NovelToon NovelToon
Transmigrasi: Menjadi Istri Kedua Yang Tak Diinginkan

Transmigrasi: Menjadi Istri Kedua Yang Tak Diinginkan

Status: sedang berlangsung
Genre:Ibu Tiri / Mengubah Takdir / Transmigrasi
Popularitas:5.7k
Nilai: 5
Nama Author: riri-can

Jeslyn tidak percaya jika dirinya masuk kedalam cerita novel dan parahnya menjadi istri kedua yang tidak diceritakan dalam novel, ibu tiri dari pria yang diceritakan akan meninggal karena memperebutkan seorang wanita.

Jeslyn istri tidak diinginkan suaminya serta anak tirinya berniat mengubah takdir Lucian anak tirinya, siapa sangka niatnya hanya ingin menyelamatkan tokoh Lucian saja malah mendapatkan bonus jika suaminya malah jatuh cinta padanya dan juga Lucian yang bucin pada ibu tirinya.

Mampukah Jeslyn menyelamatkan Lucian dan mengubah takdir Lucian? Selamat Membaca.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon riri-can, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Daddy Tidak Membuang Mu!

Kesadaran Lucian kembali perlahan, namun rasa sakit di kepalanya masih menari-nari seperti jarum yang menusuk. Ia merasakan sensasi hangat sekaligus cengkeraman yang cukup kuat pada jemarinya. Begitu matanya terbuka, pemandangan pertama yang menyambutnya bukanlah langit-langit kamar yang familier, melainkan sosok pria dengan setelan jas hitam yang duduk tegap di samping ranjangnya.

​Itu Keith.

​Seketika, detak jantung Lucian berpacu hingga ke tenggorokan. Ia merasa oksigen di dalam ruangan itu mendadak menipis. Dengan gerakan refleks yang kaku, Lucian mencoba bangkit, ingin menjauh atau setidaknya berdiri dari posisi yang membuatnya merasa terintimidasi ini.

​"Jangan bergerak," suara bariton yang dingin namun tegas menghentikan pergerakannya. Tangan Keith yang lain menahan bahu Lucian, memaksanya kembali bersandar.

​Lucian mematung. Napasnya memburu, tidak beraturan. Keberadaan ayahnya di dalam kamar ini terasa lebih mencekam daripada demam yang sedang membakar tubuhnya. Ia menunduk dalam, menghindari tatapan biru laut yang tajam itu.

​Keith menghela napas panjang, sebuah helaan napas yang terdengar berat, seolah ada bongkahan es besar yang mengapit dadanya. Ia menatap Lucian lama, seolah sedang menimbang-nimbang setiap kata yang akan ia ucapkan.

​"Lucian," panggil Keith. Suaranya tidak membentak, namun memiliki otoritas yang membuat nyali siapa pun menciut.

"Tatap daddy."

​Lucian ragu, namun ia perlahan mengangkat kepalanya, menatap ayahnya dengan mata yang berkaca-kaca karena demam dan emosi yang meluap.

​"Aku tahu apa yang ada di pikiranmu," lanjut Keith, matanya menatap lurus ke dalam netra putranya.

"Kamu pikir aku tidak menginginkanmu. Kamu pikir kehadiranmu adalah beban bagiku."

​Lucian hanya diam, namun tangannya yang digenggam Keith bergetar hebat.

​"Dengar, Lucian," Keith menatap tangannya sendiri yang menggenggam tangan anaknya, lalu kembali menatap Lucian.

"Kamu bukanlah anak yang tidak diharapkan. Pernikahanku dengan Vivian... itu adalah perjodohan yang dipaksakan oleh orang tuaku. Kami terjebak dalam status yang belum siap kami pikul, dan saat itu kamu tercipta. Aku memang bingung, aku memang tidak tahu harus berbuat apa."

​Lucian menahan napas. Kalimat itu terasa seperti petir di siang bolong.

​"Selama ini, kamu pikir aku tidak peduli?" Keith melepaskan genggamannya, lalu menyandarkan punggungnya di kursi dengan posisi tubuh yang terlihat kaku.

"Aku memang terlihat mengabaikanmu. Tapi, setiap saat, setiap hari, aku selalu menempatkan orang untuk mengawasimu. Aku tahu di mana kamu, apa yang kamu lakukan, bahkan aku tahu siapa saja yang berani mengganggumu di sekolah."

​"Kenapa?" tanya Lucian, suaranya sangat lirih, hampir berupa bisikan.

"Kenapa... kalau Daddy peduli, Daddy tidak pernah sekali pun mengatakannya?"

​Keith terdiam cukup lama. Wajahnya yang datar menyembunyikan badai emosi di baliknya.

"Karena aku lahir dan besar di keluarga diktator. Di keluargaku, kasih sayang adalah bentuk kelemahan. Aku diajarkan menjadi mesin. Aku tidak pernah diajarkan apa itu kasih sayang, Lucian. Aku tidak tahu bagaimana cara memeluk, tidak tahu cara bicara manis, tidak tahu cara menunjukkan kalau aku bangga padamu."

​Keith menundukkan wajahnya sedikit, membiarkan rambutnya menutupi sorot matanya.

"Aku dibesarkan untuk menjadi mesin, dan tanpa sadar, aku memperlakukanmu seperti mesin juga. Aku mengabaikanmu karena aku takut jika aku terlalu dekat, aku justru akan menghancurkanmu dengan caraku yang dingin ini."

