NovelToon NovelToon
Penyesalan Suami : Air Mata Istriku

Penyesalan Suami : Air Mata Istriku

Status: tamat
Genre:Romantis / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:977.4k
Nilai: 4.7
Nama Author: Cahyaning fitri

Menikah itu bukan satu atau dua hari. Tapi, untuk hidup sesurga. Pernikahan untuk mempersiapkan bekal yang cukup, baik lahir maupun batin, agar pernikahan menjadi pernikahan yang sakinah, mawadah dan warahmah.
Mau tahu kisahnya, yuk kita ikuti ceritanya???

Dilarang boomlike, baca pelan-pelan....😘😘

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cahyaning fitri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 6 : Sebuah Permintaan

PLAKK .....

Tamparan keras mendarat di pipi Nathan.

"Dasar, kau ba******ngan! Bre******sek! Siapa yang mengajarimu berbuat Zina? Aku tidak pernah mengajarimu untuk berbuat Zina!" murka Bara.

"Aaaaaaaaaaaa," pekik Bara memegang dadanya yang nyeri.

"Ayah?" teriak Nathan.

"Ayah!" teriak Michelle.

"Ayah!" teriak ibu.

"Ayah!" teriak Mba Retno.

"Bawa ke Rumah Sakit!" ucap Michelle.

Mereka semua membawa Bara ke Rumah Sakit. Di perjalanan, ibu, Michelle dan Mba Retno tidak berhenti menangis.

Pak Bara sedang di tangani oleh Dokter di ruangan UGD. Ibu, Nathan, mba Retno dan Michelle menunggu di depan ruangan.

Selama satu jam, Pak Bara diperiksa oleh Dokter. Akhirnya sang Dokter keluar dari ruangan tersebut.

"Bagaimana keadaan suami saya, Dok?" tanya ibu. Dokter nampak mengernyitkan alisnya.

"Kali ini masih bisa tertolong! Tapi, jika lain kali beliau mendapatkan kabar yang membuatnya pikiran dan frustasi, saya tidak bisa menjamin umurnya masih bertahan lama!" ucap Dokter.

"Apa?" isak ibu.

"Sabar, Bu!" Michelle berusaha untuk menenangkan hati mertuanya.

Ibu menatap tajam ke arah putranya.

"Semua ini gara-gara kamu, Nathan! Apakah kau ingin ayahmu meninggal? Kalau memang benar begitu, bunuh ibu juga!" teriak ibu kepada putranya.

"Ibu tenanglah!" ucap Michelle memeluk mertuanya. Michelle bisa melihat, suaminya hanya menunduk di sudut ruangan. Entah apa yang sedang dia pikirkan, Michelle tidak tahu.

Beberapa jam berlalu, Pak Bara sudah mulai membuka matanya. Semua keluarga berkumpul, termasuk Michelle dan Nathan.

"Aku tidak mau melihat wajah anak brengsek itu! Pergi dari sini!" bentak Bara kepada putranya.

"Ayah?" ibu sangat sedih melihat kebencian suaminya kepada putranya sendiri.

"Sebelum dia meninggalkan wanita ja****ng itu! Aku tidak akan mengakuinya sebagai anak," imbuh ayah lagi.

"Baiklah, aku akan keluar. Tapi, perlu Ayah tahu! Sebelum Nathan menikah dengan Michelle, Nathan sudah mencintai Dewi terlebih dulu. Kami saling mencintai, Yah. Dan aku ingin menikahinya!" ucap Nathan.

"Kau ini!"

"Sudah, sudah. Jangan ribut lagi!" ucap ibu menengahi keduanya.

"Nathan, pergilah terlebih dahulu. Biarkan ayahmu beristirahat! Jangan membuat stress karena masalah kamu!" ucap Ibunya.

"Baiklah, Nathan akan pergi!" Nathan pun keluar dari ruangan ayahnya.

"Anak tidak tahu diri! Anak tidak tahu diuntung!" umpat Bara.

"Sudah, Yah! Ayah harus tenang!" ucap ibu.

"Michie?" panggil ayah mertuanya.

"Iya, Yah," jawab Michie mendekat ke arah ayah mertuanya. Ayah memberikan kode agar Michelle mendekat.

"Pertahankan rumah tanggamu! Ayah lebih ridho kau menjadi menantuku, bukan wanita itu ataupun wanita yang lain," bisik ayah mertuanya.

