NovelToon NovelToon
My Fierce Sugar Baby

My Fierce Sugar Baby

Status: tamat
Genre:CEO / Percintaan Konglomerat / Cinta Seiring Waktu / Romansa / Tamat
Popularitas:249.1k
Nilai: 5
Nama Author: Maciba

Memiliki kecantikan sempurna dan putri dari pengusaha ternama tidak membuat hidup Stephanie berjalan mulus.

Dia dijebak oleh seseorang, dituntut melunasi semua hutang dalam waktu singkat dan jumlahnya sangat besar.

Tanpa sengaja Stephanie mencuri dengar seorang pria membutuhkan teman bicara dan menawarkan bayaran fantastis. Tidak berpikir panjang, menawarkan diri sebagai sugar baby.

Tidak diduga, hal ini membawanya pada seorang pria yang telah lama mencari keberadaannya. Dylan Manassero jatuh hati pada Stephanie sejak pandangan pertama.
Sekarang keduanya dipertemukan dalam hubungan rumit.

Bagaimana tidak rumit?
Bagi Stephanie hubungan bersama Dylan atas dasar manfaat.
Sementara Dylan, telah bertunangan dengan perempuan pilihan keluarga, tapi hatinya terpaut pada Stephanie.

Mampukah Dylan sang mantan casanova menaklukan hati Stephanie?
Atau Dylan tetap menjalani hubungan dengan tunangannya?

Simak kisahnya di
My Fierce Sugar Baby

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Maciba, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 6 - Selidiki Dia

BAB 6

Bagaimana Stephanie tidak terkejut, kalau penampakkan Dylan hanya menggunakan handuk putih yang terlilit di pinggang, panjangnya tidak melebihi lutut.

Dylan memanfaatkan keadaan, memenjarakan tubuh Stephanie, dengan tangan menahan pada pinggir pintu. Menyeringai licik, semakin menunduk mendekati telinga dan mengecup pelipis wanita itu.

“Aku mau lewat, minggir. Sebaiknya Daddy berpakaian, suhunya dingin.” Gugup Stephanie lagi-lagi menelan saliva, menghindari kontak mata dengan Dylan. Khawatir dirinya akan terbuai dengan mulut beracun pria di depannya ini.

“Jangan terburu-buru, baby. Mau apa di kamar mandi? Aku ada di sini.” Dylan tak henti menggoda gadisnya yang tampak berani, tetapi lugu, juga menginginkan sentuhannya, benar-benar perpaduan yang pas.

“Cuci muka, menggosok gigi, cuci tangan dan kaki. Aku tidak terbiasa tidur dalam keadaan kotor, apalagi bersama sisa-sisa makanan, ih menjijikan.” Wajah cantik dengan bicara tanpa titik dan koma, benar-benar menghibur seorang Dylan.

“Lakukan dengan cepat! Jangan buatku menunggu lama, Baby.” Dylan sengaja menabrak tubuh gadisnya berharap ia limbung atau terjatuh seperti di film romansa, tapi tubuh Stephanie terlalu kuat untuk kehilangan keseimbangan. Buktinya dia hanya menatap aneh kepada Dylan.

“Aku pikir akan ada adegan romantis.” Keluh Dylan menatap pintu kamar mandi yang tertutup.

Dylan hanya menggunakan celana pendek sebagai pelindung organ vital, menanti gadisnya keluar cukup lama.

Duduk menyandar sembari memeriksa beberapa laporan penting hari ini. Sesekali melirik pada pintu, masih tertutup rapat. Hingga ia mulai mengantuk, Stephanie keluar mengendap-endap.

“Mau kemana kamu , Baby? Jangan kabur. Temani aku tidur malam ini. Cepat!” perintah Dylan, turun dari ranjang memanggul paksa dan merebahkan sangat perlahan.

“Kamu ini sugar baby macam apa? Selalu menolak perintahku. Menurutlah malam ini.” Memeluk dengan kulit saling menempel satu sama lain.

“Eh. Tapi apa ini? Aku tidak mau.” Mendorong Dylan sampai nyaris terjungkal dari atas kasur empuk.

“Dia ini benar-benar wanita aneh, tenaganya seperti lelaki.” Keluh Dylan.

“Aku bilang menurut padaku atau aku akan ....” tatapan tajam serta otak licik Dylan bekerja.

