NovelToon NovelToon
Dilema

Dilema

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Romansa-Percintaan bebas / Tamat
Popularitas:647.1k
Nilai: 5
Nama Author: noerazzura

Persahabatan yang sudah terjalin selama 20 tahun antara Moetia dan Manda diambang kehancuran karena kehadiran seorang pria bernama Bagas.

Manda yang sudah mencintai Bagas sejak kuliah tidak mengetahui jika Bagas adalah atasan Moetia di kantor nya.

Dan saat Moetia mulai jatuh hati pada Bagas, dia baru tahu bahwa sahabatnya juga mencintainya

Lalu siapakah yang dicintai Bagas?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon noerazzura, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Alasan untuk bertemu

Setelah sarapan Moetia menemani Manda berkeliling kota

" Serius gak masalah kamu gak ngantor ? " tanya Manda

" Aku sudah minta ijin sama atasan aku, gimana kalau kita ke rumah belajar nya Kak Sisilia ? " ajak Moetia

Manda pun terlihat antusias

" Boleh juga tuh, sudah lama aku gak kesana " jawab nya

Mereka berdua akhirnya pergi ke rumah belajar yang didirikan oleh kakak sepupu Moetia yang bernama Sisilia.

Rumah belajar sederhana yang di kelilingi taman bermain dan taman bunga.

Tempat dimana semua orang, dari mulai anak-anak, remaja bahkan orang tua yang mau belajar membaca dan mengembangkan kreativitas mereka.

Seluruh kegiatan di rumah belajar Sisilia ini gratis tanpa biaya.

Donatur nya adalah keluarga besar Setiawan kakek Moetia.

Manda dan Moetia memasuki area rumah belajar.

Terlihat beberapa orang wanita sedang belajar menjahit dan beberapa anak sedang bermain di taman.

Moetia dan Manda masuk ke kantor Sisilia

" Assalamualaikum kak Sisil " sapa Manda dan Moetia

Sisilia menoleh

" Waalaikumsalam " jawab nya lalu menghampiri Moetia lalu memeluk nya

" Aku juga mau di peluk " rengek Manda

Sisilia tertawa lalu memeluk Manda

" Kapan kamu datang ? aku sudah lihat banyak iklan mu di televisi dan majalah, bagaimana kalau kamu promosi kan rumah belajar ini ? " tanya Sisilia

Manda berdecak kesal

" Aku baru datang, dan kamu ingin aku bekerja tanpa gaji, yang benar saja kak " protes Manda sambil tersenyum mengejek Sisilia

Sisilia menepuk lengan Manda

" Aduh, lihat lah Moetia kakak sepupu mu sama sekali tidak berubah, tidak bisa di ajak bercanda sama sekali " keluh Manda

" Siapa bilang, aku juga sedang bercanda " sahut Sisilia menaikan alis nya mengejek Manda

" Dasar kuno " seru Manda meledek Sisilia

" Apa !!! " teriak Sisilia

" Kuno " teriak Manda lalu berlari karena Sisilia sudah mengambil ancang-ancang ingin memukul Manda.

Mereka berkejar-kejaran seperti anak kecil, dari dulu Sisilia memang suka mengejek Manda begitu pula sebaliknya.

Moetia menggeleng kan kepalanya berkali-kali melihat kelakuan sepupunya dan sahabatnya.

Tiba-tiba seorang anak perempuan kira-kira berumur lima tahun menghampirinya, menarik jari Moetia

" Ada apa sayang ? " tanya Moetia berjongkok dan mensejajarkan dirinya dengan anak perempuan itu.

Anak itu tidak menjawab tapi memberikan sebuah buku pada Moetia.

Moetia mengambilnya, dia melihat sampul buku itu, buku cerita anak-anak.

" apa kamu ingin kakak, membacakan buku ini ? " tanya Moetia

Anak perempuan itu tersenyum dan menganggukkan kepalanya dengan cepat.

