NovelToon NovelToon
TAKDIR YANG KU UBAH

TAKDIR YANG KU UBAH

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Fantasi / Anak Genius
Popularitas:55.4k
Nilai: 4.9
Nama Author: Respati

Seorang perwira muda sekaligus Dokter militer tang terkenal dengan kejeniusannya dari Negara C , yang bernama Li Guang Yue, meninggal saat kembali dari tugas . karena Pesawat yang dia tumpangi meledak setelah beberapa saat mengudara .
Namun ternyata Dewa masih menyayanginya dia yang sudah mengira Rohnya berada di Alam keabadian, ternyata bereinkarnasi di dalam tubuh gadis lembut Cantik namun lemah , Putri dari Jendral Feng yang memiliki nama hampir sama dengannya. Gadis itu bernama Guang Manyue . gadis yang hidupnya menderita dan di abaikan keluarga kandungnya karena ulah Putri Palsu . Dan akhirnya mati di tangan gadis palsu tersebut.
Kehidupan mereka Tertukar karena ulah seseorang yang mengincar harta keluarga Jendral. Dan ingin kehidupan bayi kecil tersebut kelak akan menderita selama hidupnya . Mereka melakukan itu karena Dendam pada sang ibu juga keserakahan di dalam hati mereka . Ingin memiliki harta yang bukan milik mereka. penasaran...? kita baca Yuk...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Respati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MENGOBATI KAKAK KETIGA

Mengingat keluarganya , air mata semakin deras mengairi di pipi Guang Manyue. rasa Rindu pada mereka semakin menekan hatinya. Namun apalah daya. Kini di Dunia Modern dia telah meninggal akibat ledakan pesawat. menghancurkan tubuhnya dan juga para penumpang yang naik pesawat itu. Tapi dia tidak tahu, kalau pesawat yang dia tumpangi meledak karena perbuatan seseorang yang mencintai dan terobsesi padanya.

Maafkan aku Pa, Ma, Kakak... Terutama pada Kakek Li.. Aku sering membuat kalian marah dan kesal.. " Ucap Guang Manyue dalam hati sambil menatap bintang di atas langit dengan tatapan kosong. karena pikirannya bukan di langit dan bintang yang bertaburan do atas sana.

" Rei...Kau sedang apa..? apakah kau merindukan aku.. ? Apakah kau sekarang sudah mendapatkan penggantiku.. ? Semoga kau mendapatkan gadis yang lebih baik dariku Rei.. Aku dengan tulus berdoa untuk kebahagiaanmu..." Ucapnya lembut dalam hati. Namun Kalimat terakhir terucap di bibir merahnya dengan tulus. Setelah terdiam cukup lama di depan Jendela, Guang Manyue akhirnya beranjak dari Ambang jendela . menutup jendela dan berjalan ke arah Ranjangnya. Entah kenapa malam ini dia merasakan rasa Rindu pada orang-orang yang dia sayangi di Dunia modernnya tiba-tiba hadir di hatinya. Diapun berbaring di atas pembaringan dan tertidur dalam gelisah .

Yang tidak dia sadari adalah. Dua sosok Pria menatap Dia dari kejauhan. Saat mereka melihat wajah yang di sembunyikan di balik topeng perak dan Cadar gadis itu, kedua Pria tersebut kaget bukan main. Ternyata wajah di balik topeng atau cadar gadis itu, bukanlah wajah jelek atau cacat. Tapi wajah yang sangat cantik rupawan tanpa cela. Salah satu dari mereka berkata dengan nada kagum dan juga tak percaya.

" Ya Dewa.. Apakah dia seorang Dewi.. Ternyata wajah di balik Topeng itu sangat cantik... Bukan cantik, tapi teramat cantik..aku merasa kalau di kerajaan Dongyun ini , tidak ada wanita yang bisa mengalahkan kecantikannya. siapa itu Putri Perdana mentri yang di katakan Kecantikan Nomer satu di Kerajaan ini. Dia tidak bisa di bandingkan dengan wajah cantik wanita Putri kedua. Jangankan di Dunia bawah ini. Di Dunia ketiga pun tidak akan ada yang bisa mengalahkan kecantikan Putri kedua Yang Mulia..." Ucap perlahan salah satu dari mereka .

