NovelToon NovelToon
CRAZY LOVE (Dosen Psikopat)

CRAZY LOVE (Dosen Psikopat)

Status: tamat
Genre:Romantis / Misteri / Dosen / Tamat
Popularitas:1.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: ZmLing

Asyh, gadis belia yang pergi ke Amerika untuk melanjutkan studinya. Baru saja sampai ke Negara Paman Sam itu. Asyh sudah menyaksikan kejadian yang membuat hatinya begitu terluka yakni dang kekasih berselingkuh dengan wanita lain.

Lari dari pria 'jahat' itu adalah pilihan Asyh satu-satunya. Dengan segala kekecewaannya, Asyh berlari hingga ke basement apartemen sang kekasih dan malah tidak sengaja menyaksikan sebuah adegan pembunuhan keji.

Asyh dilepaskan oleh dua orang pria yang melakukan pembunuhan itu. Sayangnya, tanpa ia sadari semua itu adalah awal 'kehidupan barunya'.

WARNING!!!
Terdapat Unsur Dewasa dan Adegan Kekerasan di Beberapa Bab!
Harap Bijak Memilih Bacaan dan Bacalah Sesuai Dengan Usia Anda!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ZmLing, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kesepakatan

"Hei, Tuan Xello. Kita akan kemana?" Asyh bertanya dengan perasaan tidak tenang.

Pasalnya mereka sudah menempuh perjalanan hampir dua jam dan jalanan yang mereka lewati sangat sepi.

"Jangan memanggilku Tuan. Panggil saja aku Xello!" Xello bertitah dingin.

"Terserah saja. Apa kita masih lama sampai?" Asyh kembali bertanya.

Jujur saja Asyh sudah ketakutan namun berusaha ia sembunyikan.

"Lima menit lagi." Xello menjawab dengan singkat dan jelas.

Asyh akhirnya diam dan terus mengamati jalanan sekitar, menyusun rencana seandainya nyawanya terancam.

"Kita sampai." Suara dingin Xello menyadarkan Asyh yang hampir tertidur.

Asyh kembali melihat sekelilingnya.

"Kastil?" Asyh bergumam bingung.

"Silahkan Nona!" Xello membukakan pintu mobilnya untuk Asyh.

Asyh turun dari mobil dengan perasaan tidak tenang.

Kastil di depannya memang mewah dan megah, tapi aura negatifnya sangat kuat dan mencekam.

"Ayo, ikut aku!" Xello berjalan duluan, mau tak mau Asyh mengikutinya dari belakang.

Kastil itu sangat luas dan Asyh yakin, dia tidak akan mungkin bisa kabur dari kastil itu jika nyawanya terancam.

Setelah berjalan lima belas menit akhirnya Xello berhenti di depan sebuah ruangan.

Xello menekan kode pada pintu itu untuk membukanya.

"Masuklah Nona!" Xello memberi perintah setelah pintu di depan mereka terbuka.

Asyh mau tak mau akhirnya melangkah masuk ke dalam ruangan itu dengan perasaan tidak tenang.

Setelah Asyh masuk, Xello langsung menutup pintu tersebut.

"Tuhan, aku belum siap mati. Apalagi jika sampai aku masuk neraka." Asyh bermonolog sendiri.

"Aku akan dikurung di sini? Tidak diberi makan sampai aku mati? Atau ada binatang buas yang sedang mengintaiku?" Asyh bergumam sendiri karena ruangan tempat ia berada sekarang sangat menyeramkan.

Ruangan bernuansa gelap dan diterangi oleh lampu berwarna merah.

Tap Tap Tap

Langkah kaki bergema di dalam ruangan itu membuat Asyh reflek mundur.

"Si siapa di sana?" Asyh bertanya gemetar.

"Kenapa kau takut sayang?" Suara berat seorang pria terdengar begitu menyeramkan.

Asyh masih belum bisa melihat siapa orang di depannya.

Tap Tap Tap

Langkah kaki pria itu kembali menggema dan kini pria itu tepat di depan Asyh.

"K kau?" Asyh bertanya tak percaya.

Yang ada di depannya adalah pria sadis bertopeng dengan mata berwarna hitam pekat.

"Yes babe, bukankah kita berjodoh?" Mr. As bertanya bangga.

