NovelToon NovelToon
IMMORTAL UNIVERSE 2

IMMORTAL UNIVERSE 2

Status: tamat
Genre:Action / Petualangan / Contest / Kultivasi / Dan budidaya abadi / Budidaya dan Peningkatan / Mengubah Takdir / Fantasi Timur / Tamat
Popularitas:9.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: catur Wahyudi

Menjadi yang terkuat di dunianya tidak membuat Wang Peng merasa puas, setelah pertemuannya dengan pemuda misterius, Wang Peng menyadari bahwa dirinya sangat lemah. Wang Peng akhirnya memutuskan untuk menjelajah seluruh semesta demi mencapai kekuatan mutlak.

Kekuatan yang mampu melindungi semua orang yang disayangi dari bahaya yang mengancam, kekuatan yang mampu menguncang seluruh semesta dan membawanya menjadi yang terkuat.

Follow Ig Author(@catur_1iu)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon catur Wahyudi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ch. 33 Pelelangan Kota Changda 2

"Kau, apakah kau tau harga guci yang baru saja kau pecahkan ha? Bahkan gajimu belum cukup untuk mengganti satu buah guci ini kau tahu!" Bentak seorang kakek dengan alis putih panjang menutupi matanya serta kumis dan jenggot yang panjang sampai menyentuh perut. 

Kakek itu tengah membentak bawahannya yang tidak berhati hati dalam melaksanakan pekerjaannya sehingga memecahkan guci yang harganya cukup mahal.

Sebenarnya guci itu merupakan salah satu barang yang akan dilelang dalam pelelangan, tetapi karena guci itu telah pecah, maka barang lelang kali ini hanya tersisa 99 dari yang sebelumnya berjumlah 100 barang. 

"Maaf tuan Gu, saya tidak sengaja menjatuhkan guci itu jadi tolong jangan pecat saya, saya memiliki anak dan istri yang harus diberi makan tuan" Ujar pemuda yang dibentak oleh kakek itu.

"Kau pikir hanya kau yang memiliki anak dan istri, bahkan aku memiliki seorang cucu yang harus aku berikan kebahagiaan tetapi kau menghancurkan segalanya, kau merusak segalanya" Ujar kakek itu semakin menaikkan nada suaranya. 

"Tetapi Tuan Gu.. "

"Keluar dari sini, aku tidak membutuhkan pekerja yang tidak hati hati sepertimu" Ujar kakek itu menunjuk ke arah pintu. 

Dengan wajah tertunduk, pemuda yang dibentak oleh kakek itu berjalan keluar dari pintu, karena sudah dipecat maka tidak ada alasan lagi baginya untuk tetap berada ditempat itu. 

Setelah pemuda itu meninggalkan ruangan sang kakek, kakek itu segera menyandarkan punggungnya di sebuah kursi goyang yang selalu ia bawa kemana mana karena dengan kursi itu ia bisa merasa sedikit tenang. 

"Barang lelang kali ini berkurang satu, pasti para penonton akan melayangkan protes untuk masalah ini, tetapi apalah daya, nasi sudah menjadi bubur" Guman Kakek itu sambil memegangi kepalanya yang pusing memikirkan bisnis yang dia bangun akan runtuh. 

Kepercayaan adalah hal yang paling penting dalam bisnis yang dijalankan oleh kakek itu, jika kepercayaan itu runtuh maka bisnisnya juga akan hancur. 

Barang barang lelang itu telah ia kumpulkan selama tiga tahun lamanya untuk menarik perhatian dari seluruh orang di kerajaan dan meraup untung sebesar besarnya.

Kehilangan satu barang dalam lelang merupakan kehilangan hal yang sangat berharga bagi kakek itu sehingga ia hanya bisa meratapi nasibnya saat ini. 

"Permisi tuan Gu, ada seseorang tamu VIP yang ingin bertemu dengan tuan" Ujar sebuah suara dari balik pintu.

"Ijinkan dia masuk, dan kau bisa kembali ke tempatmu bertugas" Ujar kakek itu menatap ke arah pintu, tak berselang lama pintu dibuka dan dari sana Wang Peng masuk ke dalam ruangan sang kakek. 

"Maaf tuan manager, saya ingin bertemu dengan anda meskipun saat ini anda sedang sangat sibuk" Ujar Wang Peng menangkupkan tangannya. 

"Tidak masalah tuan, dan jangan panggil saya manager, aku melihat usia kita hanya terpaut beberapa ribu tahun jadi kau bisa memanggilku saudara Gu" Ujar kakek itu. 

Kakek tua itu bernama Gu Tiang, meskipun nampak sangat tua dan tidak dapat melakukan apa apa, kekuatan yang dimiliki oleh kakek tua itu tidak bisa dianggap remeh, bahkan Wang Peng yakin jika ia bertarung dengan kakek itu ia akan dikalahkan dengan sangat mudah. 

"Nama saya Wang Peng saudara Gu, sebenarnya tujuan saya datang kemari adalah untuk barang lelangan.. "

"Maaf saudara Wang, aku tidak bisa menjual barang lelangnya kepadamu kecuali melalui prosedur yang telah ditentukan, kau bisa membeli barang yang kami lelang di tempat pelelangan" 

"Bukan itu, maksudku adalah apakah kalian masih membutuhkan barang untuk dilelang, aku datang kemari bukan hanya untuk mengikuti acara pelelangan tetapi juga ingin menawarkan barang milikku jika kalian tertarik" Ujar Wang Peng. 

