NovelToon NovelToon
Aku Tidak Miskin, Mas!

Aku Tidak Miskin, Mas!

Status: tamat
Genre:Penyesalan Suami / Menyembunyikan Identitas / Pelakor jahat / Tamat
Popularitas:984k
Nilai: 4.7
Nama Author: Leni Anita

Marsya, seorang istri yang selalu di hina oleh suami dan keluarga nya hanya karena dia dianggap karyawan di salah satu toko kue.

Tapi tanpa sepengetahuan keluarga suami nya, bahwa toko kue itu adalah milik nya dan dia adalah seorang sarjana.

Dia sengaja menyembunyikan identitas nya atas permintaan sang ibu, kini Marsya tahu sendiri seperti apa suami nya dan juga keluarga nya.

Selain di berikan nafkah yang jauh dari kata cukup, Marsya juga di duakan oleh suami nyam dengan seorang wanita yang merupakan rekan kerja suami nya di kantor.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Leni Anita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

27

"Berikan makanan itu pada ku!" Bu Ana meminta makanan yang sudah di pesan oleh Marsya.

"Sebelum makanan nya di ambil, ibu harus membayar sebesar 83 ribu rupiah, bu!" Kurir itu berkata pada bu Ana.

"Uang nya kamu minta sama Marsya, tapi makanan nya berikan pada saya!" Ujar bu Ana lagi.

"Kalau begitu saya akan menunggu bu Marsya, begitu pun dengan makanan nya akan saya berikan setelah pembayaran nya selesai!" Kembali kurir itu berkata.

Marsya datang dan mengeluarkan selembar uang pecahan 100 ribu dan memberikan nya pada Kurir pengantar makanan nya.

"Kembalian nya ambil saja, maaf membuat nu menunggu!" Marsya berkata sambil tersenyum dan dia menerima makanan yang sudah dia pesan tersebut.

"Terima kasih banyak bu, saya permisi!" Kurir itu segera pergi dari rumah bu Ana.

"Marsya, berikan makanan itu pada ku, aku juga lapar!" Bu Ana meminta makanan itu pada Marsya.

"Ibu tidak malu minta makanan sama wanita miskin seperti ku?" Sindir Marsya kemudian.

Bu Ana menelan saliva nya, perut nya terasa lapar karena dia malas untuk memasak. Tapi Marsya tidak mau membagi makanan yang dia pesan.

"Dasar menantu kurang ajar, miskin saja belagu!" Umpat bu Ana dengan kesal.

"Tidak papa miskin bu, asal tidak menyusahkan orang lain!" Balas Marsya santai.

Marsya segera berlalu dari hadapan ibu mertua nya, dia membawa makanan itu ke meja makan dan dia makan sendirian di sana.

******

Seperti biasanya, pagi ini Marsya berangkat dari rumah sebelum semua orang terbangun. Dia malas berdebat dengan siapa pun, jadi dia memilih berangkat lebih awal karena pagi ini rencana nya dia bersama Arum dan Mama Lili akan pergi ke puncak.

Marsya tidak ingin menunda lagi, dia ingin segera tiba di puncak di mana Vila milik keluarga nya berada. Marsya berencana ingin memasang kamera pengawas di sana agar dia tahu kapan Dani dan Mela berada di sana.

"Kamu sudah sampai sayang?" Marsya langsung di sambut oleh Mama Lili ketika dia tiba di rumah orang tua nya.

"Iya Ma, aku sengaja berangkat sebelum semua nya bangun, aku males berdebat!" Jawab Marsya santai.

"Ayo kita sarapan dulu sebelum berangkat!" Mama Lili mengajak putri nya untuk sarapan bersama.

"Pagi Papa!" Sapa Marsya ketika dia melihat Papa nya menuruni tangga menuju meja makan.

"Pagi sayang, bagai mana kabar mu?" Tanya Pak Abian pada putri nya.

