NovelToon NovelToon
Terjerat Ranjang Dua Mafia

Terjerat Ranjang Dua Mafia

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Balas Dendam / Badboy / Mafia / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:228.2k
Nilai: 4.9
Nama Author: dee hwang

Area 21+ banyak konflik berat

Yua adalah gadis yatim piatu yang diasuh oleh paman dan bibinya, mereka tidak memperlakukan Yua dengan baik, mereka juga mencoba untuk mencelakai Yua dengan membayar seseorang untuk menabrak Yua dengan mobil agar mereka mendapat uang asuransi.

Namun, Yua masih selamat, hanya saja kecelakaan itu menyebabkan wajah cantiknya memiliki luka yang besar. Karena luka itu semua orang menghinanya dan mengatainya seperti monster.

Di sekolah dia dirundung oleh pangeran sekolah yang tampan dan kaya raya, meski semua orang menyukainya, Yua sangat membenci dia.

Hingga suatu saat, Yua sedang menangis sebuah layar sistem muncul dan mengatakan dapat merubah hidupnya. Apalagi, seorang anak baru yang berasal dari keluarga konglomerat datang masuk di kelas Yua, memberikan perhatian pada Yua.

Yua tidak tau, jika dia sedang berada diantara dua lelaki yang keduanya adalah musuh satu sama lain, dan mereka berdua adalah putra dari kelompok mafia yang sedang berseteru.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dee hwang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Apartemen baru

.

.

Gadis manis bernama Rea itu menghela nafas bosan melihat kakak yang lebih tua setahun darinya, Henry namanya, tak mau berhenti memainkan game di smartphonenya.

Henry terus memainkan game itu bahkan selama perjalanan mereka dari Macau menuju Indonesia.

Rea dan Henry adalah saudara seayah, Ibu mereka berdua berbeda. Jika Ibu Henry berasal dari Macau, maka Ibu Rea berasal dari Semarang. Yang dinikahi ayahnya hanyalah Ibu Rea, karena sudah di jodohkan ... sebenarnya ibu Henry lah kekasih ayah mereka.

Tapi mau bagaimana lagi kan?

Ibu Henry menikah lagi dengan orang kaya di Macau sana, sementara ayah mereka kehilangan Ibu Rea lima bulan lalu dalam kecelakaan.

Karena itu, Henry berniat tinggal dengan ayahnya dan adiknya, Rea... juga karena Henry merasa bosan tinggal di Macau yang padat penduduk dan panas.

Dan juga... karena hal lain.

Mereka mengikuti ayah mereka yang pindah tugas di Indonesia, Jakarta. Ayah mereka akan menjadi manager di salah satu restaurant China disana.

Dan kini mereka dalam mobil, menuju apartemen yang akan mereka tempati.

“Perpindahan sekolah kalian gimana?” tanya ayah mereka yang duduk di sebelah pak supir.

“Sudah ku bereskan ... teman kami yang mengaturnya, bahkan seragamnya juga sudah dibelikan, nanti pasti di antar” jawab Henry sambil masih fokus pada gamenya.

“Kau tidak apa pindah begini? Maksudku kau sudah kelas tiga” tanya Rea tidak terlalu keras, hingga ayah mereka tak bisa mendengar dengan jelas, tapi Henry dapat mendengarnya dengan baik.

Henry menghentikan gamenya lalu menoleh pada adiknya, kemudian dia tersenyum, tangannya terulur untuk mengusak kepala adiknya dengan gemas.

“Jangan terlalu khawatir.. aku baik-baik saja, lebih baik kau fokus mencari teman baru yang baik disana nanti” jawab Henry.

Setelah tangan Henry berhenti mengusak kepalanya, Rea kemudian meletakkan kepalanya di bahu Henry, mendusal mencari kehangatan layaknya kucing kecil yang butuh perhatian.

Henry terkekeh melihat tingkah manis adiknya, sangat menggemaskan.

Sebenarnya, Rea sangat menyayangi Henry, saudaranya satu-satunya. Dulu dia sangat sedih karena terpisah jauh dari Henry, tapi sekarang kakaknya itu akan tinggal dengannya.

Akhirnya Rea akan merasakan memiliki seorang kakak.

Meski ibunya telah tiada, asal bersama ayah dan kakaknya Rea rasa semua akan baik-baik saja.

“Rea manja sekali.. hehe” Henry mencubiti pipi Rea gemas “Maaf karena aku main game terus ya?”

Rea menggeleng “Tak apa”

Henry kembali memeriksa smartphonenya, sebuah notifikasi pesan masuk, dia melihat pesan itu segera. Seringai muncul di bibirnya setelah selesai membaca pesan itu.

“Kalian bodoh sekali, bahkan tidak sadar jika sedang diserang” gumamnya.

“Hmm?” Rea yang tak mendengar gumaman kakaknya dengan jelas mendongak menatap kakaknya dengan tatapan bingung.

Henry tersenyum lalu mengecup kening adiknya “Tidak ada ... hanya notifikasi dari game tadi, tak perlu dipikirkan, kau lelah?”

