NovelToon NovelToon
Sentuhan Cinta Aura

Sentuhan Cinta Aura

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Romansa / Tamat
Popularitas:954k
Nilai: 4.8
Nama Author: Yoyota

Follow akun Ig : @yoyotaa_

Aura Kia Deaveny (25) berkerja sebagai wanita bayaran untuk memberikan cinta dan perhatian pada kliennya. Ia melakukan itu untuk bertahan hidup dan membiayai sekolah adiknya.

Narendra Putra Kavindra (29) seorang CEO dari Kav Corp, perusahaan keluarganya. Ia adalah laki-laki yang terkenal dingin dan kejam pada karyawannya. Fakta menariknya, ia adalah pria yang tidak percaya adanya cinta karena pengalaman pribadinya yang selalu gagal dalam hal percintaan.

Di suatu hari keduanya dipertemukan oleh semesta. Lalu bagaimana kisah mereka? Akankah Aura berhasil membuat Rendra percaya cinta lagi?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yoyota, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 31 - Menolak Jatuh Cinta

Hari ini adalah hari terakhir dari masa sewanya pada Rendra. Aura dan Rendra bertemu di resort milik Rendra. Keduanya melakukan makan malam bersama disana.

"Au, satu minggu ke depan kau masih jadi kekasih pura-pura ku," ucap Rendra dengan gampangnya sambil memasukkan sesuai makanan ke dalam mulutnya.

"Ren, jangan habiskan uangmu hanya untuk menyewa ku. Kalau mau menyewa ku boleh saja akan tetapi jangan yang full begini," ucap Aura yang merasa tidak enak dengan Rendra. Ia juga sebenarnya sudah tak ingin lagi berbohong di hadapan mamanya Rendra.

"Tidak ada seorang pun yang mampu menggoyahkan ku. Jadi lebih baik kau ikuti semua mauku!" jawab Rendra menanggapi.

Aura hanya bisa menghela napas. Toh, ia memang benar-benar butuh uang. Hutang ayahnya masih sangat banyak, bahkan sudah berbunga-bunga.

Selesai makan malam, Rendra membawa Aura ke kolam renang, bukan untuk berenang hanya menikmati udara malam sambil duduk menikmati bintang-bintang di langit.

Keduanya menikmati suasana itu sambil berbagi cerita masing-masing. Entah kenapa, setiap berada di dekat Aura, Rendra merasa nyaman untuk menjadi dirinya sendiri. Wanita itu sudah seperti magnet yang mampu menarik dirinya agar bisa selalu bersama.

Di saat Aura terus menatap bintang di langit malam, Rendra justru menatap Aura yang tampak bersinar di malam ini mengalahkan bintang yang ada di langit. Sesekali Rendra menggelengkan kepalanya.

Tidak! Tidak! Kau tidak boleh jatuh cinta pada Aura!

Hati Rendra menolak perasaan itu. Ia belum mau membuka penuh hatinya karena takut patah hati lagi. Apalagi mengingat dirinya yang bersama Aura karena Aura yang dibayar olehnya bukan karena pertemuan tanpa sengaja dan saling jatuh cinta.

"Huh!"

Rendra menarik napas dalam-dalam.

"Kenapa Ren?" tanya Aura yang menoleh ke arah Rendra.

Rendra menggeleng.

"Kau tahu tidak? Sudah lama sekali aku tidak menikmati waktu seperti ini. Bersantai dan menjadi diriku sendiri. Karena mu, aku jadi bisa lebih menghargai diriku sendiri dalam seminggu ini dan mungkin ditambah seminggu ke depan lagi. Tapi, entah setelah itu. Terima kasih ya Ren," ucap Aura dengan tulus.

Rendra hanya tersenyum membalas ucapan Aura. Senyum yang kali ini ia perlihatkan tidak tipis-tipis. Aura saja yang melihatnya sedikit terpesona.

Tidak! Jangan sampai aku suka pada laki-laki ini! Aku harus tahu diri! Meskipun mamanya baik, aku tidak tahu bagaimana sikap papanya dan keluarganya yang lain.

"Ren, boleh aku tanya sesuatu?"

"Apa?"