"Ayah jangan banyak berfikir dulu. Ayah harus sehat seperti sedia kala!" ucap Michelle.

Tiga hari berlalu, akhirnya Pak Bara keluar dari Rumah Sakit. Dokter mengizinkan pasiennya pulang, karena Pak Bara merengek minta pulang seperti anak kecil.

Sampai di rumah, Michelle membantu ayah mertuanya berbaring di tempat tidur. Bara menepuk kursi, supaya Michelle duduk.

"Apakah kau masih mencintai anak ayah?" tanya Bara tiba-tiba.

"Kok ayah tanya begitu?"

"Jika kamu memang sudah tidak bisa mempertahankan pernikahanmu, kamu boleh meminta bercerai!" tutur ayah. Michelle menatap sedih ayah mertuanya. Tidak terasa air matanya mengalir.

"Ayah? Lima tahun, Michie menjalani hidup berumah tangga dengan Mas Nathan. Tidak sekalipun kami bertengkar ataupun berselisih paham. Mas Nathan begitu baik kepada Michie, dia begitu perhatian, selalu memanjakan Michie dan Michie yakin, sikap baik yang Mas Nathan tunjukkan kepada Michie adalah perasaan cinta. Dan Michie sangat mencintainya, Yah," terang Michelle, "Ibarat orang yang sedang berjalan di Padang pasir yang gersang dan luas, Mas Nathan sedang salah arah dan salah jalan. Dan sebagai istri, Michie harus menuntunnya supaya tidak salah arah. Benar begitu kan, Yah?" sedih Michelle.

Bara menatap sendu menantunya. Dia sangat malu atas tindakan yang Nathan lakukan kepada menantunya yang sangat baik. Bara menangis sedih, dia tidak bisa menahan air matanya yang sudah menganak sungai dan siap tumpah.

"Maafkan Ayah yang tidak bisa menasehati Nathan!"

"Tidak apa-apa, Yah. Aku yakin, suatu saat sikap Mas Nathan akan kembali seperti dulu," ujarnya, berusaha untuk menahan rasa sakit di dadanya dan mencoba untuk tersenyum.

Michelle kembali ke rumah dengan langkah yang tidak bersemangat. Bagaimana tidak, dirinya sedang dilanda dilema yang sangat rumit. Dia harus memikirkan banyak perasaan disini, perasaan kedua mertuanya, perasaan suaminya dan sekarang perasaannya sendiri.

Setelah membuka pintu rumah, dia langsung kembali ke kamar. Dia lihat mobil suaminya terparkir di halaman rumah, dan sudah bisa dipastikan, suaminya tidak menemui kekasih gelapnya.

Seperti biasa, setelah mandi dia masih menyiapkan makan malam untuk sang suami. Masakan sudah tersaji di meja makan. Namun, Michelle tidak merasakan lapar diperutnya. Dia hanya menyiapkan satu piring di meja makan.

Sepulang dari Rumah Sakit Nathan langsung pulang ke rumah, dan tertidur pulas di kamar. Perutnya merasa sangat lapar, dia pun memutuskan keluar dari kamarnya. Di meja makan sudah tersaji makan malam. Nathan sedikit heran karena di meja makan hanya ada satu piring saja.

Michelle keluar dari kamar, dan dia berpamitan kepada sang suami.

"Mas, aku pergi dulu! Aku sudah menyiapkan makan malam untuk kamu. Kamu bisa makan sekarang, dan aku minta maaf karena aku tidak bisa menemani kamu makan!" ucapnya, setelah itu berlalu pergi meninggalkan suaminya yang tidak sempat bertanya apapun.

Michelle mengendarai mobilnya ke pusat kota. Sebenarnya dia tidak memiliki tujuan, tapi, entah kenapa dia terlalu malas hanya untuk bertegur sapa dengan sang suami.

Michelle memutuskan untuk pergi ke taman. Dia memarkirkan mobilnya di tempat parkir. Kemudian, mencari tempat duduk untuk menyendiri.

Dia mendudukkan pantatnya di kursi taman, dan menyendiri di sana.

Ternyata suasana taman di malam hari tidak terlalu buruk. Banyak sekali kaum muda-mudi sedang memadu kasih di taman, bahkan ada pula yang sengaja datang untuk melihat-lihat, ataupun menikmati keindahan taman.

"Huft." Michelle menghela nafasnya panjang.

Dret ... Dret .... Dret

Sebuah notifikasi panggilan masuk, ternyata dari Tasya.

