NovelToon NovelToon
Mantan Suami Posesif

Mantan Suami Posesif

Status: tamat
Genre:Romantis / Patahhati / Perjodohan / Duda / Tamat
Popularitas:1.3M
Nilai: 5
Nama Author: Navizaa

Ave Calista adalah seorang single parent dari putra kecilnya yang bernama Aldo berusia 5 tahun. Bekerja menjadi WO milik ibunya di salah satu kota terbesar di USA, New York. Pengalaman masa lalu yang buruk dengan mantan suaminya membuat Ave tidak ingin menikah lagi. Tapi bagaimana kalau dia di tunjuk sebagai WO salah seorang pebisnis wanita dan yang lebih sialnya calon suaminya itu adalah sang mantan suami?

"Austin!! jangan gila!!" seru Ave.

"Hahaha, Ave, kau yang gila! bahkan kau menyembunyikan Aldo dari Ayahnya sendiri!"

Apakah Ave akan membuat pesta pernikahan mantan suaminya dengan wanita lain, sedangkan sang mantan masih tetap mengejarnya dan selalu bersikap posesif?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Navizaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ada Apa Dengan Laura

Happy Reading.

Aldo bersiap untuk berangkat ke sekolah bersama Zack dan Caroline. Kedua pasangan itu sejak pagi sudah merecoki anak berusia Lima tahun tersebut.

Sebenarnya Aldo ingin di antar oleh sang Daddy dan Mommy, tapi seperti yang kalian tahu bahwa Zack dan Caroline memiliki misi tersendiri untuk kedua pasangan itu.

"Baiklah, Aldo! let's go!!" seru Caroline.

Gadis itu menggandeng tangan Aldo keluar dari rumah dan masuk ke dalam mobil milik Zack yang iya beli setelah sampai di Florida.

Aldo melambaikan tangan pada Austin dan Ave, "bye Mommy, bye Daddy ... !!" seru anak itu.

"Hati-hati, belajar yang rajin!!"

"Semangat, Son!!"

Keduanya berteriak secara bersamaan sambil membalas lambaian tangan sang putra. Setelah mobil itu tidak terlihat dari pandangan, tiba-tiba datang mobil lain dan berhenti di halaman depan rumah Ave.

Halaman itu sedikit luar dan tidak memiliki pagar karena rumah Ave juga termasuk rumah yang kecil. Ave membeli rumah itu dengan tabungan nya dan di batu oleh sang ibu.

Ave sudah sangat hapal mobil tersebut dan langsung menyambut kedatangan ibunya, "Bu, apakah ibu akan pergi ke kantor sekarang?" tanya Ave ketika Alma sudah turun dari mobilnya.

Wanita paruh baya itu tidak langsung menjawab pertanyaan sang putri melainkan melihat ke arah Austin yang juga berada di sana. Bahkan Alma bisa melihat mobil Austin berada di garasi.

"Apa tadi malam kamu menginap di sini lagi?" tanya Alma menatap Austin dengan tatapan tajam. Ave sempat terkejut ketika mendengar pertanyaan ibunya yang di akhiri dengan kata 'lagi' apakah Alma tahu kalau beberapa hari yang lalu Austin juga menginap?

"Iya, Bu. Aku menginap di sini karena Aldo tidak ingin aku pulang, lagi pula ada Zack dan Caroline yang menemani, jadi bukan hanya aku sendiri," jawab Austin tenang.

Namun hal itu semakin membuat Alma mendengus kesal, jujur dari lubuk hatinya yang paling dalam wanita itu masih terlampau kesap dengan tingkah mantan menantunya itu.

Meskipun kebencian nya sudah surut lantaran berjalannya waktu, namun Alma begitu kesap saat melihat Austin dengan seenaknya sendiri semakin dekat dengan Ave walau hanya karena Aldo.

"Sama saja, ingat Tuan Austin, kamu dan Ave hanya bisa dekat karena ada anak di antara kalian, tapi kalau masalah hati jangan berharap, kamu sendiri sebentar lagi akan menikah, jadi jangan terlalu sering berinteraksi dengan putriku selain masalah pekerjaan!"

Austin menunduk sebentar kemudian dia mengangkat wajahnya kembali disertai senyuman yang tulus. "Tentu saja, bu, saya juga tahu batasan, lain kali saya yang akan mengajak Aldo menginap bersama saya, baiklah kalau begitu saya permisi dulu," ucap Austin.

Pria itu beralih pada sang mantan istri yang dulu pernah di permainkannya itu, "aku pulang dulu," Ave yang sedari tadi hanya diam saja mengangguk.