" Jaga matamu Jung. Apakah kau sudah tidak menginginkannya lagi..? " Ucap Pria gagah yang berdiri di samping pria itu. terlihat pria tersebut memakai topeng perak di wajahnya. Mendengar suara itu, pria bernama Jung kaget dan segera menyadari kesalahannya.

" Maaf Yang Mulia.. Hamba salah.. Tanpa sadar mulut hamba berkata begitu...hamba tidak akan mengulangi lagi..." Ucap Jung sambil menunduk. Namun dalam hati Dia kaget bukan main.

(Hei.. Ada apa dengan Yang Mulia ini..Kenapa dia menjadi marah hanya karena aku memuji Nona kedua keluarga Jendral Feng . Apakah aku salah..? bukankah kenyataannya memang seperti itu..? Tunggu... Apakah tuanku menyukai gadis cantik itu. ? Benarkah..? Aku memang tidak pernah melihat Yang Mulia memperhatikan Wanita manapun juga selain Tuan adik dan yang Mulia Ratu. Tapi pada Putri kedua ini, sejak beberapa hari lalu, sikapnya sangat berbeda..apakah benar dugaanku ini..?! )Serunya gembira dalam hati.

"Jangan kau ulangi lagi... " Ucap Pria bertopeng dengan suara dingin.

" Baik yang Mulia... " Jawab Jung . Namun terlihat senyum kecil di bibir pria bernama Jung tersebut.

"Kita pergi... " Dan keduanya pergi dengan gerakan sangat cepat. Dalam sekejap saja mereka hilang dari pandangan.

Keesokan harinya Guang Manyue bangun pagi- pagi. setelah berlatih sebentar untuk pemanasan, Dia kembali masuk kedalam rumahnya. setelah mandi dan makan bersama dengan para pelayannya, Guang Manyue pergi ke tempat Kakak ketiganya. Semenjak sang Kakak terluka karena serangan pembunuh bayaran, Guang Manyue belum pernah menengok keadaannya. Dia datang bersama Juya dan Ansi serta Yi An. Tiga pelayan kepercayaannya tersebut dengan setia menemani Dia. Ketika mereka sampai di kediaman Kakak ketiganya, Guang Manyue melihat kalau kedua kakaknya juga ada di sana.

" Yus'er.. Kau datang...? " Tanya Kakak pertama. Kebetulan Feng Hao Yu keluar dari kamar Feng Sao Yang. sebenarnya dia ingin kali, namun Melihat sang adik datang, Dia mengurungkan Niatnya.

"Aku ingin melihat keadaan Kakak ketiga.. Apakah Dia sudah baikan Kak...? " Tanya Guang Manyue .

"Ayo masuk bersama Kakak , Kakak ketiga mu ada di dalam. Dia sudah agak mendingan. Ayo kita masuk bersama- sama . " Ucap Feng Hao Yu dengan penuh kasih sayang.

"Trimakasih Kak... " Jawab sang adik yang masih memakai cadar di wajahnya.

"Jangan sungkan seperti itu Yur'er... Kau ini adikku, adik kandung kakak. Jangan berterimakasih seperti itu pada kakak .. Kita ini bersaudara Yue'er.. " Ucap Hao Yu sambil mengusap kepala Guang Manyue. Membias gadis itu tertegun beberapa saat ketika tangan besarnya mengusap kepala kecil itu . Namun dia sangat bahagia saat Guang Manyue membiarkan saja tangan besarnya mengusap kepalanya.

Sedangkan Manyue sendiri kaget saat tangan Pria yang di katakan kakak pertamanya s@t mengusap kepalanya. Ada aliran hangat yang dia rasakan saat usapan lembut itu mengusap kepalanya . Entah itu perasaan sang Pemilik tubuh , atau perasaannya sendiri. Melihat Guang Manyue membiarkan tangan besarnya mengudap kepala kecilnya, Hao Yu tersenyum. Lembut. Perasaan bahagia menjalar di hatinya.

