NovelToon NovelToon
Polisi Tampan Dan Banker Cantik

Polisi Tampan Dan Banker Cantik

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Cinta pada Pandangan Pertama / Romansa / Chicklit / Tamat
Popularitas:73.7k
Nilai: 5
Nama Author: She_Na

Berbeda keyakinan membuat Abhiyasa dan Hani tidak bisa bersatu. Mereka saling mencintai dan saling berpegang teguh pada keyakinan masing-masing.

Abhiyasa yang seorang polisi tampan dan Hani seorang banker cantik yang berbeda keyakinan itu saling menaruh hati dan memutuskan untuk menjalin kasih.

Namun, bisakah mereka berdua mengikrarkan janji pernikahan mereka ketika mereka masih menganut keyakinan yang berbeda?

Apakah kisah cinta mereka akan berakhir dengan bahagia?

Atau mungkin mereka tidak akan bersatu dengan cinta pertamanya?

ikuti terus kisah mereka selanjutnya untuk mencari tahu bagaimana perjalanan cinta mereka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon She_Na, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 6 Pencuri

Hani bingung ketika melihat Abhiyasa berjalan setelah berpamitan pulang tanpa membawa pick up yang masih ada di depan rumahnya.

"Abhi! Kamu mau ke mana? Apa kamu tidak membawa mobil pick up ini kembali?" tanya Hani ketika Abhiyasa berjalan melewati mobil pick up tersebut.

"Biarkan saja di situ. Aku hanya sebentar," jawab Abhiyasa sambil meneruskan langkahnya tanpa menoleh ke arah Hani.

Seketika mata Hani terbelalak ketika melihat Abhiyasa berjalan masuk ke dalam rumah yang berada tepat di sebelahnya.

Bahkan Abhiyasa bisa dengan mudahnya membuka pintu rumah tersebut dan masuk tanpa permisi ke dalam rumah itu.

"Kenapa dia bisa masuk ke dalam rumah itu? Siapa Abhiyasa yang sebenarnya? Kenapa banyak sekali kejutan yang aku tau tiap kali aku bertemu dengannya?" tanya Hani yang aneh melihat Abhiyasa masuk ke dalam rumah tersebut.

Selang beberapa menit, Abhiyasa keluar dari rumah tersebut dengan memakai pakaian yang lain dan wajahnya terlihat segar. Sedangkan Hani masih saja berdiri tertegun di tempatnya tadi seolah menunggu kepastian dari Abhiyasa.

"Hani, ayo kita berangkat. Aku sudah sangat lapar sekali sekarang," ucap Abhiyasa dengan memberikan senyuman manisnya.

Seketika Hani tersadar dan dengan canggungnya dia berkata,

"Abhi, kenapa kamu bisa masuk ke dalam rumah itu? Kenapa kamu mempunyai kuncinya? Kamu juga berganti pakaian di rumah itu. Apa jangan-jangan kamu…."

Abhiyasa mengernyitkan dahinya mendengar semua pertanyaan yang diajukan oleh Hani padanya. Kemudian dia memicingkan matanya menunggu kelanjutan dari perkataan Hani seraya berkata,

"Jangan-jangan aku kenapa?"

"Jangan-jangan kamu… pencuri ya?" sambung Hani yang berbicara seperti tanpa dosa.

Tuuuk!

Abhiyasa mendaratkan sentilan jari tangannya pada dahi Hani, sehingga Hani meringis kesakitan.

"Enak saja kalau bicara. Aku ini polisi, mana mungkin aku menjadi pencuri di rumahku sendiri," ujar Abhiyasa dengan bangganya.

Seketika raut wajah Hani berubah menjadi kaget mendengar ucapan Abhiyasa. Kemudian dia berkata,

"Hah?! I-itu rumahmu? Kok bisa?"

Abhiyasa terkekeh mendengar pertanyaan bodoh yang keluar dari gadis cantik dan pintar yang bekerja sebagai seorang banker itu.

"Bisa dong. Aku membeli rumah itu beberapa bulan yang lalu. Jadi, itu resmi menjadi rumahku," tutur Abhiyasa dengan penuh percaya diri.

Kini wajah Hani semakin kaget mendengar penuturan dari Abhiyasa. Dia tidak mengira jika rumah mereka bersebelahan dan selamanya akan bertemu. 

Lalu, bagaimana dengan hatiku? Apa berarti usahaku untuk menjauhinya gagal total? Hani bertanya-tanya dalam hatinya.

"Sudahlah, nanti saja kita membahasnya. Kita sudah bertetangga, akan ada banyak waktu untuk membicarakan hal apa pun. Sekarang yang terpenting adalah perutku. Cacing-cacing di perutku ini sudah berdemo minta diberi makan," ucap Abhiyasa sambil terkekeh.

Akhirnya mereka berangkat untuk membeli makan dengan menggunakan mobil Hani.

