NovelToon NovelToon
SUAMI YANG TERGADAI

SUAMI YANG TERGADAI

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:50.5k
Nilai: 5
Nama Author: balqis

Seorang pemuda biasa bernama Satria pemilik sebuah bengkel, bernasib mujur. bisa di bilang begitu karna
Ia mendapat tawaran dari seorang pelanggan nya untuk menikahi anak gadisnya yang cantik jelita.
Sang ayah berharap Satria bisa merubah watak putrinya yang arogan dan susah diatur.
Dengan imbalan yang menggiurkan.



Yasmin, terpaksa menerima tawaran ayahnya karna takut di usir dari rumahnya.

Setelah menikah, Satria mulai membatasi ruang gerak Yasmin, termasuk uang bulanan yang dia jatahkan.
Yasmin yang terbiasa hidup mewah merasa tidak tahan dan akhirnya memutuskan menggadaikan suaminya tersebut pada seorang pengusaha cantik yang kaya raya bernama Kirana.
Hal itu membuat Satria ingin memberi pelajaran pada Yasmine.

Suatu hari Yasmine baru menyesal saat melihat kebahagiaan suaminya dengan dengan istri barunya. Ia baru menyadari mulai menyukai Satria.

Yasmin semakin terpuruk saat mengetahui siapa Arya. sebenarnya.
Bagaimanakah akhir kisahn

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon balqis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 32

 Untuk mengalihkan perhatian Rayyan.Yasmin mengajak putranya itu jalan-jalan ke mall.

Sebenarnya ia hanya mencari alasan agar Rayyan bisa melupakan keinginannya bertemu papanya.

"Ray bisa beli mainan baru yang Ray suka.." kata Yasmin mengusap kepala putranya.

"Tapi kita akan ketemu papa, kan di sana?"

Yasmin dan Dilla saling pandang kebingungan.

"Iya, tapi kalau seandainya kita tidak ketemu juga, Ray harus janji tidak akan mencari papa lagi"

"Emangnya papa Ray kemana, sih? Kenapa tidak pulang-pulang? Dia tidak kangen sama Ray?" hati Yasmin tersentuh oleh pertanyaan putranya.

"Benarkah Satria tidak kangen putranya? ah tentu saja tidak, dia tidak pernah tau kalau buah cintanya yang berwujud Rayyan hadir ke dunia. Dia pasti sedang bahagia dengan putranya dari Kirana.

"Maa..!" Rayyan menggoyang lengannya.

"Iya tentu saja papa kangen sana Ray, tapi papa lagi pergi jauh, kerja cari uang yang banyak buat Rayyan."

Yasmin menelan ludah karena bulannya sendiri.

"Ray tidak mau uang banyak, Ray mau papa pulang dan temani Ray main perang perangan."

"Lho, Mama dan Tante Dilla juga bisa kok jadi papa.. Nih lihat, " Yasmin memperlihatkan lengannya yang kokoh.

"Tapi Mama dan Tante Dilla bukan papa..!" teriak Rayyan keras. Sampai sopir taksi pun menoleh pada mereka.

Dilla menggeleng menatap Yasmin.

"Rayyan sudah tidak bisa di bodohi, Yas "

"Lalu aku harus bagaimana?" Yasmin memegangi kepalanya. Ia merasa pusing dengan permintaan Rayyan.

Sebuah ide gila berkelebat di benaknya.

"Dengan terpaksa aku harus menerima cinta Adam. Dengan begitu dia bisa menjadi sosok ayah yang Rayyan harapkan."

Dilla merasa curiga melihat Yasmin yang tersenyum sendiri.

"Jangan bilang kau akan menerima Adam sebagai ayah Rayyan." ujar Dilla.

"Terpaksa.. Aku bingung dengan permintaan Rayyan kali ini."

Mereka sampai di mall.

Rayyan celingukan mencari-cari sesuatu.

"Ray sudah dapat mainan yang Ray mau, kan? Ayo kita pulang anak cakep...!" bujuk Dilla.

