NovelToon NovelToon
Istri Pilihan Kakek

Istri Pilihan Kakek

Status: tamat
Genre:Fantasi / Patahhati / Perjodohan / Nikahkontrak / Konflik Rumah Tangga- Terpaksa Nikah / Tamat
Popularitas:133.3k
Nilai: 5
Nama Author: Duri manis

Bagaimana perasaan mu, ketika kau di jual oleh keluarga mu demi beberapa lembar uang?. Bahkan ketika kau tak memiliki siapapun, selain mereka. Sakit bukan?

Itulah yang di alami Rachel, gadis yang dari kecil di adopsi oleh keluarga Darwin dari panti asuhan.

Mereka membesarkan gadis itu di bawah tekanan, dan berbagai macam penderitaan. Yang ada dalam benak mereka, hanyalah kebahagiaan Carene. Gadis yang lahir tak lama setelah Rachel di adopsi.

Keluarga Darwin bahkan tega menjual anak angkatnya itu kepada keluarga Kim James. Demi menutupi skandal yang dibuat oleh Carene dan putra tunggal Kim James.

Di keluarga Kim, Rachel mengalami berbagai macam siksaan dan penderitaan. Bahkan gadis itu hampir meregang nyawa di tangan Ayud Jonathan, laki-laki yang telah menghamili Carene.

Akan kah pada akhirnya Rachel berhasil menemukan kebahagiaan nya?
Atau dia memilih menyerah dan selamanya menjadi orang yang kalah?

Novel ini menceritakan tentang perjuangan berat yang harus dilalui oleh Rachel untuk menemukan kebahagiaan nya.
Beberapa adegan di dalamnya, sukses membuat hati tersentuh.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Duri manis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

IPK BAB Vl - Wanita Selingkuhan -

Seorang gadis nampak duduk di sebuah kafe sendirian, sambil sesekali meremas ujung kemejanya. Tampaknya ia sedang menunggu seseorang, dan seseorang yang ditunggunya itu tidak kunjung datang.

Sesekali, ia melempar seulas senyum kepada orang yang lalu-lalang sambil terus memperhatikan HP miliknya dengan raut wajah kuatir. Tak perlu waktu lama memang, untuk tahu jika gadis tersebut sedang tidak baik-baik saja.

Dia menunggu Ayud di kafe itu dari jam 8 pagi, dan sampai saat ini. Orang-orang yang ada di situ, satu persatu sudah mulai meninggalkan kafe tersebut. Hanya gadis itu sendirian, yang masih terlihat setia duduk di tempat itu.

Meski jam telah menunjukkan pukul 10 malam, tapi ia masih saja tetap setia menunggu. Menunggu sesuatu atau seseorang yang mungkin memang tak akan pernah datang.

Penjaga kafe menghampiri nya dan memberitahu gadis itu bahwa mereka akan segera tutup. Gadis itu tersenyum, lalu membungkuk dengan hormat dan meninggalkan kafe itu. Dia melangkah gontai tanpa arah dan tujuan.

Sejak pertengkaran dengan kakek Liam, baru kali ini Ayud menyapanya terlebih dahulu. Laki-laki itu mengajaknya pergi. Tentu saja hal itu membuat Rachel merasa senang. Tanpa pikir panjang dia pun mengikuti laki-laki itu.

Gadis itu meminta izin kepada kakek Liam untuk pergi bersama Ayud, dan sang kakek mengizinkan nya. Kemana saja laki-laki itu pergi sekarang, selalu di awasi oleh bawahan sang kakek.

Tentu saja, hal itu sangat memberatkan bagi laki-laki itu dan keluarganya. Apalagi, Anna selalu memaksa gadis itu mengerjakan semua pekerjaan rumah tangga yang biasa dilakukan bi Sri.

Namun, gadis polos itu sama sekali tak tahu apa yang sedang di rencanakan oleh Ayud. Dia merasa begitu senang, tiba-tiba di ajak oleh sang suami pergi pagi itu. Tak ada pikiran buruk apapun dalam hatinya.

