NovelToon NovelToon
Selir Dari Istana Dingin

Selir Dari Istana Dingin

Status: tamat
Genre:Fantasi Timur / Sistem / Reinkarnasi / Harem / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:5.5M
Nilai: 4.8
Nama Author: Dewi Harefa

Lu Nana adalah Gadis tomboy yang terkenal di kampusnya.
karena orangnya ceria dan suka mengikuti bermacam kegiatan olah raga dan seni.
Jadi dia memiliki banyak teman.

Tapi ketika temannya mengerjai Jam bekernya dengan mempercepat waktu, jadi dia kira sudah terlambat ke kampus.
Dengan tergesa - gesa dia menyebrang tanpa memperhatikan, akhirnya terjadilah kecelakaan.

Tapi akibat dari itu jiwanya berpindah ke zaman kuno, ketubuh Selir yang di asingkan, kelaparan dan sendirian. selir yang pendiam dan mudah di tindas, karena kecantikannya yang membuat banyak wanita lain Iri. menggunakan trik untuk menjatuhkannya. Dia hanya diam.
Tpi sekarang jangan harap, dia sudah mati saya penggantinya tuk balas dendam.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dewi Harefa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 33 Ling Nana sadar

Semua itu terbersit di dalam pikiran mereka yang ada di dalam ruangan tersebut.

"Dengar!" Jendral besar Yan he angat suara.

"Kita yang ada di ruangan ini, harus bersumpah, jangan pernah keluar dari mulut kalian apapun yang terjadi malam ini. Anggap kalian tidak pernah melihat dan mengalaminya, paham?!"

"Baik ayah"

"Siap Jendral"

Jawab mereka serempak di dalam ruangan itu, kemudian Yan sing memakaikan pakaian Ling Nana dengan yang baru, sementara orang - orang yang ada di kamar tadi telah berpindah dan duduk di ruang tamu bagian luar.

"Karena ini sudah malam, kalian istirahat lah. Oya, suruh beberapa pelayan menyiapkan makanan, tabib Lu sedari tadi sepertinya belum makan." ucapnya kepada kepala pelayan yang ada di situ.

"Baik tuan" jawabnya

"Silahkan tabib." ucap kepala pelayan.

Tabib Lu dan putrinya pergi ke ruangan makan dan mengisi perut mereka, sementara Jendral Yan He dan ketiga putranya masuk ke dalam ruang kerja Jendral.

"Bagaimana ini ayah?" tanya putra tertua.

"Saya juga belum mengerti, sebaiknya kita lihat dulu bagaimana keadaanya saat dia bangun." Jendral Ling juga merasa dilema dengan keadaan ini.

Dia kuatir keponakannya itu berubah menjadi orang yang mengerikan nantinya.

"Ayah, seandainya dari kami bertiga tidak bisakah salah satu dari kami yang bisa menikah dengan Ling Nana?" tanya Ling Yu Shi. Dia sedikit kuatir akan masa depan sepupunya itu.

"Hah? Kenapa pikiran itu terbersit di kepalamu?"

"Karena aku tidak ingin adik cantikku Ling Nana menderita lagi." ucapnya sendu.

"Bisa saja kalau dia mau, tapi itu semua tergantung padanya. Kalau dia mau memilih salah satu dari kalian, bagus juga. Jadi dia tidak kemana- mana, kan?"

"Keponakan menjadi menantu, tidak buruk, tidak buruk." ucap sang jendral dengan tersenyum.

"Tapi sepertinya dia tidak akan memilihmu Tu shi." ucap ayahnya.

"Ayah, kenapa engkau mematahkan semangatku, aku sangat menyayanginya sedari kecil."

"Apakah kau kira kedua kakakmu tidak?"

"Ekhem" putra tertua berdehem dan berdiri.

"Sepertinya tidak ada yang perlu di bahas lagi, saya istirahat dulu."

"Ya, ya, kalian boleh istirahat."

Saat ketiganya sudah keluar dari ruangan, mereka sedikit tersenyum di wajahnya, ada sedikit kegembiraan. Ayah mereka sudah setuju, sekarang hanya mengutarakan, hei saudara, mari bersaing dengan bersih. Ucapan mereka dalam hati masing - masing.

Ling Nana sedari kecil sampai dia dewasa selalu di hadapan mereka, tentu saja mereka mengenal dia dengan sangat baik. Jadi buat apa wanita lain di luaran sana untuk saling mengenal lagi dari awal.

Di dalam kamar Ling Nana, berlahan Nana membuka matanya, bola mata yang dulu hijau tua kini berubah merah di tengah kegelapan.

"Yan sing.."

"Saya nona!" teriaknya sambil berlari kedalam kamar, mata Ling Nana kembali normal denga warna hijau tua.

"Nona sudah sadar, nona sudah sadar. Apakah perlu saya panggilkan tabib?" Tanya yang sing dengan gugup.

"Tidak perlu, saya sedikit lapar. Tolong ambilkan saya makanan." ucapnya dengan sedikit lemas, ya dia kelaparan.

"Baik, baik nona." ucapnya dan beranjak, tapi sebelum Yan sing keluar dari kamar, Ling Nana berkata :

"Beri aku ayam atau daging yang banyak ya, soalnya aku sangat lapar."

"Baik nona, baik!" Yan sing setengah berlari menuju dapur dan menyuruh koki memasak beberapa daging panggang dan ayam panggang.

Kemudian membuat steam ikan beberapa ekor. ketika di dapur terlihat sangat ramai, kepala pelayan mendekat.

"Ada apa ini kenapa sangat ramai sekali?"

