NovelToon NovelToon
Setelah Kehilangan

Setelah Kehilangan

Status: tamat
Genre:Lari Saat Hamil / Poligami / Tamat
Popularitas:29.8k
Nilai: 5
Nama Author: sri ratna puspita

Talakku jatuh karna kesalahanku sendiri, namun dengan egoisnya aku masih menahan neira agar tetap selalu berada di sisiku.

Aku berkubang dalam genangan dosa, berzinah dengan istriku sendiri saat talakku telah jatuh tanpa sepengetahuan neira.

"Maafkan abang neira, sanggup abang lakukan apapun termasuk menanggung dosa besar hanya agar kamu tak pergi dari hidup abang. " Batinku menatap neira yang tertidur pulas, setelah kami kembali berhubungan suami istri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sri ratna puspita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab Sk 7

Bab 7

Bagai disambar petir hati neira tertegun mendengar permintaan ryan. bagaimana tidak, ryan membuat perjanjian itu hanya berdasarkan rasa cemburunya yang sama skali tidak berdasar. Ada rasa perih di hati neira bukan karna permintaan ryan barusan, namun karna neira kini bisa melihat sebesar apa kepercayaan ryan kepada dirinya.

"Baik, nei setuju, kita buat perjanjian ini, toh selama ini nei tidak pernah macam2 di belakang abang, tapi harus abang ingat abang juga di kelilingi oleh wanita-wanita cantik di kantor,bukan tidak mungkin suatu saat abang akan khilaf nantinya,. Dan saat itu terjadi jangan pernah sesali keputusan abang ini."

Jawaban neira memang terkesan lirih, namun penuh penekanan,tersirat tidak ada setitikpun keraguan disana.

Sebaliknya ryan yang mendengar jawaban neira merasa hatinya terenyuh,teringat ucapan neira tentang dirinya yang memang selama jabatannya naik menjadi manager, ia mulai di kelilingi oleh wanita-wanita cantik juga sexi. Tak terkecuali Nafisya sosok yang menjadi sekretaris nya saat ini, gadis yang cantik semampai, mempunyai kulit putih bersih berambut lurus tergerai seukuran pinggang.bahkan hampir semua karyawan pria di kantornya menaruh rasa kagum terhadap wanita yang menjabat sebagai sekretaris ryan tersebut.

Namun neira tidak pernah sedikitpun menaruh rasa curiga terhadap suaminya, ryan pun tak memiliki perasaan apa2 terhadap sekretarisnya itu selain sebatas rasa kagum.

Setelah memberikan jawabannya kepada ryan, neira bangkit lalu berjalan menuju kamar mandi, ia berniat untuk berendam sejenak di bathup guna melepaskan rasa lelahnya, lelah fisik setelah pulang dari bekerja di tambah lelah hati menghadapi sikap cemburu ryan yang sebulan belakangan ini semakin menjadi jadi.

Seminggu berlalu kembali seperti biasanya, neira yang harus siap flight jam berapapun, ryan juga tengah disibukkan dengan urusan kantor nya, membuat mereka jadi jarang memiliki waktu untuk sekedar mengobrol ringan. Hanya saja ada yang membedakan, jika biasanya neira selalu bersikap hangat, kini neira lebih terasa dingin, rasa kecewanya terhadap ryan membuatnya merasa seperti tidak di hargai. Akan tetapi neira tetap tak lalai dalam tugasnya sebagai istri, melayani semua kebutuhan sang suami termasuk hak di atas tempat tidur.

Neira juga kini lebih membatasi waktu kebersamaan dirinya dengan Amar, bukan maksud apa2 neira sadar penyebab suaminya marah di karenakan dirinya yang lebih banyak waktu bersama Amar ketimbang bersama ryan.

Ryan merasa bahagia dengan perubahan istrinya, seminggu berlalu neira selalu meminta ryan yang mengantar ketika ada jadwal terbang untuknya.neira juga selalu meminta ryan untuk menjemput jika sudah waktunya pulang. Dirumah neira juga sudah tidak pernah membahas tentang Amar lagi.

Perubahan sikap neira yang seolah menghindar membuat Amar sempat bertanya-tanya.hingga siang itu Amar sengaja menunggu jadwal neira selesai, sebelum neira menelpon ryan untuk meminta jemput, Amar sudah lebih dulu menghampiri neira.

"Ra, aku mau ngomong sebentar, bisa?"

Panggilan Amar membuat neira sedikit terkejut, namun di detik berikut nya neira mengangguk tanda setuju. Dimasukkan kembali ponselbya kedalam tas kemudian berjalan mengikuti Amar.

Amar membawa neira ke cafe yang tak jauh dari bandara. Setelah menemukan tempat duduk Amar menawarkan neira untuk memesan minuman.

"Kamu mau minum apa Ra? "

Ucap Amar bertanya dengan panggilan khasnya. Ya hanya Amar yang memanggil neira denga sebutan Ira atau Ra.

"Tidak perlu, aku belum haus, emm aku buru buru mar, bisakah kamu katakan segera apa yang ingin kamu bicarakan?"