​Lucian merasa dadanya terasa sesak. Ada sesuatu yang menusuk jantungnya, sebuah perasaan asing yang belum pernah ia rasakan sebelumnya. Jadi, selama ini ia tidak sendiri? Selama ini, ayahnya melihatnya?.

​"Tapi..." Keith kembali menatap Lucian dengan tatapan yang sangat intens.

"Aku tidak pernah menyesal memilikimu. Kamu adalah satu-satunya hal nyata yang tersisa dari hidupku yang penuh kepalsuan ini."

​Napas Lucian kian tidak beraturan. Air mata yang sejak tadi ia tahan kini jatuh membasahi pipinya. Informasi ini terlalu besar untuk otaknya yang sedang demam. Perasaan campur aduk antara kemarahan yang tersisa, kebingungan, dan secercah harapan yang mulai tumbuh, semuanya bercampur menjadi satu.

​"Kamu anakku," lanjut Keith, suaranya kini sedikit lebih lembut.

"Mungkin aku memang ayah yang gagal. Tapi, jangan pernah berpikir kalau kamu adalah anak buangan. Tidak pernah."

​Lucian terdiam seribu bahasa. Ia ingin mengatakan sesuatu, namun lidahnya kelu. Perasaan aneh itu semakin kuat, seolah ada tembok es di hatinya yang perlahan runtuh, menciptakan rasa sakit sekaligus rasa hangat yang sangat asing. Ia selalu mengira ia tidak berharga, namun malam ini, ayahnya mengatakan hal yang sangat berbeda.

​Keith melihat reaksi anaknya, ia bisa melihat guncangan di mata Lucian. Ia tahu bahwa pengakuannya ini tidak akan menghapus tahun-tahun kesepian yang dilalui Lucian dalam satu malam, namun itu adalah langkah pertama yang paling berat yang pernah ia ambil.

​Keith bangkit dari kursinya. Ia merapikan jasnya, wajahnya kembali ke posisi datar yang tenang dan berwibawa.

​"Sekarang, istirahatlah," perintah Keith.

"Kamu butuh tidur. Besok, Daddy akan pastikan kamu mendapatkan dokter terbaik dan perawatan yang layak."

​Lucian hanya bisa mematung, menatap punggung ayahnya yang berbalik dan berjalan pergi. Langkah kaki Keith terdengar mantap di lantai kayu kamar itu. Sebelum pintu ditutup, Keith berhenti sejenak, namun ia tidak menoleh lagi.

​"Aku akan kembali besok," ucap Keith singkat.

​Klik.

​Pintu tertutup rapat. Kamar itu kembali hening. Lucian masih duduk terpaku di atas ranjangnya, tangannya memegang erat seprai yang baru saja disentuh oleh tangan ayahnya. Ia merasa seolah jantungnya baru saja ditarik keluar dan diletakkan kembali ke tempat yang berbeda. Apakah ini benar? Apakah ia benar-benar... diharapkan? Pertanyaan itu terus berputar di benak Lucian, meninggalkan sang pemuda dalam renungan mendalam yang membuat demamnya seolah menjadi hal sekunder dibandingkan dengan perubahan besar yang baru saja terjadi di dalam hatinya.

Bersambung...

Nggak kebayang sih gimana perasaan Lucian, pasti marah, sedih dan kecewa banget. Merasa tidak diinginkan dan di buang, pasti sakit banget. Huhu🥺 Poor Lucian.

Semoga kalian suka ya, jangan lupa untuk tinggalkan jejak kalian.

1
Fajar Fathur rizky
thor ko belum update bab 33 sampai bab 37
Potatoes 🥔
Bagus Banget,/Kiss/
Fajar Fathur rizky
cepat bikin mcnya bongkar kebusukan hera
Fajar Fathur rizky
thor ko belum update bab 29 dan bab 33 thor
It's me Ri🥕: Udah ya tunggu beberapa menit lagi, selamat membaca
total 1 replies
Fajar Fathur rizky
jangan bikin lu cian cinta thor bikin perasaan itu seperti anak yang tidak mau ibunya lebih perhatian kepada ayahnya
Fajar Fathur rizky
thor ko belum update
Fajar Fathur rizky
thor ko belum update bab 25 sampai bab 30
It's me Ri🥕: Sebentar ya kak, lagi di cek dan edit lagii🙏
total 1 replies
Fajar Fathur rizky
thor ko belum update bab 16 sampai bab 20
It's me Ri🥕: Sudah di up ya, tunggu sebentar lagi🙏
total 1 replies
Dewiendahsetiowati
hadir thor
It's me Ri🥕: Aawww🥺 Semoga suka ya kak😘
total 1 replies
Fajar Fathur rizky
bikin adegan Lucian menganggap mcnya seperti ibu kandungnya sendiri
Fajar Fathur rizky
nanti pas lahiran bikin mcnya jadi model yang terkenal dan cantik bikin banyak yang suka bikin suaminya cemburu
Fajar Fathur rizky
cepat update thor bab 7 sampai bab 11 thor ceritanya seru
It's me Ri🥕: Kak😭 Ini udah di up kok, semoga suka yaa/Kiss/
total 1 replies
Fajar Fathur rizky
besok bikin 5 bab thor ceritanya seru bikin pas mcnya selesai lahiran bikin dia jadi model yang terkenal dan cantik
Fajar Fathur rizky: biar suaminya cemburu thor mcnya banyak yang naksir hahaha
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!