"Tuan zheng, nona Ling sudah sadar dan dia meminta makanan untuk di makan, dia berkata, dia sangat lapar." jelas Yan sing.

"Oh.." dia hanya berkata O saja, dan berlalu. Dia pergi keruang belajar Jendral dan melapor apa yang terjadi.

Dengan cepat Jendral Yan He pergi ke kamar Ling Nana. Tentu saja dia ingin mengetahui kabar terbaru dari keponakannya itu.

"Ling Nana, kamu tidak apa- apa nak?" Dengan nafas yang belum teratur, karena dia datang secepat mungkin.

"Saya tidak apa - apa paman, hanya merasa lapar." ucapnya yang masih duduk bersandar di ranjangnya.

1
Helen Nirawan
ini istana dingin ato rmh angker ?
Helen Nirawan
hutan ny serem iihhh
Siti Aisyah
ngapain punya byk selir klo bikin pusing oleh tingkah mereka...mending satu tp tentram dan hidup bahagia..
ini lg putra mahkota nya bodoh amat..diam aja satu selir nya ada yg di zolimi...ternyata urusan dan hukum di istana ribet jg..
Helen Nirawan: diiihh bini lu dah byk gk usah ribet lg ngurusin Nana , sono lu jauh2
total 1 replies
Siti Aisyah
coba lanjut baca..selir samping...ada yaa
Nanik S
baru awal lucu
Nasiati
Alhamdulillah ceritany nangis banget
sukensri hardiati
kata othor istana dingin hanya punya 2 kamar di lantai atas dan 2 kamar dilantai bawah...
jadi mbayanginnya ya nggak segede ilustrasinya..
Kartika Dewi
recomended cerita yang bagus thor,saya kasih 1 vote
Taty Hartaty
nah bener kan kataku jendral akan minta cerai untuk Ling Nana,setuju banget
Taty Hartaty
semoga permintaan nya adalah cerai sehingga dia akan menyesal setelah cerai🤭
Lina Mei
bagus
Fani🪶
😷
Nonik
video ada
Tubuni Boru Manalu
bagus
Memyr 67
𝗍𝗂𝖻𝖺 𝗍𝗂𝖻𝖺 𝖺𝖽𝖺 𝗅𝖺𝗇 𝗆𝖾𝗂. 𝗁𝖺𝗁𝗁𝗁𝗁𝗁
Memyr 67
𝗁𝗆𝗆𝗁 𝗋𝖺𝗆𝖾𝗇 𝖻𝖺𝗄𝗌𝗈. 𝗃𝖺𝖽𝗂 𝗇𝗀𝗂𝗅𝖾𝗋 𝖺𝗄𝗎
Memyr 67
𝗆𝖾𝗆𝖺𝗇𝗀 𝗄𝖺𝗅𝖺𝗎 𝗎𝗌𝗎𝗌 𝖽𝗂𝗉𝗈𝗍𝗈𝗇𝗀 𝖽𝖺𝗇 𝖽𝗂𝖻𝗎𝖺𝗇𝗀, 𝖻𝗂𝗌𝖺 𝗍𝗎𝗆𝖻𝗎𝗁 𝗅𝖺𝗀𝗂? 𝗆𝖺𝗌𝗂𝗁 𝖻𝗂𝗌𝖺 𝖻𝖾𝗋𝖿𝗎𝗇𝗀𝗌𝗂 𝖽𝖾𝗇𝗀𝖺𝗇 𝖻𝖾𝗇𝖺𝗋? 𝗄𝗈𝗄 𝗌𝖾𝗉𝖾𝗋𝗍𝗂 𝖽𝗂 𝗅𝗎𝖺𝗋 𝗇𝖺𝗅𝖺𝗋?
Memyr 67
𝗄𝖺𝗂𝗌𝖺𝗋 𝖻𝗈𝖽𝗈𝗁. 𝖽𝖺𝗁 𝗍𝖺𝗎 𝗂𝗌𝗍𝗋𝗂𝗇𝗒𝖺 𝗌𝖾𝗋𝗂𝗇𝗀 𝗆𝖾𝗆𝖻𝗎𝗇𝗎𝗁 𝗍𝖺𝗇𝗉𝖺 𝖺𝗅𝖺𝗌𝖺𝗇 𝗒𝗀 𝗃𝖾𝗅𝖺𝗌, 𝗍𝗂𝖽𝖺𝗄 𝖽𝗂𝗁𝗎𝗄𝗎𝗆 𝗃𝗎𝗀𝖺.
Memyr 67
𝗈𝗍𝗁𝗈𝗋 𝗅𝗎𝗉𝖺? 𝗄𝖾 𝗅𝗂𝗆𝖺 𝗄𝗌𝖺𝗍𝗋𝗂𝖺 𝗌𝗎𝖽𝖺𝗁 𝖽𝗂𝖻𝖾𝗋𝗂 𝗇𝖺𝗆𝖺 𝗅𝗂𝗇𝗀 𝗇𝖺𝗇𝖺? 𝗆𝖺𝗌𝗂𝗁 𝖽𝗂𝗌𝖾𝖻𝗎𝗍 1,2,3 𝖽𝖺𝗇 𝗌𝖾𝗍𝖾𝗋𝗎𝗌𝗇𝗒𝖺
Memyr 67
𝗅𝗂𝗇𝗀 𝗇𝖺𝗇𝖺, 𝗄𝖾𝗍𝗎𝖺 𝗍𝗂𝗆𝗌𝖾𝗌 𝗉𝖺𝗇𝗀𝖾𝗋𝖺𝗇 𝖻𝖺𝗂𝗅𝗂 𝖼𝗁𝖺𝗇𝗀 𝗁𝖾. 😄😄😄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!