NovelToon NovelToon
Liburan Terakhir Suami Dan Keluarganya

Liburan Terakhir Suami Dan Keluarganya

Status: tamat
Genre:Balas Dendam / Penyesalan Suami / Penyesalan Keluarga / Tamat
Popularitas:466.5k
Nilai: 5
Nama Author: Leni Anita

Naila Maharani, menikah selama 3 tahun hanya di jadikan pembantu gratisan di rumah nya sendiri.

Setiap tahun sang suami membawa seluruh keluarga nya berlibur ke pulau Bali saat tahun baru. Sedangkan Naila, dia tidak pernah di ajak.

Pada tahun ke tiga, Naila menyadari bahwa dia hanya di manfaat kan oleh suami nya dan juga keluarga nya.

Naila menjual rumah nya sendiri, agar mereka tidak bisa lagi pulang ke sana. Tidak hanya itu, Naila pun menyiapkan banyak kejutan untuk mereka semua.

Kejutan demi kejutan yang di berikan oleh Naila pada akhir nya membuat keluarga sombong itu hancur, ikuti kisah selengkap nya di sini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Leni Anita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

09

Naila langsung menelepon pak Farhan, dia ingin memberi tahu bahwa Rivan dan keluarga nya sudah tiba di rumah itu lagi.

"Hallo pak Farhan, maaf menganggu waktu nya!" Naila berbasa - basi.

"Tidak papa Naila, oh ya Naila apa ada masalah di kantor?" Tanya Pak Farhan.

"Pak saat ini Mas Rivan dan keluarga nya sudah pulang dari berlibur, dan sekarang mereka sekeluarga sedang berada di depan rumah itu. Mereka memaksa untuk masuk, dan mengancam untuk merusak pintu nya!" Lapor Naila.

"Kamu tenang saja Naila, mereka tidak akan bisa masuk lagi ke dalam rumah itu. Saya sudah mengganti kunci pintu nya, san saya juga sudah memasang cctv di seluruh seluruh sudut rumah itu!" Jelas Pak Farhan dari seberang sana.

"Syukur lah kalau begitu pak, tapi bagai mana jika mereka benar - benar merusak pintu rumah itu?" Tanya Naila lagi.

"Tidak masalah, justru saya akan menuntut mereka semua. Karena bukti nya sudah ada, mereka tidak sadar saat ini aksi mereka terekam kamera cctv!" Ujar pak Farhan dari seberang sana.

"Baik lah jika memang seperti itu, saya hanya memberi tahu bapak saja. Kalau begitu saya tutup telepon nya dulu!" Lalu Naila pun memutus sambungan telepon dengan pak Farhan.

Tring.

Sebuah pesan berupa video masuk ke ponsel nya Naila, Naila langsung membuka nya. Dan ternyata itu adalah rekaman dari kamera pengawas yang di pasang oleh Pak Farhan di teras rumah.

Terlihat di sana, Rivan sedang mendobrak pintu itu. Tapi berkali - kali dia melakukan nya, tetap saja pintu itu tidak mau terbuka.

Saat ini di depan pintu rumah yang sudah di beli oleh pak Farhan, Rivan terus mendobrak pintu itu dengan sekuat tenaga nya. Tapi tetap saja pintu tak mau terbuka, Rivan pun merasa kelelahan. Dan dia pun duduk sebentar untuk mengistirahat kan tubuh nya.

"Awas saja Naila, saat dia pulang nanti akan ku hajar dia!" Guman Yuni dengan geram.

Yuni pun berdiri, karena kesal Yuni pun menendang salah satu kardus yang ada di teras rumah. Kardus itu terguling dan isi nya berserakan keluar, Yuni pun terbelalak melihat isi kardus itu.

"Ini,,, ini kan barang- barang ku!" Yuni memungut barang itu.

Bu Rima yang penasaran langsung mengeluarkan isi dus itu hingga habis, dia terkejut ternyata benar isi nya adalah barang - barang milik putri nya.