"Abhi, bukannya kamu laki-laki?" tanya Hani sambil mengendarai mobilnya.

Abhiyasa yang duduk di sebelah Hani menoleh padanya dan berkata,

"Iya. Kenapa? Apa kamu meragukannya?"

"Ck, bukan itu. Bukankah seharusnya laki-laki yang mengendarai mobil dan perempuan yang duduk dengan santai di sebelahnya? Kenapa jadi aku yang mengendarainya dan kamu yang duduk santai di situ?" sahut Hani dengan kesal dan pandangan matanya masih fokus pada jalanan yang ada di depannya.

Abhiyasa terkekeh mendengar curahan hati Hani yang protes tentang posisi duduk mereka saat ini. Kemudian dia berkata,

"Mobil ini milik siapa?"

"Milikku," jawab Hani tanpa menoleh pada Abhiyasa yang ada di sampingnya.

"Sudah sepantasnya kamu yang mengendarainya. Karena sangat tidak sopan sekali jika laki-laki yang duduk di sebelahmu ini merebut hak kamu untuk mengemudikan mobilmu,"  ucap Abhiyasa dengan gaya bijaknya.

"Ck alasan," sahut Hani dengan mencebik kesal mendengar alasan yang diberikan oleh Abhiyasa padanya.

Hal itu membuat Abhiyasa kembali tertawa. Dia merasa hari-harinya akan lebih berwarna mulai saat ini karena adanya Hani yang tinggal tepat di sebelah rumahnya.

Abhiyasa memang tidak mengharapkan jika hubungan mereka lebih dari pertemanan. Tapi dia juga tidak bisa menampik jika mereka memang sudah ditakdirkan untuk berjodoh. 

Rencana Allah tidak ada yang tahu dan dia juga tidak bisa mengubah apa yang sudah ditakdirkan Allah pada makhluknya.

Abhiyasa sendiri sadar jika akan tidak mudah apabila mereka memutuskan untuk menjalin hubungan yang lebih serius.

Namun, tidak ada yang tidak mungkin. Semua bisa terjadi. Dan dia tidak mau terlalu berharap pada sesuatu. Dia hanya menjalani apa yang digariskan oleh Allah saat ini.

Untuk mengusir kebosanan, Abhiyasa menyalakan musik dan dia bernyanyi sesuai lagu yang sedang diputar.

Hani tertawa mendengar nyanyian Abhiyasa yang dibuat seolah-olah menghiburnya. Setelah itu Abhiyasa kembali bernyanyi mengikuti lagu berikutnya. Kali ini dia bernyanyi dengan serius.

Lagu berirama melow yang dinyanyikan dari hati oleh Abhiyasa mampu mencuri hati Hani. Suara Abhiyasa itu memikat pendengaran Hani sehingga tidak bosan mendengarnya.

Ternyata suaranya bagus juga. Aku kira dia tidak bisa bernyanyi. Ternyata aku salah. Suaranya sangat merdu sekali, Hani berkata dalam hatinya sembari mengemudikan mobilnya.

Tidak lama setelah itu, mobil Hani berbelok ke suatu tempat makan yang tidak asing untuk Abhiyasa. 

Seketika Abhiyasa menghentikan nyanyiannya dan menoleh ke arah sampingnya. Dia memandang Hani dengan tatapan heran.

"Ayo turun. Aku juga sangat lapar sekarang," ucap Hani sambil melepas sabuk pengamannya.

"Bukannya kamu tidak menyukai masakan di sini?" tanya Abhiyasa dengan tatapan herannya.

Hani memandang lekat mata Abhiyasa dan berkata,

"Kata siapa? Waktu itu aku bilang ingin memakan pasta, bukan berarti aku tidak menyukai masakan di tempat ini."

Hani membuka pintu mobilnya dan segera keluar dari mobil tersebut. Abhiyasa pun segera keluar dari mobil dan menyusul Hani yang sudah terlebih dahulu berjalan masuk resto tersebut.

Abhiyasa masih saja memandang Hani dengan tatapan heran ketika sudah duduk di hadapan Hani. 

Sedangkan Hani yang sedang menunggu makanannya sambil memainkan ponselnya, menyadari tatapan Abhiyasa padanya. Dia meletakkan ponselnya di atas meja dan berkata,

"Aku ingin makan nasi goreng. Maka dari itu aku mengajakmu makan di tempat ini karena nasi goreng di sini sesuai seleraku."

Abhiyasa menggelengkan kepalanya seraya berkata,

"Kamu membuatku merasa bersalah karena mengajakmu makan di tempat ini malam itu tanpa menjelaskan yang sebenarnya."

Sontak saja Hani tertawa mendengar Abhiyasa yang mendramatisir keadaan malam itu. Dia tidak pernah mengira jika seorang Abhiyasa bisa bersikap seperti itu.

"Maaf. Aku akan mentraktir mu sebagai permintaan maafku," ucap Hani di sela tawanya.