(Apakah Yue'er mulai mau memaafkan kami..) ucapnya dalam hati dengan perasaan bahagia.

Kebetulan Feng Bay Yan keluar dari kamar sang Kakak. Dia sempat melihat kakak pertamanya mengusap kepala si kecil. Perasaan iri membuat dia ingin memarahi sang Kakak. Tapi malah yang keluar kata- kata.

"Yue'er.. Kau datang juga.. Bolehkan kakak memelukmu...? " Ucap Pria itu dengan tatapan memohon.

"Mangnya kakak ke empat kenapa..? Apakah kakak sakit..? " Tanya gadis itu. Tentu saja Guang Manyue tahu, Pria tampa ini sedang iri melihat kakak pertamanya mengusap kepalanya.

"Benar.. Kakak sakit. Maukah adik kecil memeluk kakak... " Jawab Bay Yan dengan wajah memelas.

"Jangan kau ganggu adikmu... Dia ingin melihat kakak ketiga mu... " Ucap Kakak Pertamanya sambil mendorong Feng Bay Yan kesamping dan membawa Guang Manyue masuk kedalam kamar.

"Kakak pertama ... Kau curang... Adikku ingin memelukku, kenapa dia kau bawa pergi...! " Serunya dengan kesal. Melihat sikap mereka yang hangat, rasa hangat juga menjalar di dalam hati Guang Manyue.

"Cerewet.. Di mana sikap adik kecil yang mau memelukmu. Jangan menggangu si kecil lagi. " Ucap Feng Hao Yu tetap melangkah membawa Guang Manyue masuk kedalam kamar Putra Ketiga. Dan saat Mereka sudah berada di dalam kamar, Guang Manyue melihat kalau kakak ketiga ternyata terluka di tangan dan kakinya .

"Yue'er.. Kau datang... Kemari lah... " Ucap Putra Ketiga yang langsung ingin duduk karena gembira. Namun karena gerakannya terburu- buru dan sedikit kasar, luka di tangannya terlihat terbuka kembali. Hingga terlihat ada noda darah di perban yang membalut lengannya.

"Tidak usah bangun Kak.. Aku akan kesana.. " Ucap Guang Manyue. Walaupun nada itu terasa dingin, tapi ada keramahan yang mereka rasakan. Guang Manyue segera mendekat. Dan duduk di kursi yang ada di dekat pembaringan. Dan dia melihat lengan Pria itu berdarah kembali.

"Kak.. Boleh aku memeriksa Lukamu..? " Tanya Guang Manyue.

"kau mengerti ilmu pengobatan..? " ucap Putra Ketiga. walaupun dia sudah mendengar kalau sang adik bisa menyembuhkan racun Nenek Li, namun Dia bertanya juga .

"Sedikit.. boleh aku melihat luka kakak...? " tanya Guang Manyue kembali.

"Apakah tidak merepotkan kamu..? " Tanya Putra Ketiga dengan wajah sungkan.

"Tidak akan... Boleh aku meminta kotak pengobatan..! " Tanya Guang Manyue lagi .

"Kami tidak memilikinya dik. Sebab jika kami sakit, Tabib akan segera datang.. " Ucap Kakak pertama.

"Seharusnya ada kak.. tak semua luka harus tabib yang mengobati. jika luka kecil saja, cukup kita yang mengobati sendiri . Menyimpan kotak obat, baik untuk keluarga . Luka ringan bukankah tak perlu memanggil tabib. " Ucap Guang Manyue.

"Lalu apakah sekarang kami harus memanggil tabib..? " Tanya Bay Yan.

"Tidak perlu.. katakan pada pelayanku untuk mengambil kotak obat di rumahku.. aku punya di rumah..." Kata Guang Manyue.

"Baik aku yang akan menyuruh mereka pergi.. " Ucap Feng Bay Yan yang langsung keluar dari kamar sang kakak.

