NovelToon NovelToon
Dibuang Sang Pangeran, Bertahta Di Hati Kaisar

Dibuang Sang Pangeran, Bertahta Di Hati Kaisar

Status: tamat
Genre:Romansa Fantasi / Balas Dendam / Time Travel / Tamat
Popularitas:137.4k
Nilai: 5
Nama Author: hofi03

Aura Luminar bukan lagi gadis naif yang bisa dibodohi. Bangkit dari kematian akibat pengkhianatan tunangan nya dan selingkuhannya, dia datang dengan jiwa yang baru, membawa dendam untuk menghancurkan orang-orang yang sudah membunuhnya.

Kaisar Zane Caliber, dingin, dominan, dan tidak tersentuh. Pria kejam yang tidak pernah memberi ampun pada musuhnya, gila kerja, dan tidak pernah tertarik dengan wanita mana pun, membuat takhta Permaisuri kosong tanpa pendamping.

Sebuah permainan berbahaya dimulai saat Aura sengaja memancing perhatian sang Kaisar, untuk belas dendam dengan mantan tunangan nya, sang Pangeran yang telah mencampakkan nya.

Akankah Zane tetap berdiri kokoh sebagai penguasa yang tak tersentuh, atau justru terjerat dalam pesona dan perangkap yang diciptakan Aura?

_____________

"Lahirkan keturunan untuk ku, akan kuberikan kekuasaan di bawah kaki mu."~ Kaisar Zane Caliber

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon hofi03, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

JADI PASANGAN JENDRAL

"Karena kamu sekarang sudah tidak memiliki pasangan, bagiamana kalau nanti kamu menemani ku ke perjamuan istana, untuk penyambutan jendral baru," ucap Ethan dengan gaya tengilnya.

"Tidak mau!" tolak Aura, melipat kedua tangannya.

"Ayolah Aura, kamu memang tidak kasihan melihat ku, pasti nanti para jenderal muda yang lain membawa pasangan nya, hanya aku yang tidak ada pasangan," ucap Ethan memelas.

Aura memutar matanya malas, menatap Ethan dari atas sampai bawah dengan pandangan meremehkan.

"Itu sih salahmu sendiri," cibir Aura tanpa belas kasihan sedikit pun.

"Fisikmu gagah, wajah mu tidak terlalu buruk, masa mencari satu pasangan saja harus mengemis padaku," ucap Aura menyandarkan tubuhnya santai di sofa.

Ethan mengusap dadanya pura-pura terluka, merengut manja seperti anak kecil yang tidak diberi mainan.

"Aura... tega sekali kamu!" desah Ethan memegang dadanya dramatis.

"Bukannya tidak ada yang mau, tapi mana ada gadis di ibu kota ini yang secantik kamu? Lagi pula kita kan sudah berteman dari kecil, hitung-hitung tolong sahabatmu yang tampan ini!" rayu Ethan mencoba membujuk lagi.

Sora yang berdiri di belakang Aura tidak bisa menahan senyum nya, berbisik pelan ke arah majikannya.

"Nona... ke perjamuan istana sepertinya seru, sekalian pamer ke semua orang kalau Nona tetap bersinar meski sudah putus dari Pangeran Luis," kompor Sora penuh semangat.

Aura melirik Sora tajam hingga pelayannya itu langsung bungkam dan tersenyum canggung.

"Kamu ini malah ikut-ikutan membela Ethan," omel Aura pelan.

Aura kembali menatap Ethan yang masih memasang wajah memelas paling menyedihkan yang ia punya.

"Lagipula, perjamuan istana itu pasti membosankan," gerutu Aura melipat tangannya.

"Isinya cuma orang-orang bermuka dua yang suka menebar gosip, aku malas melayani mereka," lanjut Aura beralasan.

Ethan mencondongkan tubuhnya ke depan, tersenyum jahil dengan kilatan licik di matanya.

"Bukannya justru itu letak serunya?" pancing Ethan menaikkan sebelah alisnya.

"Bayangkan, kalau kamu datang bersamaku, semua bangsawan yang kemarin sibuk membicarakan mu pasti akan langsung bungkam," ucap Ethan bersemangat.

"Mereka akan melihat kalau Lady Aura Luminar sama sekali tidak terpuruk, malah makin bersinar menggandeng perwira muda sepertiku," lanjut Ethan menepuk dadanya bangga.

