NovelToon NovelToon
Teman Dekat

Teman Dekat

Status: tamat
Genre:Crazy Rich/Konglomerat / Epik Petualangan / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:836
Nilai: 5
Nama Author: Rohos Otaku

Agnes hanya bisa memperlakukan Kelvin sebagai teman.. Begitu juga Kelvin.. Mereka benar hanya berteman biasa.. Bukan sebagai sahabat... Tidak bersapa saat di sekolah.. Tapi Agnes bisa saja keluar masuk rumah Kelvin seenaknya layaknya rumah sendiri... Bagaimana bisa??

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rohos Otaku, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kesepakatan Antara Teman

Masa berlalu dan mereka berempat sudah di tahun yang kelima...

Agnes, Kelvin, Monica dan Randy berjalan menuju ke kafe untuk sarapan..

Dengan memakai seluar tentara berwarna hitam dan sepatu boots.. Mereka berempat sering menjadi perhatian semua junior yang ada di kampus ketenteraan itu..

Mereka mengambil makanan di kasir lalu duduk di satu meja seperti biasanya...

" Apa kalian udah mikirin di mana mau praktis?? Kalo Kelvin.. Yah gausah di tanya.. Karna pihak kampus sendiri yang ngatur..." Randy bertanya kepada Agnes dan Monica...

" Gak tau.. Aku juga sepertinya hanya nyerah aja sama kampus.. Soalnya aku enggak mau. Bingung.. Aahh mungkin saja di kota.. Kata papaku temannya punya rumah sakit di sana.. Jadi mungkin aku ke kota..." Agnes menjelaskan lalu makan makanannya..

" Aku ikut Agnes... Ahahaha" Monica tertawa lalu melihat kearah Agnes... Kelvin hanya diam...

" Kak Agnes.. Apa nanti kami bisa meminta bantuan.. Setelah selesai kelas.. Atau sedikit malam.. Itu terserah kakak aja.." beberapa junior datang menemui Agnes..

" Bisa.. Biasanya jam 7malam.. Dia taman berdekatan asrama saya.." sambil tersenyum...

" Munafik!!" Randy menyumpahi Agnes karna hanya bisa tersenyum manis dengan junior atau orang tertentu tapi tidak dengan mereka...

" Terserah aku bajingan.."

" Agnes.. Apa besok kamu punya waktu?? Apa kita bisa bicara??" Chris datang mendekati mereka dan berdiri di samping Agnes...

" Enggak!! Aku sibuk!!" jawab Agnes sambil makan tanpa mempedulikan Chris...

" Kalo gitu lain kali aja..." Chris pergi meninggalkan mereka..

" Agnes... Apa kamu pulang ke rumah besok?? Tante pesan kalo..."

" Enggak!! Aku enggak pulang ke rumah atau kemana pun.. Aku di kamar saja!!"

" Kalo gitu apa kamu pergi ke rumah Kelvin?? Kalo enggak aku ingin datang ke rumahnya besok..."

" Enggak!! Aku bilang aku enggak kemana-mana.. Terserah kamu mau lakuin apa pun..." Agnes mulai meletakkan sudunya dengan keras..

" Kalo kamu mau datang kerumah besok datang saja.." Kelvin bicara kepada Jesica.. Jesica tunduk lalu pergi

" Haahhhh... Apa aku emang punya banyak dosa di masa lalu.. Ngapain hidupku enggak pernah tenang.. Ini udah 6tahun..."

" Gini aja.. Semua makhluk yang ada di kampus ini mikir kalo kalian pasangan.. Lalu saat di tanya kalian hanya diam.. Jadi apa sih salahnya kalo kalian jadikan saja kenyataan apa yang mereka pikirkan.." Randy bicara perlahan sambil makan makanannya... Kelvin dan Agnes hanya diam...

Saat siswi kebanyakannya pulang ke rumah.. Agnes di kamar asramanya sibuk memeriksa jika ada tugasan yang dia lewatkan..

" Nes!! Apa kamu mau memikirkan apa yang Randy katakan?? Untuk kamu juga dong.. Enggak beneran juga kan.. Pasti rasanya aneh sih.. Tapi tetap saja aku juga memikirkan jalan yang sama..." Agnes mendapat pesan dari Monica...

" Nanti aku pikirkan.. Aku hanya gamau kalo karna itu kami berdua jadi canggung nantinya.." Agnes membalas pesan Monica..

Tiba-tiba ponsel Agnes berbunyi karna mendapatkan panggilan dari Kelvin.. Agnes menyambut panggilannya..

" Nes... Apa kamu mau memikirkan apa yang Randy katakan tadi pagi??" Kelvin bertanya.. Untuk beberapa saat Agnes diam lalu meletakkan pen dari tangannya dan bicara

" Ini masih awal.. Apa kamu bisa jemput aku??"