"Barang apa? Bisakah aku melihatnya terlebih dahulu baru setelah itu kita bicarakan" Ujar Gu Tiang.

Wang Peng lantas mengeluarkan sebuah botol kaca berukuran sedang dari dalam cincin penyimpanannya, ia kemudian membuka tutup botol itu dan seketika aroma pil yang sangat kuat memenuhi ruangan tempat kakek Gu Tiang berada. 

"Di dalam botol ini terdapat tiga butir pil kelas immortal dengan kualitas terbaik, untuk khasiatnya sendiri satu butir pil sudah cukup untuk seorang Profound Life Early Stage untuk naik menjadi tahap Nirvana Early Stage" Ujar Wang Peng. 

Mendengar penjelasan yang diberikan oleh Wang Peng membuat Gu Tiang melebarkan matanya, fakta bahwa keberadaan sumber daya yang ada di dunia ini sangat langka cukup mustahil untuk menemukan pil kelas Immortal seperti yang ada di tangan Wang Peng saat ini. 

Bahkan khasiat dari pil itu mampu membuat seorang kultivator tahap Profound Life naik tingkat dengan kecepatan yang luar biasa, siapapun pasti sangat menginginkannya. 

"Bagaimana? Apakah kalian mau membantuku melelangnya, sebagai ucapan terimakasih aku akan memberikan lima persen hasil penjualan pil ini kepada kalian, bagaimana?" Tanya Wang Peng. 

Sebelumnya Wang Peng berpikir bahwa jika dunia Bingbag memiliki sumber daya yang terbatas, maka kecil kemungkinan mereka akan mampu menghasilkan pil kelas immortal ke atas, oleh karena itu Wang Peng menawarkan pil itu untuk dilelang karena bagaimanapun kekayaannya cepat atau lambat akan habis, setidaknya ia bisa menghasilkan Spirit Stone dari melelang pil itu. 

"Tentu saja saudaraku, aku setuju dengan tawaranku, bahkan jika kau mengizinkan maka aku akan langsung membeli pil ini dengan separuh aset yang aku miliki" Ujar Gu Tiang. 

"Tidak perlu" Ujar Wang Peng sambil mengeluarkan satu botol lainnya dari cincin penyimpanannya, kali ini ukurannya lebih kecil dari sebelumnya. 

"Di dalam sini ada satu butir pil kelas immortal, kau bisa menggunakannya untuk menunjang pelatihan" Ujar Wang Peng.

"Terimakasih saudaraku, kau adalah orang terbaik yang pernah aku temui, kau tenang saja untuk tiga butir pil ini aku pastikan harganya tidak mengecewakan" Ujar Gu Tiang dengan bangga. 

"Kalau begitu aku harus kembali menuju ke ruanganku, aku akan kembali kemari jika pelelangan sudah selesai" Ujar Wang Peng kemudian ia keluar dari ruangan Gu Tiang. 

"Latar belakang pemuda itu pasti tidak biasa, bagaimana mungkin ia memiliki pil kelas immortal sebanyak ini, aku harus membangun relasi dengannya" Ujar Gu Tiang sambil memperhatikan dua botol kaca yang ada di tangannya. 

Nampak bola matanya berbinar binar begitu mengingat salah satu dari empat butir pil immortal itu adalah miliknya. 

Mungkin ia adalah satu satunya orang tua paling beruntung yang mendapatkan pil kelas immortal tanpa perlu mengeluarkan sepeserpun uang dan usaha yang berarti. 

Dengan cepat Gu Tiang menyimpan pil pil itu ke dalam cincin penyimpanannya dan berlari menuju panggung acara, ia ingin memimpin pelelangan sendiri karena barang barang yang dilelang kali ini sangat berharga dan bernilai ribuan Spirit Stone.

1
JEFRY MANDOLANG
mantap
JEFRY MANDOLANG
Bagus/Good/
Kris Santo
accident atau ancient god Thooor.... plisss deeeh.🤦
Kris Santo
Jalan ceritanya OK,,,cuma Makin hari makin lebay nih.... dipukul sejauh puluhan juta kilometer?? Gak perlu segitunya Thooor.... /Sleep/
Rangga Bhrama
maklumi saja.. mc nya goblok lemah jd gmpng kna pukul atau terluka
Sekar Andini
wahh
Sekar Andini
wihhh
zayick
kbanyakan bacot lu peng
Ahmad R Laros
kelmaan thoor g ada yg bisa ngalahin sunlong
Ahmad R Laros
kira dong thoor law ledakan ribuan kilo meter kya apa nasip penduduk sekutar itu
Ahmad R Laros
nyooss
Ahmad R Laros
lambat thoor
Ahmad R Laros
mc kok g bisa prediksi serangan irang ky apa thoor2
Ahmad R Laros
mc kok mash kena tusuk pedang yaa
Ahmad R Laros
mc kok pekok g sesuai ucapan katanya g mau tumduk atau pun d perintah orang knpa mau d hajar hanya tuk gabung goblok
Ahmad R Laros
nyuuuusss
Ahmad R Laros
kaya apa neraka itu thoor
Ahmad R Laros
gelut teruuus
Ahmad R Laros
kebanyakn dunia
Ahmad R Laros
cemen sekali serang mati
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!