Mendengar jawaban neira seakan menjadi penjelasan dari sikapnya yang selama seminggu ini terkesan menghindar dari Amar, neira seolah takut untuk berlama-lama bertemu dengan Amar.

Amar menghembuskan nafas pelan sebelum akhirnya bertanya.

"Kamu pasti tau alasanku ingin berbicara denganmu Ra, selama seminggu ini kamu memang sengaja menghindar dariku kan Ra, apa aku punya salah kepadamu?"

Akhirnya lolos juga pertanyaan itu dari mulut Amar, pertanyaan yang sudah beberapa hari ini ingin ia sampaikan kepada neira.

"Amar, kurasa tanpa menjelaskan kamu pasti tahu penyebabnya, aku tidak pernah marah padamu, kamu pun tidak punya salah apa2 terhadapku, hanya saja terjadi sesuatu di antara aku dan abang ryan, aku hanya mencoba menjaga perasaan suamiku mar, aku takut kekhawatiran ryan terhadap hubungan kita nantinya akan membuat hubungan kami rusak, juga hubungan persahabatan kita mar, "

Neira menjawab dengan tatapan yang mengembun, sejujurnya berat untuknya menghindari Amar, Amar adalah orang yang selama ini menemaninya, memberi dukungan atas semua impiannya, namun kini ia harus memilih menyampingkan Amar demi perasaan suaminya. Ada perasaan takut di hati neira jika keputusan nya ini akan menyakiti perasaan Amar.

"Baiklah, kamu tahukan aku selalu mendukung apapun yang akan kamu lakukan, jika dengan kita menjauh itu bisa membuat rumah tanggamu baik, maka tidak apa aku akan menghargai keputusan mu."

Amar menjawab sembari tersenyum, ia tidak tega jika ia meneruskan keingannya untuk dekat dengan neira malah membuat neira nantinya terluka di dalam rumah tangganya.

Amar melirik jam tangannya kemudian bangkit dari kursinya.

"aku pamit pulang duluan ya, sudah kamu tidak perlu memikirkan tentangku, kini fokus saja kamu kepada ryan, sebaiknya sekarang kamu hubungi ryan, minta ia menjemputmu di sini, apalagi kini kan aku sudah tidak bisa lagi mengantar jemputmu."

Ucap Amar kemudian berlalu meninggalkan neira, setelah mendapat jawaban berupa anggukan kepala neira.

Neira memandang ke arah Amar yang berjalan semakin menjauh lalu menghilang di balik pintu cafe, setelah nya neira merogoh kembali ponselnya yang tadi sempat ia taruh di dalam tas,tujuannya ialah menelpon sang suami untuk meminta jemput.

1
aqil siroj
kerrennn thor 👍👍👍
sri ratna puspita: Terima kasih atas dukungan 🙏😊
total 1 replies
Sumar Sutinah
maka y nafisya harus banyak bersukur, d baikin sm neira malah mau jahatim, terima aj nasibmu
aqil siroj
nah lohhh.... jadi boomerang buat dia sendiri kan
Shafia Zahara
Neira jgn mau balikan ama ryan Author, enak aja udh enak selingkuh trus mau minta rujuk. buat ryan hancur dlu thor 🤭😁 🙏🏻
Cookies
bagus
aqil siroj
uhhh.... yok lanjut thor....
aqil siroj
gak sabar nunggu besokkk
aqil siroj
yupppp semangat up thor
Sulastri Oke86
lanjut terus kak
aqil siroj
semoga saja ryan tau akal bulus si fisya...semoga nei bisa bahagia ya
aqil siroj
seauatu yg dimulai dg jlan yg gak bener pasti akhirnya juga gak bener, emang syetan ini si fisya
Sumar Sutinah
dasar pelakor, g tau terima kasih, coba dl klw tdk d nikahkan sm neira km mau jd apa, dia yg menggoda suami orang, ksh dia karma thor gemees aq
Sumar Sutinah
knp neira harus menderita, sedangkan nafisya enak d maafkan, dn d terima sm orang tua ryan kecewaaa.....bangett 😱😱😱
aqil siroj
si fisya gak sadar diri banget ya... bandingin dirinya dan nei oeeehhhh malik teiak maling dia...wanita terhormat gak akan ngebuka selangkangannya dg cuma" saat laki"nya gak sadar...
gila apa dia ngatain si nei jablay...
huh dibuang si ryannn kapokkk dia...
gregetan banget
Anna Kusbandiana
anak satu bapak lain ibu, tetap saudara kandung kan ya....

kalo satu ibu lain bapak baru saudara tiri, gitu kali ya
sri ratna puspita: iya benar kka, hanya disini yang terima kado adalah nafisya makanya tertulis anak tiri. Terima kasih sudah mampir di cerita saya ☺🙏
total 1 replies
Yoeni Menil
kenapa harus pelakor yg menang thor
aqil siroj
kerrennnn
aqil siroj
next....
aqil siroj
next thor... belum tau aja dia si nei punya anak juga
Sulastri Oke86
lanjut lagi kak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!