"M mau apa kau membawaku kesini?" Asyh kembali bertanya terbata.

"Tentu saja untuk menghabiskan malam bersamamu. Ah iya, panggil saja aku Mr. As." Mr. As membelai wajah cantik dengan raut ketakutan itu.

Asyh memejamkan matanya kuat karena takut mendapatkan sentuhan dari Mr. As.

"Buka matamu dan tatap aku!" Mr. As memberi perintah.

Mau tak mau Asyh membuka matanya dan memberanikan diri untuk menatap Mr. As, Asyh belum siap mati.

"Ikuti aku!" Mr. As menarik tangan Asyh untuk mengikuti langkahnya.

Asyh hanya pasrah dan mengikuti langkah lebar Mr. As.

Mr. As membawa Asyh masuk ke dalam suatu ruangan.

Ruangan yang sama bernuansa gelap dengan lampu berwarna merah sebagai penerang.

Bedanya adalah di dalam ruangan itu terdapat sebuah ranjang besar dan lemari besar juga serta beberapa tiang besi yang menggantung horizontal.

"Ke kenapa aku dibawa ke sini?" Asyh bertanya lagi.

"Kita akan bermain sebuah permainan yang menyenangkan." Mr. As berbisik sensual di telinga Asyh membuat bulu kuduk Asyh meremang.

"Ja jangan macam-macam Tuan. Aku tahu nyawaku di tanganmu, tapi sampai mati pun aku akan menjaga kehormatanku." Asyh menyilangkan tangannya untuk menutupi dadanya.

"Little girl, kau itu milikku. Tubuhmu, kehormatanmu, bahkan nyawamu, semua itu milikku. Jadi hanya aku yang berhak menentukan kapan aku akan mengambil hak ku." Mr. As memegang tengkuk Asyh hingga wajah mereka sangat dekat meski Mr. As memakai topeng.

Asyh menelan kasar salivanya membayangkan ia kehormatannya akan direnggut oleh pria gila di depannya.

Mr. As melepaskan tangannya dari tengkuk Asyh dan ia kemudian berjalan ke arah lemari.

Ngett

Bunyi lemari jati itu dibuka.

"Tolong, jangan! Jangan cambuk aku!" Asyh langsung berteriak ketakutan dan berjongkok memeluk lututnya sendiri.

Benar, yang ada di dalam lemari Mr. As adalah deretan cambuk dengan berbagai ukuran dan juga banyak jenis alat-alat lainnya yang biasanya digunakan para pecinta masokis saat berhubungan.

"Hikks..jangan cambuk aku lagi..sakit.." Asyh terisak dan terdengar sangat menyakitkan.

Mr. As menjadi bingung. Ada apa dengan gadis mungil di depannya itu.

"Ada apa?" Mr. As segera mendekati Asyh.

Asyh yang sudah sangat ketakutan tiba-tiba saja memeluk Mr. As.

"Jangan cambuk! Aku mohon. Kau boleh hukum aku dengan cara lain, tapi tidak dengan cambuk." Asyh memeluk Mr. As dengan sangat kuat.

Mr. As bisa merasakan tubuh Asyh bergetar hebat karena ketakutan disertai tangis.

Mr. As seolah bisa merasakan luka dan ketakutan Asyh, ia pun membalas pelukan Asyh dan mengusap lembut punggung Asyh.

"Apa yang telah kau alami? Kenapa kau takut dengan cambuk?" Mr. As bertanya heran.

Asyh hanya menggeleng pelan dan melepaskan pelukannya.

"Maaf, aku tidak sengaja. Aku lepas kendali." Asyh sedikit menjauh dari Mr. As.

"Tidak masalah. Aku menyukai aroma tubuhmu. Silahkan peluk aku sepuas hati." Mr. As hendak kembali mendekati Asyh namun Asyh menghindar.

"Baiklah, maaf sudah membuatmu takut." Mr. As merendahkan diri meminta maaf kepada Asyh dan ini pertama kalinya ia meminta maaf kepada seseorang.

Asyh menggeleng.

"Aku yang salah. Jika ingin hukum, hukum saja aku." Asyh tidak berani menatap Mr. As.

"Lupakan hukuman itu. Ayo, kita buat kesepakatan baru." Mr. As menuntun Asyh untuk berdiri dan membawanya duduk di tepi ranjang.

