NovelToon NovelToon
Perjalanan Sang Alkemis Abadi

Perjalanan Sang Alkemis Abadi

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Fantasi Timur
Popularitas:2.6k
Nilai: 5
Nama Author: En zz

Shen yifan adalah seorang pemuda yang terobsesi dengan pembuatan pil, namun sayangnya, ia tidak bisa menjadi alkemis di dunia ini hanya karena menjadi manuisa cacat.

Banyak sekali kultivator. Namun orang-orang untuk menjadi seorang alkemis di dunia ini sudah sangat jarang di temukan, bahkan menjadi salah satu kemunduran mutlak.

Salah satunya, hampir di seluruh dunia ini hanya 000,1% para kultivator yang mempunyai element api.

Salah satunya adalah kakek Shen yifan.

Apakah Shen yifan bisa menggapai cita-citanya untuk menjadi alkemis? Atau dia akan mengubah takdir secara tidak langsung, untuk menjadi alkemis sejati?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon En zz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 11 : Sejarah kecil Flame devouring

​Shen Yifan duduk bersila, perlahan menstabilkan ranah kultivasinya. Walau hanya naik satu tahap, bagi seorang yang selama ini dianggap sebagai kultivator cacat, ini adalah pencapaian dan penghargaan terbesar dalam hidupnya.

​"Spatial Distortion!"

​Shen Yifan mengangkat telapak tangannya, mencoba memanggil kembali kekuatan aneh yang sempat ia lepaskan saat terdesak di tepi jurang oleh anak buah Gu Lie, namun kali ini versi distorsi ruang.

Dan benar saja, ruang di hadapannya tiba-tiba beriak bagai permukaan air yang terusik angin. Sesaat kemudian, terbentuk celah distorsi sepanjang beberapa sentimeter yang memancarkan aura kehampaan pekat sebelum akhirnya lenyap.

​"Aku bahkan tidak tahu kekuatan apa ini sebenarnya. Tiba-tiba saja ada pemahaman asing yang tumpang tindih di dalam benakku. Sungguh aneh." gumamnya. Nama jurus itu terucap begitu saja dari bibirnya, spontan mengikuti arus kesadaran asing yang mengalir di kepalanya.

​Tidak lama setelah itu, perutnya mulai keroncongan memaksa Shen Yifan untuk makan dengan lahap.

Di sela kunyahannya, ia iseng melirik ke luar jendela paviliun kecil tempatnya menumpang. Detik berikutnya, makanan yang masih ada di tenggorokan hampir membuatnya tersedak.

​Di bawah sana, beberapa pria dengan gerak-gerik mencurigakan tampak mengintai paviliun. Shen Yifan mengenali postur dan cara bergerak itu.

​"Sial, mereka mengejarku sampai ke sini? Sialan kau, Gu Lie!" bisiknya dengan rahang mengeras.

​"Yi fan, seseorang sedang mencarim—"

​Belum sempat Nangong Yue menyelesaikan kalimatnya yang baru muncul di ambang pintu, Shen Yifan sudah melesat cepat. Dalam sekejap, ia mendorong tubuh Nangong Yue ke tembok, mendekapnya erat, dan membekap mulut gadis itu dengan telapak tangannya.

​"Nangong Yue, tolong diam dulu. Orang-orang di bawah itu bukan orang baik!" bisik Shen Yifan tepat di dekat telinga Yue.

​Nangong Yue yang awalnya terkejut setengah mati, merasakan jantungnya berdegup kencang. Jarak mereka yang begitu intim membuat pipinya langsung merona merah padam. Mengerti situasi darurat setelah melihat tatapan serius Yi fan, Yue akhirnya mengangguk pelan.

​"Di mana kakakmu?" tanya Shen Yifan lagi, matanya tetap waspada menatap ke arah luar jendela tanpa menoleh sedikit pun ke arah gadis di pelukannya.

​Karena tidak ada jawaban, Yifan berbisik lagi dengan agak mendesak, "Nangong Yue, kenapa Anda tidak menjawabnya?"

​Shen Yifan benar-benar tidak sadar bahwa telapak tangannya masih membekap erat bibir tipis gadis itu.

​"Hmmm... mmmph!" Nangong Yue berusaha bersuara, memberi isyarat dengan matanya yang bulat.

​"Ah! Maafkan aku!"

​Begitu sadar, Shen Yifan langsung menarik tangannya dengan canggung dan mundur satu langkah.

​"Ti-tidak apa-apa." Nangong Yue tersenyum kecut, berusaha menutupi kegugupannya.

​Shen Yifan mengerutkan kening, menatap heran ke arah lawan bicaranya. "Nangong Yue, kenapa wajahmu memerah begitu? Kamu sakit?"

​Yue refleks menundukkan kepalanya, menyembunyikan rona merah yang justru semakin menjalar hingga ke telinganya. "Ahh. Ti-tidak, bukan begitu. Hanya saja."

​"Hanya saja?"