"Naila, apa yang dia lakukan dengan semua barang- barang milik ku?" Yuni sangat marah.

Bu Rima pun penasaran dengan isi kardus yang lain nya, dan membuka nya satu persatu. Begitu pula dengan kantong kresek itu, betapa terkejut nya dia saat melihat barang- barang milik nya juga sudah berada di luar.

"Naila, berani nya dia mengeluarkan semua barang- barang kita. Cepat telepon dia!" Perintah bu Rima dengan geram.

Yuni langsung mengeluarkan ponsel nya, dia menelepon adik ipar nya tersebut dengan sangat marah.

"Hallo Naila, apa maksud mu dengan mengeluarkan semua barang- barang kami dari dalam rumah, hah?" Bentak Yuni dengan suara keras.

"Mbak, rumah itu sudah aku jual. Pemilik nya yang baru ingin membuang semua barang - barang kalian, tapi aku menahan nya. Aku meminta mereka mengeluarkan barang - barang kalian saja, agar nanti kalian bisa mengambil nya lagi!" Jelas Naila dengan santai nya.

"Naila, berani nya kau menjual rumah ini. Apa hak mu menjual rumah ini!" Bentak Rivan dengan geram.

"Aku berhak menjual rumah itu, Mas. Karena itu adalah rumah ku, jadi terserah aku dong!" Jawab Naila lagi dari seberang sana.

"Kau tidak punya hak apapun atas rumah ini, rumah ini milik putra ku. Cepat ke sini kau, dan kembalikan rumah ini!" Bentak bu Rima dengan kasar.

"Silahkan kalian semua cari tempat tinggal sendiri, dan bawa semua barang- barang kalian pergi dari sana. Sebelum pemilik nya datang dan menyeret kalian semua secara paksa!" Naila memgingat kan mereka semua nya.

"Kami tidak akan pergi kemana pun, kami akan tetap tinggal di sini. Karena ini adalah rumah kami, dan tidak akan ku biarkan orang lain mengambil nya dari kami!" Kembali Bu Rima membentak Naila.

"Naila, jika anak ku sampai sakit gara- gara tidak bisa masuk ke dalam rumah, maka aku pasti akan membalas semua nya. Aku akan membuat hidup mu menderita, Naila!" Yuni mengancam Naila.

"Ya udah, terserah apa yang ingin kalian lakukan. Aku tidak perduli, aku hanya mengingatkan kalian saja!" Naila pun langsung mematikan sambungan telepon dengan mereka.

"Rivan, kamu jangan diam saja. Cepat kamu hajar Naila, dia sudah berani pada kita. Ini tidak bisa di biarkan!" Bu Rima mulai menghasut putra nya.

Belum sempat Rivan menjawab ucapan Ibu nya, sebuah mobil berhenti di depan rumah itu. Dua orang laki - laki berbadan tetap keluar dari dalam mobil itu, dan keluarga nya berjalan mendekati mereka semua.

"Apa yang kalian lakukan di sini? Berani - berani nya kalian membuat keributan di tempat ini!" Salah satu dari meraka membentak semua orang yang ada di sana.

"Kalian siapa? Berani - berani nya kalian datang ke rumah ku. Ini rumah ku, terserah aku mau apa!" Bentak bu Rima dengan geram.

"Ini bukan rumah kalian, rumah ini milik bos kami. Kami di tugas kan untuk mengusir kalian dari tempat ini!" Ujar yang lain nya.

"Pak, ini rumah saya. Kenapa bisa menjadi rumah bos kalian?" Tanya Rivan dengan heran.

"Bos kami baru saja membeli rumah ini beberapa hari yang lalu, dan kami di tugas kan untuk menghajar siapa pun yang berani datang ke rumah ini!" Salah satu dari mereka berkata dengan bengis nya.

Seketika wajah mereka semua langsung memucat dengan tubuh yang gemetar karena ketakutan, mereka tidak menyangka saat pulang berlibur keadaan akan seperti ini.

