NovelToon NovelToon
Dvesa

Dvesa

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Spiritual / Pembunuhan / Konflik Rumah Tangga-Pembalasan dendam
Popularitas:38.6k
Nilai: 5
Nama Author: Elsje Artemis

Kisah tentang Gayatri dari Dwipajaya yang dinikahkan dengan Siddarth dari Astapura untuk mempererat hubungan dagang antara Nusantara dan Hindustan. Suatu ketika karena sebuah kesalahan, Gayatri dikuasi oleh kemarahan dan dendam. Gayatri bermeditasi mohon pertolongan Dewi Durga agar menurunkan karma bagi suaminya. Ketika karma itu datang, justru menyentuh sisi kemanusiannya. Akankah Gayatri bertahan dengan dendamnya?



DISCLAIMER
Cerita ini merupakan cerita fiksi, murni karangan penulis dan terinspirasi dari kisah kolosal India dan Indonesia. Apabila ada kesamaan latar, tokoh, alur, dll bukan merupakan unsur kesengajaan. Cerita ini juga tidak bermaksud meremehkan salah satu budaya, adat, kebiasaan, dan agama. Diharapkan pembaca bijak menyikapi isi cerita.

Terima kasih.

Credit Cover Picture : "Maya - Illusion" By Jahnavi Jaya, Samadhi Collective

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elsje Artemis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rencana Gopal

“Siapkan kereta kuda dan tujuh perajurit

terbaik” ujar Gopal kepada bawahannya Yadav.

“Baik Baginda” ujar Yadav menuju pendopo

istana dan mengumpulkan tujuh prajurit terbaik yang diminta.

Setelah semua prajurit berkumpul mereka segera menuju kemah Siddarth dan prajurit kerajaan lainnya.

Perjalanan menuju peringatan perang

memakan waktu tiga hari jika melewati lembah Kev, dan memakan waktu dua hari melewati bukit lembah Kev, serta satu hari melewati hutan kematian.

Selama perjalanan Gopal menimbang - nimbang akan melewati jalan yang mana.

Gopal menempatkan hutan kematian di

urutan terakhir. Di hutan itu terdapat tanaman berbunga yang mengeluarkan zat

beracun. Zat itu menimbulkan efek halusinasi, seolah manusia dapat melihat

kematian di hadapannya.

Perjalanan melewati lembah Kev minim

resiko, namun pergerakan mereka tidak akan mudah di baca oleh musuh. Sedangkan perjalanan melalui bukit dengan kereta kuda tentu lebih beresiko, mengingat

bukit Kev terdiri dari tebing terjal dengan bebatuan cadas di sisi kiri dan kanan.

“Perintahkan kusirnya untuk melewati

lembah Kev” ujar Gopal

“Baik tuan” jawab Yadav sembari

memberitahukan kepada kusir untuk memilih jalan sesuai perintah Raja Gopal.

Mata-mata Astapura yang melihat dan

mendengar perintah Raja Gopal segera menulis pesan, mengikatnya pada kaki

seekor burung lalu menerbangkannya.

“Raja Gopal melewati lembah?”

Siddarth tersenyum sinis membaca pesan

yang dikirim mata-mata.

“Tuan, itu akan mempermudahkan kita

memantau pergerakan Raja Gopal” ujar Bansheer menanggapi sikap Siddarth.

“Justru karena terlalu mudah maka aku

mempertanyakan isi pesan ini. Raja Gopal sangat licik, berjalan melewati lembah

tidak akan menjadi pilihan jika dia punya rencana lain” ujar Siddarth sambil

memikirkan beberapa kemungkinan rencana licik Gopal.

Sementara itu, Gopal, Yadav, dan Naveer

berpisah dari rombongan. Mereka berkuda menuju hutan kematian dan posisi mereka

digantikan oleh prajurit lain yang menggenakan pakaian yang sama dengan yang mereka kenakan.

Saat di lembah Kev Gopal melihat ada

mata-mata. Dia sengaja berteriak memerintahkan kusir menuju lembah Kev, kemudian berbelok ke jalan yang lain saat mata-mata tersebut sedang tidak melihatnya.

Mereka bertiga tiba di tepi hutan

kematian. Mereka menghentikan sementara kuda yang mereka tunggangi dan membebat bagian leher, hidung, dan mulut dengan kain hitam tebal.

“Zat beracun bunga kematian akan keluar

saat bunga tersebut mekar selama tiga detik, dan akan hilang saat bunga tersebut

menguncup” ujar Gopal memberitahukan dua prajuritnya.