"Aku ingin kita membuat suatu kesepakatan." Mr. As menggenggam erat tangan Asyh.

"Apa?" Asyh bertanya bingung.

"Mulai malam ini dan setiap malam selanjutnya kau harus datang untuk menemaniku hingga pagi." Mr. As mengungkapkan keinginannya.

"Kau gila? Hei, kita ini bukan siapa-siapa. Untuk apa aku menemanimu setiap malam?" Asyh meninggikan suaranya.

Mr. As menampilkan smirk menakutkan dan Asyh bisa melihat itu meski wajahnya di tutupi topeng.

"Kau ingin menyetujui kesepakatan yang ku buat atau aku merenggut paksa kesucianmu saat ini?" Tangan Mr. As memegang dagu Asyh hingga membuat Asyh mendongak menatapnya.

"Ta tapi bagaimana aku bisa keluar? Aku tinggal di asrama kampus. Tidak mungkin aku bisa keluar dengan mudah." Asyh mencoba mencari alasan.

Ia lupa, yg dihadapinya adalah iblis berkedok manusia.

"Itu urusanku. Kau hanya perlu menurut padaku!" Mr. As mengelus lembut bibir Asyh yang berwarna pink natural.

"B baiklah. T tapi jangan lakukan hal yang tidak seharusnya kepadaku." Asyh memberi syarat.

"Itu tergantung bagaimana sikapmu kepadaku." Mr. As hendak mencium bibir Asyh namun Asyh menghindar dengan memalingkan wajahnya.

Mr. As tersenyum melihat kepolosan gadisnya itu.

"Sekarang istirahatlah! Besok bawahan ku akan mengantarmu kembali ke asrama." Mr. As berbaring di atas ranjang dan menarik Asyh hingga terjatuh di sampingnya.

Asyh hanya mampu menurut karena dengan begitu setidaknya nyawanya masih bisa bertahan lebih lama dalam tubuhnya, pikirnya.

Asyh yang memang sudah mengantuk akhirnya tertidur dengan cepat.

"Kau milikku Asyh Xaezalista. Hanya milikku seorang!" Mr. As bermonolog dalam hati.

...~ TO BE CONTINUE ~...

1
Alwa fikriah
seru banget ceritannya , keren banget pokonnya👍
ALNAZTRA ILMU
entah aku cari cerita yg tidak terlalu membela peran wanita sok MCM asyh...aku harap Arlene nya buka hati dengan perempuan lain .anggap saja tidak berjodoh...tp kan cerita novel...pasti cerita nya banyak yg halu...hahaha..
Chici👑👑: Mampir juga yuk kak di novelku judul nya Menikahi Tuan Muda Kejam
total 1 replies
ALNAZTRA ILMU
semoga asyh ditinggal sebab sok2 an..ihh nyebal
ALNAZTRA ILMU
keras kepala dan sok..betapa best nya kalau dia terus sok lalu pulang indo..si Arlene bertemu gadis yg lebih pengertian..sebab di dunia ni bukan kau saja gadis baik asyh...hmmm
ALNAZTRA ILMU
kesian ya .kalau sekiranya asyh pergi dulu dijemput pencipta...jadi pembunuh balik suaminya..Ish Ish ish
ALNAZTRA ILMU
kesian xela
ALNAZTRA ILMU
kesian cello.memanh dari awal dia sudah suka dengan asyh
ALNAZTRA ILMU
ng3ri
Jane Adriana
Luar biasa
Ivana Klau25
Kecewa
Ivana Klau25
Buruk
Sonya Bererenwarin
Luar biasa
cha_cha96
ceritanya menarik
cha_cha96
huekkk menjijikan
Eriez Pit Harnanik
musuhmu banyak bgt Asyh🤔🤔
Eriez Pit Harnanik
pak addison itu tuaw keladi makin tua makin jadi sangat mengerikan🤬👹
cha_cha96
xello plek ketiplek kelakuannya mirip bapknya
Chin Hong Tan
Luar biasa
Oky Sarri
jangan anak kembar zeerik Ama anna, apa temenya Joana operasi plastik
Oky Sarri
ayo xello pasti bisa, nanti tinggal sama2 kakaknya buat ngadepin bapaknya yg gila itu wkwkwkwk
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!