NovelToon NovelToon
Setiap Malam Bermimpi Panas dengan Suami Koma

Setiap Malam Bermimpi Panas dengan Suami Koma

Status: tamat
Genre:Horor / Romantis / Fantasi / Suami Hantu / Tamat
Popularitas:70
Nilai: 5
Nama Author: Nguyệt Cầm Ỷ Mộng

Sari Wulandari dibawa dari desa ke keluarga Pratama bukan sebagai putri yang disayangi, melainkan sebagai calon istri untuk Arga Pratama, pewaris kaya raya yang sudah dua tahun terbaring koma. Semua orang mengira ia hanya akan menjadi perawat di rumah megah itu.
Namun kamar Arga menyimpan rahasia yang tidak masuk akal: tirai bergerak tanpa angin, jimat tersembunyi di bawah seprai, dan sosok tak terlihat selalu mengawasi Sari. Setiap malam, pria koma itu datang ke dalam mimpinya dengan hasrat yang terlalu nyata.
Di balik pernikahan mendadak itu, keluarga elite lain menyembunyikan ritual penahan nasib yang mengorbankan hidup Arga. Sari yang polos hanya ingin merawat calon suaminya dengan baik, tanpa tahu bahwa sejak ia masuk ke rumah itu, sang hantu telah menganggapnya sebagai miliknya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nguyệt Cầm Ỷ Mộng, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 11

# Bab 11: Hantu Kesal! Hantu Hampir Gila!

Saat masih di desa, Sari selalu terbiasa bangun pagi. Terutama beberapa tahun sebelum neneknya meninggal. Kalau tidak merawat perempuan tua itu, ia pergi ke ladang menyiram tanaman, memberi makan ayam dan bebek, membersihkan rumah, atau memasak sarapan.

Karena itu begitu langit terang dan ayam berkokok, Sari sudah hendak bangun seperti biasa.

Hanya saja begitu sadar, ia merasakan kelemahan menyerbu tubuhnya. Tangan dan kakinya lemas.

Sari membuka mata lebar-lebar, benar-benar terbangun. Setelah itu ia cepat ditelan rasa malu yang tak tertahankan.

Jelas ia masih berbaring di samping calon suami yang koma seperti tadi malam, tetapi tubuhnya tidak sehelai pun tertutup kain. Telanjang sampai membuat wajah panas. Di tubuhnya tidak ada bekas apa pun, tetapi bagian bawahnya basah hingga merembes ke kasur. Seluruh tubuhnya lemas seperti baru melewati semalam penuh gairah, masih memancarkan aroma memikat seperti tubuh yang baru disiram hasrat.

Sari langsung teringat mimpi panas dan menggoda tadi malam. Seluruh tubuhnya masih memanas. Ia benar-benar ingin menutup wajah.

Mimpi memang bisa mencelakakan orang.

Bagaimana bisa dalam mimpi ia secabul itu!

Lagi pula ia bermimpi panas tentang calon suaminya, tepat di samping calon suaminya sendiri!

Sari tidak tahu bagaimana harus menghadapi Arga. Ia bahkan punya dorongan membenturkan kepala ke dinding.

Namun tak lama, begitu mendengar suara para pelayan di luar kamar mulai sibuk menjalani hari baru, ia panik dan merangkak bangun. Saat turun dari ranjang, kakinya melemah hingga hampir jatuh. Dengan malu setengah mati, ia menyeret diri ke kamar mandi.

"Aduh, aku bisa mati..."

Melihat wajahnya sendiri di cermin, Sari malu sampai meringkuk. Ia tidak berani lama-lama di kamar mandi. Ia buru-buru membersihkan bekas di bagian bawah, memakai pakaian, lalu keluar.

Saat itu, ada tatapan yang terus mengawasinya. Melihat wajahnya yang malu dan lembut, keberadaan tak terlihat itu hampir terbakar lagi.

Emosinya yang terlalu keras membuat lampu kamar mandi berkedip tanpa henti seperti film horor.

Ia benar-benar ingin menindih Sari dan melakukannya lagi, terus sampai puas. Tuhan tahu tadi malam ia baru melakukannya sekali ketika gadis itu sudah tertidur lelap seperti mati. Apa pun yang ia lakukan, Sari tidak lagi menanggapi, sehingga ia terpaksa berhenti. Ia sama sekali belum puas!

Sebenarnya ia bisa terus menikmati tubuh itu sampai kenyang. Namun ia menyadari dirinya tidak tertarik. Tetap paling nikmat ketika gadis itu sadar dalam mimpi dan menanggapinya dengan panas.

Setelah mencicipi rasa terbaik, siapa yang masih mau sup tawar sekadarnya?

Namun rasa terbaik itu tidak bisa dimakan kapan saja. Seluruh diri hantu itu merasa terpukul berat, bahkan tubuh tak terlihatnya hampir buyar.

Kenapa setelah menjadi hantu pun ia tidak bisa berbuat sesuka hati? Terlalu menyiksa!

Hantu ingin gila!

"Aduh, lampu kamar mandinya kenapa?"

"..."

Tidak bisa. Harus menahan diri. Kalau sampai menakuti istri kecilnya, nanti apa pun tidak bisa ia makan. Pada saat genting, sedikit kemanusiaan yang tersisa di dalam dirinya akhirnya menarik kembali akalnya.

Lampu kamar mandi berhenti menggila, tetapi tidak lolos dari nasib terbakar.

Sari berdiri di luar pintu kamar mandi, memandang lampu yang berasap dan mengeluarkan bau gosong. Ia tetap tidak mengerti mengapa lampu itu rusak. Akhirnya ia hanya bisa menyerah.

"Rusak... Baru sehari masuk rumah ini sudah ada barang rusak. Walau bukan aku yang membuatnya rusak, entah apa yang akan dipikirkan pemilik rumah..."

Mendengar gumamannya, seseorang merasa agak bersalah.

Apa masalahnya? Rusak ya sekalian ganti baru!

Meski mulutnya masih keras, sepanjang hari itu hantu tertentu akhirnya sedikit lebih patuh dan tidak lagi membuat ulah.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!