"Kenapa kau akhirnya memutuskan untuk mencari kekasih pura-pura padahal kau bisa saja mencari kekasih dari banyaknya wanita yang memujamu?"

Rendra tersenyum sinis. Ia bahkan tidak tahu, apa iya dirinya bisa menemukan kekasih dari banyaknya wanita yang memuja dirinya? Mereka memuja karena wajahnya dan kekayaan dirinya.

"Daripada sakit hati lagi, lebih baik menjadi yang pura-pura saja. Toh itu hanya orangnya yang terikat, hatinya tidak," jawab Rendra.

"Kau benar-benar masih belum move on dari masa lalu mu ya?" tanya Aura lagi.

"Tidak semudah itu melupakan hal yang paling menyakitkan bagiku. Aku bukan belum move on dari rasa cintanya tapi rasa sakitnya."

"Ya, aku tahu," ucap Aura menyetujui.

"Jadi, Au aku ingin kau membantuku untuk bisa melupakan masa lalu. Membuatku percaya wanita dan cinta lagi. Apa bisa?" tanya Rendra sambil menatap wajah Aura dalam-dalam.

Aura mengangguk dan tersenyum. Rendra yang awalnya ia kenal dingin dan cuek. Kini terlihat ada senyumnya. Benar-benar berbeda apalagi jika di hadapan mamanya. Rendra seperti anak laki-laki yang manja.

Ah, lucu sekali.

*

*

Kediaman Kavindra, Naya menunggu kedatangan suaminya dari Paris yang habis menemui Mama Helen dan melakukan pertemuan bisnis disana.

"Sayang, akhirnya kau pulang juga," ucap Naya kemudian berlari kepelukan Richard.

"Kau merindukanku ya? Hehe," balas Richard sambil mengelus kepala istrinya lalu mengecup bibir Naya.

Kejadian tersebut terlihat oleh Ela dan Elnan yang berjalan menuju ke ruang tamu.

"Ehem, ehem," Elnan berdehem.

"Bapak dan ibu sekalian, tolong sekali. Jika ingin bermesraan jangan disini! Masih banyak anak di bawah umur!" sindir Elnan.

Richard jadi kesal.

"Makanya cepat pada nikah! Bisanya ganggu papa dan mama terus! Lama-lama papa benar-benar akan buatkan adik untuk kalian kalau tidak nikah dan memberikan cucu!" kesal campur ancaman yang Richard ucapkan.

Elnan dan Ela saling bertatapan lalu menggeleng. Keduanya tidak ingin jika ucapan papanya benar-benar terjadi. Mereka tidak bisa membayangkan usia adiknya yang seharusnya jadi anaknya.

"Awas saja kalau papa benar-benar buat adik untuk kita! Aku akan memporak-porandakan perusahaan!" ancam Ela balik.

"Iya, aku juga tidak setuju! Kakak mendukungmu, Ela!" ucap Elnan yang kini berpihak pada Ela.

"Awww, sakit sayang."

Richard meringis kesakitan karena pinggangnya dicubit oleh Naya.

"Jangan bicara yang aneh-aneh! Usia kita harusnya punya cucu bukan anak lagi."

"Hehe, aku hanya ingin mengancam mereka sayang, supaya cepat menikah," bisik Richard pada Naya.

Naya menarik napas pelan. Mau diancam bagaimana pun, anak-anaknya tidak akan bisa secepat dan semudah itu untuk menikah. Calon pasangannya saja masih abu-abu. Alhasil, Naya pun membawa Richard ke kamar agar membersihkan tubuhnya.

Sementara Ela dan Elnan duduk berdua di ruang tamu sambil memakan cemilan ringan.

"Kak, emang salah ya di umur yang sudah di atas 29 belum nikah? Aku kan masih menikmati pekerjaan dan masa kesendirian ini," tanya Ela.

"Tidak ada yang salah Ela. Cuma mungkin di sekitar lingkungan kita yang sudah terbiasa menikah muda. Jadi, yang usianya sudah terlihat matang pasti akan disuruh-suruh untuk menikah. Pokoknya kalau kau belum mau menikah dan belum menemukan pasangan yang cocok denganmu jangan menikah dulu. Takutnya pernikahanmu akan gagal," saran Elnan.