" Baiklah, kakak bacakan untuk mu. Kita duduk disana ya " ucap Moetia menggandeng anak itu ke sebuah kursi panjang di pinggir taman.

Sementara itu di kantor Moetia

Semua karyawan departemen fashion design sedang sibuk mempersiapkan meeting dadakan yang di minta oleh Wiguna grup.

" Gina, dimana Moetia ? harusnya dia yang bertanggung jawab untuk proyek ini kan " tanya Samsul salah seorang karyawan departemen ini juga

" Dia cuti Sul " jawab Gina singkat

" Gina jangan panggil aku Sul kenapa sih ? emang aku bisul ? " protes Samsul

Gina yang dari tadi pusing menyiapkan dokumen akhirnya tertawa lepas

" Ha ha ha , lha nama kamu kan Samsul, dipanggil Sul, gak salah dong ! " ucap Gina

" Panggil Sam, gitu biar keren " sahut Samsul

Gina makin terbahak mendengarkan Samsul, hingga Ariyanti menggebrak meja

" Serius ini mah, kita gak bisa kelar dalam dua jam " keluh Ariyanti

" Terus gimana ? " tanya Samsul

" Telepon Moetia aja Gin, gak bakal kelar, bisa di skors kita sama juragan Hansen " jawab Ariyanti dengan logat Sunda nya

Gina menoleh ke Samsul dan Ariyanti bergantian

" Tapi dia lagi cuti, gimana dong ? " tanya Gina

" Kumaha iye, gak ada cara lain. Bilang aja ke si Moetia nanti kita traktir makan odading gitu " sahut Ariyanti

Samsul tergelak karena ucapan Ariyanti barusan.

" Iya Gin, bilang ke Moetia nanti kita traktir minum es cendol Abang Muklis " tambah Samsul

Gina menggelengkan kepalanya

' Gak ngerti aku, kenapa bisa satu tim sama orang-orang begini ' batin Gina

Meskipun ragu, tapi Gina akhirnya menghubungi Moetia

" Hallo " sapa Moetia

" Ti, sorry banget nih ganggu liburan kamu, tapi ini urgent banget " seru Gina

" Ada apa Gin ? " tanya Moetia

" Ke kantor sekarang ya Ti, Wiguna grup minta meeting dadakan, minta proposal perencanaan design perusahaan mereka dalam dua jam, please Ti, bantuin kita ya " pinta Gina

" Oke, aku kesana dua puluh menit lagi " ucap Moetia

" Makasih Moetia " ucap Gina lalu memutuskan panggilan teleponnya

" Dua puluh menit lagi Moetia datang, kita kerjain dulu yang bisa kita kerjain " seru Gina

" Siap bos " ucap Samsul dan Ariyanti kompak

Sementara itu di ruangan Hansen

Bagas dan asisten nya Reno sedang menunggu meeting yang dia ajukan, sebenarnya tadi pagi saat dia ke kantor nya.

Flash back on

Semua pekerjaan tidak dapat dilakukan nya dengan benar, mendadak pikirannya selalu memikirkan Moetia.

Hingga dia putuskan untuk menemui Moetia di kantor nya, tapi dia kecewa karena Moetia sedang cuti.

Reno mengamati perilaku atasan yang juga temannya ini.

" Sebenarnya kamu kesini cuma pengen ketemu Moetia ya ? " tanya Reno santai

Bagas tidak menjawab

" Aku sih punya ide " sambung Reno lagi

Bagas menoleh

" Apa ? " tanya nya singkat

' Jadi benar, dia uring-uringan dari pagi tadi cuma pengen ketemu Moetia ' batin Reno

" Minta proposal design nya selesai dalam dua jam, pasti Moetia bakal datang membantu departemen nya dan gak jadi cuti " terang Reno

Bagas tersenyum

" Oke, minta meeting dadakan dengan departemen design sekarang ! " perintah Bagas pada Reno

" Oke bos " jawab Reno

Flashback off

Setelah selesai membacakan cerita untuk seorang anak kecil tadi, Moetia menghampiri Manda dan Sisilia

" Manda, maaf ya aku harus ke kantor ada meeting dadakan " ucap Moetia tidak enak hati

Manda mengangguk

" Iya Ti, tenang aja aku masih betah disini kok gangguin kak Sisil " jawab nya sambil menyenggol bahu Sisil

Moetia pun pergi ke kantor

Dua puluh menit kemudian Moetia tiba di ruangan tim nya.

