NovelToon NovelToon
Wise Man'S Grandchild

Wise Man'S Grandchild

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Fantasi / Reinkarnasi / Barat / Tamat
Popularitas:22.8k
Nilai: 5
Nama Author: Anipri

Seorang pria muda yang meninggal karena kecelakaan, dan kemudian dilahirkan kembali kedunia fantasy. Dia kemudian dirawat dan diberi nama Giz oleh sang pahlawan sihir bernama Welin Vartos. Giz di besarkan dan diajari beberapa macam ilmu sihir. Welin sadar kalau cucunya itu mempunyai kekuatan sihir yang sangat besar. Bahkan kekuatannya melampaui kekuatan yang dimiliki Welin. Setelah Giz menginjak usia 16 tahun, Giz memulai perjalanannya sendiri kekota kerajaan Alsharen untuk masuk ke akademi sihir. Tapi, Welin lupa memberitahu Giz tentang bagaimana bersosialisasi dengan masyarakat.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anipri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter Thirty One

Besoknya saat Giz juga sudah mulai merasa sehat kembali, dia pergi ke akademi dan mengikuti pelajaran di akademi. Setibanya di akademi Erika Sensei dan teman-temannya yang lain senang ketika melihat Giz baik-baik saja.

"Kau sudah sembuh, Giz?" tanya Erika Sensei.

"Sudah, Erika Sensei di mana Mayna?" tanya Giz.

"Aku di sini," lalu Mayna datang.

"Syukurlah, aku pikir kamu terluka."

"Aku baik-baik aja kok berkat kamu, Giz," ucap Mayna tersenyum.

"Ekhmm, romantisnya nanti aja ya. Sekarang ayo kita pergi menemui kepala sekolah," ucap Rio.

"Kenapa kita harus ke sana?" tanya Giz.

"Kita ada tugas! Aku, kau, Mayna, Lea dan Rio mendapat tugas," ucap Erika Sensei.

"Heh? Kau juga Sensei?"

"Tentu saja. Aku akan menjadi pemandu kalian dalam tugas ini," jawab Erika Sensei berbangga diri.

"Baiklah, ayo kita ke sana!" ajak Lea.

Mereka pun pergi ke ruang kepala sekolah. Sebelum kepala sekolah mengatakan tentang tugas yang akan dia berikan, dia mengucapkan terimakasih kepada Giz dan Mayna karena sudah melindungi kota Lahm. Giz dan Mayna hanya bisa membalas ucapan terimakasih kepala sekolah dengan senyuman saja.

"Sensei, jadi apa tugas yang akan sensei berikan?" tanya Erika Sensei.

"Sebelum aku mengatakannya. Apa Giz sudah kuat untuk ikut?" tanya kepala sekolah sambil melihat ke arah Giz.

"Saya sudah baik-baik saja Sensei, jadi saya akan ikut!" jawab Giz yakin.

"Baiklah, keputusan yang bagus!

Tugas kalian kali ini adalah kalian akan pergi ke kota Tresrila untuk menjadi murid sementara di akademi kota itu.

Di sana Erika Sensei juga akan ikut dan dia akan mengawasi dan memberi arahan untuk kalian dalam melakukan tugas ini!

Di sana tugas kalian adalah mengikuti lomba pertandingan sihir. Aku ingin kalian ikut karena hadiah yang di berikan akan sangat besar dan juga berharga," ucap kepala sekolah.

"Memangnya apa hadiahnya?" tanya Giz.

"Hadiahnya adalah sebuah batu giok," jawab kepala sekolah.

"Hanya sebuah batu giok? Untuk apa kita ikut kalau hadiahnya hanyalah sebuah batu giok saja," ucap Giz.

*Plakkkk.....* Lea langsung memukul kepala Giz. "Diam dulu! Dengarkan apa yang Sensei akan katakan," ucap Lea.

"Misi kalian bukan hanya itu! Misi ini akan sangat panjang."

"Apa maksudnya, Sensei?" tanya Erika Sensei.

"Batu giok itu bukanlah batu giok biasa. Jika kita berhasil mendapatkan batu giok itu, maka kita bisa menyelamatkan kota Lahm," ucap kepala sekolah.