"Adik.. Apakah kau bisa ilmu pengobatan..? " kembali pertanyaan keluar dari sang kakak. tapi kali ini Feng Hao Yu yang bertanya .

"Bisa sedikit... " Jawab Guang Manyue datar. Mereka terdiam lagi. Namun tak berapa lama, Bay Yan datang membawa kotak obat dari kediaman Guang Manyue.

"Ini Yue'er.. " Ucap Feng Bay Yan sambil menyerahkan kotak obat yang ada di tangannya. Kotak terbuat dari kayu hitam , terlihat ada ukuran teratai di atasnya. Dengan segera Guang Manyue menerima dan membuka kotak tersebut. Ternyata di dalam kotak terdapat beberapa botol Giok yang memiliki ukuran berbeda. Guang Manyue segera mengambil botol kecil dari dalam Kotak tersebut. Dia lalu memberikan satu pil warna putih dan memberikan pada Feng Sao Yang.

"Telan dulu pil ini Kak... " Ucapnya datar. Melihat perhatian Guang Manyue, walaupun dia mendengar ucapan sang Adik datar, Feng Sao Yang tetap merasa sangat bahagia. Dia patuh meminum pil berwarna putih tersebut tanpa banyak tanya.

Tak lama terlihat Guang Manyue dengan sangat cekatan membuka dan membersihkan luka tanpa terlihat canggung dan Jijik. Setelah membersihkan luka, Dia mengambil salep luka dari kotak obatnya. Dengan cekatan sekali dia mengoleskan salep dan membalut luka dengan sangat cepat dan rapi. Balutan ini lebih rapi dari tabib yang menangani lukanya. Dan juga perban yang di pakai sang adik, lebih halus dari perban yang di pakai tabib untuk membalut lukanya. Dengan sangat cepat luka telah terbalut rapi.

"Apakah masih ada luka dalam di tubuh Kakak.." Tanya gadis itu .

"Tidak ada lagi Dek..." Jawab Feng Sao Yang.

"Apakah luka di kaki kakak sudah sembuh...?" Tanya Guang Manyue . Tentu saja pertanyaan Guang Manyue membuat ketiga kakaknya kaget.

"Dari mana kau tahu aku terluka di kaki Dik..? " Tanya Feng Sao Yan.

"Aku mendengar dari pelayan... " Ucap Guang Manyue asal. Sebab dia tahu kalau Feng Sao Yang terluka karena dia melihat luka itu saat dia menolong mereka beberapa hari lalu. Dan luka itu lebih parah dari luka di tangannya.

"Sudah lebih baik... " Jawab Feng Sao Yang berusaha menutupi.

"Luka itu cukup parah. Jika tidak di tangani dengan benar, akan bermasalah pada kakak di kemudian hari. Apakah itu baik untuk Kakak yang seorang Pengawal kepercayaan Putra Mahkota..?" Tanya Guang Manyue datar. Mendengar ucapan Guang Manyue, ketiga kakak nya terlihat kaget dan cemas.

"Lalu Apakah kau akan melihatnya juga..! " Tanya Feng Sao Yang seketika.

Guang Manyue segera membuka selimut yang menutupi kaki sang Kakak. Setelah itu dia meminta Kakak keempatnya menaikan celana Feng Sao Yang . Dengan perasaan malu Feng Sao Yan membiarkan Bay Yan mengikuti perintah adik kecilnya. Setelah celana di angat, terlihat Luka yang cukup lebar dan sudah bernanah terdapat di betis Sao Yang.

"Luka seperti ini kau katakan baik- baik saja..? apakah kakak tahu, kalau luka seperti ini mendapatkan penanganan yang tidak terlalu baik, akan lama sembuhnya. Dan juga akan membahayakan kaki kakak. apakah kakak akan membiarkannya..? " Ucap Guang Manyue.

Tampa banyak bicara, Segera Guang Manyue menangani luka di kaki Feng Sao Yang. Gerakan tangan Guang Manyue sangat lembut tetapi tetap terlihat cepat . Dengan tidak terlihat Jijik, gadis itu membersihkan nanah dan darah di luka sang Kakak. Lalu mengoleskan salep yang terasa dingin di luka itu. Setelah itu barulah dia membalut luka kembali. Dalam waktu cepat, selesai sudah Guang Manyue merawat kaki Feng Sao Yang.

