkuliah di universitas empire state. suatu hari ia pergi ke perpustakaan terkenal dan terbesar di kotanya, yaitu CENTRAL INTERNATIONAL LIBRARY.
ia membaca buku catatan dan satu buku novel romansa yg bercerita tentang seorang bos terkaya yg dijodohkan dengan seorang wanita miskin yg cantik dan lumayan pintar, berprestasi dan banyak mendapatkan penghargaan dari berbagai perlombaan antar negara, antar universitas, nasional maupun internasional, tapi karna dia dilahirkan dari keluarga miskin, orang yg berada disekitar nya sedikit tidak nyaman, bahkan keluarga suami, keluarga nya dan suami nya sendiri pun bersikap sama seperti orang luar.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon hazelnut_krim, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#bab 18

Setelah cukup lama mengobrol bersama, sore pun tiba, lucas, richard, dan lyra kembali ke ruang kerja nya masing masing karna masih ada kerjaan yg harus mereka selesaikan

"vina, tante ke ruang kerja dulu ya, tante masih ada meteeng sama klien, ga papa kan kalau tante tinggal?" tanya lyra dengan lembut, ia juga sebenarnya masih ingin mengobrol dengan elvina, namun pekerjaan nya juga tidak bisa ia tinggal kan begitu saja

"iya ga papa kok tan, vina nanti habis ini mau jalan jalan di taman belakang, tante selesaiin aja pekerjaan tante, jangan pikirin vina" jawab elvina dengan senyum di wajah nya, lyra hanya mengangguk sambil senyum lalu pergi meninggalkan elvina sendiri

Saat elvina beranjak dari kursi nya dan ingin keluar dari rumah, ia teringat oleh ibu nya lagi, ia memikirkan kembali ibu nya yg ada di dunia nyata, ia terus memikirkan ibu nya juga merasa bersalah pada ibu nya karna ia pergi tanpa kabar dan tanpa memberi tau ibu nya, ia juga tidak tau kalau ia akan masuk ke dalam dunia novel dan menjadi tokoh yg sangat menyedihkan di novel

'kok gw jadi kepikiran terus ya sama ibu? Kira kira ibu sekarang lagi apa ya? Ya tuhan, izinkan aku bertemu dengan ibu walaupun cuman sebentar tidak apa ya tuhan, hamba hanya ingin melihat keadaan ibu di dunia nyata' ucap nya dalam hati yg lalu memohon pada yg maha kuasa agar ia bisa dipertemukan dengan ibu nya meski hanya sebentar bagi nya itu tak apa dan sudah sangat cukup, asalkan ia bisa melihat dan bertemu dengan ibu nya itu saja

Karna lucas dan kedua orang tua nya cukup jauh dari elvina, mereka jadi tak bisa mendengar isi hati elvina. Setelah elvina keluar dari rumah, ia berjalan menuju taman belakang rumah lalu duduk di bangku taman ditemani dua pembantu, salah satu nya adalah kepala pelayan dan satu nya lagi adalah pembantu baru, elvina menatap pembantu baru itu dari atas hingga bawah

"bi siti" panggil elvina lirih

"ada apa non?" tanya kepala pelayan yg sedikit menunduk pada elvina

"dia siapa?" elvina yg menunjuk pembantu baru itu, kepala pelayan melihat ke arah yg di tunjuk elvina

"ohh, itu pembantu baru non! Dia baru aja kerja di sini dua hari yg lalu" jelas bi siti

"ohh gitu. Hei kau" ucap nya mengangguk lalu setelah nya memanggil pembantu baru itu, pembantu baru itu menoleh dan menatap elvina, karna merasa ia di panggil oleh elvina ia lalu menghampiri elvina, ia sedikit menundukkan kepala nya pada elvina, karna ia tau kalau elvina adalah calon menantu keluarga itu jadi harus di hormati dan apa pun yg elvina suruh harus di patuhi

"maaf non, ada perlu apa?" tanya ramah pembantu itu yg masih menundukkan kepala nya pada elvina