​"Hanya saja... Maksudmu apa? Orang-orang di bawah itu bukan orang baik?" Nangong Yue buru-buru mengalihkan pembicaraan, menyentuh pipinya yang masih terasa panas.

​"Iya, mereka yang membuatku terluka parah sebelumnya. Pemimpin mereka mengejarku demi mendapatkan api merah ini," jelas Shen Yifan, memperlihatkan sedikit percikan api kecil di ujung jarinya.

​Nangong Yue mengangguk paham. "Kenapa? Ah, aku mengerti sekarang!"

​"Apa yang Anda mengerti?" sahut Shen Yifan penasaran.

​"Api spiritual—atau yang biasa disebut Flame Devouring. Pasti banyak orang serakah yang menginginkannya untuk meningkatkan kultivasi atau kemampuan menempa mereka. Aku tahu betul bagaimana rasanya," jawab Nangong Yue, tatapannya mendadak berubah agak sendu.

​"Merasakannya? Apakah Anda juga memiliki Flame Devouring?"

​"Tentu saja aku punya. Dulu aku juga pernah diburu oleh beberapa kultivator serakah di luar sana. Untungnya, kekuatan Keluarga Nangong cukup besar untuk melindungiku saat itu," jawab Nangong Yue seraya mengulurkan tangannya.

​Di atas telapak tangan Yue yang halus, mendadak muncul sebersit kobaran api berwarna biru es yang tenang namun memancarkan tekanan spiritual yang amat murni. Suhu di dalam kamar langsung berubah drastis antara hangat dan dingin di saat yang sama.

"Tapi kenapa berbeda? Maksudnya kan Kalau sama-sama Flame Devouring, kenapa satu membekukan dan satu meledak?" Shen yifan bingung, sesama Flame devouring tapi berbeda?

Lalu Nangong yue menjawabnya. "Memang berbeda, tapi api kita berdua adalah satu kesatuan dari inti Flame devouring!"

"Inti Flame devouring? Apa itu?" Shen yifan tidak tahu asal usul apinya sendiri.

"Jadi gini, konon katanya inti Api primordial atau Flame devouring ini mampu melahap ribuan dunia. Setelah kehancurannya, inti itu pecah menjadi ribuan percikan yang tersebar ke berbagai alam.

"Jadi yang kita miliki hanya percikan kecil dari inti Flame devouring?" Shen yifan mulai sedikit mengerti.

"Betul." Nangong yue sambil menganguk."terus kenapa berbeda? Karena setiap percikan Inti Flame Devouring akan beresonansi dengan jiwa pemiliknya. Karena itu, tidak ada dua percikan yang memiliki sifat yang benar-benar sama." Lanjut Nangong yue.

"Aku sedikit mengerti, tapi kenapa apiku meledak-ledak, apakah jiwaku pemberontak?" Shen yifan sambil tertawa kecut.

"Haha!" Nangong yue tertawa, menutup mulut dengan tangannya. "Aku juga tidak tahu, kenapa Api ini berwarna biru es dan esensi apinya dingin, karena ini warisan keluarga, mungkin leluhurku sangat dingin di dalam jiwa leluhurku, makanya api ku ini di sebut Azure frost flame."

"Berarti apiku juga punya nama dari esensi meledak itu?"

Shen yifan matanya berbinar.

"Iya, di dalam buku kuno yang aku baca, api mu bisa di sebut Crimson Devouring Flame dengan ultimate meledak." Jawab Nangong yue.

"Lah? Ternyata udah terdaftar di dalam buku kuno, kirain jiwaku yang kaya pemberontak." sahut Shen yifan.

"Iya, karena mungkin orang yang mewariskan api mu ini adalah seseorang yang agresif dalam bertindak!" jawab Nangong yue.

"Oh berarti mendiang kakekku, orang nya agresif yah!" Shen yifan menunduk tersenyum.

Ketika mendengar kata "Mendiang" Nangong yue merasa bersalah.

"Ah maaf, aku tidak bermaksud."

"Tidak apa-apa, lagian kematian kakekku gara-gara tuan dari orang-orang di depan pavilun ini." Shen yifan tersenyum.

"Serius?" Mata nangong yue membelak.

Shen yifan hanya menganguk.

"Kalau boleh cerita... Tidak-tidak, sekarang kita sudah di intai, lain kali saja kita cerita lagi!" Nangong yue langsung bersiap-siap.

Suara derap langkah kaki yang berat dan kasar terdengar menaiki tangga kayu paviliun.

​"Mereka datang," bisik Shen Yifan, tangannya refleks bergerak mengeluarkan Crimson devouring flame, sementara matanya menatap tajam ke arah pintu kamar yang terkunci.

"Nangong yue, bersiaplah!" Shen yifan melihat kearah Nangong yue, dan dia menganguk siap.

1
obeng min
josss👍👍👍👍👍
Andi Akhasay: Liat ceritaku kak
total 1 replies
obeng min
lanjut👍👍👍👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!