NovelToon NovelToon
Arsitek Memori

Arsitek Memori

Status: tamat
Genre:Misteri / Sci-Fi / Tamat
Popularitas:29
Nilai: 5
Nama Author: Wildyan NA

Di kota Neo-Veridia, ingatan bisa diperjualbelikan. Rian, seorang penata memori, menemukan kristal ingatan terlarang yang memperlihatkan dirinya di masa depan—atau masa lalu yang telah dihapus dari otaknya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wildyan NA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Harga sebuah kesadaran

*BZZZZZZZZT!*

Suara raungan elektromagnetik berkekuatan maha dahsyat memecah keheningan katedral Archivia Pusat. Kilatan cahaya putih-keemasan menyilaukan memancar dari koper perak *Neura-Pulse*, menjalar melalui ribuan serat optik, dan langsung menghantam pilar pemancar utama di tengah ruangan.

Layar raksasa di atas katedral seketika berubah warna dari merah menyengat menjadi biru muda, menampilkan perintah pembalik:

**OVERRIDE PROTOCOL ACTIVATED: REVERSE NEURA-PULSE INITIATED.**

"TIDAKKK!" jerit Leon, suaranya tenggelam di tengah gemuruh gelombang energi yang meledak dari pusat pemancar.

Gelombang kejutan frekuensi tinggi tak kasat mata menyebar berbentuk lingkaran raksasa, menerobos dinding-dinding Archivia Pusat dan melesat cepat menembus seluruh sudut kota Neo-Veridia. Di Distrik Atas, Distrik Bawah, hingga ke gang-gang tergelap Pasar Gelap Sinyal, setiap pemancar memori milik Dewan Veridia meledak, memicu percikan api yang memadamkan seluruh sistem pengawasan massal.

Namun, seperti peringatan Leon, harga dari pemulihan itu sangatlah mahal. Namun seakan akan Rian sudah tak perduli lagi akan resiko yang harus dia tanggung.

Sebagai pemicu utama yang berdiri tepat di titik pusat ledakan energi, tubuh Rian dihantam oleh arus balik gelombang syaraf yang tak terbayangkan. Setiap neuron di dalam otaknya serasa terbakar. Potongan-potongan ingatannya—kenangan masa kecilnya bersama Leon, wajah Maya yang tersenyum di laboratorium tua, aroma kertas tua di Archivia Distrik 4, hingga detik-detik pelariannya—mulai terkelupas satu per satu secara paksa.

*“Rian!”* suara yang tak asing bagi Rian bergema di telinganya.

Di tengah badai cahaya keemasan yang membakar pandangannya, Rian melihat sosok Maya merangkak naik dari platform bawah. Luka-lukanya parah, namun matanya memancarkan keputusasaan yang mendalam saat menyaksikan tubuh Rian mulai terkulai lemas di depan konsol.

Rian mencoba memanggil nama Maya, tetapi lidahnya terasa kaku. Suara di tenggorokannya hilang. Ingatan tentang siapa wanita bergaun hitam itu... perlahan pudar menjadi bayangan abu-abu yang tak bermakna.

Leon, yang berada hanya beberapa meter dari pilar, berteriak histeris saat jaringan implan di otaknya hancur total. Penguasa Neo-Veridia itu terkulai di lantai, matanya mendadak kosong, kehilangan seluruh ambisi dan kesadarannya saat memorinya tersapu bersih oleh pemicu pembalik yang ia ciptakan sendiri.

*BOOM!*

Pilar pemancar utama meledak, mengirimkan hujan kristal kaca yang berkilauan ke seluruh penjuru katedral. Badai energi perlahan surut, menyisakan asap tebal dan keheningan yang mencekam.

Sistem *Reset Massal* Proyek Oblivion telah hancur sepenuhnya. Jaringan peretas pikiran telah mati. Jutaan warga Neo-Veridia terbangun dari kebingungan mereka, mendapatkan kembali hak penuh atas ingatan dan kebebasan pikiran mereka sendiri.

Di atas lantai kaca yang hancur berhamburan, Maya berhasil mencapai tubuh Rian. Ia merengkuh kepala Rian yang berdarah, mengusap air mata yang menetes di pipinya.

"Rian... tolong, tatap aku..." bisik Maya, suaranya bergetar hebat. "Kau berhasil. Kau menyelamatkan semua orang. Katakan padaku kau masih mengenalku..."

Rian perlahan membuka matanya. Pendar keemasan di retinanya telah padam sepenuhnya, berganti menjadi warna hitam yang redup dan polos. Ia menatap wajah Maya yang menangis di atasnya.

Rian mengulurkan tangannya yang gemetar, menyentuh air mata di pipi Maya dengan ibu jarinya. Namun, tidak ada binar pengenalan di matanya. Rasa sakit, dendam, dan kenangan masa lalunya telah sirna

"Siapa... kau?" bisik Rian dengan suara polos tanpa beban. "Dan... siapa aku?"

1
the virtuso
saling support thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!