NovelToon NovelToon
Forgiveness

Forgiveness

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Perjodohan / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:975.7k
Nilai: 4.9
Nama Author: JasmineTea

Selama tujuh tahun Khiana bersama anaknya hidup sebagai seorang pelarian dikarenakan sebuah tragedi di masa lalu.

Walaupun perasaannya hancur karena tragedi itu, tetapi ternyata dirinya masih belum bisa melupakan Kiral.

Selama tujuh tahun Kiral hidup dalam rasa bersalah dan penyesalan dikarenakan kesalahannya di masa lalu.

Walaupun ia tahu bahwa ia telah menghancurkan kepercayaan Khiana terhadapnya, tetapi sebenarnya ia menyimpan sebuah kebenaran yang tidak bisa ia katakan kepada siapapun saat tragedi itu terjadi.

Tujuh tahun berlalu. Keduanya masih sama-sama tersiksa dengan keadaan.

Tujuh tahun berlalu. Rindu keduanya semakin besar.

Tujuh tahun berlalu. Garis takdir mulai menuliskan pertemuan baru bagi mereka berdua.

Bagaimanakah takdir akan mempersatukan mereka kembali?

- update setiap Jum'at malam -

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon JasmineTea, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ep. 30 - Roommate (Part 2)

Tring..

Begitu lampu menyala, sosok yang menjulang itu menatapku dan hal yang kulihat bahkan lebih membuatku shock lagi.

Orang itu..

Orang itu..

Dia..

DIA LAKI-LAKI !!?

Baru mau aku berteriak untuk kedua kalinya. Dengan sigap orang itu segera menutup mulutku sampai aku tidak bisa mengeluarkan suara sama sekali. Seperti dugaanku laki-laki ini punya tenaga yang besar juga. Tapi, terimakasih kepada bakat beladiriku, di detik selanjutnya aku bisa membalikkan keadaan. Kukunci orang itu di bawahku. Kupelintir lengannya sampai dia tidak berkutik.

"Ah Argggh Ampun! Ampun!" Ucap laki-laki asing ini kesakitan.

Saat aku sudah yakin situasiku sudah aman, kukendurkan sedikit kuncianku. Memberikannya ruang untuk sedikit bernafas, tapi masih kupastikan dia ada dalam kendaliku.

"Argggh! Kamu gila ya! Kamu kira apa yang sedang kamu lakukan? cepat lepaskan aku!" Ucapnya.

Hah! lihatlah laki-laki ini! jelas-jelas dia yang gila. Sudah jelaskan ini adalah asrama khusus perempuan. Bagaimana bisa ada laki-laki yang bisa masuk ke dalam sini. Terlebih lagi dia tidur dengan seenaknya seperti tadi. Apa jangan-jangan dia orang cabul ya?!

"Tidak akan! Aku akan melaporkanmu ke pengawas asrama." Jawabku tegas.

"Kamu gila ya?! cepat lepaskan aku!" Teriaknya sambil berusaha melepaskan diri. Tapi kuncianku tidak semudah itu bisa ditembus. Bahkan oleh orang dengan badan sebesar dia.

"Tidak. Kamu yang gila. Dasar laki-laki mesum." Ucapanku tak mau kalah dan di detik itulah laki-laki asing ini berhenti memberontak.

"Apa?.. apa katamu?" Ucapnya pelan dengan nada tak percaya.

"Kenapa?! kamu memang laki-laki mesumkan?!" Sedangkan aku masih berbicara dengan intonasi tinggi.

Namun di detik selanjutnya sesuatu yang tidak terduga terjadi.

"BUAHAHAHAHAHAHA." Laki-laki aneh ini tertawa keras.

Aku yang tidak mengerti apa yang terjadi, kebingungan melihat tingkahnya.

Kenapa dia?

"Hahahaha.. aduduh.. perutku sakit.. hahahaha." Karena situasi yang tidak terduga, aku segera melepaskan kuncianku lalu mundur beberapa langkah. Orang ini masih tertawa terbahak-bahak sambil memegangi perutnya. Bahkan pelupuk matanya sampai mengeluarkan air mata.

"Hahahaha.. ya ampun kamu lucu sekali.. aduduh..haha."

Perlahan orang ini bangkit dan duduk di tempat tidur yang tadi dia tiduri. Setelah beberapa saat barulah dia berhenti tertawa dan menyeka air matanya.