Rea menjawabnya dengan anggukan “Eum..”

“Sebentar lagi sampai, kalian bisa istirahat.. ayah akan memesan makan malam” sahut ayah mereka.

“Sebentar lagi sampai Rea ....”

Akhirnya mereka sampai di depan gedung apartemen yang disiapkan teman Henry untuk mereka. Ayah mereka saja tidak menyangka Henry memiliki teman kaya raya yang tidak berpikir panjang untuk membelikan sebuah unit apartemen mewah untuk Henry.

Rea yang tadinya sudah mengantuk itu, kini sudah terjaga, tangan mungilnya yang tadinya menyeret koper kini pegangannya sudah melemah.

“Rea, ayo masuk, kau melihat apa?” tanya Henry, dia heran melihat adiknya diam saja sambil melihat pada suatu arah, kemudian Henry juga ikut melihatnya.

Ada dua security yang ingin mengusir seseorang yang berpenampilan lusuh, tidak jauh dari mereka berdiri seorang gadis berpenampilan serba mahal dari ujung rambut hingga ujung kaki.

Henry menepuk bahu Rea “Kau ingin aku menolongnya?”

Rea mengangguk pelan, melihat itu, Henry segera berjalan menuju mereka “Hei! Apa yang kalian lakukan pada temanku!”

Kedua security itu melepaskan seseorang yang berpakaian lusuh, Henry pikir itu laki-laki karena kepalanya tertutup tudung jaketnya, tapi setelah tudung itu jatuh, dia bisa melihat rambut panjang.

Setelah Henry benar-benar dekat, dia meraih koper lusuh yang gadis itu bawa “Dia temanku, pergi kalian –” lalu Henry menoleh pada gadis berpenampilan mahal dengan dandanan menor “ – kau siapa? Pergi sana!”

Gadis berpenampilan mahal, Laura, segera pergi sambil mendumel kesal.

Kemudian Henry menoleh pada gadis lusuh yang dia tolong “Kau baik-baik saja?” tanya Henry. Kemudian Rea dan ayah mereka juga sudah dekat.

“Kenapa mereka ingin mengusirmu?” tanya Rea.

Gadis itu mendongak, kemudian menatap Rea, lalu menggeleng “Tidak tau, mereka tidak percaya jika aku memiliki apartemen disini”

“Namamu siapa? Aku Rea, kebetulan kami juga baru akan pindah di apartemen ini, unit apartemenmu ada dimana?” tanya Rea.

“Sebelas, namaku Yua”

Kemudian Rea menggandeng lengan Yua dan menyeretnya untuk memasuki gedung “Ayo masuk! Jika bersama kami, tidak akan ada yang mengganggumu lagi Yua”

Sementara itu Henry di belakang mereka, menyeret kopernya sendiri dan koper milik Yua. Dahi Henry berkerut dalam. Melihat wajah manis dengan luka bakar di wajah itu membuatnya merasa familiar, dimana dia melihat wajah seperti itu juga ya?

“Apa itu wajah yang ditunjukkan boss Felix?” gumamnya tanpa sadar.

“Kamu bicara apa Henry?” tanya ayahnya, Henry tersenyum lalu menggeleng “Tidak pa, aku hanya senang, belum apa-apa Rea sudah memiliki teman saja”

Ayahnya mengangguk dan ikut tersenyum “Ayah juga senang melihatnya tersenyum seperti itu”

***

Yua menatap ke sekeliling apartemennya dengan tatapan tidak percaya, semuanya mewah, indah, dan yang penting miliknya!

Tentu saja Yua sangat senang!

Apartemen ini sebenarnya unit yang memiliki kamar paling sedikit, yaitu hanya ada dua kamar, dan semua kamar besar. Memiliki tiga kamar mandi, satu dapur, ruang makan, ruang tengah, ruang tamu, balkon, lalu yang membuat Yua sangat bahagia adalah ruang baju sendiri, walking closet.

Meski ruang baju masih tidak ada isinya, tapi nanti dia bisa membeli baju-baju bagus, sepatu dan tas untuk mengisinya.

Yua berhenti tersenyum setelah melihat pantulan dirinya di cermin.

Tidak cantik.

Dia terlihat sangat lusuh, bajunya, rambutnya, wajahnya.

Semuanya.

Tidak aneh jika dia diremehkan oleh orang-orang.

Yua heran sekali sebenarnya dengan Rea, kenapa gadis secantik, semanis, dan seimut dia bisa baik sekali pada Yua? Apa dia tidak melihat Yua sangat lusuh seperti gembel begini?

Tidak heran Chris membencinya hingga sering mengerjainya seperti itu, iya kan?

Lalu Felix ... sistem bilang dia tidak baik dan memiliki alasan untuk mendekatinya. Tapi apakag Yua boleh egois? Tidak apa jika Felix memiliki alasan, asal Felix mau jadi temannya dan terus berada di sisinya dia tidak masalah.