" Tentu bisa.. Turun setelah aku bilang turun..." Kelvin diam seketika lalu mematikan panggilannya..

Agnes siap-siap.. Tidak lama kemudian Mendapat pesan dari Kelvin.. Agnes turun.. Kelvin menunggu di dalam mobilnya.. Agnes masuk ke dalam mobil Kelvin...

" Apa kamu mampir ke mana-mana??" Kelvin bertanya kepada Agnes..

" Apa kita bisa mampir di tepi laut??" sambil melihat ke arah Kelvin.. Kelvin diam lalu berangkat ke tepi laut.. Mereka duduk di atas batu sambil menghadap ke laut...

" Apa kamu yakin ini bisa berhasil??" tanya Agnes..

" Mungkin.. Hanya perlu dicoba saja...."

" Aku juga.. Aku hanya ingin mencoba gimana mereka meresponnya..."

" Lalu apa yang harus kita lakukan??"

" Kel.. Sejujurnya aku memikirkannya berkali-kali.. Apa semuanya akan berubah kalo kita mencobanya.. Kita berteman.. Tapi apa itu akan bisa merubah semuanya?? Aku nyaman saat di dekatmu.. Aku hanya tidak mau saat berjauhan itu timbul rasa rindu atau sakit hati..."

" Sepertinya itu kita harus mencoba memastikannya..." Kelvin mendekatkan wajahnya ke wajah Agnes...

" Sentuhan??" Kelvin menyentuh tangan Agnes.. Agnes memegang tangan Kelvin

" Ciuman??" Kelvin memegang kepala Agnes lalu mencium bibir Agnes.. Agnes membalas ciuman Kelvin..

Mereka berciuman selama berapa menit.. Lalu Kelvin perlahan melepaskan bibir Agnes..

" Jadi?? Apa kamu merasa berdebar??" Tanya Kelvin..

" Enggak.. Aku hanya menikmatinya saja.." jawab Agnes...

" Sekarang.. Tutup mata kamu.. Lalu bayangkan wajah pria lain selain Randy.." Kelvin berbisik ke telinga Agnes.. Agnes menutup matanya lalu membayangkan Chris.. Kelvin mencium bibir Agnes.. Agnes secara refleks menolah tubuh Kelvin lalu membuka matanya...

" Sialan kamu!! Bajingan!! Kamu pikir aku apa??" Agnes menyumpahi Kelvin sambil memukul dada Kelvin.. Kelvin tertawa lalu mencium dahi Agnes..

" Sekarang apa yang kamu rasakan??"

" Nyaman.. Bibir kamu juga panas.."

" Bodoh!! Yang kamu harus tau jawabannya saja.." Kelvin menonjok kepala Agnes

" Ihh bajingan kamu... Yaa nyaman.. Jujur suka sama sentuhan kamu.. Itu aja... Karna kita teman.. Aku merasakan selamat..."

" Haahhh.. Agnes.. Kita ini manusia biasa.. Punya napsu.. Aku ini pria normal.. Jujur sekarang juga aku sedang mengeras bodoh!!"

" Ya terserah.. Kamu temanku.. Lalu aku juga punya napsu sih.. Aduhh jadi rumit persoalannya.. Okey gini.. Sekarang gini.. Kita pacaran saja seperti yang mereka katakan.. Tapi tidak akan ada rasa yang melibatkan hati dan perasaan.." Agnes memegang wajah Kevin dengan kedua tangannya..

" Okey deal..."

Selesai kesepakatan.. Kelvin membawa Agnes pulang ke rumahnya..

" Apa tidak ada orang di rumah??" Agnes bertanya kepada Kelvin...

" Tidak ada.. Papa, mama sama Fenny pulang ke desa.."

" Kak Sunny??"

" Ketemu sama teman-temannya.. Ayo ke kamarku saja..." Kelvin membawa Agnes masuk ke kamarnya...

" Apa aku harus mandi dulu baru bisa baring di kasur itu??" Agnes bertanya kepada Kelvin..

" Ya.. Karna pasti tanpa sadar anak ketam dan kerang numpang di baju kamu..."

" Bajingan..." Agnes masuk ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya... Selesai mandi Agnes memakai baju yang di sediakan oleh Kelvin dan ladies boxer hitam.. Agnes bertiarap di atas kasur Kelvin...

" Aku mandi dulu.. Kamu bisa tidur sementara menunggu kak Sunny datang..."

" Eemmm" Agnes perlahan melelapkan matanya sambil mendengar suara air dari kamar mandi Kelvin.. Tanpa sadar Agnes ketiduran...

Selesai mandi Kelvin yang hanya memakai seluar tidur tanpa memakai baju karna bajunya itu sudah di pakai oleh Agnes.. Kelvin menutupi tubuh Agnes dengan selimutnya lalu berbaring di samping Agnes..

