NovelToon NovelToon
Para Penakluk Bima Sakti

Para Penakluk Bima Sakti

Status: tamat
Genre:Komedi / Action / Cintamanis / Kehidupan Tentara / Tamat
Popularitas:97k
Nilai: 5
Nama Author: Mommy Sally

Warning! Untuk memahami jalan cerita ini sebaiknya kakak-kakak membaca cerita Gadis Tomboy Kesayangan Sang Baret Merah terlebih dahulu.

Dan mohon maaf karena novel sebelum nya adalah novel pertama author, jadi disana masih banyak kesalahan dalam penulisan dan lainnya.

Nakula dan Sadewa jatuh cinta kepada dua gadis kembar bernama Aurora dan Laluna sejak pertama kali mereka bertemu disebuah acara perhelatan ulang tahun mantan Jenderal besar Cakrawala Bima Sakti yang ke 50 tahun yang adalah kakek kedua gadis cantik itu.

Langit yang adalah kakak dari keduanya sekaligus sahabat dari Nakula dan Sadewa tidak suka jika ada pria lain yang mencoba mendekati kedua adik kembarnya termasuk kedua sahabat Nakula dan Sadewa.

Konflik terjadi saat situasi didalam negeri memanas tatkala tiga partai besar memperebutkan kursi kepemimpinan saat pemilu sedang berlangsung, dan Langit beserta kedua adik kembarnya harus memenuhi panggilan negara.

Apa saja yang terjadi dengan hubungan mereka?
Apalagi saat Langit mengetahui berita besar tentang kekasih hatinya Queen?

Yuk simak ceritanya 😉
Jangan lupa like, vote dan komen serta gift nya yah 😊

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mommy Sally, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Drama Misi Kedua

" Oke sepertinya hadiah ini cocok untuk mereka Wa.." Nakula telah memberikan sebuah sentuhan akhir pada karya yang telah berhasil mereka ciptakan.

Mereka memutuskan untuk merancang sebuah jam tangan pintar yang didalamnya terdapat aplikasi untuk mengetahui titik lokasi si pemakai, aplikasi telepon seluler yang otomatis akan tersambung ketika si penerima menyentuh bagian tubuh nya dan jangan lupa jam tangan tersebut selain bentuk nya keren dan banyak fungsi juga tahan air hingga kedalaman 500 meter dibawah laut.

Pada akhirnya mereka membuat alat ini karena peristiwa yang terjadi ketika Nakula dan Sadewa mengajak gadis kembar pujaan hatinya ke pulau kosong milik pribadi untuk mencoba senjata baru yang akan diluncurkan oleh perusahaan milik keluarga nya.

Flashback on

Setelah meminta ijin terlebih dahulu seminggu sebelum acara diselenggarakan, akhirnya pada hari Minggu pagi mereka menjemput Aurora dan Laluna dikediaman nya.

Dan setelah drama perpisahan antara papi serta mami dan kedua anak gadisnya juga setelah mendengarkan wejangan panjang dari calon mertua, pada akhirnya mereka berhasil membawa pergi kedua anak gadisnya untuk melanjutkan misi berikut nya Misi ke dua dari uncle G kuadrat untuk menaklukkan hati kedua gadis pujaan hatinya.

" Kak Kula, tempat nya masih jauh kah?" Aurora yang tadinya terlihat begitu antusias perlahan terlihat bosan karena mereka tak kunjung tiba di lokasi.

" Sebentar lagi kita sampai Ra, tuh udah keliatan pulau nya " Nakula menunjukkan telunjuknya ke arah depan dimana sebuah pulau mulai terlihat lebih jelas disana.

" Yeaaay.... Akhirnya kita sampai juga!" Pekik Aurora. Gadis itu mengacungkan kepalan tangannya keudara.

Sementara para pengawal terlihat tersenyum kearah gadis itu.

" Laluna mana kak?" Aurora tidak melihat saudari kembarnya itu saat Sadewa menghampiri mereka.

" Luna masih tidur, biarin aja "

" Nanti kakak bangunin kalo udah sampe " Lanjutnya saat mengetahui Aurora akan membangunkannya

" Semalam dia begadang ngerjain tugas sih kak, gegara pas Jumat kemarin dia kena hukuman padahal dia sama sekali gak melakukan kesalahan " Aurora tiba-tiba terlihat kesal

" Loh... Memangnya ada masalah apa dikampus? Kok sampe Luna yang kena hukuman nya ?" Sadewa mengerutkan keningnya

" Itu kak ada cewek yang ngiri sama Luna, terus dia bikin gara-gara "

" Dia naro handphone nya sendiri didalam tas Luna, gak tau deh kapan dia naronya pokoknya tiba-tiba dosen bagian kemahasiswaan dateng terus meriksa tas kita "

" Aku sama Luna bahkan gak tau hari itu ada kejadian apa, soalnya pas istirahat itu kita berdua ke taman buat nerima telpon dari bang Langit "

" Terus? Masalah nya udah selesai?" Nakula akhirnya nimbrung.

