Rui adalah anak dari seorang jendral perang, dia meninggal karna dikhianati oleh sahabat dan juga laki - laki yang dia sukai namun dia diberikan kesempatan kedua oleh tuhan untuk hidup kembali, dia bersumpah akan membalas orang - orang yang menyakitinya dikehidupan sebelumnya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon heriyah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Perserujuan
Setelah proses lamaran pangeran ke 7 pun meminta izin kepada ayah dan ibundanya untuk segera menikahi calonnya tersebut, sehingga pqgi2 sekali dia pergi ke kediaman baginda raja dan permaisuri
Pangeran ke 7 : salam ayahanda dan ibunda
Ortu pangeran : salam ananda ada apa gerangan pqgi2 sudah datang kemari? Apakah ada urusan yang mendesak?
Pangeran ke 7 : maafkan adinda ayahanda dan ibunda apabila menganggu ayahanda ibunda pagi2, ananda kesini untuk meminta restu dari ayah dan ibunda untuk menikahi calon ananda
Ortu pangeran : benarkah ananda sudah mempunyai calon?
Pangeran ke 7 : benar ayah kemarin saat ananda meninggalkan rapat ananda melamar kekasih hati ananda
Ortu pangeran : lalu siapa gadis tersebut ananda?
Pangeran ke 7 : dia anak dari jendral riu ayahanda dan ibunda
Ortu pangeran : apa? Benarkah?sejak kapan kalian bersama? Kenapa tidak memberitahu kami sebelumnya?
Pangeran ke 7 : maafkan ananda karna sebelumnya tidak berkata apa2 sebenarnya ananda sudah lama menaruh hati pada rui hanya saja rui belum ingin menikah jadi ananda menunggunya dan kemarin ayahnya akan menjodohkannya dengan lalaki2 lain lalu rui berkata kepada orangtuanya bahwa dia sudah memiliki calonnya sendiri dan rui hanya memberikan waktu pada anda 30 menit untuk datang ke kediaman jendral maka dari itu ananda langsung bergegas datang karna tidak ingin dia diambil orang
Ibunda : betapa sombongnya gadis itu hingga menyuruh pangeran agar cepat2 datang kerumahnya dan juga menganggu acara rapat yang sangat penting
Pangeran ke 7 : maaf ibunda ananda tau rui menganggu rapat tapi ananda tau rui juga bisa menyelesaikan masalah kita
Ayahanda : maksudmu nak?
Pangeran ke 7 : begini ayahanda bukankah sebelumnya rui bisa menyelesaikan masalah wabah kemarin
Ayahanda : memang benar dan ayah juga sudah memberikannya imbalan
Pangeran ke 7 : ya ayah memang benar tapi apakah ayah tidak tahu bahwa gadis itu sangat pintar tidak hanya dalam pengobatan tetapi dalam hal lainnya
Ortu pangeran : maksudmu?
Ayahanda : apakah ayahanda dan ibunda tidak tahu bahwa pengawal dari kediaman jendral dia yang mengajarinya dan juga pengawal dari kakaknya dan dia mengelola beberapa balai pengobatan, paviliun dan toko pakaian dan ladang obat
Ayahanda : apakah benar yang ananda bicarakan?
Pangeran ke 7 : benar ayah, ayah bisa meminta orang untuk mengeceknya tetapi itu tidak akan mudah?
Ayahanda : maksudmu?
Pangeran ke 7 : karna mungkin saja orang suruhan ayah akan mati
Ayahanda : apakah benar begitu?
Pangeran ke 7 : jika ayah tidak percaya ayah bisa memcobanya
Ayahanda : lalu ayah harus bagaimana agar ayah berhasil?
Pangeran ke 7 : ayah hanya perlu meminta dengan baik2 saja dia pasti akan menjelaskannya dengan rinci
Ayahanda : apakah begitu?
Pangeran ke 7 : ya ayah lakukan saja dia gadis yang pintar
Ayahanda : baiklah ayah akan menyuruhnya kesini
Pangeran ke 7 : baik
Ayahanda : pelayan
Pelayan : ada apa baginda? Apakah ada yang bisa hamba bantu
Ayahanda : tolong kau beritahu kasim yang untuk memanggil rui anak jendral riu untuk segera datang keistana
Pelayan : baik baginda
Pelayan pun segera pergi melaksanakan perintah raja
Ayahanda : lalu kapan kau ingin menikahinya?
Pangeran ke 7 : 1 bulan lagi ayah karna ananda sudah menghitung bahwa 1 bulan lagi adalah waktu yang tepat
Ayahanda : baiklah kalau begitu
Di kediamanan rui
Pengawal : maaf ada siapa anda? Dan ada perlu apa anda kesini?
Kasim yang : saya adalah kasim yang yang diperintahkan baginda raja untuk memberikan mandat kepada putri rui
Pengawal : baik mati silahkan masuk, yin
Yin : ada?