"Minum pil ini agar tidak terjadi infeksi dan juga cepat kering... " Ucap Guang Manyue. Dia juga memberikan air Suci kedalam bak air yang di gunakan untuk membersihkan luka. juga untuk di minum sang Kakak.

"Trimakasih Yue'er.. Aku tak tahu kalau kau bisa ilmu pengobatan... " Ucap Feng Sao Yang.

"Aku hanya tahu sedikit. Ya sudah kak..aku kembali dulu .. Dua hari lagi aku akan datang untuk memeriksa luka kakak . Selama beberapa hari ini aku harap luka kakak kalau bisa jangan terkena air dulu . Dan minum pil ini pagi dan malam. Maaf kak... Tolong jangan minum ramuan lain selain pil ini.... " Ucap Guang Manyue.

"Apakah kau tidak ingin tinggal di sini sedikit lebih lama dik...? " Tanya Sao Yang dengan perasaan kecewa.

"Tidak bisa Kak.. Ada sesuatu yang harus aku kerjakan. Oh ya Kak.. Kalau bisa tolong jauhi Nona Wang. Dan kau harus selalu waspada pada gadis itu (juga adik kesayanganmu) .. " Ucap Guang Manyue. dan kalimat terakhir dia ucapkan dalam hati. Terpaksa kesempatan ini dia memberi peringatan pada kakak ketiganya. Sebab dalam cerita. Gadis itu akan nekad mendatangi kakak ketiganya. di saat sang Kakak terluka karena hukuman dari Kaisar. Sama-sama terluka hanya beda masalah.

"Baik.. kakak akan mendengar semua ucapanmu.." Jawab Feng Sao Yang.

"Aku juga akan menjaga Kakak ketiga . Kau jangan cemas adik kecil... " Tambah Bay Yan.

"Ya sudah aku pergi dulu. Ingat minum pil itu pagi dan malam. " Ucap Guang Manyue.

"kakak akan mengingatnya Yue'er.. " jawab Feng Sao Yang.

"Aku akan mengantarmu Yue'er.. Kakak mau pergi ke tempat Ibu. Sekalian kakak mengantar kamu pulang .. " Ucap Feng Hao Yan .

"Baik Kak... " Keduanya segera keluar kamar tidur Feng Sao Yang. Feng Bay Yan sebenarnya mau ikut, tapi mengingat kata- kata adik kecil mereka, terpaksa dia tinggal untuk menjaga sang Kakak.

"Kak aku keluar sebentar, memberi tahu pengawal agar mencegah Feng Li Nan masuk kedalam rumahmu. Apalagi bersama Wang Yihan Ran.. " Ucap Feng Bay Yan.

"Pergilah.. Katakan pada pengawal agar mereka benar-benar mencegah gadis sialan itu masuk kedalam rumahku.. Jika dia memaksa, suruh usir saja mereka .. " Ucap Feng Sao Yang.

"Akan ku katakan kak... " Segera Feng Bay Yan keluar dari kamar Feng Sao Yang.

Sedangkan Guang Manyue sendiri kini sedang berjalan dengan Kakak Pertamanya. Di belakang mereka ada tiga pelayan milik Guang Manyue dan satu pelayan Pria milik Feng Hao Yu. Mereka berdua berjalan sambil berbincang menuju rumah kediaman Guang Manyue.

"Adik.. Sejak kapan kau bisa ilmu pengobatan..? " Tanya sang kakak.