"Ray mau ketemu papa dulu!"

ucap Rayyan dengan yakin.

Ia menelisik semua pria yang di lihatnya di mall itu.

"Ray, papa Ray tidak ada di antara mereka." kata Yasmin membujuk.

"Pasti ada. Yang itu saja, Ma!" Rayyan menunjuk seorang pria gagah berkaca mata yang sedang sibuk dengan ponselnya.

"Aduh, Rayyan... dia pikir mencari papa semudah membeli mainan yang dia suka..!" omel Yasmin sambil meringis.

"Ray, mau yang kayak gitu, Ma!" rengeknya lagi.

Beberapa pasang mata memperhatikan tingkah Rayyan, membuat Yasmin meringis menahan malu.

"Ray, Mama akan panggil papa Ray, tapi janji jangan kemana-mana, ya? Tetap disini sama Tante Dilla."

Rayyan mengangguk.

"Kau mau kemana?"

"Aku mau memanggil Adam buat kesini, aku tidak mau malu oleh permintaan Rayyan.." bisik Yasmin.

Setelah menunggu beberapa lama, Rayyan sudah tidak betah. Ia mau mendekati pria gagah yang di anggapnya papanya.

Dilla yang kebingungan menawarinya es krim.

Rayyan sedikit anteng karena ada es krim di depannya.

"Aduh, Yasmin kemana, sih? Lama banget. Mana kebelet pipis lagi."

karna merasa tak tahan lagi, ia menitipkan Rayyan pada karyawan mall yang kebetulan dekat mereka.

"Beneran, ya mbak. soalnya ni anak aktif banget." pesannya wanti-wanti pada gadis yang di titipinya.

Tapi dengan lincahnya Rayyan sudah menyelinap dan mendekati pria idolanya itu.

"Papa..?" ucapnya di depan pria itu.

Si pria celingukan memandang ke kanan kirinya.

"Benar, Jan ini papanya Rayyan?"

"Siapa dia?" seorang pria satunya bertanya dengan heran.

"Dia memanggilmu papa, jangan-jangan kau punya simpanan dan anak di kota ini."

"Ngaco kau!" jawab si pria pertama dengan santai

"Papa, kenapa lama sekali perginya? Ray ingin main sama papa." ucap Rayyan dengan polosnya.

Yasmin datang sambil menyeret tangan Adam.

Yasmin sendiri berdiri agak jauh dari mereka.

Ia merasa benar-benar malu oleh tingkah putranya.

"Kau dekati mereka dan bujuk Rayyan, cepat!!"

Adam melangkah ragu.

"Ray, ini papa." ucapnya sambil merangkul pundak Rayyan.

"Maaf, putra saya telah mengganggu kalian." Adam menangkup kedua tangannya.

Rayyan terlihat kebingungan.

"Bukankah ini Om Adam?" celetuk Rayyan membuat kedua pria di depannya serentak memandangnya.

"Sangat aneh, kau mengaku dia adalah anakmu, tapi dia?"

"Maaf, ini urusan keluarga kami. Mohon maaf sekali." Adam menggendong Rayyan dan membawanya pergi dari hadapan kedua pria itu.

"Dasar orang aneh!"

"Tapi apa kau tidak merasa janggal? Tiba-tiba saja ada anak yang memanggilmu papa..terus ada pria yang mengaku sebagai orang tuanya. Sedangkan si anak mengenalnya sebagai Om Adam."

"Sudahlah, Bar. Itu semua bukan urusan kita. Fokus pada pekerjaan kita di sini!"

Mereka adalah Satria dan Bara. Mereka berada di tempat itu karna ada proyek penting di perusahaan yang baru di beli Satria.

"Oh, ya, sebelum kita kembali ke Jakarta, jangan lupa belikan oleh-oleh untuk Dio..!"

"Siap bos!" jawab Bara antusias.

Dio adalah putra kesayangan Satria. Kemanapun ia pergi tak pernah lupa membawa oleh-oleh untuknya.

Tak berselang lama.

ponsel Satria berbunyi.