"Apa yang Sensei maksud? Aku sama sekali tidak mengerti," ucap Giz.

"Di bagian Utara kota Lahm, di dalam hutan yang lebat ada sebuah gua yang sangat besar, di dalam gua itu terdapat sebuah pintu gerbang portal.

Dan jika sampai ada yang membuka portal itu, maka aku tidak bisa menjamin kota ini akan selamat. Karena itu kita harus menghancurkan pintu gerbang itu.

Dan satu-satunya cara untuk menghancurkannya adalah dengan menggunakan batu giok itu," ucap kepala sekolah.

"Tapi kenapa batu giok itu di buat hadiah perlombaan?" tanya Giz.

"Karena dari yang mereka tahu, batu giok itu bisa membuat seseorang tambah kuat dengan batu giok itu. Mereka belum tahu apa yang akan terjadi jika sampai batu giok itu di salah gunakan," ucap kepala sekolah.

"Aku mengerti sekarang! Aku pasti akan memenangkan pertandingan itu dan mendapatkan batu giok itu!" ucap Giz yakin.

"Tapi berhati-hatilah! Lawanmu bukan hanya berasal dari kota Tresrila saja, tapi juga berasal dari kota lain.

Aku sudah merencanakan pertukaran murid dengan akademi kota Tresrila itu, dan aku menugaskan kalian untuk pergi ke sana, karena aku percaya bahwa kalian akan berhasil!" ucap kepala sekolah.

Dan mereka pun mulai berangkat ke kota Tresrila pada sore harinya. Mereka sampai di kota Tresrila keesokan harinya. Mereka langsung pergi ke kota, di sana mereka di sambut oleh salah satu guru di akademi Tresrila.

"Selamat datang! Apakah kalian yang akan menjadi murid pertukaran dari akademi kota Lahm?" tanya guru itu.

"Iya benar! Aku wali kelas dari mereka, namaku adalah Erika," ucap Erika Sensei.

"Baiklah, namaku adalah Velista. Aku guru dari akademi kota Tresrila ini," jawabnya.

Dan Velista Sensei pun langsung membawa Giz dan yang lainnya pergi ke akademi. Di sana mereka langsung di pertemukan oleh kepala sekolah di akademi itu. Dan kepala sekolah di sana baik dan juga ramah.

"Erika Sensei, kenapa anda juga ikut dengan murid-muridmu ini?" tanya kepala sekolah.

"Maaf Sensei, tapi saya ikut dengan mereka karena tujuan mereka menjadi murid pertukaran bukan hanya sekedar ingin menjadi murid di akademi ini," ucap Erika Sensei.

"Benarkah? Apa tujuan kalian menjadi murid pertukaran di akademi ini?" tanya kepala sekolah.

"Apa Erika Sensei akan menjawab jujur pada kepala sekolah itu?" batin Giz.

"Karena di kota ini kami mempunyai tugas penting selain mengikuti kegiatan di akademi ini," jawab Giz tiba-tiba.

Erika Sensei dan yang lain terkejut kenapa tiba-tiba malah Giz yang menjawab pertanyaan dari kepala sekolah itu.

"Baiklah, alasan yang masuk akal. Tapi muridku yang sekarang ini berada di akademi kalian hanya bertujuan menjadi murid pertukaran saja dan tidak lebih.

Tapi ternyata tujuan kalian lebih besar ya," ucap kepala sekolah.

Lalu pembicaraan itu pun selesai sampai di situ, kepala sekolah sudah mulai menutup mulutnya dan menyuruh Valista Sensei mengantar Giz dan teman-temannya ke kelas mereka dan akan menjadi murid seperti biasa saat mereka di akademi Lahm. Dan untuk Erika Sensei, dia hanya akan menjadi guru yang mengawasi anak muridnya saja, dia saat ini akan ikut bergabung dengan guru-guru lain di akademi itu.

Sepertinya agak sulit untuk mereka datang ke kota. Mereka harus bisa ke tempat pertandingan itu jika mereka ingin mendapatkan batu giok itu.

Tapi ada salah satu murid di akademi yang membicarakan tentang pertandingan itu. Dan mereka bilang pertandingan itu akan di adakan seminggu lagi, tetapi untuk pendaftarannya akan berakhir malam ini.