"Ilmu pengobatan...? Tidak kak.. Pekerjaan seperti tadi itu hanyalah pekerjaan yang sering aku lakukan saat aku tinggal di desa. Hidup di rumah keluarga Sang sangatlah sulit. Sebagai seorang Budak yang di beli, hidup matiku di tangan mereka. Jadi sudah biasa jika saat aku memiliki kesalahan sekecil apapun itu, akan mendapatkan siksaan hingga terluka parah dan di sanalah aku mulai tahu cara merawat orang yang terluka. Merawat diri sendiri adalah pelajaran tanpa ku sengaja.. Dan sampai sekarang aku akhirnya paham cara merawat luka dengan baik... " Ucap Guang Manyue sambil berjalan perlahan. Dia sengaja berbohong agar ada rasa bersalah di hati mereka. Li Guang Yue sengaja berkata demikian, untuk memberi tahu putra Pertama kalau kehidupan Guang Manyue di Desa tidaklah gampang yang mereka bayangkan.

"Apa..?! Kau, kau di jadikan budak..! " Tanya kakak pertama dengan wajah Pucat. Dia sampai berhenti melangkah dan menatap wajah sang adik yang terlibat tenang. Seolah bukan dia yang di ceritakan. (memang bukan Dia, tapi Guang Manyue yang asli) . walaupun Feng Hao Yu tahu dari pembicaraan Paman Hong Yi kalau adiknya di Desa sengsara, tapi Dia tidak menyangka kalau sang adik menjadi Budak yang di siksa sang Majikan. Dan majikannya itu adalah Pria yang semula mereka anggap orang tua kandung Feng Li Nan.

"Apakah Kakak tidak tahu itu..? " Tanya Guang Manyue dingin . Di dalam cerita memang keluarga Feng tidak tahu kehidupan asli Guang Manyue. Entah dari mana mereka mendengar kalau Guang Manyue hidup enak dan bahagia di rumah keluarga Sang yang memang seorang saudagar kaya dan juga orang berpengaruh di Desa.

"Tidak, kami tidak tahu itu.. Yang kami tahu kau hidup bahagia di sana .. " Jawab sang Kakak. Wajah dan mata sang kakak memperlihatkan wajah kaget dan tak percaya.

"Bahagia..? Ha ha ha.. Apakah aku bahagia bila setiap hari aku harus bangun pagi sekali sebelum semua orang bangun..? Dan akan tidur setelah larut malam, saat semua orang sudah dalam. Buaian mimpi indah..? Dan Apakah itu yang di namakan kebahagiaan saat kita kelaparan tidak makan beberapa hari karena mendapatkan hukuman, walaupun begitu kita harus tetap bekerja..? Apakah itu kebahagiaan saat kita mendapatkan pukulan serta Penganiayaan dan terluka parah , saat kita melakukan kesalahan sekecil apapun kesalahan itu..? Itukah yang di katakan kebahagiaan kak...? " Kata Guang Manyue dengan wajah dingin. Terlihat wajah Feng Sao Yu semakin memucat. Hingga dia terhuyung beberapa langkah ke belakang karena kaget. Untung saja ada pelayan Pribadinya yang segera memapah dia agar tidak jatuh. Dia terdiam sambil menatap wajah Guang Manyue yang dingin . Terlihat kesedihan sangat jelas di mata Pria tampan itu.

"Adik.. Apakah semua yang kau ucapkan benar adanya..?" Ucapnya setelah terdiam beberapa saat. Ada kesedihan mendalam di mata Pria itu.

"Kau tidak percaya...? Andai aku bisa memperlihatkan tubuh rusak ku karena seringnya mereka menganiaya aku, mungkin kau akan percaya itu. Tapi jika kau ingin mendengar semua yang terjadi padaku saat hidup di keluarga Sang , banyak penduduk desa di sekitar keluarga Sang yang mengenal aku dan tahu penderitaan yang aku alami. Di keluarga Sang juga ada pembantu tua yang sering membantuku. Mungkin wanita itu masih ada di keluarga jahat itu. Kakak bisa bertanya pada wanita tua itu... " Ucap Guang Manyue. Andai saja tubuhnya masih seperti dulu, dia bisa menunjukkan bekas cambukan dan beberapa bekas luka besar di kaki dan tangannya. Namun karena kekuatan air suci dan buah perak telah menghilangkan semua bekas luka itu, mana ada bekas luka- luka itu lagi . Mendengar ucapan Guang Manyue, Tiba-tiba putra pertama memeluk Guang Manyue. Tentu saja Guang Manyue kaget bukan main. Dia tertegun sesaat, dan saat tersadar, dia ingin melepaskan diri dari pelukan itu. Namun gerakannya terhenti saat dia mendengar isak pelan dari Feng Hao Yan.