Pengawal : yin ini kasim yang dari istana ingin bertemu nona rui
Yin : baik tunggu sebentar
Yin pun segera pergi ke kediaman nonanya
Yin : nona..nona...apakah nona sudah bangun?
Rui : ada apa yin pagi2 kau sudah berteriak - teriak, apakah ada hal yang darurat?
Yin : benar nona ada kasim yang dari istana ingin bertemu dengan nona
Rui : apa?
Yin : benar nona mereka ada dihalaman kediaman jendral sekarang
Rui : ya sudah ayo cepat kita kehalaman sekarang, apakah ayah dan yang lainnya tahu?
Yin : sepertinya tahu nona pasti pelayan memberitahu tuan, nyonya dan juga tuan muda
Rui : baiklah kalau begitu
Tak lama keluarga rui pun datang kehalaman
Semuanya : kami menerima mandat dari baginda
Kasim yang : baiklah silahkan nona rui ikut saya ke istana
Rui : baik
Rui pun pergi keistana dan tiba diistana
Mereka sudah semua sudah menunggu di aula istana disana tentu saja ada pangeran ke 7
Rui : rui menghadap banginda raja dan permaisuri
Ortu pangeran : baiklah silahkan berdiri
Rui : terimakasih baginda raja dan permaisuri
Ayahanda : saya ingin tahu apakah putri jendral bisa membantu kami menyelesaikan masalah banjir yang tidak ada habis2nya di desa yin
Rui : jika ada hal yang buruk maka rui akan membantu baginda dengan menyediakan pengobatan dan hal lainnya
Ayahanda : apakah putri rui mempunyai balai pengobatan
Rui : benar banginda hamba mempunyai balai pengobatan di desa han dan juga bekerjasama dengan paviliun ren jika baginda tidak percaya baginda boleh mengeceknya kesana
Ayahanda : lalu apakah kau punya ladang obat seperti yang dibicarakan oleh pangeran ke 7?
Rui : benar yang mulia itu ada di desa han juga dan kemarin hamba diberikan 3 hektar tanah oleh kepala daerah
Ayahanda : baiklah saya mengerti lalu kapan kau bisa membantu para pangeran untuk menanggulangi banjir?
Rui : kapan saja rui siap yang mulia
Ayahanda : baiklah besok kau ikut pangeran ke 7 untuk pergi ke desa yin lalu setelah selesai kita segera laksanakan acara pernikah kalian berdua
Rui dan Sin : terimakasih yang mulia, ayahanda dan juga permaisuri
Para pangeran : ayahanda apa maksud ayahanda dan permaisuri dengan setelah selesai menikah?
Ayahanda : tentu saja mereka harus segera menikah karna pangeran ke 7 sudah melamar putri rui
Para pangeran : apa? Bagaimana mungkin kapan adik melamar? Kenapa kami tidak tau dan tidak diberitahu?
Pangeran ke 7 : maafkan adik kakak karna tidak memberitahu kabar ini sebelumnya ya tapi sin sudah melamar rui dan sudah diterima oleh keluarga rui
Para pangeran : tidak bisa kami menolak pernikahan itu karna kami juga ingin menikahi putri jendral riu ayah dan ibunda
Pangeran ke 7 : mohon maaf kakak tapi rui sudah jadi calon istriku
Para pangeran : tidak bisa kami tidak setuju
Ayahanda : diam kalian semua pokoknya tidak ada yang boleh membantah dan karna ini sudah keputusan mutlak tidak bisa diganggu gugat
Ayahanda : putri pintar dan cantik membawa petaka, aish benar2 anak2 ini
Permaisuri : baginda tenanglah karna mereka juga menyukai putri rui
Ayahanda : ya tetapi mereka tidak perlu berebut dengan adiknya
Permaisuri : adinda mengerti kakaknda mereka meninginkan rui karna dia gadis yang pintar, cantik dan juga menarik
Ayahanda : tapi mereka kan masih bisa memilih yang lain kenapa harus calon adiknya
Permaisuri : karna rui spesial kakanda dia memiliki apa yang gadis lain tidak miliki
Ayahanda : ya adinda benar maka dari itulah pangeran ke 7 memilihnya
Permaisuri mengangguk tanda setuju
Ayahanda : baiklah itu saja untuk saat ini kalian oleh pergi sekarang, bikin pusing saja
Pangeran ke 3 : aish sialan kenapa harus adik ke 7 kenapa bukan aku saja yang jadi calonnya
Para pangeran : benar sekali
Mereka pun pergi ke kediamannya masing2, rui dan pengeran ke 7 pergi ke kediaman pangeran ke 7
contoh 👇👇
"nona apa kamu ingin makan ;tanya si pelayan
"Iya tolong ambilkan makanan untukku ;jawab si A (nona)
😉😉😉