"Baik pa!" Jawab Marsya sambil memeluk tubuh laki - laki yang menjadi cinta pertama nya.

Marsya sangat jarang bisa bertatap muka secara langsung dengan pak Abian, karena pada siang hari saat Marsya datang ke rumah orang tua nya biasa nya pak Abian sudah berangkat bekerja.

"Sayang, sebaik nya kalian berangkat bersama sopir saja, perjalanan ke puncak cukup melelahkan!" Pak Abian memberi usul pada anak dan istri nya sambil menikmati sarapan pagi mereka.

"Kami berangkat sama teman nya mbak Arum, pa. Dia adalah teknisi yang akan memasang kamera pengawas di sana!" Arum berkata pada pak Abian.

"Papa minta setelah Dani dan Mela menikah, kamu tinggal kan saja laki - laki seperti itu. Papa tidak ingin kau di manfaat kan oleh mereka jika mereka tahu siapa kau sebenar nya!" Pak Abian berkata pada putri nya.

"Iya pa, setelah aku berhasil mendapat kan bukti tentang perselingkuhan mas Dani dan Mela. Dan setelah mas dani dan Mela resmi menikah, aku akan memberikan kejutan yang tidak akan pernah mereka lupakan sampai akhir hayat nya!" Ujar Marsya dengan nada yang berapi - api.

Setelah menyelesaikan sarapan nya, pak Abian segera berangkat ke kantor. Mama Lili dan Marsya segera meluncur ke rumah nya Arum, mereka juga akan menjemput teman nya Arum yang akan ikut mereka ke sana.

"Kita langsung pergi aja ya, biar gak kesiangan!" Mama Lili berkata pada Arum.

"Iya Ma, kita jemput Dafa dulu di rumah nya!" Arum mengangguk kan kepala nya.

Dafa adalah teman nya Arum dan Galih, dia lah yang akan memasang kamera pengawas di Vila keluarga nya Marsya. Marsya mengemudikan mobil dengan Arum sebagai penunjuk jalan ke rumah nya Dafa.

Rupa nya laki - laki itu sudah siap dan dia menunggu di depan rumah nya.

"Tante apa kabar?" Dafa mencium tangan Mama Lili dengan takzim.

"Baik, kabar kamu gimana nak?" Mama Lili balik bertanya.

"Alhamdulillah baik tante, ini Marsya ya, udah besar rupa nya di sekarang!" Ledek Dafa sambil tersenyum.

Marsya mencebik kan bibir nya, menurut Mama Lili dulu Dafa sering datang ke rumah nya bersama Galih. Tapi Marsya tidak begitu memperhatikan, jadi itu lah sebab nya dia tidak mengenal Dafa. Marsya memang tidak pernah menampakkan diri nya di hadapan Galih dan teman - teman nya, karena Marsya adalah tipe wanita pemalu.

"Berangkat sekarang aja Daf, biar gak kejebak macet!" Arum berkata pada Dafa.

"Ok, ayo!" Dafa pun segera duduk di kursi kemudi menggantikan Marsya.

Mama Lili duduk di depan, sedangkan Marsya dan Arum duduk di kursi tengah. Dafa mulai melajukan mobil nya meninggal kan rumah nya menuju ke puncak.

"Daf, kapan kau akan menikah?" Tanya Arum di dalam perjalanan menuju ke puncak.

"Nanti kalau pas ketemu jodoh nya!" Jawab Dafa santai.

"Alah, kau memang jomblo abadi, jadi gak akan ketemu jodoh nya!" Ejek Arum pada teman nya tersebut.

"Sebentar lagi gue akan segera menyusul mu dan Galih!" Jawab Dafa yakin.

"Oh ya, benar kah? Kenalin dong cewek nya sama kita!" Ujar Arum dengan antusias.

"Belum waktu nya, ntar juga kamu tahu sendiri!" Jawab Dafa sambil tersenyum.

"Bikin penasaran aja, kasih tahu gue dong!" Bujuk Arum lagi.