Kemudian Yua mendekati meja rias yang masih kosong, juga ada di ruangan baju. Dia hanya diam menatapi pantulan dirinya. Lalu Yua mengangkat tangannya, mengusap luka bakar di wajahnya yang tak kunjung hilang.

[Mau membeli paket itu?]

Yua mengangguk mantap “Aku harus membelinya, aku sudah memiliki teman yang baik seperti Felix dan Rea, terutama Rea – aku tidak ingin dia menjauhiku hanya karena ....” ucapan Yua terhenti, dia tidak bisa membayangkan akan kehilangan teman sebaik Rea.

Rea sangat manis, dan baru kali ini Yua didekati oleh teman perempuan, jadi Yua ingin mempertahankannya.

Jika Yua merubah penampilannya, Rea tidak mungkin malu lagi dengannya bukan?

Setelah Yua setuju untuk membeli paket, kemudian muncul sebuah kotak berwarna babypink dengan pita emas menghiasi kotak itu.

Dengan tidak sabar Yua membukanya, dia tersenyum lebar melihat ada banyak produk kecantikan disana, dan semuanya memiliki wadah yang cantik dan terlihat mewah. Seperti produk yang akan dijual dengan harga jutaan.

[Pertama-tama, mulailah dengan membasuh muka dengan sabun wajah khusus]

Yua meraih botol kaca cantik dengan tulisan ‘facial foam’.

[Setelah itu, baru memakai sheet mask]

Yua menarik satu sheet mask, dia kotak ada sekitar lima sheet mask.

[Pakai sheet mask sambil tidur sampai esok hari]

“Apa setelahnya lukaku bisa hilang?” tanya Yua.

[Mungkin saja, kalau pun tidak, mungkin akan menghilang sedikit demi sedikit]

“Tidak apa, itu sudah lebih baik, terima kasih, aku akan mencobanya.”

Dengan semangat Yua pergi sambil membawa facial foamnya ke kamar mandi, apapun akan ia lakukan untuk menghilangkan luka mengerikan di wajahnya.

.

.

.

Aku punya rekomendasi novel yang bagus ☺️ coba dibaca juga ya.

terimakasih ❤️

1
Qaisaa Nazarudin
Nah,Makanya Chris lah yg harus tanggungjawab..
Qaisaa Nazarudin
Kenapa aku merasa seperti Yua ini punya dua Suami..ckck
Qaisaa Nazarudin
Yua Jadi wanita murahan melayani dua lelaki sekali gus,..Omg langsung ilfil aja dengan Yua..
Qaisaa Nazarudin
Waahh parah jangan bilang Felix fan Chrish sama2 nina ninu dengan Yua.. Astaga...
Qaisaa Nazarudin
Astaga Yua, kenapa Sih gak habis2 tololnya,Masih aja menganggap Felix baik,Ckk ku sentil jugak nih ginjalnya Yua,bego amat sih..😡😡
Qaisaa Nazarudin
Apa kau pikir Felix akan mengikuti kata mu,Felix adalah pria normal, Bagi orang luar negeri sex bebas itu sudah biasa melakukan tanpa ikatan..
Qaisaa Nazarudin
Gak tau apa-apa tapi sok tau...Di sini bukan Felix yg Hebat tapi kamu yg Bodoh bin Bego..kesel aku...
Qaisaa Nazarudin
Jangan sampai hujung2 nya kamu yg nangis air mata darah saat tau siapa Felix,Dan apa tujuan Felix mendekati mu..ckk kenapa polos banget sih kamu Yua??
Qaisaa Nazarudin
Yang ada Nia akan tau kamu punya banyak uang,Ntar dia akan cari kamu dengan emaknya utk minta uang kamu,Dengan alasan hutang budi karena mereka sudah membesarkan dan menyekolahkan kamu..
Qaisaa Nazarudin
Angel..
Qaisaa Nazarudin
Kok aku jadi Gemes sama Felix, Sebenarnya dia ini baik apa jahat sih..Duhh bikin aku mumet aja..
Qaisaa Nazarudin
Siapa adiknya Angela?
Qaisaa Nazarudin
Setelah ini kamu HARUS BERUBAH Yua,Berubah PENAMPILAN juga SIKAP mu,Jangan jadi CEWEK LEMAH lagi..Jangan mau di tindas lagi..
Qaisaa Nazarudin
Oh Henry anak buahnya Felix juga ternyata..
Qaisaa Nazarudin
wah beruntung banget Yua..
Qaisaa Nazarudin
Aelah yg ada ntar kalian balik lagi mencarinya minta uang saat tau Yua sudah kaya..
Qaisaa Nazarudin
Kalo suka harusnya diperlakukan dgn baik,ini malah nyakitin dan mempermalukan Yua,kasian deh Yua..
Qaisaa Nazarudin
Inti nya JANGAN MENILAI SESUATU DARI LUARAN NYA..
Qaisaa Nazarudin
Wooww langsung jadi tajir melentir..
Qaisaa Nazarudin
Ntar Felix masuk perangkap sendiri..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!