NovelToon NovelToon
Dua Pewaris Rahasia Keluarga Vasillo

Dua Pewaris Rahasia Keluarga Vasillo

Status: tamat
Genre:Mafia / Anak Genius / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:3.3M
Nilai: 5
Nama Author: Aisyah Alfatih

Tasya tidak pernah memilih takdirnya. Dijual oleh keluarga pamannya demi menyelamatkan perusahaan yang hampir bangkrut, ia melarikan diri dari sebuah kamar hotel mewah, tanpa tahu bahwa pria asing yang ia tinggalkan malam itu adalah Alex Roman Vasillo, pewaris keluarga mafia paling berkuasa di Jerman.

Tujuh tahun berlalu, setelah dia melarikan diri dari Berlin menuju Indonesia, tanah kelahiran Kakeknya.

Tasya hidup tenang di Indonesia bersama dua anak kembarnya, Kenzo dan Kenzi, yang tak pernah tahu siapa ayah mereka sebenarnya.

Sampai suatu hari, di sebuah rumah sakit ternama di Jakarta yang berada di bawah naungan keluarga Vasillo, seorang bocah enam tahun dengan percaya diri memanggil seorang pria berjas mahal, pria itu Alex Roman Vasillo.

“Daddy!”

"Hah?!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aisyah Alfatih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 3

Sementara itu, di dalam kamar hotel. Air dari shower terakhir jatuh ke lantai marmer sebelum akhirnya berhenti.

Pria itu melangkah keluar dari kamar mandi dengan handuk melingkar di pinggangnya. Uap tipis masih menguar di udara, tetapi hawa panas dalam tubuhnya belum sepenuhnya hilang. Kepalanya berdenyut, efek sisa racun yang semalam mengacaukan kesadarannya.

Pria itu menyeka rambutnya kasar. Begitu melangkah ke area kamar utama, langkahnya terhenti.

Ranjang kosong, seprai masih berantakan, dan tak ada siapa pun di sana.

Rahangnya mengeras, dia berjalan pelan mengelilingi kamar. Tatapannya jatuh pada lantai, dompetnya tergeletak di sana. Ia memungutnya, membukanya cepat.

Uang di dalamnya tidak ada, Pria itu mendegus pelan, tatapannya menggelap.

“Datang hanya untuk uang…” gumamnya dingin.

Matanya menyapu ruangan sekali lagi. Kemeja yang ia kenakan semalam juga hilang.

Pintu kamar diketuk.

“Masuk,” perintahnya tegas.

Seorang pria berjas hitam melangkah masuk sambil menunduk hormat.

“Tuan Alex, ini baju ganti Anda.”

Nama itu menggantung berat di udara, pria itu adalah Alex Roman Vasillo.

Alex mengambil pakaian itu tanpa menatap lama, lalu mengenakannya dengan gerakan tenang, untuk seseorang yang baru saja menyadari pelanggaran besar di kamarnya.

Setelah rapi, ia mengancingkan kemejanya. Barulah ia menatap bodyguard-nya.

“Cari wanita yang semalam masuk ke kamar ini.” Nada suaranya rendah namun terdengar cukup berbahaya.

“Cari di mana pun dia berada.” Alex melangkah mendekat.

“Dia telah merusak semuanya yang ku pertahankan selama ini.”

Bodyguard itu menunduk lebih dalam. Ia menyadari sesuatu yang jauh lebih besar dari sekadar uang yang hilang. Tuannya bukan pria yang biasa disentuh wanita mana pun.

Berbeda dengan Tuan Besar Vasillo di masa lalu yang dikenal hidup bebas, Alex tumbuh berbeda. Ia menjaga jarak, menjaga kontrol. Bahkan, dalam dunia kelam yang ia jalani, ia tak pernah mencampurkan urusan pribadi dengan kelemahan.

Ia terbiasa sendiri, karena baginya, menyentuh hal-hal kotor dalam pekerjaan sudah cukup. Ia tak ingin membawa kekacauan ke dalam wilayah yang ia anggap miliknya. Tetapi, kini seseorang telah masuk ke ruang pribadinya.

Bodyguard itu juga tahu, kembalinya Alex ke Jerman bukan tanpa alasan. Ia selama bertahun-tahun mengasingkan diri di Mesir, membangun jaringan sendiri, menjauh dari pusat keluarga.