Di luar terdengar bunyi hujan deras.. Kelvin melihat jam sudah 2pagi.. Tapi masih tidak mendengar suara kakaknya itu.. Kelvin berbaring sambil melihat Agnes yang tidur pulas...

" Apa yang akan terjadi besok itu terserah saja.."

Keesokan harinya.. Di awal pagi Jesica datang ke rumah Kelvin bersama salah satu junior yang sering bilang kalo dia pacar Kelvin..

" Permisi.. Apa Kelvin ada di kamarnya??" Jesica bertanya seperti dia dikenali di rumah Kelvin karna ingin memperlihatkan kalo Kelvin yang mengundangnya datang...

" Ada.. Tapi tuan masih tidur.. Lalu siapa kalian?? Kenapa harus rekam-rekam??"

" Bik.. Kamu enggak kenal sama saya?? Saya wanita yang sering datang ke rumah ini bik.. Apa kamu lupa??" Jesica bicara dengan kencang berharap juga kalo kedua orang tua Kelvin mendengrnya...

" Apa sih ribut-ribut??" Sunny turun ke bawah karna mendengar suara yang bingit tentu saja yang tidak disukainya...

" Kak.. Kak Sunny.. Apa Kelvin ada di kamarnya.. Dia bilang aku bisa datang kesini hari ini..."

" Haaadduuuhhh... Terserah.. Coba saja liat di kamarnya!!" Sunny gerutu

Jesica naik lalu mengetuk pintu kamar Kelvin berkali-kali...

" Haahhh!! Minggir!!.. Kamu mau liat kan.. Sekarang silakan.." Sunny membuka pintu kamar Kelvin yang dikunci dari dalam...

Jesica mendorong pintu kamar Kelvin.. Junior itu kaget melihat Agnes dan Kelvin yang sedang tidur berpelukan di dalam satu selimut..

" Agnes!!" Jesica berteriak.. Membuatkan Kelvin dan Agnes terbangun...

" Apaan sih ribut-ribut??" Kelvin duduk.. Jesica dan junior yang sedang merekam itu lebih kaget karna Kelvin tidak memakai baju..

Kelvin berdiri.. Agnes juga perlahan berdiri di depan keduanya lalu perlahan mendorong keduanya keluar dari kamar...

" Apa kamu udah siap merekam?? Sekarang keluar dari sini..." lalu membanting pintu di depan Jesica....

Junior itu menampar wajah Jesica lalu berlari keluar dari rumah Kelvin.. Beberapa saat kemudian Jesica juga pergi...

" Huuuuhhhhhh!! Sialan gangguin tidur aja.." Agnes gerutu lalu kembali tidur...

" Tsk... Apaan mereka.. Dasar wanita gila.. Apa hanya Agnes dan Monica aja wanita normal karna enggak suka sama aku.. Hah!! Terserah.. Aku ngantuk.." Kelvin berbaring lagi karna mengantuk...

Sunny masuk ke kamar Kelvin dan melihat keduanya nyambung tidur...

" Yah biarin ajalah.. Aku juga sering liat mereka tidur peluk pelukan.." Sunny bergumam lalu keluar dari kamar Kelvin...

Keesokan harinya.. Seluruh makhluk kampus membicarakan soal Kelvin dan Agnes...

" Mon.. Apa kamu sudah hubungi sahabatmu itu??" Randy bertanya kepada Monica..

" Sudah.. Kelvin gimana??"

" Enggak nyambung juga nih..."

Tiba-tiba terlihat motor yang gede berwarna hitam parkir di depan kafe... Semuanya melihat ke arah mereka...

Saat mereka membuka helem.. Semuanya berubah jadi kesedihan untuk semua makhluk kampus itu...

Agnes dan Kelvin masuk ke kafe bersama lalu menuju ke arah Randy dan Monica..

" Apa yang kalian berdua pikirkan?? Saat ini sudah ramai siswi tahun pertama yang keluar dari kampus ini..." Randy bicara kepada Kelvin lalu melihat Agnes..

" itu pilihan mereka.."

" Lalu rekaman itu.. Apa benar kalian tidur bersama??" Randy bertanya lagi..

" Eya.." jawab Kelvin

" Kalian sekarang pacaran??" tanya Randy

" Em" keduanya menjawab ringkas...

" Ran.. Mon.. Kami ke asrama dulu mau ngambil tas dan buku.." Agnes bicara lalu mereka berdiri meninggalkan Monica dan Randy...

" Kak Kelvin!! Apa kamu benar-benar pacaran sama Kak Agnes??" seorang siswi di dalam kafe berteriak..

Kelvin menggenggam jemari Agnes lalu mengangkatnya ke atas...

" Aaaaaaaarrrhhhhhhh..." semua siswi berteriak histeris..

" Dasar manusia gila" Gumam Randy sambil menggeleng kepalanya lalu melihat ke arah Kelvin dan Agnes...

1
Amiera Syaqilla
hi
Rohos Otaku: Hai 😍
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!