Seorang waiter yang mengantarkan makanan dan minuman di meja itu menjeda percakapan mereka. 

"Setelah kamu mentraktirku sekarang ini, pasti aku sudah kenyang dan tidak ingin lagi makan. Jadi… aku ingin yang lainnya saja," tukas Abhiyasa sambil menggerakkan sendok dan garpunya, bersiap untuk makan.

"Minta apa?" tanya Hani sebelum dia meneguk minumannya.

"Kita berpacaran saja," ujar Abhiyasa seolah tanpa beban.

Byuuur!

1
Nissa Mahbub Mazin
lucu juga si Abhi😂 baru juga jadian udah nanya kapan nikahnya🤭
Nissa Mahbub Mazin
pepet terus Abhi😂
Chalimah choir
the beast banget cerita ne 👍👍👍👍👍top markotop utk author, tulisane gk ada yg salah,, salut buat kak author
She_Na: makasih kak😍
total 4 replies
Chalimah choir
seru banget cerita ne,, gk monoton dan ngehiburrr 👍👍👍👍👍 jempol buat karya mu kak thor
She_Na: 🥰makasih kak. bakal ada lanjutan season 2 nya. tapi masih proses, karena aku lagi gak fit akhir² ini kak. follow aku aja ya biar dapat notif kalau ada karya baru. jadi biar tau kalau season 2 nya udah ada.😍💜
total 1 replies
winta purwantia
kok blum ada lanjutannya ya...ayo donk lanjut
She_Na: follow author She_Na ya, jika sudah ada season 2 nya pasti ada notifikasi 🥰😍
total 2 replies
༺Leͥgeͣnͫd༻ᴳᵒᵈ
Seru Thor!! Lanjut ya ya! Plis Thor!
She_Na: 🥰makasih ya udah baca😍 lanjut season 2 kok. tunggu aja ya. follow author agar dapat notifikasi kalau ada karya baru😁💜
total 1 replies
NURHIDA MUJUR
lanjut thor seruuuuuuu banget
She_Na: 🥰makasih😍.jangan lupa follow author She_,Na ya😁💜
total 1 replies
SoftMambo
Ceritanya bagus kak. Alurnya juga asik jadi bikin ga bosen hihi
She_Na: 🥰makasih kak😍 baca karyaku yang lain dong. Siapa tau kamu suka😁. jangan lupa follow She_Na ya.💜
total 1 replies
BeautyBabe
Semangat berkarya thorrr Di tunggu next up episodenya ❤❤
She_Na: 🥰makasih beb😍 udah di up😁
total 1 replies
coastbycoast
Thor tolong ya aku ini udh penasaran banget sama kelanjutannya nih
She_Na: sabar kak... 😁 tiap hari update kok. nanti juga bakal ada kelanjutannya season 2. follow author She_Na ya agar dapat notifikasi jika ada karya baru🥰
total 1 replies
japemethe
lanjuttttt.......bosan dengan cerita CEO
She_Na: coba baca karya aku yang lain kak. banyak yang bukan CEO kok 😁🥰
total 2 replies
TripleAdorable
Thor, kamu tahu artinya setia kan? Iya, aku dan kamu. Makanya tetap lanjut ya ceritanya:)
She_Na: lanjut beb... udah ada kok. Tinggal tayang aja. ini juga lagi nyiapin season 2 nya 😁
total 1 replies
HotBabe
Apa kak author ga denger jeritan hatiku buat kk lanjut bab baru?
She_Na: waaiiiit yaaa😂 lagi ngerjain beberapa novel juga. Tungguin ya😁
total 1 replies
alchemyworks
thor, kita putus kalau lanjutannya lama
She_Na: baca karyaku yang judul "Ternyata Suamiku Luar Biasa". Siapa tau kamu suka🥰
total 2 replies
Criss Cross
Jangan lama2 ya thor updatenya, aku gamau lari2 pindah tempat yg lain huhu
She_Na: baca karya She_Na yang lain ya. Siapa tau suka😁🥰
total 2 replies
infinite soul
Selamat! Karya kk masuk rak buku akuuuu haha bakal aku tunggu terus nih kelanjutannya
She_Na: 🥰😂😂😂 makasih ya 💜
total 1 replies
Girl Moon Maker
jangan gantung Thorr Cepetan Up ya Thorr Semangat
She_Na: 🥰 makasih udah baca karya She_Na. Ditunggu ya kelanjutannya nanti malam😁💜
total 1 replies
Irma Purwanti
Aaaa! Author kece! Crazy up thor!
She_Na: 🥰 makasih selalu baca karya She_Na. Kalau bisa sempetin baca karya She_Na yang lain ya😂💜
total 1 replies
Leena
ceritanya menarik. jadi penasaran bagaimana akhirnya😁
Malinda N.H
semangaaattt
She_Na: 🥰makasih kak😍
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!