Shen Yu dikenal sebagai tuan muda paling bermasalah di Kota Qinghe. Ia gemar menghamburkan uang, membuat keributan, dan menghabiskan waktunya di rumah hiburan. Anehnya, setiap kali ia membuat masalah, sang nenek selalu berada di belakangnya.
Nyonya Lin bukanlah wanita tua biasa. Ia adalah legenda dunia persilatan, pendiri Aliansi Seratus Perguruan, dan sosok yang pernah menjaga kedamaian Dunia.
Namun ketika bayang-bayang perang kembali muncul dan musuh-musuh lama mulai bergerak, Shen Yu harus menghadapi kenyataan bahwa perlindungan neneknya tidak akan ada selamanya. Demi menjaga warisan orang yang paling ia cintai, ia perlahan berubah dari seorang tuan muda manja menjadi pendekar yang akan menentukan masa depan Kekaisaran dan dunia.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mirage Ink, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 35
Langit di atas Kota Qinghe berubah menjadi dua medan perang.
Di atas awan...
Kaisar Dewa Kegelapan dan Penjaga Gerbang saling berhadapan.
Di bawah...
Shen Yu berdiri di depan Avatar Kegelapan yang dibentuk oleh Lima Raja.
Seluruh Benua Tianxia seakan menahan napas.
Penjaga Gerbang menancapkan tombak batunya ke ruang kosong.
Tok!
Suara itu pelan.
Namun...
Dalam sekejap, jutaan simbol kuno memenuhi langit.
Simbol-simbol itu menyebar ke seluruh retakan ruang. Cahaya putih perlahan menutup Gerbang Langit yang tadi mulai terbuka.
Ekspresi Kaisar berubah dingin.
"Masih ingin menggunakan Segel Langit Kuno?"
Penjaga Gerbang tersenyum.
"Aku memang tidak bisa membunuhmu. Tetapi..."
BOOOOOOM!!
Darah emas terus mengalir dari tubuhnya menuju tombak. Rambut putihnya mulai memanjang.
Kulitnya perlahan mengering. Seluruh kekuatan hidupnya sedang dibakar.
Di bawah...
Esensi Naga Purba berbicara dengan suara berat.
"Dia benar-benar mengorbankan hidupnya."
Shen Yu mengepalkan tangan.
"Kalau begitu aku harus menyelesaikan pertarunganku sebelum ritualnya selesai."
Avatar Kegelapan mengangkat empat senjatanya.
"Sayang sekali."
"Kau tidak akan sempat."
Empat senjata raksasa turun bersamaan.
Langit seolah runtuh.
Namun...
Shen Yu tidak lagi bertahan.
Ia justru maju.
BOOOM!!
Pedang emasnya bertabrakan dengan keempat senjata sekaligus.
Lengannya langsung bergetar. Darah mengalir dari telapak tangannya. Tetapi...
Kakinya tidak bergeser sedikit pun.
Avatar Kegelapan mulai terkejut.
"Kekuatanmu bertambah lagi?"
Shen Yu menarik napas panjang.
Di belakangnya...
Bayangan Naga Emas perlahan membuka kedua matanya.
Bukan lagi sekadar bayangan.
Kini...
Sisiknya tampak nyata.
Cakarnya berkilau.
Raungannya mengguncang langit.
Esensi Naga Purba berbicara.
"Untuk sesaat aku akan meminjamkan sisa kekuatanku. Tapi ingat kalau digunakan terlalu lama jiwaku akan lenyap."
Shen Yu terdiam beberapa saat.
"Kalau itu bisa menyelamatkan semua orang. Aku menerimanya."
BOOOOOOM!!
Aura Shen Yu kembali meledak.
Kali ini...
Bahkan Empat Roh Suci ikut meraung bersamaan.
Naga Emas.
Phoenix Putih.
Harimau Putih.
Kura-kura Hitam.
Keempatnya berubah menjadi cahaya.
Lalu...
Menyatu ke dalam tubuh Shen Yu. Rambut Shen Yu berubah menjadi keemasan. Matanya memancarkan cahaya naga.
Di punggungnya muncul sepasang sayap naga. Seluruh Kota Qinghe membeku. Mu Xueyi menatap langit dengan mata berkaca-kaca.