Dia tidak berani bertindak katika sang ibu sedang berbicara. Mungkin ibunya merasa khawatir kalau suatu saat nanti hubungan antara dirinya dan Austin akan membuat hubungan dengan kliennya Laura menjadi bermasalah.

Austin pergi setelah berpamitan, padahal sebenarnya dia ingin berlama-lama di sana bersama Ave, tapi tentu saja kehadiran nyonya Alma tidak bisa membuatnya leluasa.

Sedangkan Ave sendiri langsung mengajak sang ibu masuk namun Alma menghentikan nya, "Ave, ibu akan memperkenalkan mu dengan seseorang, dia pria yang baik, sudah berumur, aku rasa kalian harus bertemu karena sama-sama masih single, nanti akan ibu atur pertemuan kalian!"

"Tapi bu ... ?" Alma mengangkat tangannya tanda untuk menyuruh putrinya berhenti bicara.

"Kali ini tidak ada penolakan!" Alma langsung berjalan ke mobilnya dan segera masuk.

Ave menatap nanar kepergian sang ibu, sebelumnya sudah sering Ave menolak jika ibunya menjodohkan nya dengan putra sahabatnya ataupun rekan kerjanya. Tapi kali ini sepertinya memang tidak bisa menolak lagi, melihat tatapan nyonya Alma yang terlihat tidak bisa di bantah.

Ave menghela napas panjang, kenapa hatinya merasa tidak enak saat dia harus memikirkan akan bertemu dengan seorang pria. Biasanya Ave akan bersikap biasa saja dan tidak perlu merasa khawatir jika sang ibu merencanakan perjodohan. Ave hanya akan mengatakan yang sejujurnya bahwa sebenarnya dia tidak siap untuk menikah kembali.

Di sisi lain.

Pagi itu Austin langsung pulang ke apartemen, tinggal sehari sebelum weekend dan liburan musim dingin tiba. Dia memang telah bekerja di perusahaan Laura yang berada di Florida sebagai direktur utama, dan hal itu pasti membuat Laura akan mencarinya kalau dia tidak hadir tepat waktu.

Mengingat pagi ini akan ada rapat penting, sejak semalam Laura juga tidak menghubungi nya sama sekali. Dia hanya mengirimkan pesan pada calon istrinya itu bahwa semalam berjumpa dengan adik tirinya dan mereka pergi bersama-sama.

Austin memutuskan untuk mendatangi ruangan CEO yang tidak lain adalah ruangan milik Laura yang berada di lantai paling atas. Kantor cabang itu ada di sebuah gedung perkantoran milik Emerson Grup dan Laura menyewa tiga lantai di gedung yang tingginya mencapai 25 lantai.

Tok, tok, tok!

"Masuk!" Austin membuka pintu dan langsung berjalan menuju meja kerja Laura, meskipun dia seorang calon suami dari CEO di perusahaan itu, Austin tetap mengetuk pintu demi menjaga kesopanan.

"Laura, ada apa denganmu? apa kamu sakit?" Laura terkejut ketika Austin menanyakan hal itu.

"Eghem, iya, sepertinya aku belum terlalu vit, ku kira kamu belum datang," Laura berusaha tidak gugup, namun Austin tidak bisa di bohongi dengan tingkah wanita itu.

"Laura, sebenarnya ada apa?"

Bersambung.

1
Diana Resnawati
mampir thor
Netty Netty
luar biasa,
mrsdohkyungsoo
thankyouuu
Siti Maulidah
ceritanya bagus sekali
Sastri Dalila
👍👍👍
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
seru Austin kan maksudnya?
ᥣׁׅ֪ꫀׁׅܻ݊݊ꪀꪱׁׁׁׅׅׅ
Seperti a ave hars am Justin, Austin terlalu bnyk scandal
Lis Mika
yeee.... direstui
Mei Saroha
Luar biasa
Cici Sri Yunita
bagus
Anna Lau
Luar biasa
Widi Widurai
lambe lamiss... ngomong cinta tp doyan selingkuh
Widi Widurai
knp dlu austin ga nikah sm lily aja yak wkwkwk biar zack sama eve
Happy Kids
masa lalu mreka dulu ada cerita novelnya?
Happy Kids
lah smua kembali ke diri sendiri. punya niat move on atau nggak. kl dr diringa denial dan menyangkal yaa nikmati aja di kubangan masa lalu
Rita Juwita
selalu bagus ceritamu thor.. /Good//Good/
Andi Tri putra
Luar biasa
🌾lvye🌾
ringan ceritanya 😍 minim konflii
Eva
Luar biasa
Manoy Cagar
kaya y seru juga nih thor,aku mampir dulu,bari ngabisin RTL 😘👌
shandy: apa ya mbak RTL
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!