Fakta yang tidak ia ketahui, laki-laki itu tidak akan pernah datang untuk menemuinya. Karena saat ini, laki-laki itu sedang asyik bersama dengan wanitanya, di ujung taman jauh dari kafe itu.

...Rachel POV...

Oh Tuhan, kemana laki-laki itu. Mungkinkah sesuatu yang buruk terjadi padanya?. Atau dia mengalami sesuatu yang tidak diinginkan? Tuhan, jangan sampai apapun yang tidak baik terjadi padanya, batinku.

Apa yang harus kukatakan kepada kakek Liam, seandainya nanti aku pulang kerumah tanpa laki-laki itu. Sementara setahu kakak Liam, aku pergi bersama dengan nya. Hatiku benar-benar tak karuan rasanya.

Aku mengusap wajahku frustasi, tak tahu harus berbuat apa. Jalanan sudah mulai terlihat lengang, hanya ada beberapa kendaraan yang lewat. Ku lirik arlojiku, jam sudah menunjukkan pukul 12 malam.

Aku berdoa sambil menunggunya, tak tahu kemana harus mencari laki-laki itu. Aku tak cukup dekat dengan nya untuk memiliki nomor ponselnya. Entah apa yang harus aku lakukan sekarang, aku benar-benar kalut.

Ia menyuruh ku menunggu di sini, namun ini sudah lama bahkan sangat lama untuk di katakan menunggu. Katanya ia akan kembali lagi, tapi sampai sekarang dia tidak datang. Aku merasa kuatir, sangat.

Kakek Liam mempercayakan kepadaku untuk menjaganya selama dia di luar, namun sepertinya aku gagal. Aku gagal menjaga amanah yang begitu besar dari kakek Liam. Aku bergumam,

"Oh Tuhan, apa yang harus kulakukan sekarang, bantu aku Tuhan ".

Aku melantunkan doa sambil mondar-mandir di tepi jalan besar ini. Semenjak pertengkarannya dengan kakek Liam, baru hari ini dia mengajakku kembali berbicara, aku sangat senang sekali.Tak ku sangka pula bakal terjadi seperti ini.

Aku tentu tak ada hak untuk bertanya padanya kemana, namun di ajak pergi olehnya saja sudah membuatku merasa sangat senang. Namun sejak kami tiba, ia menyuruh ku menunggu nya di kafe ini. Ia menghilang sejak saat itu.

Aku telah menunggunya untuk waktu yang cukup lama, namun dia tak pernah datang. Aku khawatir, jangan-jangan terjadi sesuatu padanya. Air mata tanpa sadar mengalir keluar dari mataku, menciptakan sungai kecil di sana.

Jika sesuatu yang buruk terjadi padanya, aku tak tahu bagaimana nasibku kedepannya. Mungkin saja aku akan di buang dengan kejam oleh keluarga besar kakek Liam.

Setelah mondar-mandir dengan frustasi, tiba-tiba saja HP ku berdering. Sebuah pesan masuk dan itu dari Mamanya Ayud,

"Bawa Ayud pulang sekarang. Kalau sampai dia tidak pulang sekarang, awas kamu".

Aku bingung, dimana aku harus mencari nya sekarang. Akhirnya aku putuskan untuk berjalan lagi, meski tanpa tujuan. Berharap di suatu tempat, aku akan menemukan sosok laki-laki itu. Itu yang sangat ku butuh kan sekarang.

Di sepanjang jalan, mataku tak henti-hentinya mencari keberadaan laki-laki itu. Tiba-tiba saja pandangan ku terhenti, ketika aku tak sengaja menangkap sesuatu yang tidak asing. Itu adalah sedan merah milik laki-laki itu.

Sedan yang dia gunakan tadi pagi untuk membawa ku pergi. Aku memanjatkan puji syukur kehadirat Tuhan, akhirnya aku menemukan laki-laki itu. Semoga saja tak terjadi sesuatu padanya.