" Gimana Gin, sudah sampai mana ? " tegur Moetia lalu mengambil dokumen dari Gina

" Oke, aku lanjutin. Kalian siapin aja bahan yang lain " lanjut nya

Mereka mengerjakan proposal nya dengan cepat.

Dua jam yang diminta Bagas sudah selesai, dan mereka sekarang berada diruang meeting.

Seperti biasa Moetia menyerahkan copy an proposal nya pada anggota rapat, dan Gina yang mempresentasikan nya.

Selama meeting berlangsung, pandangan Bagas hanya tertuju pada Moetia yang tengah sibuk memperhatikan presentasi Gina.

Sesekali Reno harus menyenggol kaki nya agar Bagas memperhatikan presentasi yang sedang di lakukan.

" Jadi begitu pak Bagas dan yang lain, kami harap design kami sesuai dengan keinginan Anda " ucap Gina percaya diri sambil terus tersenyum

" Baiklah, saya setuju " ucap Bagas

Lalu semua terlihat sangat senang dan saling bersalaman memberi ucapan selamat.

Semua keluar satu persatu dari ruang meeting, ketika Moetia akan keluar Reno menahannya.

" Maaf Moetia, pak Bagas ingin bicara dengan anda " ucap nya lalu keluar dan menutup pintu ruang meeting

Moetia mendekat dan duduk di samping kursi Bagas

" Ada apa ? apa ada masalah dengan proposal nya ? " tanya Moetia

" Apa semalam kamu tidur nyenyak ? " tanya Bagas

Moetia mengangguk perlahan

" Iya, semalam tidur ku nyenyak, tapi apa hubungan nya dengan meeting hari ini ? " tanya Moetia lagi

" Moetia, meeting hari ini hanya alasan ku menemui kamu " ucap Bagas menatap mata Moetia yang kemarin sudah membuat Bagas mabuk kepayang hingga tak bisa berhenti memikirkan Moetia.

" Maksud kamu ? " tanya Moetia yang masih belum mengerti maksud Bagas

1
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
eh iya ternyata, tapi aq kok gak ingat pernah disini🤭
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒: iya kak
total 6 replies
Popi Noviani
orang kaya mah beda ya....klo aku cukup nyewa ban aja lalu berenang pulang
🌺°•▪︎MaMia Elf °▪︎•°🌈💦🌟
Lanjut baca yg ini
Smga jg bagus sprti ke 3 novel yg sdh ak baca 😊
Sahiroh
bagus ceritanya
Puja Kesuma
aq bingung manda. kenapa dia yg lancar jelasin percintaan tia, tanpa mau dengerin penjelasan kebenarannya
Puja Kesuma
ada yg bilang sikap manda egois maksakan ke inginan sendiri. terus pas tia selalu deket dibilang gitu juga. lah terus kudu pie.
Puja Kesuma
virus CINTA bahaya ya....
Puja Kesuma
kasihan manda. tapi kan perasaan gak bisa dipaksa. inilah resikonya. tapi nanti pas kebongkar manda akan berteriak sebagai korban
Irawan Hadi MM
semangat terus ya thor
Irawan Hadi MM
semangat
Faizal Ronaldo
lanjutkan Thor
SyaSyi
kisah Aluna dan My Kids My Hero mampir membawa like
lina
baguuuus
lina
manteeeep💣👍
♥️
⭐⭐⭐⭐⭐
Nona Kos Anjani
suka😍
Anyelir@Love
suka
Anyelir@Love
Semangat
Anyelir@Love
Like
🦄BabyZuby🦄
like
Cherry Blossom
semangat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!