"Hai.. Jagoan papa..! Lagi ngapain?" sapanya penuh kehangatan.

"Lagi belajar, Pa. Papa pasti ada di mall. " tebak Dio sukses membuat Satria tersenyum tipis.

"Papa tidak lupa, kau pasti minta oleh-oleh, kan?" bocah itu terlihat mengangguk.

"Dio, dimana Oma?" lanjut Satria.

Setelah itu ponsel berpindah ke Bu Lidia.

"Sat, bagaimana pekerjaanmu disana?"

"Lancar, Ma. Mungkin besok sudah bisa pulang." jawab Satria.

Bu Lidia terlihat sendu.

"Kau tidak usah buru-buru kembali, nikmati waktumu di sana, siapa tau ada hatimu bisa yang tersangkut disana."

Satria melengos. Ia tidak mau membahas soal wanita lagi.

"Dio bagaimana?"

"Tenang, dia aman sama Mama.."

Telpon terputus.

Bu Lidia memandangi Dio yang sedang bermain.

"Seandainya saja waktu bisa di putar kembali, pasti kau masih bisa tersenyum saat ini." ucapnya pelan.

Di tempat lain, Yasmin sedang membujuk Rayyan yang ngambek.

"Mama bohongin Ray, katanya mau panggilin papa, tapi kenapa Om Adam?"

"Memang Om Adam papanya Ray sekarang."

"Ray tidak mau! Ray maunya papa yang kayak di mall itu." Rayyan mulai menangis.

Yasmin , Dilla dan Adam merasa bingung.

Karna kecapean menangis, akhirnya Rayyan tertidur.

Mereka bertiga duduk di ruang tamu sambil membahas kejadian tadi.

"Kayaknya kau harus benar-benar menghubungi Satria." kata Dilla.

"Tidak! Aku tidak mau kehilangan Rayyan."

Jawab Yasmin cepat.

"kau mau kejadian tadi akan terulang setiap hari?"

"Lalu aku bagaimana?" tanya Adam polos.

"Yee..!!" ujar Yasmin dan Dilla serentak.

"Dalam keadaan seperti ini pun kau masih memikirkan dirimu sendiri." ketus Dilla.

"Tapi sungguh mencintai Yasmin."

"Makan tuh cinta!" ucap Dilla sengit

Di tempat lain, di kamar sebuah hotel mewah.

Satria sedang berbaring di ranjangnya.

Ia memandang sebuah liontin yang berbentuk hati, di dalamnya ada photo dirinya dan Yasmin.

"Sudah sangat lama sejak kejadian itu, kenyataannya aku belum bisa melupakanmu.

Dimana kau Yasmin? anak kita cowok apa cewek. Kira-kira? Mungkin kalau cowok sudah sebesar anak yang tadi siang di mall itu."

Tiba-tiba saja ingatan Satria tertuju pada Rayyan.

"Anak yang lucu dan pintar. Orang tuanya pasti juga cantik dan tampan." tanpa sadar sudut bibirnya terangkat saat mengenang Rayyan.

"Kenapa aku tiba-tiba teringat anak itu, ya? Aku merasa dekat dengannya. Entahlah, mungkin ini hanya perasaanku saja."

Satria meraih ponselnya.

"Bara, bagaimana kerjasama dengan designer itu?"

"Besok perwakilan kita akan mengadakan pertemuan yang kedua kalinya. Aku sudah membaca profosal yang dia ajukan cukup menarik." jawab Bara lewat telpon.

"Ya sudah. Kau atur saja gimana baiknya. Aku ingin secepatnya pulang begitu urusan selesai!" telpon langsung di putusnya.