" Udah, mau gak mau Luna harus terima hukuman nulis esai karena gak ada saksi lain selain aku yang yang bisa membela dia " Aurora memajukan bibirnya beberapa senti, itu terlihat menggemaskan dimata Nakula.

" Memangnya kamu gak bantuin pas kerjain esai nya?" Tanya Sadewa

" Mana boleh sama Luna, belom apa-apa dia udah wanti-wanti gak boleh bantuin "

" Ya udah..Gak boleh ngambek lagi, sekarang kita akan bersenang-senang seharian oke ?" Nakula mengelus bahu gadisnya itu. Sebenarnya dia sangat ingin memeluk nya, tetapi dia tidak mau melakukan hal itu sebelum Aurora benar-benar menerima dirinya sebagai kekasih nya.

" Kita udah sampe "

Nahkoda kapal mendekatkan kapal yacht di dermaga kecil di pulau tersebut lalu menurunkan jangkar kapal dan mengaitkan tali pada sebongkah besi diatas dermaga.

" Kalian duluan, aku bangunin Laluna dulu " Sadewa menuruni anak tangga menuju dek lantai satu dimana Laluna tengah tertidur diatas sofa dengan lelapnya.

" Na...Luna...Kita udah sampai na " Sadewa menepuk pelan bahu Laluna agar gadis itu membukakan matanya. Tetapi sang putri tidur tidak juga membuka matanya, dia tetap asik di alam mimpinya.

Apa gue gendong aja yah ?

Secepat kilat Sadewa meraih tubuh Laluna dan membawanya dalam gendongan tangannya untuk menyusul Nakula dan Aurora yang sudah terlebih dahulu sampai di lokasi.

Ringan ternyata...

" Loh kak...Luna belum bangun juga?" Aurora terkejut melihat kedatangan Sadewa sambil membopong tubuh saudari kembarnya.

" Susah banguninnya " Dengan sangat hati-hati Sadewa menaruh tubuh Laluna diatas kursi panjang yang sudah tersedia didalam tenda sarnafil.

" Iisshh....Dasar kebo " Aurora mencubit pipi Laluna berharap agar gadis itu segera terbangun. Ajaib nya Laluna hanya menggeliat lalu kembali ke posisi tidurnya.

" Udah biarin aja Ra, ntar juga bangun sendiri " Pinta Sadewa

" Kita mulai aja dulu yok " Lanjut Nakula

Tak lama kemudian dua pasang pengawal menggotong sebuah kotak besar berwarna hijau tua dan meletakkan nya diatas meja yang cukup besar didalam tenda dihadapan Nakula dan Sadewa.

Mereka lalu membuka kotak tersebut dengan menekan beberapa tombol kecil yang ada disana.

Ceklek

Kotak itu terbuka dengan sendirinya setelah mereka menekan tombol kode untuk membuka kunci kedua kotak besar tersebut.

" Ada lagi yang bisa kami bantu tuan muda?"

" Pulau sudah dipastikan kosong yah pa?" Tanya Nakula memastikan

" Sudah tuan " Pria itu membungkukkan badannya

" Oke... Sebentar lagi kami akan mulai " Lanjutnya.

Nakula memberikan sebuah jumpsuit hijau untuk Aurora serta sebuah kaus tangan dan sebuah peredam suara yang harus dipakai gadis itu ditelinga nya tak ketinggalan sepatu taktikal berwarna hitam yang harus dia kenakan juga ketika akan mencoba alat baru yang dibawa oleh sepasang pengawal tadi.

" Pakai dulu Ra bajunya, abis tuh kita baru mulai " pinta Nakula. Diapun bersama Sadewa memakai pakaian itu untuk melapisi pakaian yang telah mereka kenakan sebelumnya, tak lupa memasang sarung tangan dan peredam suara ditelinga mereka serta memakai sepatu taktikal mengganti kan sepatu kets yang mereka gunakan sebelumnya.