"Belum waktu nya!" Jawab Dafa santai.

Arum memajukan bibir nya, dia begitu penasaran siapa perempuan yang bisa menaklukkan kulkas 10 pintu tersebut.

Hampir 2 jam perjalanan, mereka pun akhir nya tiba di puncak dan langsung menuju ke Vila keluarga mereka.

"Akhir nya sampai juga!" Marsya langsung membuka pintu mobil ketika mobil berhenti di halaman Vila milik keluarga nya.

Marsya menghirup udara segar daerah puncak, Vila itu berada tepat di tengah - tengah perkebunan teh yang luas membentang. Vila dan perkebunan teh itu adalah milik keluarga nya, dulu sebelum menikah dengan Dani Marsya sering menghabiskan waktu nya di Vila tersebut.

"Mama tidak lupa bawa kunci nya kan?" Marsya bertanya pada Mama Lili.

"Iya, jangan khawatir!" Jawab Mama Lili sambil tersenyum.

Mama Lili lalu mengeluarkan sebuah kunci dari tas nya, Mama Lili sengaja membawa kunci cadangan dari rumah agar tidak menunggu penjaga Vila itu untuk membuka pintu. Karena Mama Lili tahu, pak Anton tidak hanya menjaga Vila itu tapi juga bekerja sebagai mandor di perkebunan teh milik keluarga nya.

1
Aneidy Sumarni
bela jg bodoh pk bilang udah tau ibu sm kknya syaraf
Aneidy Sumarni
othornya lg gak konsen jd salah tulis nama
Noumi Aurora
dah lah gak asik novelnya..
entah apa2..
kata2nya juga di ulang2 aja..
Ramadhani
typooooo
Ramadhani
typo lagiiiiiii
Partini Minok Nur Maesa
mengajukan gugatan cerai knp nunggu kknya. nikah hubunganya apa
Venty Imama
ngapain bela harus cerita ke dani kalau dia kerja sama marsya sudah tahu ibu dan kakaknya gila harta
Partini Minok Nur Maesa
kelamaan
Partini Minok Nur Maesa
bukankah ppnya marsya majikan nya ortunya mela kok gx knl
Partini Minok Nur Maesa
ternyta vila dan perkebunan punya pp marsya
HerniGustina Eny
ada manusia Kel gitu ya..greget saya bacanya,dipercepat dong pembalasannya
Venty Imama
kenapa marsya nggak langsung memberitahu orang tuanya kalau vilanya sudah disalah gunakan
Lilis Ilham
bagus semangat author
LENY
BARU PERTAMA BACA CERITA AUTHOR BAGUS MAU LANJUT LG CERITA YG LAIN ❤👍😡
LENY
SIIP HAPPY ENDING BAGUS CERIATANYA THOR👍❤
LENY
DASAR DANI GILA SDH GAK WARAS BELUM SADAR JG AMPUN🙈🙈
LENY
SUDAHLAH MARSYA PIKIRKAN AJA PERNIKAHANMU SAMA DAFA. BU ANA KECELAKAAN KRN SALAHNYA SENDIRI JLN KETENGAH SAMBIL SUMPAH SERAPAH. ITU HUKUMAN UNT BU ANA🙈🙏
LENY
KALI INI BENAR2 MAMPUS BU ANA YG GAK WARAS INI SDH MENERIMA HUKUMAN NYA YG SDH KETERLALUAN 😡🙈. MAAF AKU SAMA SEKALI GAK KASIHAN SDH SEPANTASNYA BU ANA MENERIMA HUKUMAN ATAS PERBUATAN JAHATNYA 🙏🙏
LENY
LAGIAN DAFA SENGAJA KE RESTO INI MAU CARI MASALAH SDH TAHU DANI GILA. HRSNYA MARSYA MENOLAK CARI RESTO LAIN 🙈🙏
LENY
BU ANA DAN DANI INI KAPAN YA DPT HUKUMAN BIAR SADAR😡
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!