"Adik.. Maafkan kami... Maafkan kami yang baru tahu keberadaan mu beberapa tahun ini. Dan kami juga salah informasi. Kami mendengar hidupmu bahagia hingga kani tidak memperhatikan kamu... Maafkan kami Yue'er... " Ucap Feng Hao Yu di sela tangisannya. Melihat apa yang terjadi, Guang Manyue akhirnya membiarkan Pria itu memeluk tubuhnya . Dia merasakan kalau baju di bagian bahunya basah.

"Tapi perbuatan kalian sangat mengecewakan aku saat aku sudah berada di tempat kalian. walaupun kalian mendengar kalau aku tidak sengsara, seharusnya kalian tidak mengabaikan aku. mempercayai semua ucapan Feng Li Nan tanpa menyelidiki kebenarannya... " ucap Guang Manyue datar tanpa emosi.

"Kami salah sayang.. kami salah tekah percaya pada gadis jahat itu. maafkan kami Yur'er.. " ucap Feng Hao Yu yang benar-benar merasakan penyesalan yang dalam.

"Tidak apa- apa kak.. Semua telah terjadi. aku harap kalian tak semuda itu percaya ucapan orang lain sebelum menyelidiki kebenarannya. Bukannya sekarang aku sudah bersama kalian.. dan aku akan berusaha memaafkan kalian. " Ucap Guang Manyue. Bagaimanapun juga dia bukan Roh adik kandung mereka. Dia hanyalah roh pendatang yang menggantikan roh asli tubuh ini. Sejak awal tidak ada dendam di antara mereka. lalu untuk apa Dia harus memiliki dendam pada mereka. sedangkan sang Pemilik tubuh itu sendiri telah memaafkan mereka. kini Dia hanya merasakan perasaan kasihan terhadap kehidupan sang pemilik tubuh. Andai saja Guang Manyue asli ingin melakukan balas Dendam, dia pasti melakukannya sebagai balasan kebaikan karena tubuhnya telah menjadi miliknya. Tapi karena Guang Manyue asli berhati Malaikat, tidak ada rasa benci pada mereka. Malah rasa ingin melindungi, maka Li Guang Yue harus melaksanakan apa yang ingin di lakukan Guang Manyue asli pada keluarganya . Perlahan pelukan itu melonggar. Dan tak lama di lepaskan. Dan kini Guang Manyue bisa melihat. Wajah tampan itu berubah merah juga matanya karena menangis. Perlahan tangan Guang Manyue terulur. Dan mengusap sisa air mata yang masih ada di pipi sang Kakak.

"Tidak baik wajah setampan kakak mengeluarkan air mata. Bagaimana kalau kejadian ini sampai di dengar para wanita di luar sana. Bukankah akan mengurangi pesona kakak... " Ucap Guang Manyue menggoda. Terlihat senyum sekilas di wajah Guang Manyue. Membuat Feng Hao Yu bahagia dan juga haru.

"Dasar gadis nakal.. Kau fikir kakak akan perduli itu. " Ucap Feng Hao Yu sambil mengusap kepala kecil Guang Manyue.

"Yue'er..Tolong maafkan kami.. Kami tidak tahu penderitaan yang kau alami. Kami tidak tahu kalau informasi yang kami Terima salah.. " Ucap Feng Hao Yu lagi.

"Aku sudah memaafkan kalian.. Tenang saja kak. Semua orang yang telah membuatku menderita akan mendapat balasannya. " Ucap Guang Manyue.