Aura terdiam sejenak, menimbang-nimbang ucapan Ethan di dalam kepalanya.

"Hmm... dipikir-pikir ada benarnya juga," batin Aura tersenyum miring.

"Melihat wajah kaget orang-orang bermuka dua di istana pasti akan sangat menyenangkan," lanjut Aura membayangkan kekacauan kecil yang bisa ia buat.

Namun, mendadak bayangan wajah tampan Kaisar Zane dengan senyuman miringnya melintas di pikiran Aura.

"Tunggu dulu, kalau aku datang ke pesta istana, berarti aku bakal bertemu dengan pria tua menyebalkan, itu lagi dong?" batin Aura, dadanya mendadak berdebar agak aneh.

Ethan yang melihat Aura mendadak melamun langsung melambaikan tangannya di depan wajah gadis itu.

"Hallo? Aura? Kenapa mendadak melamun? Kamu memikirkan apa?" tegur Ethan heran.

Aura tersentak kaget, cepat-cepat menepis tangan Ethan dari depan wajahnya.

"Siapa yang melamun?!" elak Aura dengan suara sedikit ketus untuk menutupi rasa canggungnya.

Ethan tertawa kecil, memicingkan matanya penuh selidik.

"Hayo... jangan-jangan kamu sedang membayangkan betapa bahagianya bisa pergi bersamaku ya?" goda Ethan menopang dagunya.

Aura mendengus keras, melayangkan kipas lipatnya dan mendaratkannya tepat di dahi Ethan.

Puk

"Aduh! Sakit, Aura!" ringis Ethan memegangi dahinya yang kena tepuk.

"Kamu terlalu percaya diri, Ethan!" omel Aura merapikan posisi duduknya.

"Jadi bagaimana? Kamu mau kan menemani sahabatmu yang tampan ini?" tanya Ethan memasang wajah memelas nya kembali.

Aura menghela napas panjang, berpura-pura tampak sangat terpaksa meski dalam hati dia sudah menyetujuinya.

"Ya sudah, iya! Aku mau!" jawab Aura akhirnya.

"Tapi ingat ya, ini cuma bantuan sekali saja, dan kamu yang harus menanggung semua biaya gaun mewahku untuk pesta nanti!" tegas Aura memberi syarat mutlak.

Mendengar jawaban Aura, wajah Ethan seketika berbinar-binar penuh kemenangan.

"Siap, Nona Muda! Mau beli sepuluh gaun sekalipun akan kubayarkan!" seru Ethan kegirangan, tertawa puas karena berhasil membujuk sahabat kecilnya itu.

Sora yang menyaksikan adegan itu langsung menepuk kedua tangannya girang.

"Asyik! Berarti kita bakal belanja gaun baru, Nona!" seru Sora bersemangat, matanya berbinar membayangkan gaun-gaun indah di toko langganan mereka.

Aura melirik Sora dengan sudut matanya, menyunggingkan senyum tipis yang sarat akan kelicikan.

"Tentu saja, Sora," jawab Aura santai.

"Aku mau gaun paling mewah dan paling mencolok, biar sekalian bikin mata para bangsawan itu sakit melihat keanggunanku," lanjut Aura menaikkan dagunya angkuh.

Ethan tertawa terkekeh melihat keangkuhan sahabat kecilnya itu, lalu menyandarkan tubuhnya kembali ke sofa.

"Tenang saja, gaun terbaik di ibu kota pasti akan ada di antar ke sana nanti," ucap Ethan penuh percaya diri.

"Tapi Aura, perjamuan istana nanti akan dipimpin langsung oleh Kaisar Zane," ucap Ethan menatap Aura.

"Kamu tidak takut kalau harus berhadapan dengan beliau?" tanya Ethan memiringkan kepalanya.

Mendengar nama Kaisar Zane disebut lagi, Aura mendadak merinding pelan, teringat bagaimana pria tua itu membisikkan kata-kata menggodanya di pasar tadi pagi.

"Kenapa harus takut?" ucap Aura cepat, berusaha memasang raut wajah sedingin mungkin.

"Dia kan cuma Kaisar, bukan hantu, aku tidak punya alasan untuk takut padanya," lanjut Aura, kesal.