“Apa? Akan apa? Katakan saja aku tidak takut.” Stephanie kehilangan kesabaran, balas menantang Dylan.

“Mungkin Jacob Graham bisa membantumu, bagaimana kalau malam ini aku antar kamu bertemu dengannya, bagaimana baby?”

Dylan telah mengetahui masalah yang menimpa gadisnya dari Asisten Han, ia sengaja menggunakan ancaman untuk membuatnya menurut.

“Ish, Kamu menyebalkan. Aku tidak suka ini. Hah kalian semua sama, menjebakku.” Geram Stephanie, kedua tangannya mengepal, bergetar, gigi saling beradu menimbulkan suara, serta jangan lupakan sorot mata tajamnya.

Daripada kembali pada Jacob lebih baik menemani Dylan tidur, hanya tidur tidak lebih. Stephanie merebahkan tubuhnya lalu tidur membelakangi Dylan, enggan menatap wajah pria yang tidak setia seperti ini.

Telapak tangan Dylan pun lancang mengusap sepanjang tulang punggung gadisnya, perlahan mendekat sampai tidak berjarak sama sekali. Bisa dirasakan otot perut dan dada menempel pada punggung Stephanie.

“Kamu wangi Baby, aku suka. Tidurlah. Besok ada jadwal kuliah, benarkan? Sopir akan mengantarmu.” Dylan terlelap sembari memeluk gadisnya, harum aroma tubuh Stephanie seperti pil tidur yang biasa ia minum.

Berbeda dengan Stephanie yang merasa gugup dan tidak nyaman, beberapa kali mencoba tidur pun tetap tidak bisa.

Mengambil ponsel yang tersimpan di atas nakas, mengetik pesan untuk seseorang. Kemudian mencari tahu informasi tentang Dylan di dunia maya. Ia penasaran siapa sebenarnya pria yang kini terlelap di balik punggung.

Iris biru Stephanie melebar, melihat banyaknya berita tentang Dylan, pantas saja berani memberikan bayaran fantastis, ternyata bukan pria sembarangan.

Semakin menggulir layar, ia menemukan foto seorang wanita cantik, usianya cukup matang, rambutnya pirang  dan kontur wajah menggoda.

“Mungkin ini kekasihnya, eh tapi ... oh mereka sudah bertunangan. Tega sekali masih mencari perempuan muda padahal tunangannya juga tidak kalah cantik. Benar-benar tidak tahu diri, semakin tua, tingkahnya banyak.” Geram Stephanie ingin melempar Dylan dari balkon, tapi ia urungkan, karena ini tindak kriminal.

Stephanie kasihan pada Chloe, kenapa bisa memiliki tunangan seperti Dylan. Harusnya wanita itu bisa mendapatkan pria yang lebih baik.

“Aku berharap kalian tidak pernah menikah, maaf Chloe bukan aku ingin merebut Dylan tetapi kasihan. Kamu tidak akan bahagia bersama pria seperti ini. Semoga ada lelaki yang lebih daik dari tunanganmu ini.” Stephanie memanjatkan harapan setinggi langit.

Sebagai sesama wanita ia kasihan, hatinya tersentuh. Bahkan Stephanie rela memukul Dylan, tapi tidak mungkin dilakukan sekarang. Karena masih membutuhkan uangnya.

Sampai pukul empat pagi, ia hanya bisa menahan kantuk, waspada takut terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Namun lewat pukul lima, matanya benar-benar bisa menutup sempurna, dan istirahat melepas lelah kegiatan panjangnya.

Dylan bangun lebih dulu, aktifitas bersama para pengusaha muda akan menyita waktunya. Dipandangi wajah cantik yang damai, di atas ranjang. Hembusan napas halus dan kelopak menutup, menandakan wanita ini sangat nyenyak. Dylan enggan mengganggu, bahkan melakukan kegiatannya secara pelan.

“Baik-baik hari ini Stephanie, jalani kegiatamu. Sampai ketemu nanti malam. Aku berharap ini bukan sementara tapi selamanya, aku menginginkanmu seutuhnya sayang.” Dylan mengecup kening gadisnya dan pergi keluar kamar bersama Han.

“Bagaimana Tuan, apa anda menyukainya? Terima kasih bonusnya Tuan.” Asisten Han merasa bangga bisa menemukan gadis yang tepat.