"Rivan, bagai mana ini?" Tanya pak Jamal dengan takut nya.

"Minta Naila mengembalikan rumah ini, ibu tidak mau pergi dari rumah ini!" Bu Rima berkata sambil menangis.

"Pak, ini hanya salah faham. Ini memang rumah kami dan kami tidak pernah menjual rumah ini!" Rivan berusaha untuk bernegosiasi dengan mereka.

"Rumah ini sudah di jual oleh ibu Naila, jadi silahkan kalian bawa semua barang - barang kalian pergi dari rumah ini. Atau kami akan menyeret kalian keluar secara paksa!" Ancam preman itu.

"Tidak, tidak,,,, ini rumah ku. Aku tidak akan pergi dari sini!" Pekik bu Rima dengan histeris.

Para preman itu langsung melemparkan satu persatu barang mereka ke jalanan, bu Rima semakin histeris melihat nya. Rivan dan yang lain nya tidak bisa melawan mereka, karena jika mereka melawan maka sudah pasti mereka semua akan babak belur.

1
Katherina Ajawaila
panggil Rt, bila perlu rw, kel peniu ngk malu di mana kk nta Naila kN ada yg cowok
Katherina Ajawaila
Naila mending minta. tolong suaminya Vina biar cerat aja, ribet kalau piara benalu yg ngk tau diri, jijik amat
Katherina Ajawaila
dasar mertua lanang sm menantu lanang ngapain aja modal mokondo , mending pada jd perwk lanang kalau mau hidup enak
Katherina Ajawaila
ayoo Naila terus tancap gas, jgn kendor biar plng dr bali langsung jd gembel semua nya, belagu kere aja ngk tau diri pantes ngk ada yg maju🤑
Katherina Ajawaila
keren ceritanya, baca nya juga laju aja, keluar toxic ngk punya malu modal lak" an sm anus doank itu sih, kel jorok menjijikkan 🥸
Sri Wahyuni
banyak typo
Dyah Wijayanti
rivan emang nggak pergi kerja......bisa pergi kesana kemari.....nggak logis ini
Dyah Wijayanti
cepet ajukan gugat cerai.....
Indah Rosiani Rosy
lagi lagi ada kata 'bahasa'...mgkn mksdnya bahwasanya gitu y 🤦🏻‍♀️
Zaenab 1122
ih geregetan bertele tele banget sih si Naila bukanya cepet ambil tindakan
A.R
sebaiknx Naila belajar bela diri untuk sekedar jaga2 dari keluarga toxic gtu
Yani Suryani
Yuni, bukan ibumu mendukung Siska tapi justru ibumu dalang di balik kekacauan ini
Yani Suryani
sudah tua makin menjadi", uang juga buat kebutuhan rumah juga di embat juga
Hj mia Mahyang
bodoh disuruh berhenti bekerja terus dijadikan babu bucin lu
Hj mia Mahyang
kok bodoh banget sih mau saja dijadikan budak sdh masak urus pula anak iparnya.ini namanya bodoh kebangetan
Yani Suryani
dasar orang" bodoh
Yani Suryani
Bu Rima ini tua bangka yg gak tau diri,pinter kalau menghasut orang, sedang Siska sendiri juga bego mau"nya dan terhasut, sudah punya sugar Daddy ngapain ngurusin Bu Rima,toh juga gak akan bisa balikan sama Rivan
entar masuk penjara baru nyahok lo
Rehaan Aamir
laaaahhh...D Bab Sblm Nya Nama Kk Nya Naila Ntu ALVIAN...Koq Tiba2 Jadi Rama Namanya🤣🤣🤣🤣Bisa Secepat Itu Ya Ganti Nama????Apa Naila Punya Banyak Kk Laki2????Padahal D Bab Awal Udah D Sebutkan Kl Naila Cmn Dua Bersaudara🤣🤣🤣
Cicih Sophiana
Makasih thor... tetap semangat dan sukses
Cicih Sophiana
wah udah end yah...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!