"Assalamu'alaikum?"

"Walaikumsalam,"

"Michie, gue ke rumah, Lu, ya!" ucap Tasya.

"Eh, gue, sedang di taman kota," jawabnya.

"Lo ngapain di sana?"

"Lagi menenangkan diri," jawab Michelle.

"Iya, udah, gue susul!" ucap Tasya.

Lima belas menit kemudian, Tasya datang dengan membawa makanan dan minuman.

"Hey, Michie!" sapa Tasya.

"Ck, Lu, tahu aja gue disini!" ujarnya.

"Iyalah, Tasya gitu!" senang Tasya, "Nih gue bawain makanan dan minuman. Gue tahu, jika Lu lagi ada masalah pasti Lu nggak kepikiran untuk makan,"

"Lu tahu aja," cebik Michelle sambil tersenyum, "Terima kasih banyak, Beb," ucap Michelle. Di jawab anggukan oleh Tasya.

Sembari memakan makanan yang dibeli oleh sahabatnya, Michelle menceritakan segala keluh kesahnya kepada Tasya.

"Menurut Lu, Bagaimana?" tanya Michelle meminta pendapat dari Tasya.

"Lu yakin mau mempertahankan pernikahan, Lu?" tanya Tasya dengan mulut penuh makanan.

"Gue yakin!" jawabnya.

"Kalau begitu buat suami Lu jatuh cinta kembali,"

"Maksud kamu?"

"Buat Nathan jatuh ke pelukan Lu lagi. Jadilah wanita murahan," ujar Tasya.

"Apa? Wanita murahan?" Michelle membelalakkan matanya.

to be continued....

1
ayu cantik
bagus
Mice Maizarni
Luar biasa
Umi Maryam
si dewi tuh udah jadi jelmaan ular siluman tuh jiwa nya kerasukan jin iprit , maka nya mau nya ngancurin rumah tangga org hanya iblis yg ga suka manusia rukun rumah tangga nya , semoga aja dia mampus ketabrak tronton.....😡😡
Icha Idha
ceritanya ko dr td mandi berendam di bathup terus setiap episode
Neneng Liauw
Michelle masih ngarep banget gak d cerai sama nathan.
Umi Maryam
kenapa abah nya michi ga tabayyun tanya dulu kejadian itu ga langsung percaya harus nya jangan percaya sebelah pihak ,kalau dia tau kalau si dewi yg emang perempuan ga bener , thor gimana sih bikin cerita nya karakter nya ga pada bener.....
Umi Maryam
memang ada juga di dunia nyata yg seperti michi sih tapi 10 ribu org banding satu ,ada sodara ku yg cerira nya sama dg michi dan nathan achir nya punya anak , kita suka marah dan sebel yah kalau ada istri yang di dzolim ama suami nya ,tapi malah masih mau sabar aja ......padahal kalau kita mau chusnuzon ama author nya dia tuh mau ngasih pelajaran juga ,kita ambil yg baik nya buang yg buruk nya , terima kasih thor pelajaran nya.
Umi Maryam
untuk apa di pertahankan rumah tangga yang ga sehat dan sudah ternoda ,jadi istri shoehah harus tadi engga bodoh juga ,emang kamu akan mati kalau ga bersama nya ???? laki2 udah bilang terus terang kamu membosan kan ,ya udah pergi aja kamu wanita karie pinter cantik masih banya noh di luar laki2 yg lebih baik sayang .....
Noerlina
Biasa
Noerlina
Kecewa
Ibelmizzel
agak malas bacanya perempuannya terlalu bodoh menurut qu klu suaminya selingkuh dak didepan mata berhubungan cinta t4 tidur kita sih boleh lah dimaafkn lah ini dikamar kita jijik didepan mata lagi.
Ibelmizzel
emang Michelle ni jenis perempuan yg bodoh masih mau gemis cinta sama laki laknat.
Ibelmizzel
mumpung blum punya anak cerai aja suami sampah macam tu😡😡😡🔥🔥🔥
bau asni
semangat
bau asni
suka
Akun Tiga
smoga othornya kelindes mobil
Mamay Welly
terlalu lemah Michele seharusnya km berontak Krn ridho kamubada di ridho suami..mgkn ada konfasi antara Faiz dgn Abah..balas dendam
Atmita Gajiwi
/Smile//Kiss//Rose//Rose//Rose/
Rasidah Armaini
mantao
Rizky Sandy
g seru klau g pisah,,,,
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!