"Itu...Masih Shen Yu... kan?"
Lin Xue tersenyum pelan.
"Itu cucuku. Tetapi sekarang ia juga pewaris Bangsa Naga."
Avatar Kegelapan meraung.
"Lima Raja!"
"Serangan Terakhir!"
Kelima inti di dalam tubuhnya bersinar bersamaan. Seluruh energi hitam di sekitar Gunung Tianhuang tersedot ke dalam Avatar.
Tubuhnya membesar hingga seratus meter. Empat lengannya kini menggenggam empat senjata yang ukurannya seperti gunung.
Ia mengangkat semuanya.
Lalu menghantam bersamaan.
"Penghancur Dunia!"
BOOOOOOOM!!
Ruang di depan Shen Yu hancur. Tanah di bawah terangkat. Sungai berubah arah.nGunung-gunung runtuh.
Han Tian langsung berteriak.
"Semua mundur!!"
Qin Feng segera membentuk ribuan pedang cahaya untuk melindungi warga. Lin Xue mengangkat tongkatnya. Lapisan salju raksasa menutupi Kota Qinghe.
Semua orang tahu...
Benturan ini akan menentukan hasil pertarungan. Shen Yu perlahan mengangkat pedangnya.
Ia memejamkan mata. Di dalam lautan kesadarannya...
Esensi Naga Purba berdiri di hadapannya.
"Ini teknik terakhirku."
Esensi Naga Purba tersenyum.
"Lalu..."
"Buktikan bahwa pilihanku tidak salah."
Dalam sekejap...
Seluruh ingatan teknik itu mengalir ke dalam pikiran Shen Yu.
Saat ia kembali membuka mata...
Tatapannya benar-benar berbeda.
Tenang.
Dalam.
Seperti naga yang telah hidup jutaan tahun. Ia mengangkat pedangnya ke langit.
"Teknik Kaisar Naga..."
Seluruh dunia mendadak sunyi. Bahkan Kaisar Dewa Kegelapan yang sedang bertarung di atas awan ikut menoleh. Untuk pertama kalinya...
Wajahnya berubah.
"Itu teknik bagaimana mungkin?!"
Shen Yu mengayunkan pedangnya. Dengan gerakan yang sangat sederhana.
Sangat lambat.
Namun...
Seluruh energi langit dan bumi mengikuti ayunan itu.
"Satu Tebasan... Membelah Surga."
SRAAAAAAAAAANG!!
Satu cahaya emas melintas.
Tidak cepat.
Namun...
Tak ada sesuatu pun yang mampu menghentikannya.
Empat senjata Avatar hancur seketika.
Keempat lengannya terputus.
Zirah hitamnya retak.
Lalu...
Cahaya emas itu menembus tepat ke dada Avatar.
Mengenai kelima inti sekaligus.
Kelima Raja Kegelapan membelalakkan mata dari dalam Avatar.
"Tidak..."
"Mustahil..."
Retakan mulai memenuhi seluruh tubuh Avatar.
Pria bertopeng merah meraung.
"Keluar!"
Namun...
Semuanya sudah terlambat.
CRAAACK!!
Avatar Kegelapan pecah menjadi jutaan serpihan cahaya hitam.
Kelima Raja Kegelapan terpental ke lima arah.
Masing-masing memuntahkan darah.
Aura mereka turun drastis.
Shen Yu masih berdiri di langit.
Pedangnya mengarah ke bawah.
Napasnya berat.
Namun matanya tetap tajam.
Di atas awan...
Kaisar Dewa Kegelapan memandang Shen Yu tanpa berkedip. Untuk pertama kalinya sejak datang ke Benua Tianxia...
Ia tidak lagi memandang Shen Yu sebagai anak muda.
Melainkan...
Sebagai lawan yang benar-benar layak diperhitungkan.
Sementara itu, ritual Penjaga Gerbang hampir mencapai tahap akhir. Seluruh simbol kuno telah mengelilingi Gerbang Langit, dan cahaya penyegelan mulai menutup celah kehampaan sedikit demi sedikit.
Pertempuran kini memasuki klimaks terakhir. Hasil duel antara Penjaga Gerbang dan Kaisar Dewa Kegelapan akan menentukan apakah Benua Tianxia selamat... atau jatuh ke dalam kegelapan.