"Tapi kakak kan dulu sudah menemukan cinta dan siap menikah tapi kenapa gagal juga?" tanya Ela.

"Mungkin dulu kakak tidak memikirkan variabel lain yang bisa datang kapan saja. Kakak bahkan tidak pernah berpikir bahwa Meira akan setega itu berselingkuh di belakang kakak," ucap Elnan sambil menyandarkan kepalanya ke sofa.

Sebenarnya sampai sekarang Ela masih percaya dan tidak percaya jika mantan kakak iparnya dulu berselingkuh akan tetapi melihat bukti yang ada, Ela pun harus mempercayai hal itu.

Ini nih yang membuatku malas jatuh cinta dan memilih mengembangkan bakat dan karierku saja. Sudah kaya uang, kaya akan cinta tetap saja bisa berpisah. Huh!

"Sudahlah, lupakan saja masa lalu buruk itu kak. Lebih baik kita nikmati hidup saja. Masih banyak hal yang bisa membuat bahagia selain pasangan," ucap Ela sok bijak.

Elnan pun mengusap kepala adiknya.

"Ternyata kau sudah besar ya? Aku sampai tidak menyangka akan muncul kalimat bijak dari mulut cerewet mu itu!"

"Iiiiinhhhh!"

Ela kesal dan memanyunkan bibirnya. Elnan hanya tertawa melihat itu.

*

*

TBC

1
Asih Sulastri
Luar biasa
Alif
utangnya lho brp, klo sehari klienya lbh dr 2 pndapatan apa gk ratusan jt sebulan, msuk aklah thor kok katanya hidup seadanya, terkecuali utangnya puluhan milyar barulah percaya
Dyah Oktina
Tinggal bilang k mama naya..pasti d ijinin kla mau ikut suami
Azmi Riyadil: Kak kl ceritanya elnan berjudul apa kak?? 🙏😊
total 1 replies
Dyah Oktina
Luar biasa
LENY
Yg nendang Aura hrs nya dihajar lagi sebelum ke penjara
LENY
syukurlah Rico sdh mati kl tdk mati masih terus berbuat jahat gak ada kapok nya.
LENY
Cerita apa yg sesungguhnya terjadi
LENY
Hrs nya Meira cerita sama salah satu kel Elnan mereka kan baik2 semua.
LENY
Sena tdk ubah nya pelacur tidur sama pelanggan nya 😥🙈bukan cuma sama Ansel aduh.
LENY
ANSEL DAN SENA LBH BEBAS KELAKUANNYA BEDA SAMA AURA YG MASIH MENJAGA KEHORMATANNYA
LENY
LAGI KERJA BEGITU PASTI RESIKO NYA KAYAK BEGINI 🙈🙈MENEMANI LAKI2 BEJAT
LENY
TUH KAN RESIKONYA SEREM NNT AURA DIAMBIL KESUCIANNYA. BIAR AJA RENDRA BAYAR UANG GANTI RUGI NYA.
LENY
BERHENTILAH JADI WANITA BAYARAN AURA KASIHAN KEL RENDRA NNT DIHINA ORANG. KAMU HARUS MENGHARGAI RENDRA DAN KEL NYA CARI PEKERJAAN YG LBH TERHORMAT RENDRA PASTI MEMBANTU KAMU. GAK RELA DAN GAK PANTES JADI WANITA BAYARAN BERHENTILAH AURA
LENY
Kaila wanita matre jalang ih untung ssh putus
LENY
Mami Lena perannya kayak mucikari ya kasarnya. 🙏🙏Aduh smg Aura segera berhenti jd wanita bayaran.
LENY
PEKERJAAN AURA TINGGI RESIKO DAN BNUK NEGATIF NYA MENDING CARI KERJAAN LAIN YG AMAN DI RESTO ATAU APA AJA DRPD MENEMANI LAKI2 BERSUAMI YG BLM TENTU SEMUA BAIK. BISA AJA KETEMU YG BEJAT DIPERKOSA SEREM
LENY
MAAF YA THOR WANITA BAYARAN DISINI APA SAMA DGN PELACUR MAAF BANGET YA KONOTASINYA JELEK BANGET
Junita Makakombo
Kecewa
Junita Makakombo
Buruk
Cia Sanu
selalu keren
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!