Dia baru kembali ketika mendengar kabar bahwa Tuan Besar Vasillo jatuh sakit, diserang oleh musuh lama.

Kembalinya bukan untuk nostalgia, tetapi melainkan untuk perang dan balas dendam. Alex menatap jendela kamar hotel yang memperlihatkan langit Berlin yang mulai memucat.

“Temukan dia sebelum matahari terbenam,” ucapnya dingin. Karena bagi seorang Vasillo, tak ada yang boleh masuk ke wilayahnya tanpa konsekuensi.

Sementara itu, pesawat mulai bergerak perlahan di landasan. Tasya duduk di kursi dekat jendela, kedua tangannya saling menggenggam di atas pangkuan. Napasnya masih belum sepenuhnya stabil, tetapi untuk pertama kalinya sejak semalam, ia merasa kini telah aman.

Lampu kabin diredupkan, suara mesin pesawat mengaum pelan, lalu semakin keras. Berlin mengecil di balik kaca. Saat roda pesawat terangkat dari tanah, dada Tasya terasa lebih ringan.

Air mata kembali menggenang di pelupuk matanya, tetapi kali ini bukan karena takut. Bukan karena sakit. Melainkan karena lega yang begitu dalam hingga hampir terasa menyakitkan.

Ia menatap ke luar jendela. Kota itu perlahan menghilang di balik awan putih. Gedung-gedung tinggi, hotel mewah, rumah besar pamannya, semuanya tertinggal di bawah sana.

“Aku bebas…” bisiknya pelan. Dia tak tahu bagaimana hidupnya di Indonesia nanti. Ia tak tahu harus mulai dari mana.vNamun, setidaknya, ia telah memilih untuk hidup. Tasya menyandarkan kepala ke kursi. Tubuhnya masih nyeri, luka di hatinya belum sembuh. Bayangan malam tadi sesekali masih mencoba menyelinap masuk ke pikirannya.

Siang harinya.

Suasana di Berlin terasa dingin meski matahari bersinar terang. Di dalam suite hotel mewah itu, suasana justru lebih membeku.

Alex Roman Vasillo berdiri di depan jendela besar, memandang kota dengan tatapan gelap. Jas hitam yang baru dikenakannya terlihat rapi dan mahal, tetapi aura yang mengelilinginya jauh lebih tajam daripada potongan kain terbaik sekalipun.

Ketukan pelan terdengar di pintu.

“Masuk!”

Mario, asisten pribadi sekaligus tangan kanan yang paling dipercaya, melangkah masuk dengan langkah hati-hati.

“Tuan Alex,” ucapnya hormat. “Kami sudah memeriksa seluruh rekaman CCTV hotel.”

Alex tidak menoleh. “Dan?”

Mario menelan ludah tipis. “Wajah wanita itu tidak terlihat jelas. Rambutnya menutupi hampir seluruh wajahnya. Namun, dari gerakannya … dia tampak seperti berada di bawah pengaruh obat.”

Ruangan itu mendadak terasa lebih hening.

Mario melanjutkan, “Kemungkinan besar dia juga dibius oleh seseorang. Gerakannya tidak stabil. Sepertinya ia masuk ke kamar Anda tanpa sadar.”

Rahasia kecil itu justru membuat rahang Alex mengeras.

“Ada perempuan asing,” suaranya rendah dan berbahaya, “yang berani masuk ke kamarku.”

Bagi pria lain, itu mungkin sekadar kesalahan.

Bagi Alex, itu adalah pelanggaran.

Wilayahnya tidak pernah boleh disentuh. Hidupnya terlalu berbahaya untuk dimasuki orang asing tanpa izin. Tatapan gelapnya akhirnya beralih pada Mario.

“Di mana bodyguard yang berjaga tadi malam?”

“Mereka sudah kami tahan untuk diperiksa, Tuan.”

“Lalai.” Alex mendengus dingin. “Hukum mereka.”

Mario langsung mengerti. Tidak ada ruang untuk toleransi dalam organisasi Vasillo. Kesalahan sekecil apa pun bisa berarti pengkhianatan.

“Baik, Tuan.”

Namun, sebelum Mario berbalik, suara Alex kembali terdengar dan kini lebih tajam dari sebelumnya.

“Dan jika perempuan itu datang menuntut tanggung jawab…”

Mario terdiam.

