NovelToon NovelToon
GOD OF MARTIAL

GOD OF MARTIAL

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Fantasi / Epik Petualangan
Popularitas:4.4k
Nilai: 5
Nama Author: Tawaki

Lin tian seorang remaja yang tinggal bersama ayah nya seorang pemabuk. suatu hari tiba tiba ayah nya berbicara dan mengasih warisan keluarga untuk anak nya dapat berkultivasi. seperti pepatah mengatakan "di balik kekuatan hebat terdapat musuh yang kuat"
Mampu kah Lin Tian bertahan dari banyak nya musuh yang datang.
mari kita cari tau bersama.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tawaki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 7: Menebas Angkuh

​Melihat Gu Hong mengeluarkan senjata, kepungan suasana di halaman gubuk terasa kian mencekam. Sorot mata penduduk desa yang menonton dari jauh dipenuhi kengerian. Di wilayah selatan Benua Azure yang terpencil ini, sebuah senjata Alat Fana Kualitas Top sudah dianggap sebagai barang pusaka yang mematikan.

​"Mati kau, Lin Tian!"

​Gu Hong meraung. Dengan kedua tangan memegang erat gagang pedang besar itu, dia melompat ke udara. Qi elemen tanah miliknya yang berwarna abu-abu kecokelatan mengalir deras, membungkus bilah pedang hingga ukurannya seolah membesar dua kali lipat.

​Teknik Pedang Pembelah Bumi!

​Bilah pedang itu menebas ke bawah dengan kecepatan kilat, mengincar kepala Lin Tian. Tekanan angin yang dihasilkan bahkan membuat tanah di depan Lin Tian mulai terbelah sebelum pedang itu benar-benar mendarat.

​Lin Tian tidak berani meremehkan serangan ini. Walaupun pertahanan fisik perunggunya kuat, menghadapi tajamnya besi Alat Fana Kualitas Top yang dilapisi Qi Level 7 secara mentah-mentah tetaplah tindakan yang bodoh.

​Wush!

​Menggunakan refleks kilat dari Fisik Suci Yang Terbalik, Lin Tian menggeser kakinya ke samping, melesat mundur setengah langkah tepat di saat bilah pedang itu jatuh.

​BOOM!

​Pedang besar Gu Hong menghantam tanah dengan telak, menciptakan ledakan batu dan lumpur setinggi dua meter. Tanah di halaman gubuk hancur, menyisakan parit dalam akibat tebasan tersebut.

​Namun, belum sempat Gu Hong menarik kembali pedang besarnya yang tertancap di tanah, bayangan Lin Tian sudah menyusup melewati kepulan debu.

​"Terlalu lambat," bisik Lin Tian dingin.

​Lin Tian memanfaatkan momentum di mana pertahanan Gu Hong terbuka lebar. Sesuai dengan instruksi Sutra Sembilan Transformasi Langit, dia memusatkan seluruh sisa energi keemasan murni di Dantiannya ke ujung dua jarinya—telunjuk dan jari tengah. Dua jari itu mengeras bagaikan bilah belati perunggu yang tajam.

​Pusat Energi, Hancur!

​Dengan kecepatan yang tidak bisa diikuti oleh mata telanjang, dua jari Lin Tian melesat lurus, menusuk tepat ke arah Dantian di bawah pusar Gu Hong!

​JLEB!

​"Aaakhhh!"

​Sebuah jeritan melengking yang sangat menyedihkan memecah keheningan pagi. Pedang besar di tangan Gu Hong langsung terlepas dan berdenting jatuh ke tanah.

​Mata Gu Hong membelalak lebar, dipenuhi rasa ngeri yang tak terbatas. Dia merasakan dua jari Lin Tian tidak hanya menembus lapisan pelindung Qi-nya, tetapi juga melepaskan gelombang energi keemasan yang sangat tajam ke dalam Dantiannya.

​KRETEK... PYAR!

​Di dalam tubuh Gu Hong, kolam energinya yang telah dia bangun dengan susah payah selama puluhan tahun retak dan hancur berkeping-keping. Energi spiritual abu-abu kecokelatan miliknya meledak liar keluar dari pori-pori tubuhnya, menguap kembali ke alam bebas.

​Kultivasinya... telah dihapus sepenuhnya oleh Lin Tian!

​"Dantianku... Basis kultivasiku... Kamu... kamu menghancurkanku?!" Gu Hong ambruk berlutut di atas tanah berlumpur, wajahnya mendadak menua sepuluh tahun dalam hitungan detik. Rambutnya yang hitam langsung memutih sebagian, dan tubuhnya gemetar hebat karena kehilangan seluruh kekuatannya.

​Lin Tian menarik kembali tangannya, berdiri dengan tegap sambil menatap datar ke arah mantan penguasa desa tersebut. "Jika seseorang berniat membunuhku, mereka harus siap menerima konsekuensi yang lebih buruk. Menghancurkan kultivasimu adalah bayaran atas kesombongan klanmu selama ini."

​Para pengawal klan yang tersisa langsung menjatuhkan senjata mereka ke tanah dengan wajah pucat pasi. Ketakutan mereka terhadap Lin Tian kini telah mencapai puncaknya. Anak ini bukan lagi sampah desa, dia adalah iblis berwujud remaja!

​Di saat semua orang tertegun, suara langkah kaki yang lambat terdengar dari dalam gubuk yang hancur.

​Lin Xiao berjalan keluar dengan pakaian compang-campingnya yang biasa, sambil memegang botol labu arak. Matanya yang sayu melirik malas ke arah halaman yang berantakan, lalu tertuju pada Lin Tian.

​"Kerja bagus, Tian'er. Tapi badai yang sesungguhnya baru saja dimulai," ucap Lin Xiao pelan, suaranya mengandung makna mendalam yang membuat Lin Tian langsung waspada.

1
Alia Chans
Hadir Thor
cerita nya seru, like + bunga🌹 , semangat😉
Herman: mimin ucapkan terimakasih kak atas komentar nya. jangan lupa ikuti terus cerita nya. semoga gak bosen bosen ya. 😍😍
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!