Dua prajurit yang dibawanya adalah

orang-orang yang pernah selamat dari hutan kematian termasuk dirinya.

“Berusalah untuk tetap sadar jika

menghirup zat beracun. Panjang, hutan ini kurang lebih empat kilo meter. Segala ilmu

kebatinan tidak dapat digunakan di hutan ini. Tetaplah berjalan lurus, jangan percaya halusinasimu”

Gopal memimpin perjalan memasuk ke hutan kematian. Mulutnya komat kamit menghitung waktu perjalanan mereka.

“Lari” bisik Gopal saat perhitungannya

mendekati waktu bunga kematian mengeluarkan zat beracun.

Mereka bertiga menerobos hutan membabi

buta.

Zat beracun memenuhi hutan itu, dan

mereka terus berlari.

Efek zat beracun mulai terasa. Kepala

mereka bertiga berputar-putar. Bumi tempat mereka berpijak seolah bergetar, sebuah bunyi yang memekakkan telinga berdengung membuat kepala mereka makin terasa pusing.

Haus. Itulah yang mereka rasakan,

tenggorokan mereka terasa amat kering. Tubuh mereka mulai berkeringat.

Gopal mencegah Yadav dan Naveer membuka penutup hidung mereka. Dengan kekuatan yang tersisa Gopal menyeret Yadav dan Naveer sambil terengah. Langkahnya terseok-seok dan beberapa kali terjatuh.

Semua benda di hadapan mereka seolah

membesar dan terus membesar. Tumbuhan dan hewan-hewan kecil, seolah bertaring

dan memiliki capit. Mereka mengayunkan capit mereka bersiap memangsa Gopal dan

kedua anak buahnya. Semakin dekat, dekat dan..

“Arggggghhhhh!” teriakan Yadav

menyadarkan Gopal bahawa efek halusinasi mulai memudar bertanda bunga sialan

itu akan menguncup.

“Ingat tujuan kita menghancurkan Astapura

dan memimpin negeri ini!” teriak Gopal memaksa kedua anak buahnya agar bangun dan berlari.

...----------------...

1
falea sezi
karma pelakor anak nya gila
falea sezi
moga cpet dpet anak
falea sezi
mending jd janda aja trs nikah ma raja lain Thor kasian gayatri
falea sezi
mending cerai aja laki nya gila wanita
falea sezi
laki kurang ajar
Rifca Farih Azizah
akhirnya lanjut juga
RyuLingka
Baru baca karyanya ... ceritanya beda ...
RyuLingka: /Pray//Ok/
total 2 replies
Rifca Farih Azizah
akhirnya berlanjut juga
Elsje: Terima kasih kak, sudah setia membaca
total 1 replies
Angel
keren
Elsje: Halo kak .. silahkan mampir /Rice/
total 3 replies
~SiTa~
up
Elsje: Oke kak /Determined/
total 1 replies
Rifca Farih Azizah
yang ditunggu akhirnya muncul
TickleStar
jangan baperan donk thor..cukuo kita 2 aja yg baperan bc nya..itu cm sedikit badai yakin kami tetap mendukungmu.. semangat !!!
SoftMambo
Aku galau karenamu Thor! Mana lanjutannya Thor huhuhu
Rifca Farih Azizah
aslinya novelnya ini tuh banyak yg syuka cuma krn jadwal update nya ga jelas jd banyak yg melipir.. kali kalau end bnyak yg mmpir... semangat author
Elsje: halo kak terima kasih sudah membaca ... author sedang coba untuk konsisten update ...
total 1 replies
Rifca Farih Azizah
ini novel bertema sejarah yg sangat bagus... bahkan gaya bercerita dan tata bahasanya sangat baik. semoga makin banyk yg tertarik
Jantung Taman
Ya author yg chakeeep, bisa kali aku jadi pemeran di dalem ceritanya huehue
Rifca Farih Azizah
aku selalu setia
Rifca Farih Azizah
alhamdulillah akhirnyaaa... kalau end pantas dan sangat pantas dipromosikan
Rifca Farih Azizah
Semangat author... aku jrang2 Nemu Karya seberkualitas ini
Elsje: Makasih kak
total 1 replies
vanilla attack
Thor semangat!!! Aku cuma bisa kasih semangat dan do'a. Author tetap yang ngetik dan cari ide ya hehehe. Aku menunggumu :*
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!