Kuperhatikan wajahnya yang sedikit tertutup rambut gondrongnya. Nampaknya bukan orang jahat sih. Tapi tetap saja aneh. Kenapa bisa ada laki-laki di dalam kamarku hah!

Tiba-tiba, sambil menjulurkan tangannya dia berkata kepadaku.

"Halo, kamu pasti Khiana ya? namaku Paul. Teman sekamarmu."

Aku menatap tangannya tak percaya. Apa katanya??!

"Apa kamu gila? aku yakin ini asrama putri bukan asrama campur. Kenapa bisa-"

Namun sebelum aku bisa menyelesaikan kalimatku, Paul kembali tertawa.

"Hahahahahahahaha.. ya ampun kamu lucu sekali.. hahaha."

Apaan sih nih orang??!

"Dengarkan aku, pftt.. haha.." Orang ini berusaha mengatakan sesuatu disela-sela tawanya.

"Kamu tahu, menuduh seseorang laki-laki padahal sebenarnya dia perempuan itu tidak sopan." Ucap Paul akhirnya.

Aku mengerjap mendengar perkataannya. Apa? Jadi maksudnya dia..??!

"Dengarkan. Aku bukan laki-laki. Aku seratus persen perempuan. Nama panjangku Paulina Braun. Biasa dipanggil Paul." Dia merapihkan rambutnya yang gondrong tak karuan dan mengucir kuda. Lalu melanjutkan.

"Perawakan dan wajahku memang sedikit terlihat maskulin. Tapi benar kok aku ini perempuan. Aku lahir di Jerman. Warga negara Jerman. Tapi besar di Brazil. Mungkin karena hobiku dari kecil adalah main bola, aku jadi terlihat sangat tomboy.."

Aku tidak percaya ini. Aku baru saja memukul teman sekamarku.

"Tapi kamu tahu, walaupun sejak dulu aku memang sering disangka laki-laki, baru kali ini ada yang menyebutku mesum hahahahahaha." Paulina kembali tertawa terbahak-bahak.

Pipiku rasanya panas. Malu!

Buru-buru kutundukan kepala dan meminta maaf padanya.

"Ma.. maafkan aku Paul. Aku tidak menyangka kaum ternyata teman sekamarku"

"Hahaha.. tidak apa-apa. Lagian orang-orang memang sering salah kaprah terhadapku hahaha."

Aku akhirnya duduk di tempat tidur yang satunya. Setelah kudengar lebih detail. Suara Paul memang suara perempuan. Ya ampun kenapa bisa aku tidak menyadarinya tadi.

"Nah Khiana, kenapa kamu baru sampai ke asrama jam segini?" Tanyanya.

"Ah, sebenarnya aku sudah sampai dari bandara sejak pagi tadi. Tapi aku merasa tidak enak badan dan mampir di tempat... temanku. Lalu aku ketiduran di sana." Jawabku sedikit mengubah fakta. Entahlah aku tidak mau bilang ke Paul kalau aku ketiduran di apartemen tunanganku tadi.

"Ah begitu kah? dari siang orang-orang sudah berdatangan. Aku menunggu kamu dari tadi. Sampai ketiduran."

Sekali lagi aku jadi merasa bersalah.

"Ngomong-ngomong kamu luar biasa! Padahal badanmu kecil begitu tapi tenagamu besar sekali. Apa jangan-jangan kamu ahli beladiri ya?"

Aku menggaruk tengkuk dan menjawab malu-malu.

"Hahaha tidak kok, aku hanya tahu sedikit teknik beladiri." Jawabku asal.

"Heee benarkah? Tapi sepertinya kamu ahli sekali tadi. Kamu tahu gak, ini pertama kalinya aku dilumpuhkan sampai segitunya loh haha."

Paula terus mengajakku bicara ini itu. Kesan pertamaku padanya, dia adalah orang yang sangat ramah.

Kami menghabiskan waktu hampir semalaman untuk berkenalan dan mengobrol banyak hal.

Paula ternyata adalah belasteran Jerman Amerika. Dia mahasiswi jurusan teknik. Selain hobi main sepakbola dia juga punya passion yang besar di jurusannya. Dengan bangga dia memperlihatkan barang bawaannya yang sebagian besar adalah mesin-mesin rakitannya sendiri yang sama sekali tidak aku pahami apa fungsinya.