“Bunuh saja!” Perintah itu diucapkan tanpa nada emosi. Tanpa keraguan, tanpa belas kasihan. Mario sangat mengenal tuannya. Alex Roman Vasillo tidak pernah memberi ancaman kosong.

Mario hanya mengangguk. “Dimengerti, Tuan.”

Ketika pintu tertutup kembali, Alex berdiri sendirian. Namun, untuk pertama kalinya dalam hidupnya, ada sesuatu yang mengganggu pikirannya.

Bukan soal uang yang hilang, bukan soal kamar yang dilanggar. Melainkan sepasang mata yang samar, mata yang bahkan tak ia lihat dengan jelas, tetapi entah mengapa teringat dalam bayangannya.

Ia mengepalkan tangan.

“Jangan sampai aku menemukanmu,” gumamnya pelan, lebih dari seperti peringatan yang sangat berbahaya.

1
VS
sebelumnya baca 'terjebak duda dan tiga pewaris' karena termasuk novel terpopuler no 1, eehh baru ngeh kalo novel ini kisah awalnya, kisah bucinnya ALEX-TASYA, ortu arabelle
VS: minta link nya 🙏
total 4 replies
Ariasa Sinta
sebagai pembaca yg sudah malang melintang d dunia novel, q udah bisa nebak jalan ceritanya tapi tiap belokan, tikungan, turunan sama tanjakan nya burem blom pasti 🤣
suka bgt neh author nya keren
Aisyah Alfatih: Makasih kakak 💞
total 1 replies
Ummi Adzkia
tuh kan... ngancam nya gitu, untung anak nya jenius. kalo sebaliknya? apa bakal di cari?
Ummi Adzkia
mario, kau terlalu gegabah . pertanyaan mu itu bisa membuat Tasya kembali sembunyi.
kecuali twins berpihak pada kalian..
Ariasa Sinta
author pinter bgt ini mainin perasaan pembaca, keren alur nya👍
Aisyah Alfatih: Makasih kakak 💞
total 1 replies
Fadhliyah
mungkin ini cikal bakal areabelle😄
Safnah Safnah
Kenzo 🤭🤭🤭
Ummi Adzkia
izin ketawa jahat Thor... hahahaha.... gambar jari tengah .. hahaha.. betul betul bokem.
Yuyun Zampiet
mantap tasya👍
Yuyun Zampiet
ayo kenzo bantu daddy mu, kalian sekeluarga harus klarifikasi bahwa kalian adalah anaknya alex
HonGky Drygo
l/Good/
Yunie
arland dan arlond kan bersaudara ya? harusnya kakeknya si kembar dong?
Bunda
nyimak 🙏🏻
Mamah Dini11
ahhh udh. tamat pdahal msh pengen baca thor seru ceritanya keren makasih author ceritanya. top markotop 👍👍👍👍👍🙏🙏🙏🙏🙏
Aisyah Alfatih: Kembali kasih kak, ada kisah anaknya yang terkahir itu kK Arabelle di judul, Terjebak Duda dan Tiga Pewaris Nakalnya.
total 1 replies
Mamah Dini11
iya katanya tasya hamil tua kok prematur ,moga aja tasya cepet pulih bisa pulang semua ke penthouse , jgn bilang bayinya harus di tinggal di RS dulu ,gak harus di bawa pulang sm2
Mamah Dini11
alhmdulilah semuanya. selamat sesuai harapan kita2 🤭😄😄😄😄😄👍👍👍
Ria Gazali Dapson
ko cerita nya jdi ber belit² ya, ada cewwe yg mo d jodohin pula, hadeuuh
Mamah Dini11
tenang tasya kmu harus selamat dn anak2mu , suami singamu tak akan membiarkan kluarganya terluka , semoga kmu baik2 saja , babat habis ayo mario orang2 bertopeng itu,
Mamah Dini11
anak2 tangguh kalian pasti bisa. melindungi momymu , semoga kalian selamat semua , ayo alex mario semangat , pd ke mana tuan vasillio dn kakek. rochki gk ngirim parabantuannya ,bkn nya orang2 berkuasa mereka
Ria Gazali Dapson
ga seneng sama ,tasya, lama², orang sok sok an, ga dengerin dulu omongan orang, makanya ank nya d culik, baru tau kan c dion jahat, kakek dn ank² cuma d jadiin akat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!