(Benar... Mengapa aku harus marah pada mereka.. Bukan mereka yang membuat aku menderita. Aku tertukar dan di jual oleh Bibi Lu Sira pada pedagang budak. Dan sampai di tangan Keluarga sang Karena dijual lagi. Dan aku yakin informasi yang sampai pada keluarga Feng , berasal dari Keluarga Paman Hong Yi suami Bibi Lu Sira. Merekalah seharusnya yang aku benci..) ucap Guang Manyue dalam hati. Dan semua itu di dengar oleh sang Kakak. Membuat tangan Feng Hao Yan mengepal erat.

"Ya sudah kak , Manyue kembali dulu ke kediaman taman Anggrek. Maaf aku tidak bisa ikut Kakak ke tempat ibu. oh ya kakak , sebenarnya aku ingin mengunjungi kakek. Tapi masih belum ada waktu. Lagi pula aku takut menggangu Kakek Feng... " Ucap Guang Manyue.

"Kau ingin bertemu kakek..? Kapan- kapan kita pergi bersama. Aku akan menjemputmu.. " Ucap Feng Hao Yan lembut sambil mengusap kepala kecil Guang Manyue. Rasanya Feng Hao Yue ingin mengelus kepala lembut itu lebih lama.

"Baik.. Manyue akan menunggu. Ya sudah kak Manyue pergi dulu...selamat siang kak.." Pamit Guang Manyue.

"Selamat siang Sayang.. Jika ada masalah atau kau ingin mengatakan sesuatu, datang saja ke tempat kakak... " Ucap Feng Hao Yan lembut.

"Baik Kak... " Lalu Guang Manyue pergi meninggalkan sang Kakak yang masih menatap kepergiannya dengan tatapan lembut dan sedih. Setelah sang adik menjauh, barulah dia melangkah kearah rumah sang ibu. Dia ingin menceritakan semua yang dia dengar tadi. Cerita tentang penderitaan adik mereka yang sesungguhnya.

udahan dulu ya.. aku lanjut pada episode selanjutnya.

Bersambung.

1
Erna Fkpg
pokoknya selalu yg terbaik ceritanya kak🙏🙏🙏
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Wwaahh bakal jadi rebutan duo pangeran nih Manyeu 🤣😅🤭
Faizah Muzdalifah
Ditunggu double upnya Kak Res 🙏🙏💪💪💪
Dwi Setyaningrum
ahh so sweett pangeran..😁
@Mita🥰
yeee calon istri 🥰🥰🥰
Mommy Ayu
waaaa.... rupanya pangeran Huang sudah menjatuhkan pilihan hatinya pada Manyue. semakin seru nih ceritanya.
ayo lanjut up lagi Thor..... untuk menambah semangat updatenya aku kirim secangkir kopi nih ...semangat ya thor...... 💪💪
Sekar
💪💪💪💪💪💪💪💪💪
Mydar Diamond
💪 upnya thor moga sihat selalu ya
Kusii Yaati
kak Resti tidak bisakah sehari update 2 bab gitu 🤗
Sribundanya Gifran
lanjut
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
🤣🤣 Puas kali si kake klp guru Wang abis dimarahin cucu na 😅
keyza formoza
Thor KPN double up lagi
Rosalinda Yo_2
pengumuman itu harus...biar jelas dan semua orang tau....
mari kita liat bagaimana nanti mukanya si anak angkat...🤭🤭🤭🤭
Rosalinda Yo_2
seru Thor 🙏
terimakasih sudah kembali menulis 🥰🥰🥰
@Mita🥰
setuju aku sama pendapat kakek 😍😍😍
Mommy Ayu
kakek fang benar ... memang harus di umumkan tuh siapa sebenarnya Manyue. biar fang Li dan teman temannya tidak semena mena lagi.
ayo lanjut up lagi Thor..... semangat ya 💪💪.... secangkir kopi untukmu
Dwi Setyaningrum
ya perlu pengakuan itu Guang manyue jd ga dibully terus sama fei li nan biar masyarakat juga tau siapa yg anak kandung siapa yg anak angkat..
Sekar
seru💪💪💪💪💪💪💪💪💪thor
Mydar Diamond
lanjuutt upnya thor 💪 ya
Sekar
😍😍😍😍😍😍😍😍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!