Paula juga adalah gadis yang sangat cerdas dan berwawasan luas. Hal itu berasal dari pengalamannya berpindah-pindah tempat tinggal dari satu negara ke negara lainnya sejak dia kecil. Begitu tahu aku berasal dari Indonesia, dia langsung menceritakan pengalamannya saat mengunjungi beberapa tempat di Indonesia. Hal ini membuatku merasa nyaman.

Untunglah, Aku mendapat teman satu kamar yang baik seperti Paula. Kurasa, aku mulai menyukai tempat ini. Aku jadi tidak sabar untuk segera masuk kuliah dan bertemu dengan lebih banyak orang lagi.

.

.

.

bersambung...

Author Note~

Halo teman-teman, JasmineTea kembali lagi ^^

Kali ini updatenya lebih panjang dari biasanya ya.. semoga terhibur.

Oh iya, aku mau disclaimer dulu nih. Karena setting tempat kuliah Kiral dan Khiana itu di Amrik, coba aja bayangkan kalau percakapan mereka bersama orang-orang di sana itu pake bahasa Inggris ya wkwk

Terussss.. mulai dari sekarang coba perhatikan detail kecil ataupun karakter-karakter minor yang muncul ya.. karena bisa jadi mereka adalah tokoh penting yang bisa membalikkan keadaan di novel ini hehe

Tak lupa aku mau mengucapkan terimakasih sebanyak banyaknya kepada pembaca yang sudah mampir dan selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menjalankan.

Tetap semangat dan sehat selalu ya! see you~

With Love,

JasmineTea

1
Sandrina Dalila
suka
Li5naJait
sepertinya Nathan itu Kiral dechhh
mentari
kenapa gk disini aja thor
JasmineTea
Ka Be Em a p p s. Wkwkwk disensor 😅🙄😜
Juhaeratul Fathiyah
tau gitu knp berkhianat kamu keeeeeroooool
Juhaeratul Fathiyah
DAAAAASAAAAAAAAAAR
Juhaeratul Fathiyah
aku gk sanggup thor. tahu spa pcr Tamara
Juhaeratul Fathiyah
Seru bacanya.... tulisannya rapi
mentari
gregett thor...gk terasa udah tamat.novelmu keren thor👍👍tpi kenapa yg like sedikit sekali..next buat novel keenan pasti keren thor
mentari: iya kan..ditunggu karya selanjutnya kak🤜🤛
total 2 replies
🎎 🌟Fare Reza🌟🎎
asli paling suka cerita tentang Alter Ego/DID gini
JasmineTea: Terimakasih Kak Fare ^^
total 1 replies
Lala
kerenn thor.. sukses terus yaaa
JasmineTea: Thank youuu sukses selalu juga kak Lala
total 1 replies
Rina
TERIMAKASIH AUTHOR
JasmineTea: TERIMAKASIH KAK RINA
total 1 replies
Ana
Suka banget banget banget sama ceritanya.. sukses selalu author kuuuuuh.. dan terimakasih karena sudah mendengar jeritan penonton dengan memberikan happy ending..
JasmineTea: Terimakasih! Sukses selalu kak Ana!
total 1 replies
Maria Aya
pindah lapak ya thor? kenapa gak di sini aja sih thor?
Maria Aya
gak di kasih bonus extra chapter nih thor? ayo dongggg....bonus nyaa 😘😘
JasmineTea: Untuk sekarang belum kepikiran extra chapter sih kakk huhu
total 1 replies
Maria Aya
ya ela thor... Keenan kenapa panggilan nya jadi Bang Kee 😁
Mira
HUAAAA TAMAT JUGA AKHIRNYA
JasmineTea: HUAAAA iyaaa.. makasih udah baca sampai akhir ya kak
total 1 replies
Mira
Bang Keeee WKWKWK
Mauly :3
Good job thor. Makasih banyakkkkk
JasmineTea: Thank youuu
total 1 replies
Wulandari
Ga kerasa udah tamat ajaaa.. congrat kak author.. kemanapun akan kucari karya-karya mu yang selanjutnya
JasmineTea: Makasihhhhhh kalau berjodoh kita ketemu lagi di lain kesempatan
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!