" Whooaaa....Kereeennn!!! " Aurora memekik kecil melihat senjata baru yang akan mereka coba.

" Eh Ra, tolong pakein itu juga ke Laluna takut nya dia terkejut nanti " Sadewa menunjuk tumpukan baju beserta alat lainnya yang ada diatas meja.

" Oke bentar ka, tapi bantuin yah "

Setelah perjuangan keras Sadewa dan perjuangan ringan Aurora, mereka akhirnya berhasil memakai kan peralatan yang sama dengan yang mereka pakai ke tubuh Laluna. Gadis itu masih saja terlelap selama mereka memakaikan alat-alat itu ke tubuhnya.

Sebelum memulai Nakula dan Sadewa memberikan arahan terlebih dahulu kepada Aurora, posisi tubuh yang baik serta cara memegang alat yang benar agar tubuhnya tidak ikut terpental nantinya.

Sreeeetttt ....

BUMMMMM!!!!!

Sreeeetttt......

BUMMMM....!!!

Bunyi dentuman keras itu akan memekakkan telinga bagi siapapun yang mendengarnya dan getaran hebat yang dihasilkan nya pun akan terasa guncangan nya.

" Yeaaayyyy! Berhasil! " Aurora meloncat-loncat ketika dia berhasil meluncurkan bazoka itu meski dia hanya nyaris saja mengenai sasaran nya.

Merasakan getaran ditubuhnya, gadis itu terbangun dari tidurnya seketika.

" Aaaaaaahhh....!!! Gempa bumi ! " Setengah sadar Laluna beranjak dari tidurnya dan langsung lari keluar tenda tanpa tahu arah tujuannya.

" Nona...!! Jangan lari kearah sana! "

.

.

.

To be continued 😉

Hai kakak-kakak terimakasih udah berkunjung di novel baruku ini yah 😘

Jangan lupa untuk meninggalkan jejak kalian disini yah 😘🤗

Terimakasih

Happy reading 🤗

1
Nana Niez
serius sdh end????????
Danny Muliawati
LG seru demo kok udahin yah gmn ini ending nya
Danny Muliawati
waduh gawat ada yg ngikutin ci kembar
Danny Muliawati
keren loh mom
Danny Muliawati
lucu banget kembar Nakula d sadewa
Umiie'ne Naza
akh endingnya segitu doang
Musliha yunos
besr👍
Nelfiawati Jambak
josua kah orang yg di curiagai fatir
Mommy Sally: hayoo... hayoo... tebak siapaaa... 😁😁😁
total 1 replies
mama_im
sejauh ini ceritanya menarik thor, cuma kadang ada di beberapa part yang harus aq baca ulang agar bisa ngarti, ceritanya lumayan berat untuk otakku yang cetek ini 🤭🤭🤭 ini militernya kerasa banget beda sama cerita axy, but itu yg membuat beda, berasa ada di tahun 80.n maybe. 😁😁
semangat terus thor 💪💪💪
Mommy Sally: terimakasih kakak... 🥰😍😘
total 1 replies
Nelfiawati Jambak
semakin menegang kan kak author
aku jdi penasaran end nya
Mommy Sally: gimana yaaa... hehehehhe...

betewe thanks ya kak udah ngikutin cerita ini...
total 1 replies
Nelfiawati Jambak
wuuiiiih sadis anak buah nya si langit 😱😱😱
Nelfiawati Jambak: sama2 Kak author tetap semangat ngehalu yaaa
total 2 replies
Nelfiawati Jambak
parang nih si twin
bikin babang langit esmosi
Mommy Sally: esmosi jiwa wkwkwkwk
total 1 replies
Nurmala Dewi
keren,,
Mommy Sally: Makasih kak 🥰
total 1 replies
Anna Mutia Feranita
karena terlalu lama vakum, jadi deh kudu mulai dr awal lagi ceritanya biar ngerti n mudeng lagi jalan ceritanya....
Terlepas dari itu, makasih kaka udah nglanjutin lagi novel ini, ditunggu segera gak pakai lama up up novel ini, nuhun.... 🙏🥰🥰🥰
Mommy Sally: Masama cinta ❤😘
total 1 replies
Nelfiawati Jambak
cemungud kak author
mama_im
semangat thor,, d tunggu lanjutannya 💪💪💪
mama_im
kemana lanjutannya thor?? padahal seru.
Nivita Puri
kok ndak ada sambungannya
Afifah Fauziyah Hanum Sahar
lanjutan nya blum ada ya tor...seru nie...
aini anderson
up dong thor😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!