"Gawat! Giz, kau harus cepat-cepat mendaftar nih," ucap Rio.

"Yah, kau benar juga. Tapi bagaimana aku bisa keluar dari akademi ini?" tanya Giz.

Lalu Erika Sensei datang, "Giz, kau bisa pergi!" ucap Erika Sensei.

"Heh, tapi bagaimana jika sampai ada yang tahu kalau aku keluar dari akademi?" tanya Giz.

"Aku sudah menurusnya! Pergilah, dan kembalilah sebelum jam masuk tiba. Pendaftarannya berada di tengah kota, kau akan melihatnya nanti," ucap Erika Sensei.

"Baiklah, aku akan pergi!" Giz pun bergegas pergi keluar dari akademi.

Tapi sebelum itu, Giz akan memakai pakaian biasa agar tidak ada yang tahu kalau dia murid di akademi Tresrila.

Giz sampai di tengah kota, dia melihat sebuah toko yang memiliki sebuah poster bertuliskan tempat pendaftaran pertandingan sihir.

Giz langsung masuk ke dalam toko itu, dia bertemu dengan seorang pria bertubuh besar yang kira-kira umurnya sudah 40 tahunan.

"Permisi, apa pendaftaran pertandingan sihir masih di buka?" tanya Giz.

"Siapa kau? Apa kau ingin mengikuti pertandingan ini?"

"Iya!" jawab Giz.

1
❁•♫•━╤デ╦︻•♫•RIMURU•♫•❁
Lanjutkan Ya Thor Sampek Tamat Biar Ku Kasih Hadiah Terus 😊😊😊
Nacen: mampir donh kak ke novel saya sekalian kasih saran dan kritik judulnya My Steal My Way
total 4 replies
aku tersesat....
mc mengharem gk thor
IG: _anipri: Okeyyy, makasih😁😁😁
total 4 replies
aku tersesat....
mc ngeharem gk thorrr
kacamatanadya
saran thor, nama untuk memanggil karakternya jangan pakai singkatan seperti "May", pakai saja namanya "Mayna", itu hanya saran saja, mau itu digunakan atau tidak, terserah thor
Nacen: mampir donh kak ke novel saya sekalian kasih saran dan kritik judulnya My Steal My Way
total 2 replies
Ertuqi Gaga
terinspirasi dari cerita kenja no mago yah thor??
IG: _anipri: Tepat sekali😃😃😃
total 1 replies
Spencer
dari ainopsisnya sih Kenja no Mago banget ya
IG: _anipri: Kakak tau aja nih. Emng terinspirasi dari anime itu sih kk, 😊
total 1 replies
John Singgih
giz diculik oleh pria bertopeng itu...
John Singgih
rasanya lucu kalau mau bertanding tapi tidak tahu ada biaya pendaftarannya 🤭🤭🤭
Cheonma
menarik juga.. semangat up thorr
Nacen: mampir donh kak ke novel saya sekalian kasih saran dan kritik
judulnya My Steal My Way
total 2 replies
John Singgih
giz menyerah, tujuannya besok...
IG: _anipri: Tujuannya masih tetap berjalan. Itu tadi hanyalah percobaan saja😀
total 1 replies
「Hikotoki」
alurnya kecepetan thor

maaf menganggu
IG: _anipri: Kalau itu memang sih kk. Author buatnya memang jalannya di percepat. Karena novel ini lebih berfokus di masa Giz di akademi🙏😊

Maaf kalau novelnya tdika bagus atau alurnya yang terlalu cepat😊🙏
total 3 replies
John Singgih
bau-bau hareem nih
John Singgih
sakitnya mayna saat tahu ditinggal sementara oleh giz
John Singgih
misi baru untuk giz dan kawan-kawannya
John Singgih
kukira udah tamat ternyata belum ya...
Nacen: mampir donh kak ke novel saya sekalian kasih saran dan kritik judulnya My Steal My Way
total 2 replies
John Singgih
giz bertemu dengan biang onar selama di akademi
THE NIGHTMARE
ga jelas
John Singgih
niat mencari ratu iblis untuk meminta pertanggungjawaban
John Singgih
berniat membantu malah merepotkan 😭😭😭
John Singgih
sang penghasut pergi setelah menjalankan aksinya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!