"udah ga usah nunduk lagi" pembantu itu mematuhi perkataan elvina, ia lalu mengangkat kepala nya namun tak menatap mata elvina, karna peraturan di keluarga frederick siapa pun yg berani menatap mata anggota keluarga itu akan di pecat dan dianggap tidak sopan kecuali anggota keluarga itu yg meminta ditatap mata nya, jadi setiap pembantu yg bekerja di rumah itu selalu menuruti peraturan yg ada dan hampir tidak ada pembantu yg melanggar peraturan itu

"ada yg bisa saya bantu non?" tanya pembantu itu sekali lagi

"ohh ga ada, saya cuman mau nanya sama kamu" jawab elvina dengan lembut

"ga papa kamu tatap mata saya aja" pinta elvina, pembantu itu mengangguk dan mulai menatap elvina secara perlahan

'astaga, ya tuhan! Dia cantik sekali, ini kah yg di namakan bidadari? Pantas saja keluarga frederick sangat menyayangi nona elvina, dari mata nya saja ia sudah terlihat cantik, walaupun dia ga senyum juga sudah terlihat cantik, apa lagi kalau misalkan dia senyum pasti keliatan lebih cantik, elegan dan lebih anggun' ucap pembantu itu dalam hati, ia tak percaya dengan apa yg dia lihat, ia juga tak percaya kalau ternyata elvina secantik itu, jika dibandingkan dengan floren, kecantikan floren tidak ada apa apa nya, tapi pembantu itu masih belum mengenal floren, dia juga belum pernah bertemu dengan nya

"sini duduk dulu bareng saya, bi siti juga sini duduk dulu" ucap elvina yg menyuruh pembantu baru dan bi siti duduk di sebelah nya, pembantu baru itu menatap bi siti karna ragu, seolah tau apa yg dirasakan pembantu itu, bi siti langsung mengangguk kan kepala nya, setelah bi siti mengangguk kan kepala nya ia lalu tanpa pikir panjang langsung duduk di sebelah elvina begitu pula bi siti

"kalau saya boleh tau siapa nama kamu" tanya ramah elvina dengan senyum manis di wajah nya, bi siti yg melihat itu baru pertama kali nya ia melihat kalau elvina tersenyum ternyata secantik dan seimut itu

'waaa imut banget pas senyum, serasa mau cubit pipi nya deh saking imut nya' ucap pembantu baru itu yg menatap senyuman elvina sambil balik tersenyum

"eee nama saya irene non" jawab nya dengan ramah sambil menatap elvina, elvina mengangguk

"umur kamu berapa?"

"baru 20 tahun non"

"oh seumuran dengan saya ya, kalau gitu kamu bisa panggil nama saya kalau kita sedang di luar, dan kalau di rumah panggil aja seperti biasa, gimana?" tanya elvina yg membuat kesepakatan dengan irene

"tapi non apa itu ga keterlaluan? Saya kan cuman pembantu di sini, sedangkan nona calon menantu keluarga ini, menurut saya itu ga pantas bagi saya non" irene yg ragu akan kesepakatan itu

"ahh ga papa, masa iya cuman karna perbedaan kasta kamu jadi merendah kaya gini, jangan gampang merendah di hadapan orang yg lebih tinggi dari kamu, karna belum tentu dia juga tinggi derajat nya" jelas elvina yg meyakinkan irene, awal nya ia tetap ragu, namun akhirnya ia menyetujui kesepakatan itu

"bi siti juga kalau misalkan di luar panggil saya dengan nama aja, kalau di rumah baru seperti biasa, biar ga terlalu canggung dan biar ga terlalu formal juga, ga papa kan bi" ucap elvina yg juga membuat kesepakatan dengan bi siti, bi siti hanya mengangguk mengiyakan kesepakatan yg di buat oleh elvina

"oke kalau gitu, mulai sekarang kalian adalah teman aku yg pertama di sini" elvina yg lalu tertawa kecil, bi siti dan irene akhirnya ikut tertawa bersama elvina. Setelah di rasa sudah mau malam, elvina memutuskan untuk masuk ke dalam rumah dan mandi untuk menyegarkan badan

1
Rev
🙏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!