Dari kejauhan, tampak tidak ada siapa-siapa di situ. Mobil itu terparkir dengan cantik di sebuah taman, jauh dari pinggir kota. Aku melangkah dengan tergesa-gesa menuju ke arah mobil itu. Berharap ku temukan sosoknya disana.

Awalnya, tak ada pikiran buruk apapun tentang laki-laki itu. Selain bahwa aku berdoa semoga dia baik-baik saja. Namun, sedetik kemudian apa yang kulihat seolah meruntuhkan segalanya.

...Rachel POV End...

Ayud dan kekasihnya, Haera begitu larut dalam asmara mereka. Sementara tak jauh dari tempat itu, seorang gadis dengan badan menggigil menahan tangis menyaksikan kemesraan mereka.

Mengapa laki-laki itu tega menjadikannya kambing hitam, untuk menemui wanita selingkuhannya itu. Ia dengan bodohnya terlalu percaya, jika laki-laki itu sekarang setidaknya sedikit berubah menjadi lunak kepadanya.

Tadi, hampir saja ia diserempet mobil ketika buru-buru mendatangi mobil laki-laki itu. Namun sana, laki-laki itu tampak sangat menikmati bermesraan dengan kekasihnya. Seolah dunia hanya milik mereka berdua.

Rachel bisa saja menangkap basah sepasang kekasih yang tengah bermesraan itu, dan mengadukan mereka kepada kakek Liam. Tetapi untuk apa semua itu?. Ia menyadari posisinya dan tersenyum kecut karena nya.

Selamanya, tak mungkin ia bisa menjadi kekasih untuk seorang Ayud yang terkenal. Ia sendiri pun tidak berharap hal itu, namun entah mengapa hatinya malam ini rasanya sangat sakit sekali. ia menertawakan kebodohan nya sendiri.

Ia tak menyangka, laki-laki itu tega membohongi kakeknya sendiri. Hanya demi seorang wanita selingkuhannya itu. Ini adalah satu fakta yang begitu menyakitkan, di samping sejumlah fakta menyakitkan lainnya.

Pelan ia melangkahkan kakinya meninggalkan tempat itu,

"Maaf kek, aku tak bisa menjaga cucumu dengan baik seperti harapan mu". Gadis itu berucap sambil berurai airmata.

1
Ros Konggoasa
Tuan muda yg kejam nisteri yg bodoh n penakut benar2 apes
Ros Konggoasa
Perempuan bofoh npenakut lawan dong
Puang Tau
nopel yg g seru hrusny lanjut ..kita blum tau nasib ayub skran.pokonya nopel yg mengecewakan.
marsya
dah pergi baru sadar dasar laki laki egois
marsya
ohh aku tau knp novel ini kurang peminatnya maaf ya Thor bukan kritik biasanya yg baca suka karakter yg tangguh ga lemah jadi ga slalu di tindas
marsya
karakter cewek nya terlalu lemah
marsya
cerita nya bagus tapi knp sedikit yg baca
marsya
lanjut thor
marsya
semoga cerita nya bagus ya Thor
Ulhysulyati Dachlan Mei
heran dek ank yg d adopsi ko jadi anak tiri🤔🤔🤔
Des Wati
o z*p RT
Susilawati
lanjut dong jangan putus putus ..penasaran jadi y
Susilawati
lanjut dong
nn
kapan bahagianya Rachel, masalah sama penderitaan setia sekali menemaninya.
Dewi Citra
kasian rachel masalah terus blom ama suamibya siayud yg lemah udah suruh cerei aja deh siayud ama rachel
Dewi Citra
ini cowoknya gregetan ga tegas loyo
Yus Rita
kenapa ceritanya kok seponggol" jadi kurang seru gitulah
Susi Lawati
lanjut dong kenapa berhenti LG ..penasaran nih
but
lemah banget jdi laki. kalau cuma nyakitin hati istri ga usah dibawa pulang. sok2n ngmg cinta tp disuruh nikah mau juga. udh nikah juga pasti mentingin nafsu lahm munafik alih2 demi perusahaan.
Susila Wati
lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!