“Han, rahasiakan keberadaan Stephanie, dan hubunganku. Jangan sampai Chloe mengetahuinya. Aku tidak mau gadisku terluka, dia adalah wanita itu, aku mencarinya beberapa tahun lalu. Kau ingat, namanya tidak kita temui di data penerbangan manapun. Dia bukan gadis sembarangan, bantu aku selidiki keluarganya.”

“Selamat Tuan, semoga bisa bersama sampai tua dengan calon Nyonya Muda Manassero. Tapi siapa nama keluarganya, karena di kontrak hanya tertulis Stephanie Adaline.”

“Kau itu bodoh atau bagaimana? Dia kuliah di salah satu Universitas ternama. Selidiki secepatnya, aku ingin semua informasi itu siang ini.”

“Baik Tuan, siap. Apa Nyonya Muda, m-maksud ku Nona Stephanie masih di kamar?” tanya Han, ia merasa Tuan Dylan mendapat energi baru menjalani hidup.

Lihat saja selalu tersenyum setelah keluar kamar. Entah apa yang mereka lakukan, yang pasti memberi efek positif pada pertemuan pagi bersama para calon investor dan pengusaha lainnya.

“Ya dia masih tidur. Pesankan sarapan, dan jangan lupa perintahkan seseorang untuk membeli pakaian wanita. Aku tidak mau gadisku memakai pakaian kemarin. Lakukan tugasmu dengan baik.” Tegas Dylan, masuk mobil dan menuju gedung pertemuan, lokasinya cukup jauh.

Sementara dalam kamar, Stephanie baru saja membuka mata, melihat jam pada ponsel. Sedikit beruntung karena tidak ada mata kuliah pagi.

Mulai meregangkan otot tubuh, pandangan mengitari kamar dan menajamkan telinga. Tidak ada suara pria, artinya sugar daddy-nya telah pergi.

Stephanie turun dari ranjang, tanpa sengaja lengannya menyenggol sesuatu di kotak kayu. Kedua manik birunya menajamkan penglihatan untuk memastikan benda apa itu.

...TBC...

1
Berlin Pasalli
🤣🤣🤣 kirain nyata !
Ririn Nursisminingsih
ini juga bapaknya stevi kmna anakya lagi kena masakah dibiarin aja...klau terjadi sama stevi baru mnyasal kok gedek a
Ririn Nursisminingsih
ini stevi kok boding banget seh saharusnya dia waspada dong...
Ririn Nursisminingsih
cocok visualnya kereennn
Kartika Tika
kenapa ada orang tua yg kaya raya, membiarkan anak gadisnya seperti itu, menghukumpun harusnya di awasi,... jd gemes
Kikan dwi
kaylin itu hidung nya patah 😂
coba aja papa nya Dylan tau Stevi anak nya tuan Adam 🤨
Kikan dwi
Leon anaknya brp kak ? BKN nya 4, El, Ed dan yg kembar ? ada lanjutannya kah cerita Leon kak ?
Kikan dwi
cocok 😝
Kikan dwi
Dylan sekarang sabar bgt ya , insyaf beneran kaya nya
Kikan dwi
ngehalu ternyata 😂🤣😂 ,
Kikan dwi
udah susah payah ngomong ngorbanin gengsi , taunya pake earphone hahhaa🤣🤪😂
Kikan dwi
jeng jeng jeng tunangan nya 🤣
Kikan dwi
Dylan seolah dunia mendukung mu utk bersama Stephani
Kikan dwi
takdir yg menyenangkan utk Dylan 😂
Kikan dwi: enak bgt si Dylan kak dapat perawan
total 2 replies
Kikan dwi
ini cerita kedua mu yg aku baca kak , jatuh cinta bgt sama ceritanya Leon Pamela Dann berlanjut ke Dylan...
nacl di Goodnovel: makasih kaka 🥰🙏🙏
total 1 replies
Lailly Muzdalifah
ceritanya bagus....tdk bertele tele
Defi
🌹
Defi
benar2 casanova Dylan
Defi
Stephani, udah mengaku aja cemburu 😄
Defi
Dylan kenapa kamu jadi lemah, dulu kamu begitu gencar berusaha mendapatkan Pamela
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!