NovelToon NovelToon
Transmigrasi Panglima Perang

Transmigrasi Panglima Perang

Status: tamat
Genre:Raja Tentara/Dewa Perang / Menyembunyikan Identitas / Tamat
Popularitas:103.3k
Nilai: 4.7
Nama Author: less22

Seorang panglima perang di khianati istrinya lalu di bunuh oleh kakak kandungnya sendiri. Sialnya kenapa ia baru tahu di saat detik-detik kematiannya. Di sisa nafas yang terakhir, jika ada di kehidupan selanjutnya ia akan membalaskan semua kejahatan mereka.

Tapi siapa mengira jika jiwanya malah pindah ke tubuh menantu idiot keluarga ternama yang mati karena bunuh diri, ia beruntung karena bisa hidup kembali meskipun dengan tubuh baru.

Di saat itulah ia pun bertekad membalaskan dendamnya kepada Kakak kandung dan istrinya. Ia juga bertekad membalaskan semua perbuatan orang yang sudah membuat pemilik tubuh asli menjadi idiot dan mengambil alih kekuasaan panglima perangnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon less22, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 6

...❤️❤️❤️❤️ Happy reading ❤️❤️❤️❤️...

...❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️...

...❤️❤️❤️❤️❤️...

Zamora masuk ke dalam kamarnya, ia merasa amat-amat sedih sekali.

Ia menjatuhkan tubuhnya di kasur, dan mendekapkan wajahnya di bantal.

"Kenapa kau tiba-tiba berubah? Aku merindukanmu saat kau menjadi idiot. Bukan aku tak ingin kau sembuh, tapi aku merasa sedih karena kau melupakan aku. Karena benturan kepala mu kau melupakanku dan berubah menjadi orang lain. Hanya saja aku tak rela jika nanti kau malah bersama orang lain sedangkan aku yang berjuang selama ini melindungi mu," ucap Zamora sedih.

Aztron keluar, ia memegang sebuah dokumen dan berhenti di depan pintu kamar yang sedih terbuka.

Aztron melihat Zamora sedang menangis sambil bergumam.

'Maaf, saat ini aku sedang mencari jati diri ku dan mengujinya apa kau setia sampai akhir atau menyerah di tengah jalan,' batin Aztron.

Ia juga tidak bisa membuang wanita itu begitu saja, karena tubuh ini mempunyai istri yang melindunginya.

"Kakak! Kak Aziz!" terdengar suara Azon memanggil Aziz setelah kekuatan dari mobil.

Ia pun masuk ke dalam rumah tersebut, tapi baru sampai di teras Azon malah di tendang oleh Aztron.

Duakkkkkk!

Azon terpental dan langsung jatuh ke belakang.

"Akhhhhhhhhh!"

"Kenapa ... kenapa kau di-di sini?" tunjuk Azon ke arah Aztron.

"Ini adalah harta milik ku, jadi aku yang harus tinggal di sini, bukan kalian para pencuri!" Jawab Aztron mendalami perannya layaknya seorang pewaris.

"Kau ... Kau akan merasakan akibatnya!"

Belum sempat Azon berdiri hendak pergi, Aztron menangkap tubuh Azon lalu menghantam wajahnya.

Bak!

Buk!

Buk!

Bak!

"Akhhhhhhhhh!" wajah Azon bertambah berdarah lagi setelah ia terluka di rumah Mama Zamora.

Cpak!

Cpuk!

Cpak!

Cpuk!

Aztron menambah lagi pukulan itu hingga Azon babak belur, sampai wajahnya tak terlihat lagi bentuknya.

"A-aku t-ti ... ti ... dak, ak-akan memaafkan ... mu ..." seketika Azon pingsan.

Xxxxxxxxxxxxxxxxxx

Keesokan harinya, Aztron terbangun. Ia mencium bau wangi masakan dari dapur.

Lagian dari kemaren ia lupa untuk makan karena sibuk mempelajari perusahaan milik Papanya itu.

Aztron terbangun dan langsung ke dapur, ia melihat Zamora sedang menyiapkan makanan.

"Apa wanita ini selalu menyiapkan makanan untuk pemilik tubuh ini?" Tanya Aztron dengan suara pelan.

"Makanlah dulu," ucap Zamora menata makan yang ada di atas meja.

"Baiklah, terima kasih," ucap Aztron.

Ia mencuci mukanya terlebih dahulu lalu duduk di meja makan.

Masakan itu sangat enak dan sangat menggugah seleranya.

"Setelah ini aku mau pergi, kamu tetap di rumah dan jangan kemana-mana ya, takutnya ada mereka yang menculik mu. Aku mau urus masalah perusahaan, yang terpenting sekarang aku harus cari di mana notaris itu," ucap Aztron bertekad.

"Aku selalu mendukung mu, meskipun kau hilang ingatan," ucap Zamora pelan dan merasa sedih.

Meskipun begitu, Zamora tepat menyediakan baju jas untuk Aztron yang ia ambil dari lemari pakaian milik Aziz.

Setelah semuanya selesai, Aztron pun masuk ke dalam mobilnya.

Tadi malam, ia sudah mempelajari beberapa dokumen dan di mana letak perusahaan tersebut.

"Aku berangkat dulu," ucap Aztron.

"Iya, hati-hati di jalan," pesan Zamora.

Aztron pun masuk ke dalam mobil milik Azon lalu melajukan mobilnya di jalanan.

Aztron melajukan mobilnya sambil melihat papan tamplet di jalan untuk mencari alamat perusahaannya.

...❤️❤️❤️❤️ Bersambung ❤️❤️❤️❤️...

...❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️...

...❤️❤️❤️❤️❤️...

1
Sriana Junaidi
mantap
Nibras Amiruddin
mantab lanjut trus thor
Zzz: Mampir kak, judulnya Iblis penyerap darah, kali aja suka🙏
total 1 replies
Mbah Haryo
ok...bagus
Mbah Haryo
oke..takasih 5 bintang untuk cerita yg sat set ini..
krn..ide ceritanya bagus..walopun serba terburu"...
jika saja cerita ini tamat antara 300 sd 500 cpt...
detailnya psti bagus....

oke..
congratulation thor...
Mbah Haryo
py to iki critaneee....
kalo kalah sidang & terbukti besalah..si najiz kan ya ditahan to yaw..kok sdh dsitu duluan..emang bisa terbang. ?
Olan moro
mantap.... 👍👍👍
Olan moro
mantap....
Agang Junior
ini nih yg keren biar pendek nggak bertele² dan tuntas...
Wulan Sari
cip 👍 menarik karyanya
Tri Arrum
Luar biasa
alexsander
maaf thor..aku penasaran dngan yg namanya pakaian mukodo..aku search di mbah google..koq gak ketemu ya
asya yussi
Luar biasa
dhani satria
bagus
dhani satria
kakange taekwondo
dhani satria
mukodo?
Hardianto Erlangga
spa yg dia suruh,,,????
Hardianto Erlangga
kosa kata yg terbolak balik,,munkin dia nulis pas lagi ngantuk,,
Gabutdramon
dari namanya ini jelas bukan penduduk bumi, semua nama angat alienable
YumiKaori~: alien😭😭
total 1 replies
Gabutdramon
wah belum pisah udah ditunangkan 😱
Ervina
Luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!