Ethan manggut-manggut percaya, sama sekali tidak curiga.

"Baguslah kalau begitu," ujar Ethan tersenyum ramah.

"Kaisar Zane itu sosok yang sangat dingin dan tidak segan-segan memenggal kepala orang yang berani cari masalah dengannya," terang Ethan memberitahu.

Aura mendengus sinis dalam hati mendengar ucapan Ethan.

"Dingin dari mananya? Pria itu justru mesum dan sangat menyebalkan!" batin Aura mengutuk sang Kaisar di dalam kepalanya.

"Sudahlah, tidak usah membahas Kaisar," ucap Aura mengalihkan pembicaraan.

"Kapan pesta perjamuan itu diadakan?" tanya Aura menatap Ethan.

"besok malam," jawab Ethan singkat.

Aura mengangguk-angguk paham.

"Baiklah," jawab Aura menyetujui.

"Aku mau pamit pulang dulu ke rumah, mau istirahat setelah perjalanan jauh," ucap Ethan tersenyum hangat.

"Sampai ketemu besok ya, Aura!" pamit Ethan melambaikan tangannya santai.

"Iya, hati-hati di jalan," jawab Aura singkat.

Setelah Ethan melangkah keluar dari kediaman Duke Luminar, Aura berjalan menuju kamarnya, bersama Sora di belakangnya.

"Nona... saya yakin nanti di pesta perjamuan, Nona bakal jadi pusat perhatian seluruh kekaisaran!" puji Sora antusias.

"Saya akan mendandani Anda dan membuat semua orang terpesona dengan kecantikan Anda," lanjut Sora, sangat bersemangat.

Aura menyunggingkan senyum miringnya yang amat tajam.

"Tentu saja, Sora," jawab Aura penuh kebanggaan.

"Dan aku akan memastikan pesta perjamuan nanti tidak akan pernah membosankan," lanjut Aura tersenyum miring.

1
sasa adzka
jangan mau aura sama tua tua keladi🤣🤣🤣 iss kaisar bikin bucin lah kak, biar gimana gitu ntar pandangan prajurit sama tangan kanan nya pada melongo😂😂
Osie
emang kudu di matiin nih si luis biar berkurang orang jahat
mery harwati
Zane Zane ada cuti kerja juga bwt kaisar seperti dirimu ya 😀
mery harwati
Zane ini ada vote bwt mu agar jangan mlehoy menghadapi musuh²mu Zane 💪
mery harwati
Bagus Zane, penggal kepala Luis & juga kepala ibu kandung Luis serta ayah kandung Luis juga
kaylla salsabella
di tunggu karya terbaru nya mak 😍😍😍 sehat selalu😍😍😍
kaylla salsabella
alhamdulillah akhirnya happy ending😍😍😍😍 terimakasih atas karya " mal thor....
kaylla salsabella
akhirnya mati juga si luiz
kaylla salsabella
tak.... kepala terlepas🤣🤣🤭🤭
kaylla salsabella
alhamdulillah cuman mimpi
Choirul Ipanani
di tunggu karya barunya Thor sukses selalu buat mu Thor 💪💪
Tiara Bella
ehhh udh tamat aja ditunggu cerita lainnya Thor sehat selalu.....😍
Pa Muhsid
kaisar eror beraninya lagi tidur😴 coba kalau lagi melek berani gak tuh
miss blue 💙💙💙
kaaaakkk, kamu bikin gelisah 😭😭😭😭
IG : hofi03_skrniii: tenang kak, tenangggg😆
total 1 replies
Osie
eh luis beneran kabur n nyaman jd pelayan istana kan???? moga inspeksi dadakan nich berbuah hasil n luas ditangkap
Osie
aaacchhh tadinya udah kecewa banget aku gegara aura meninggal..syukurlah hanya mimpi dan jgn sampai jadi kenyataan 💪💪💪💪
Choirul Ipanani
pokonya sukse buat athotr
IG : hofi03_skrniii: terimakasih sayangggg 🫶🏻
total 1 replies
Choirul Ipanani
😄😄😄 Thor kamu sukaes bikin para pembaca emosi
Sartin Gusasi
mantap kembar
Tiara Bella
ceritanya bagus aku suka bngt cerita author satu ini bener² luar biasa
IG : hofi03_skrniii: terimakasih sayangggg 🤍
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!