1
Shifa Burhan
novel karya wanita 100% tidak akan pernah bersikap adil
*biang kerok konflik novel ini adalah Yasmin, bukan nya minta maaf, dan berjuang untuk satria tapi Yasmin malah sok paling benar sok paling tersakit, selalu bersikap semaunua, sikap selalu melukai satria, novel sama sekali tidak ada perjuangan dari Yasmin tapi merasa paling berjuang, dia biang kerok masalah tapi merasa paling tersakiti,

*satria korban keegoisan dan kemunafikan Yasmin tapi kiria author memutar balik fakta seolah satria yang salah dan satria yang dibuat mengemis dan berjuang untuk Yasmin

dan parah author membela semua kelakuan Yasmin (cerminan diri author)

*ku tantang kau Thor kau survey sejuta lelaki mana pun, aku yakin 100% lelaki lebih memilih Kirana jadi istri dari pada Yasmin lebih baik memilih wanita kayak Kirana yang mau berjuang dan bertahan selama bertahun-tahun dan mau berkorban untuk kita dari pada wanita kyak Yasmin yang munafik
Nila
makasih ya Thor untuk karya terbaiknya. Aku suka banget ceritanya 👍💪💪❤️❤️
balqis: makasi juga sayang.. sudah menghargai ksryaku
total 1 replies
Nila
moga Yasmin berhasil 💪💪💪
Nila
semangat Edgar. didik anakmu dengan baik biar nggak salah jalan seperti ibunya
Nila
lanjutkan Thor
Nila
Alhamdulillah
Nila
Satria nggak seru ya
Nila
Aku suka Satria dengan Yasmin
Nila
Biarkan Yasmin dengan Satria Thor. Kewajiban Satria meluruskan jalan istrinya bukan malah menikah dengan Karin. Itu sangat salah. Dia sudah janji bada ayah Yasmin
Nila
Alhamdulillah sudah sadar
Nunung
Akhirnya Bram merasakan juga hidup di penjara....akhir yang bahagia semua berbahagia....selamat untuk Dilla dan Adam akhirnya bersatu juga ...ya TAMAT ya Thor tak apalah tamat juga semua sudah berbahagia ..akhirnya rayyan akan punya adik lagi selamat untuk Yasmin dan satria.....see you ❤️❤️ semangat 💪💪💪 terimakasih
Defi
Thor udah tamat aja, terlalu cepat gak sih jalan ceritanya dibuat tamat 🤔😄
Defi
semoga saja ketegasanmu itu berbuah penyesalan ya
Defi
biarkan saja Yasmin hidup tenang, karena saat denganmu dia selalu diterpa masalah karena kamu menye-menye Sat tidak tegas sehingga berimbas pada keselamatannya
Defi
Yasmin berikan saja pada Bara, sebencinya Bara padamu pasti dia akan berfikir logis kalau untuk kebebasan Satria.. kalau Satria mencintaimu dia pasti akan mencarimu tapi jika tidak hiduplah dengan damai meskipun tanpa Satria dan Rayyan
balqis: Good...👍👍
total 1 replies
Nunung
Semoga om Bram cepat terbongkar kejahatan nya dan cepat masuk penjara..,dan Yasmin bisa berkumpul kembali bersama satria dan keluarga kecilnya.....makasih dah mau up aku selalu menanti see you ❤️❤️ moga selalu sehat Aamiin 💪💪 ya Thor.
Nunung: Bosan sih gak tapi justru makin penasaran Thor ceritanya apa lagi tentang Yasmin dan satria....makasih ya dah mau up aku tunggu loh..see you ❤️❤️ ....lopyou deh sekebon buat othor nya🤭🤭
total 2 replies
Defi
semoga saja Edgar tidak ingkar janji dan Bram tidak mengawasi mereka
Defi: tetap semangat othor 💪
total 2 replies
Defi
sudah pernah diingatkan oleh Satria, kamu saja yang bodoh berkorban untuk hal yang sia-sia
Defi
Hadehh, ingat Bu Lidia yang salah sebenarnya itu anda. coba dulu anda tidak melarang Satria untuk menceraikan Kirana, hal seperti ini tidak akan pernah terjadi
Defi
padahal udah benar Sat kamu gak perlu lagi berhubungan dengan Kirana maupun Dio tapi karena Kamu gak pernah bisa tegas akhirnya Yasmin selalu menjadi korban
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!